MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 12 Agustus 2017 09:38
BNN Deteksi Kemungkinan Kebun Lain

Dari Pengungkapan Kepemilikan 14 Pohon Ganja

TANAMAN TERLARANG: BNN Kaltim menyita belasan batang pohon ganja dari tangan Sandi Padli di kawasan Loa Kulu, Kukar pada Kamis (10/8) siang.

PROKAL.CO, class="m3940705229031875075gmail-msonormal">SAMARINDA – Alih-alih dapat keuntungan melimpah, menanam ganja hanya berbuah perkara. Hal itu kini dirasakan Sandi Padli, pemilik kebun ganja mini di kediamannya, kawasan Loa Kulu, Kukar. Dia mengakui tidak mendapat keuntungan menggiurkan dari aktivitas menanam 14 batang ganja di rumahnya.

Malah, kini dia harus merasakan pahitnya menginap di ruang tahanan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kaltim sejak Kamis (10/8) lalu. Selain Sandi, ada rekannya, Terry Asherry, yang tersangkut kasus tersebut dan terancam lama di penjara juga.

Selama ditahan, mereka berdua sudah menjalani beberapa kali pemeriksaan. Kabid Pemberantasan BNN Kaltim AKBP Halomoan Tampubolon menerangkan, selambat-lambatnya, status tersangka ditetapkan, enam hari sejak ditangkap. “Itu sudah masuk dalam kategori extraordinary crime (kejahatan luar biasa),” ungkap Tampubolon.

Sehingga, butuh waktu cukup lama untuk bisa mengorek informasi dari mereka. Syukur-syukur bisa mendapat keterangan seputar jaringan narkoba lain yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Seputar pengungkapan kasus kebun ganja, perwira polisi berpangkat melati dua itu menuturkan, penyelidikan kasus itu tak mudah. Segala upaya dilakukan untuk bisa membongkar bisnis haram. “Diduga masih ada yang lain,” ungkap Tampubolon.

Pihaknya belum bisa mengorek keterangan seputar asal ganja tersebut. Namun, mereka memastikan penggalian keterangan bisa segera dilaksanakan. Sebab, jika tidak, bakal mengganggu penyelidikan oleh tim khusus BNN Kaltim.

Lanjut dia, kasus yang menyeret Sandi tak sama dengan Fidellis Arie Sudewarto, pelaku kepemilikan 39 batang ganja yang diringkus BNN Sanggau, Kalimantan Barat. Sebab, dalam perkara Sandi, ganja berusia enam bulan itu dibudidayakan untuk dijual ke sejumlah orang. Beberapa pelanggan diketahui adalah anggota komunitas motor di Balikpapan.

Dia pun tidak menampik kemungkinan adanya kebun lain. Untuk itu, pihaknya masih menggencarkan penyelidikan. Namun, dia belum bersedia membeberkan hal tersebut. “Ada saja,” ucap dia sembari tersenyum.

Sementara itu, petugas mereka di Balikpapan ada yang mengungkap kasus penyalahgunaan ganja. Hanya, belum bisa dipastikan keterkaitan kasus tersebut dengan perkara yang menjerat Sandi.

Menurut pengakuan Sandi, narkoba yang masuk dalam golongan satu itu didapat dari seseorang. “Dia (Terry) bantu jualkan,” sebut Sandi. Ditanya lebih jauh, Sandi memilih bungkam dan menyebut sudah menjelaskan semuanya kepada petugas BNN.

Ganja sebanyak 14 batang itu dia letakkan di depan dan samping rumah. Awalnya, ketika ditanya warga sekitar, dia sempat berkilah bahwa tanaman itu adalah bunga. Pria yang kesehariannya sebagai anggota event organizer (EO) di Balikpapan itu menjelaskan, sudah lama menyalahgunakan ganja. (*/dra/ndy/k11)


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 10:35

Manusia Harus Sadar, Hutan Itu Penting

Proses hukum atas kematian orangutan di Taman Nasional Kutai (TNK) telah berjalan setengah bulan. Empat…

Rabu, 21 Februari 2018 09:24

Hari Ini, DLH Panggil Indomaret

SAMARINDA –Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda dibuat geram oleh pemilik Indomaret di Jalan…

Rabu, 21 Februari 2018 09:22

Kata Jaang, Jangan Bersosialisasi Menjelekkan Paslon Lain

TENGGARONG- Calon Gubernur Kaltim Syaharie Jaang mengingatkan kepada seluruh tim suksesnya agar tetap…

Selasa, 20 Februari 2018 10:15

Tim Teknis Belum Turun

SAMARINDA - Penyebab keretakan dinding gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD AW Sjahranie pada Jumat…

Selasa, 20 Februari 2018 10:13

Langkah Manajemen RSUD Sudah Tepat

SAMPAI kemarin (19/2), gedung yang retak masih dipasangi spanduk bertulis ada kegiatan proyek. Namun,…

Selasa, 20 Februari 2018 10:13

Pengadaan Interior Diagendakan Juni

SAMARINDA – Gedung Museum Budaya di Taman Samarendah sudah berdiri. Bahkan sudah dibuka untuk…

Selasa, 20 Februari 2018 10:12

Dishub Akui Dilema Tangani Masalah Parkir

SAMARINDA – Beberapa ruas jalan menyempit, seperti Jalan Ir Sutami, Sungai Kunjang, dan Jalan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:12

Tuntutan Tinggi, Vonis Bebas

SAMARINDA - Febriadi alias Febi divonis bebas di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Kamis (15/2) pekan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:11

Tata Rambut Orang-Orang Terlupakan

Nama yang seram belum tentu berperangai kasar. Hal itu dibuktikan oleh Komunitas Barberterror pada hari…

Senin, 19 Februari 2018 10:21

RTH Masih di Bawah 10 Persen

SAMARINDA – Ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Tepian masih terbilang minim. Berdasarkan ketentuan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .