MANAGED BY:
RABU
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 12 Agustus 2017 09:34
Tergiur Akses Mudah di Lahan Baru

Pembebasan Lahan, Warga Sekitar Waduk Benanga Setuju Pindah

TAK TERKENDALA: Warga pemilik lahan di sekitar Waduk Benanga sepakat pindah setelah melihat sejumlah kemudahan yang bakal didapat ketika pindah ke daerah baru.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pembebasan lahan milik warga di sekitar Waduk Benanga bisa segera terlaksana. Pasalnya, warga disebut bersedia pindah setelah mendengar hasil penilaian (appraisal) lahan oleh pemkot. Sebelumnya, sempat ada kekhawatiran ada penolakan lantaran lahan milik warga maupun pemkot memiliki perbedaan nilai yang signifikan.

Untuk diketahui, menurut hasil penaksiran tim appraisal independen yang ditunjuk pemkot, lahan milik warga bernilai Rp 95–159 ribu per meter persegi. Sedangkan lahan pengganti rugi milik pemkot, bernilai Rp 247 per meter persegi.

Warga pun telah meninjau lahan calon miliknya. Mereka mendapat petak tanah baru di kawasan trek dayung. Tidak jauh dari lahan pertama, masih di sekitar Waduk Benanga.

Persetujuan warga disampaikan oleh Camat Samarinda Utara Syamsu Alam. Saat dihubungi Kaltim Post, Jumat (11/8), warga sepakat pindah setelah melihat kawasan yang diberikan pemkot memiliki akses lebih mudah. “Jalannya sudah ada. Mobil pun bisa masuk. Ada aliran listriknya juga,” tutur dia.

Seputar besarnya selisih nilai lahan antara milik warga dan pemkot, lanjut Syamsu, warga tidak mempermasalahkan. “Lagi pula kalau menolak akan sisa-sia karena bertentangan dengan peraturan,” jelasnya.

Dia mengatakan, keputusan warga untuk sepakat adalah tepat. Bahkan dia menilai para warga disebut telah sadar atas kekeliruannya bermukim di bantaran waduk yang masih masuk kawasan hijau. “Kalau sudah pindah, langsung diuruskan surat SPPT (surat pernyataan penguasaan tanah),” ungkap dia.

Di lahan baru, selain akses penunjang yang memadai, warga juga punya kesempatan memberdayakan lahan pemkot. “Mereka bisa saja meminjam ke pemerintah untuk berkebun,” urai Syamsu.

Setelah ada persetujuan warga, kini pemkot tinggal memproses administrasi pemindahan. Ditargetkan, berkas tersebut rampung dalam sepekan. “Nanti tinggal warga saja lagi, kapan mau pindahnya,” pungkas dia.

Saat dikonfirmasi terpisah, Kabid Aset, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Prayitno mengatakan hal senada. “Pelepasan aset menunggu persetujuan warga. Setelah itu, kami akan buat surat penetapan lahan itu,” ucapnya.

Setelah surat penetapan terbit, pihaknya lanjut meminta persetujuan ke DPRD untuk pelepasan lahan ganti rugi yang merupakan aset. “Saya rasa dewan akan menyetujui,” ungkap dia.

“Jadi, kami tinggal verifikasi dokumen kepemilikannya. Mekanismenya harus sesuai, setelah itu tinggal SK (surat keputusan) penghapusan aset. Jadi, melepas sebagian aset pemkot dan memasukkan aset milik warga ke pemkot. Kan tukar-menukar saja,” pungkasnya.  (*/dq/ndy/k11)


BACA JUGA

Selasa, 17 Oktober 2017 12:00

Jembatan Mahakam IV Terancam Molor

SAMARINDA – Dana segar kembali mengucur untuk proyek Jembatan Mahakam IV atau Jembatan Kembar.…

Selasa, 17 Oktober 2017 08:32

Tersangka Korupsi Hibah Rp 18,4 M Ditahan

SAMARINDA – Pengusutan dugaan penyalahgunaan hibah oleh tiga yayasan pendidikan di Sendawar, Kutai…

Senin, 16 Oktober 2017 12:59
Mengenal Dr Rahmawati, SE, MM

Ini Dia Wanita Pertama Kaltim Lulusan PPRA Lemhannas

SAMARINDA- Dr Rahmawati, SE, MM merupakan salah satu dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis  Universitas…

Senin, 16 Oktober 2017 09:40

Progres Lambat karena Rencana Tak Akurat

SAMARINDA – Sejak 1998, masterplan normalisasi Sungai Karang Mumus (SKM) sudah disusun. Namun,…

Senin, 16 Oktober 2017 09:39

Sembunyikan Motor di Gang Buntu

SAMARINDA – MA (51) jadi sasaran amukan warga sekitar Jalan Gatot Subroto, Gang 17, Kelurahan…

Senin, 16 Oktober 2017 09:38

Pasal Berlapis, Bayangi Sultan

SAMARINDA – Kasus pencurian oleh Sultan (31) berkembang. Dari penelusuran kepolisian, dia sudah…

Senin, 16 Oktober 2017 09:34

Aniaya Istri karena Cemburu

SAMARINDA – Muhammad Arifin (38) tak kuasa mengendalikan emosi. Warga Jalan Sultan Sulaiman (Pelita…

Senin, 16 Oktober 2017 09:33

Kabel Putus, Bengkel Hangus

SAMARINDA – Oktober telah melewati tengah bulan, Samarinda sudah empat kali jadi sasaran amukan…

Senin, 16 Oktober 2017 09:28

Pemasangan Rampung, Hari Ini Diuji Tim KKJTJ

SAMARINDA – Pemasangan sensor kabel di Jembatan Mahakam Kota (Mahkota) II sudah dimulai pekan…

Senin, 16 Oktober 2017 09:22

Diminta Fokus Pelunasan Utang

SAMARINDA – Utang pemkot bernilai ratusan miliar rupiah menanti untuk dilunasi. Pemprov pun mendesak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .