MANAGED BY:
SENIN
21 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 12 Agustus 2017 09:34
Tergiur Akses Mudah di Lahan Baru

Pembebasan Lahan, Warga Sekitar Waduk Benanga Setuju Pindah

TAK TERKENDALA: Warga pemilik lahan di sekitar Waduk Benanga sepakat pindah setelah melihat sejumlah kemudahan yang bakal didapat ketika pindah ke daerah baru.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pembebasan lahan milik warga di sekitar Waduk Benanga bisa segera terlaksana. Pasalnya, warga disebut bersedia pindah setelah mendengar hasil penilaian (appraisal) lahan oleh pemkot. Sebelumnya, sempat ada kekhawatiran ada penolakan lantaran lahan milik warga maupun pemkot memiliki perbedaan nilai yang signifikan.

Untuk diketahui, menurut hasil penaksiran tim appraisal independen yang ditunjuk pemkot, lahan milik warga bernilai Rp 95–159 ribu per meter persegi. Sedangkan lahan pengganti rugi milik pemkot, bernilai Rp 247 per meter persegi.

Warga pun telah meninjau lahan calon miliknya. Mereka mendapat petak tanah baru di kawasan trek dayung. Tidak jauh dari lahan pertama, masih di sekitar Waduk Benanga.

Persetujuan warga disampaikan oleh Camat Samarinda Utara Syamsu Alam. Saat dihubungi Kaltim Post, Jumat (11/8), warga sepakat pindah setelah melihat kawasan yang diberikan pemkot memiliki akses lebih mudah. “Jalannya sudah ada. Mobil pun bisa masuk. Ada aliran listriknya juga,” tutur dia.

Seputar besarnya selisih nilai lahan antara milik warga dan pemkot, lanjut Syamsu, warga tidak mempermasalahkan. “Lagi pula kalau menolak akan sisa-sia karena bertentangan dengan peraturan,” jelasnya.

Dia mengatakan, keputusan warga untuk sepakat adalah tepat. Bahkan dia menilai para warga disebut telah sadar atas kekeliruannya bermukim di bantaran waduk yang masih masuk kawasan hijau. “Kalau sudah pindah, langsung diuruskan surat SPPT (surat pernyataan penguasaan tanah),” ungkap dia.

Di lahan baru, selain akses penunjang yang memadai, warga juga punya kesempatan memberdayakan lahan pemkot. “Mereka bisa saja meminjam ke pemerintah untuk berkebun,” urai Syamsu.

Setelah ada persetujuan warga, kini pemkot tinggal memproses administrasi pemindahan. Ditargetkan, berkas tersebut rampung dalam sepekan. “Nanti tinggal warga saja lagi, kapan mau pindahnya,” pungkas dia.

Saat dikonfirmasi terpisah, Kabid Aset, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Prayitno mengatakan hal senada. “Pelepasan aset menunggu persetujuan warga. Setelah itu, kami akan buat surat penetapan lahan itu,” ucapnya.

Setelah surat penetapan terbit, pihaknya lanjut meminta persetujuan ke DPRD untuk pelepasan lahan ganti rugi yang merupakan aset. “Saya rasa dewan akan menyetujui,” ungkap dia.

“Jadi, kami tinggal verifikasi dokumen kepemilikannya. Mekanismenya harus sesuai, setelah itu tinggal SK (surat keputusan) penghapusan aset. Jadi, melepas sebagian aset pemkot dan memasukkan aset milik warga ke pemkot. Kan tukar-menukar saja,” pungkasnya.  (*/dq/ndy/k11)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Agustus 2017 10:09

Kegiatan Bakal Dikurangi Lagi

SAMARINDA – Keuangan sulit benar-benar membuat pemerintah harus berhemat. Tak cukup meniadakan…

Sabtu, 19 Agustus 2017 10:07

Kejar-kejaran Pembahasan Anggaran

FINALISASI rancanganAPBD Perubahan 2017 dalam waktu dekat mengisyaratkan TAPD tengah diburu waktu. Sebab,…

Sabtu, 19 Agustus 2017 10:05

Pengendara Diarahkan ke Jalur Lingkar

SAMARINDA – Pagi hingga siang hari ini, pastikan Anda tidak melintasi kawasan pusat kota. Pasalnya,…

Sabtu, 19 Agustus 2017 10:04

Rutin Razia,Angka Kecelakaan Diklaim Turun Drastis

SAMARINDA – Peristiwa kecelakaan terus menjadi sorotan kepolisian. Sebab, tidak sedikit kejadian…

Sabtu, 19 Agustus 2017 10:01

Aksi Sindikat Curanmor Dibongkar

SAMARINDA – Kerja keras kepolisian membongkar praktik pencurian kendaraan bermotor (curanmor)…

Sabtu, 19 Agustus 2017 09:58

Payung Hukum,Saja Perlu Tahunan.

SAMARINDA – Jalan pembentukan perusahaan daerah (PD) pasar masih terlalu panjang. Terdapat beberapa…

Sabtu, 19 Agustus 2017 09:56

Wisata Alam Belum Tergarap Optimal

SAMARINDA – Pariwisata Kota Tepian terus digenjot. Sektor tersebut diyakini jadi salah satu solusi.…

Sabtu, 19 Agustus 2017 09:54

Anggaran Sulit, Akreditasi Terhambat

MASIH banyak sekolah yang belum terakreditasi di Samarinda. Padahal, akreditasi berguna untuk menentukan…

Sabtu, 19 Agustus 2017 09:53

HIV Tak Gampang Menular

BERINTERAKSI dengan para pengidap HIV/AIDS sedianya bukan hal tabu. Namun, imbas minimnya wawasan, banyak…

Sabtu, 19 Agustus 2017 09:51

Upacara sambil Bagi Door Prize

ADA yang berbeda di Masjid Jami Ar Rasyidin Jalan Jakarta, Loa Bakung, Kamis (17/8) pagi. Warga sekitar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .