MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 12 Agustus 2017 09:38
BNN Deteksi Kemungkinan Kebun Lain

Dari Pengungkapan Kepemilikan 14 Pohon Ganja

TANAMAN TERLARANG: BNN Kaltim menyita belasan batang pohon ganja dari tangan Sandi Padli di kawasan Loa Kulu, Kukar pada Kamis (10/8) siang.

PROKAL.CO, class="m3940705229031875075gmail-msonormal">SAMARINDA – Alih-alih dapat keuntungan melimpah, menanam ganja hanya berbuah perkara. Hal itu kini dirasakan Sandi Padli, pemilik kebun ganja mini di kediamannya, kawasan Loa Kulu, Kukar. Dia mengakui tidak mendapat keuntungan menggiurkan dari aktivitas menanam 14 batang ganja di rumahnya.

Malah, kini dia harus merasakan pahitnya menginap di ruang tahanan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kaltim sejak Kamis (10/8) lalu. Selain Sandi, ada rekannya, Terry Asherry, yang tersangkut kasus tersebut dan terancam lama di penjara juga.

Selama ditahan, mereka berdua sudah menjalani beberapa kali pemeriksaan. Kabid Pemberantasan BNN Kaltim AKBP Halomoan Tampubolon menerangkan, selambat-lambatnya, status tersangka ditetapkan, enam hari sejak ditangkap. “Itu sudah masuk dalam kategori extraordinary crime (kejahatan luar biasa),” ungkap Tampubolon.

Sehingga, butuh waktu cukup lama untuk bisa mengorek informasi dari mereka. Syukur-syukur bisa mendapat keterangan seputar jaringan narkoba lain yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Seputar pengungkapan kasus kebun ganja, perwira polisi berpangkat melati dua itu menuturkan, penyelidikan kasus itu tak mudah. Segala upaya dilakukan untuk bisa membongkar bisnis haram. “Diduga masih ada yang lain,” ungkap Tampubolon.

Pihaknya belum bisa mengorek keterangan seputar asal ganja tersebut. Namun, mereka memastikan penggalian keterangan bisa segera dilaksanakan. Sebab, jika tidak, bakal mengganggu penyelidikan oleh tim khusus BNN Kaltim.

Lanjut dia, kasus yang menyeret Sandi tak sama dengan Fidellis Arie Sudewarto, pelaku kepemilikan 39 batang ganja yang diringkus BNN Sanggau, Kalimantan Barat. Sebab, dalam perkara Sandi, ganja berusia enam bulan itu dibudidayakan untuk dijual ke sejumlah orang. Beberapa pelanggan diketahui adalah anggota komunitas motor di Balikpapan.

Dia pun tidak menampik kemungkinan adanya kebun lain. Untuk itu, pihaknya masih menggencarkan penyelidikan. Namun, dia belum bersedia membeberkan hal tersebut. “Ada saja,” ucap dia sembari tersenyum.

Sementara itu, petugas mereka di Balikpapan ada yang mengungkap kasus penyalahgunaan ganja. Hanya, belum bisa dipastikan keterkaitan kasus tersebut dengan perkara yang menjerat Sandi.

Menurut pengakuan Sandi, narkoba yang masuk dalam golongan satu itu didapat dari seseorang. “Dia (Terry) bantu jualkan,” sebut Sandi. Ditanya lebih jauh, Sandi memilih bungkam dan menyebut sudah menjelaskan semuanya kepada petugas BNN.

Ganja sebanyak 14 batang itu dia letakkan di depan dan samping rumah. Awalnya, ketika ditanya warga sekitar, dia sempat berkilah bahwa tanaman itu adalah bunga. Pria yang kesehariannya sebagai anggota event organizer (EO) di Balikpapan itu menjelaskan, sudah lama menyalahgunakan ganja. (*/dra/ndy/k11)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 17:38
BREAKING NEWS

Kasus Hibah Aptisi Melebar, Sekprov Diperiksa Jaksa

SAMARINDA- Dana hibah Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Wilayah XI B Kaltim sebesar…

Kamis, 23 November 2017 11:03

MASALAH LAGI..!! Delapan Warga Gugat Lahan BSB

SAMARINDA – Pembangunan landasan pacu (runway) Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Samarinda…

Kamis, 23 November 2017 11:02

Terdakwa Pungli Mengaku Khilaf

SAMARINDA – Perkara pungutan liar (pungli) yang bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda tak…

Kamis, 23 November 2017 10:46

Terpeleset, Bocah Tewas Tenggelam

SANGATTA­ – Banjir di Sangatta, Kutai Timur, Selasa (21/11), memakan korban. Muhammad Haikal…

Rabu, 22 November 2017 11:03

Perantauan Betah di Jalan

Anak jalanan, gelandangan dan pengemis (anjal-gepeng) menjadi problem mengakar di Samarinda. Acap kali…

Rabu, 22 November 2017 11:03

Orangtua Anjal Malah Mendukung

ANJAL merupakan seseorang yang berusia di bawah 18 tahun. Menghabiskan sebagian atau seluruh waktunya…

Rabu, 22 November 2017 11:02

Heran Pemerintah Kecolongan

SAMARINDA – Selain memengaruhi estetika kota, anjal-gepeng rentan terlibat penyalahgunaan narkoba…

Rabu, 22 November 2017 11:01

Siapkan Sanksi untuk Pemberi

KEPALA Dinas Sosial (Dissos) Samarinda Ridwan Tassa tak membantah bahwa sanksi terhadap anjal dan gepeng…

Rabu, 22 November 2017 10:56

2019 Masih Sibuk Bayar Utang

SAMARINDA – APBD 2018 menunggu waktu untuk disahkan. Dua pihak penyusun anggaran, yakni Tim Anggaran…

Rabu, 22 November 2017 10:55

Berutang demi Penuhi Konsumsi

SAMARINDA – Tiap tahun, jumlah penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .