MANAGED BY:
KAMIS
14 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KOLOM REDAKSI

Kamis, 10 Agustus 2017 09:14
Calon Ketua PBSI Kaltim

PROKAL.CO, CATATAN: SOFYAN MASYKUR

MUSYAWARAH Provinsi (Musprov) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kaltim Tahun 2017 ini, terasa beda. Salah satunya, dibukanya fase penjaringan dan penyaringan calon ketua umum PBSI Kaltim masa bakti 2017–2021, 16–24 Agustus ini. Selanjutnya validasi berkas dokumen calon ketua umum oleh tim, pada 25–28 Agustus. Setelah itu, masuk ke pelaksanaan Musprov PBSI Kaltim, yang dijadwalkan 4–6 September 2017 di Diamond Hotel Samarinda.

Munculnya kegiatan ini, memang menjadi  keharusan, selepas digelarnya Munas PBSI akhir Oktober 2016 di Surabaya, dengan terpilihnya Wiranto sebagai ketua umum PP PBSI periode 2016–2020, secara aklamasi. Ketika itu, calon lainnya, Gita Wirjawan, mengundurkan diri sesaat menyampaikan visi-misi di depan peserta munas PBSI itu.

Pengprov PBSI Kaltim sudah mengedarkan Mekanisme Penjaringan dan Penyaringan Calon Ketua Umum PBSI Kaltim, sejak awal Agustus 2017, sebagai pedoman bersama, sekaligus menginginkan dapat terjaring dan tersaringnya Bakal Calon atau Calon Ketua Umum Pengprov PBSI Kaltim Masa Bakti 2017–2021 sesuai persyaratan yang ditentukan.

Apa sosok kriteria yang diinginkan memimpin PBSI Kaltim empat tahun nanti? Secara umum, mereka yang punya kemampuan manajerial, pengabdian dan waktu yang cukup untuk memimpin Pengprov PBSI Kaltim.  

Siap menjadi pemersatu, semua unsur dalam organisasi PBSI. Ada visi dan misi yang luas dalam membina olahraga bulu tangkis, juga kemampuan menjalin kerja sama, berkoordinasi dan berkomunikasi dengan semua pihak.

Persyaratan calon ketua umum adalah warga negara Indonesia berdomisili di Kaltim, bahkan jika fokus kerjanya di ibu kota sebagai pusat kegiatan, lebih pas di Samarinda. Kesiapan menaati dan menjalankan AD, ART dan keputusan-keputusan organisasi PBSI, dan tidak menjalani proses pidana. Sosok ketua juga wajib sehat jasmani dan rohani, serta memiliki rekam jejak dan kepedulian yang baik dalam olahraga.

Untuk dapat dipilih di Musprov PBSI Kaltim, sosok calon ketua PBSI Kaltim juga harus memiliki visi-misi yang jelas dalam mengelola organisasi PBSI dengan segala dinamika yang ada. Selain itu, sang calon wajib didukung minimal oleh tiga PBSI kabupaten dan kota se-Kaltim. Dalam konteks ini, pengurus kota dan kabupaten hanya boleh memberikan dukungan kepada satu orang bakal calon ketua umum.

Jika ternyata surat dukungan dari PBSI kabupaten dan kota lebih dari satu bakal calon ketua umum, dukungan dinyatakan tidak sah. Pengajuan pencalonan harus secara tertulis oleh salah satu pengurus kabupaten dan kota dengan melampirkan kesediaan bakal calon untuk menjadi Ketua Umum Masa PBSI Kaltim Bakti 2017–2021,  mengisi  formulir biodata, formulir visi-misi,  riwayat dalam olahraga, fotokopi KTP, dan foto calon ketua bersangkutan.

Selanjutnya, berkas dokumen itu diserahkan kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon Ketua Umum PBSI Kaltim 2017 dengan model pengajuan yang disiapkan oleh Tim Penjaringan dan Penyaringan. Sudah tentu kita berharap, sosok ketua PBSI Kaltim ke depan adalah yang sudah memahami sejumlah tantangan, masalah, dan dinamika problema organisasi secara luas, berikut langkah-langkah konkret mengatasi setiap masalah yang ada.

Bukan sekadar tampil sebagai calon.  

Indikator utama keberhasilan sosok ketua, yang paling sederhana adalah bagaimana menata dan mengelola organisasi dengan baik, tertib, dan bergairah, serta bagaimana menemukan, membina dan mencetak bibit atlet potensial bulu tangkis daerah, sekaligus  berprestasi tinggi. Tak kalah penting, hampir semua bersuara kencang, serentak dan seragam, bahwa  faktor dana (uang) disebut sebagai faktor utama dari sebuah keberhasilan. Bahkan, termasuk saat pemilihan kepengurusan.

Diasumsikan bahwa faktor dana, mampu mengubah peta pemilihan calon ketua, agar bisa lolos dan dipilih peserta musyawarah. Namun, nun jauh di sana, dengan semangat idealisme, dan pengembangan nilai-nilai kejuangan terungkap pula pandangan bahwa memang benar, dana adalah penting. Namun diyakini, dana bukan segala-galanya.

Yang diperlukan  dari sosok ketua dan kepengurusan, adalah sosok ketua dan kepengurusan yang peduli, perhatian, punya waktu, dan terus-menerus berupaya, berinovasi, berkreasi, menggali ide dan gagasan, agar masalah yang dihadapi mampu teratasi, sehingga kerja-kerja kepengurusan dapat berjalan dengan baik, dan memiliki nilai lebih dan membanggakan.

Dari pemantauan sementara setidaknya telah beredar sejumlah nama di bursa calon ketua umum PBSI Kaltim masa bakti 2017–2021, yakni Sekprov Kaltim Rusmadi, Ketua Bappeda Kaltim Zairin Zain, mantan ketua umum, yang juga ketua harian Pengprov PBSI Kaltim sekarang Iriansyah Busra, wakil ketua umum Pengprov PBSI Kaltim sekarang Saifuddin DJ, dan Ketua Klub Bulu Tangis Pengairan PU Kaltim Junaidi.

Ketua umum Pengprov PBSI Kaltim sekarang Isran Noor mendorong tampilnya calon-calon yang berminat memimpin PBSI Kaltim. “Saya stop, calon lain silakan maju,” ucap Isran Noor beberapa waktu lalu. (riz/k8)

(*) Penulis adalah sekretaris Umum Pengprov PBSI Kaltim.


BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .