MANAGED BY:
MINGGU
25 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Selasa, 08 Agustus 2017 09:29
Mag Akut Intai Generasi Instan

Sebabkan Usus Bolong, Jamu dan Obat Herbal Pemicu

PROKAL.CO, Polamakan menentukan kondisi tubuh. Kematian dokter sekaligus pembawa acara kesehatan Ryan Thamrin beberapa hari lalu mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, korban diketahui memiliki tubuh bugar. Usut punya usut, penyebab kematiannya adalah mag.

PENYAKIT ini tentu bukan hal baru lagi bagi masyarakat. Penyakit yang jika kumat, membuat perut terasa perih dan seperti ditusuk-tusuk. Meski banyak yang menderita penyakit ini, mag dianggap tidak mematikan. Daftarnya pun tidak masuk dalam 20 penyakit tidak menular terbanyak mematikan hasil rilis Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltim.

Spesialis penyakit dalam dokter Astried Indrasari menjelaskan, penderita mag akan menghadapi kematian apabila terjadi perforasi usus. “Kalau mag berat banget bisa sampai perforasi usus. Bolong ususnya dan perdarahan aktif sekali,” terangnya kepada Kaltim Post, kemarin (7/8).

Jadi, lanjut dia, pada dasarnya organ pencernaan berongga bisa menjadi berlubang. Akibat proses perdarahan aktif tersebut, mengakibatkan korban kekurangan darah akut. Kemudian, diikuti turun tensi, muntah darah, dan buang air besar darah. Jika ditemukan kondisi seperti ini, penanganan cepat mutlak dilakukan. Keluarga harus tanggap memberikan pertolongan.

“Bila tidak cepat diatasi bisa meninggal dunia. Waktunya cepat. Kalau perdarahan enggak bisa diatasi, terus shock, jadi cepat meninggal dunia,” imbuhnya. Durasi mulai dari timbul gejala hingga kematian disebut dokter Astried bervariasi. Bergantung dengan tingkat keparahan. Mulai dari hitungan jam hingga hari.

Adapun penyebab perdarahan usus seperti ini disebutnya beragam. Dia menyebut, kalau sakit perut akibat makan tak teratur, biasanya tak menyebabkan usus bocor. Justru yang paling berisiko menyebabkan perforasi usus tersebut adalah mengonsumsi jamu maupun obat herbal sembarangan.

Astried menjelaskan, pada dasarnya perforasi bisa saja terjadi akibat makan tidak teratur. Jadi, karena makan tidak teratur asam lambung naik. Karena terus-menerus terpapar asam lambung dalam waktu lama, mengakibatkan ada luka di lambung. Waktu demi waktu berlalu, jika tak ditangani, luka ini makin parah dan jadi bolong.

Namun, kasus karena makan tak teratur ini tidak banyak. “Lebih sering karena konsumsi herbal atau obat-obatan tertentu misalnya obat penahan nyeri,” ungkap dokter berjilbab tersebut. Oleh karena itu, selain mengatur pola makan, masyarakat diharapkan bisa mengatur asupan obatnya. Jangan mudah tergiur dengan label herbal, tanpa tahu dosis mengonsumsi dan komposisi sebenarnya. Selain itu, selalu mengikuti anjuran konsumsi obat dari dokter. Jika disuruh minum setelah makan, maka harus minum obatnya setelah makan. (*/nyc/riz/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Februari 2018 07:31

Manfaatkan Aplikasi

BICARA pengelolaan kefarmasian, sejumlah pemerintah kabupaten/kota di Kaltim kerap belajar ke Dinas…

Sabtu, 24 Februari 2018 07:30

"Harus Dimusnahkan, Aturannya Jelas"

DUGAAN pengabaian ketentuan berembus kencang setelah seorang pasien puskesmas di Samarinda mengonsumsi…

Kamis, 22 Februari 2018 09:43

Orangtua Harus Paham Konsep Diri

Oleh: Kurnia Rizki MPsi(Psikolog dan konselor Pusat Pengembangan Keluarga (Puspaga)) BANYAK hal yang…

Kamis, 22 Februari 2018 09:40

"Setiap Bulan, Empat Aduan Baru"

PERAN Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) cukup krusial. Lembaga ini dibentuk…

Senin, 19 Februari 2018 09:30

Tumbuh walau Lambat

SAMARINDA - Di tengah kelesuan ekonomi akibat harga komoditas batu bara yang anjlok dalam empat tahun…

Senin, 19 Februari 2018 09:29

Inovasi Adalah Kunci

SAMARINDA – Kelesuan ekonomi akibat harga batu bara yang anjlok dalam empat tahun belakangan berdampak…

Senin, 19 Februari 2018 09:26

Keniscayaan Sebuah Transformasi

APBD defisit, mal-mal semakin sepi, dan migrasi penduduk keluar Kaltim? Begitulah pertanyaan yang sering…

Senin, 19 Februari 2018 09:21

"Jangan Sekadar Janji dan Omongan"

BERBAGAI cara ditempuh Pemprov Kaltim demi mendorong investasi sepanjang kelesuan ekonomi. Belum lama…

Jumat, 16 Februari 2018 07:10

Darah Utusan Dinasti Yuan

MASUKNYA etnis Tionghoa ke Samarinda diperkirakan turut terjadi pada masa Dinasti Yuan (1279-1294).…

Jumat, 16 Februari 2018 07:07

Nyaris Diruntuhkan Jepang

KELENTENG Thian Gie Kiong mengalami banyak renovasi sejak selesai dibangun pada 1905. Namun, bangunan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .