MANAGED BY:
RABU
18 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 12 Agustus 2017 09:38
BNN Deteksi Kemungkinan Kebun Lain

Dari Pengungkapan Kepemilikan 14 Pohon Ganja

TANAMAN TERLARANG: BNN Kaltim menyita belasan batang pohon ganja dari tangan Sandi Padli di kawasan Loa Kulu, Kukar pada Kamis (10/8) siang.

PROKAL.CO, class="m3940705229031875075gmail-msonormal">SAMARINDA – Alih-alih dapat keuntungan melimpah, menanam ganja hanya berbuah perkara. Hal itu kini dirasakan Sandi Padli, pemilik kebun ganja mini di kediamannya, kawasan Loa Kulu, Kukar. Dia mengakui tidak mendapat keuntungan menggiurkan dari aktivitas menanam 14 batang ganja di rumahnya.

Malah, kini dia harus merasakan pahitnya menginap di ruang tahanan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kaltim sejak Kamis (10/8) lalu. Selain Sandi, ada rekannya, Terry Asherry, yang tersangkut kasus tersebut dan terancam lama di penjara juga.

Selama ditahan, mereka berdua sudah menjalani beberapa kali pemeriksaan. Kabid Pemberantasan BNN Kaltim AKBP Halomoan Tampubolon menerangkan, selambat-lambatnya, status tersangka ditetapkan, enam hari sejak ditangkap. “Itu sudah masuk dalam kategori extraordinary crime (kejahatan luar biasa),” ungkap Tampubolon.

Sehingga, butuh waktu cukup lama untuk bisa mengorek informasi dari mereka. Syukur-syukur bisa mendapat keterangan seputar jaringan narkoba lain yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Seputar pengungkapan kasus kebun ganja, perwira polisi berpangkat melati dua itu menuturkan, penyelidikan kasus itu tak mudah. Segala upaya dilakukan untuk bisa membongkar bisnis haram. “Diduga masih ada yang lain,” ungkap Tampubolon.

Pihaknya belum bisa mengorek keterangan seputar asal ganja tersebut. Namun, mereka memastikan penggalian keterangan bisa segera dilaksanakan. Sebab, jika tidak, bakal mengganggu penyelidikan oleh tim khusus BNN Kaltim.

Lanjut dia, kasus yang menyeret Sandi tak sama dengan Fidellis Arie Sudewarto, pelaku kepemilikan 39 batang ganja yang diringkus BNN Sanggau, Kalimantan Barat. Sebab, dalam perkara Sandi, ganja berusia enam bulan itu dibudidayakan untuk dijual ke sejumlah orang. Beberapa pelanggan diketahui adalah anggota komunitas motor di Balikpapan.

Dia pun tidak menampik kemungkinan adanya kebun lain. Untuk itu, pihaknya masih menggencarkan penyelidikan. Namun, dia belum bersedia membeberkan hal tersebut. “Ada saja,” ucap dia sembari tersenyum.

Sementara itu, petugas mereka di Balikpapan ada yang mengungkap kasus penyalahgunaan ganja. Hanya, belum bisa dipastikan keterkaitan kasus tersebut dengan perkara yang menjerat Sandi.

Menurut pengakuan Sandi, narkoba yang masuk dalam golongan satu itu didapat dari seseorang. “Dia (Terry) bantu jualkan,” sebut Sandi. Ditanya lebih jauh, Sandi memilih bungkam dan menyebut sudah menjelaskan semuanya kepada petugas BNN.

Ganja sebanyak 14 batang itu dia letakkan di depan dan samping rumah. Awalnya, ketika ditanya warga sekitar, dia sempat berkilah bahwa tanaman itu adalah bunga. Pria yang kesehariannya sebagai anggota event organizer (EO) di Balikpapan itu menjelaskan, sudah lama menyalahgunakan ganja. (*/dra/ndy/k11)


BACA JUGA

Selasa, 17 Juli 2018 23:22

Kini, Daftar Perkara Cukup Lewat Online

SAMARINDA – Transparansi harus terus digaungkan, lembaga peradilan pun harus terus mengedepankan…

Selasa, 17 Juli 2018 10:44

Gerindra Lagi Seksi, Target Menang di Kaltim

SAMARINDA - Ketua DPD Gerindra Kaltim Andi Harun memastikan semua daerah pemilihan (dapil) telah memiliki…

Selasa, 17 Juli 2018 08:42

KESETANAN..!! Pekerja Ruko Ngamuk, Kepala Orang Dicatuk Pakai Tukul, 1 Tewas

SAMARINDA–Banyak pengendara tiba-tiba menghentikan laju kendaraan saat melintas di persimpangan…

Senin, 16 Juli 2018 12:34
Pekerja BPU Cukup Bayar Rp 16.800 Per Bulan

Tingkatkan Peran PKH di Masyarakat

SAMARINDA–Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Samarinda, terus berupaya…

Senin, 16 Juli 2018 10:07

Vaksinasi Campak dan Rubella Digelar Serentak

SAMARINDA – Agustus mendatang, Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltim melakukan imunisasi campak dan…

Senin, 16 Juli 2018 10:06
Menengok Tim 901 Polresta Samarinda

Bidik Balapan Liar hingga Narkoba

Polisi dituntut kerja cepat, cerdas, dan terukur. Itu sebabnya, tak mudah bertugas sebagai aparat berseragam…

Minggu, 15 Juli 2018 13:30

Seleksi Direksi PDAM Bakal Ramai

SAMARINDA – Langkah Pemkot Samarinda melakukan penjaringan direksi PDAM Tirta Kencana mendapat…

Minggu, 15 Juli 2018 09:47

Kerusakan Flyover Harus Diseriusi

SAMARINDA – Pengamat konstruksi Kaltim Haryoto angkat bicara, terkait kerusakan jalan layang (flyover)…

Minggu, 15 Juli 2018 09:47

KTP Pernah Dicetak 5.000 Keping tapi Tidak Diambil

Berbagai upaya perbaikan pelayanan publik telah didengungkan pemerintah daerah. Faktanya, sampai pekan…

Minggu, 15 Juli 2018 09:46

Pemakaman Pun Terancam Tambang

SAMARINDA – Terik matahari begitu menyengat, namun semangat mencari keadilan tak luntur. Warga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .