MANAGED BY:
SENIN
21 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Senin, 07 Agustus 2017 09:45
Kaum Milenial Melawan Takdir

Mimpi Hunian Idaman Terhalang Gaji Rp 3 Jutaan

PROKAL.CO, Kebutuhan hunian menjadi persoalan yang cukup serius dihadapi oleh generasi milenial Kaltim. Tiap waktu, harga hunian terus mengalami kenaikan. Sementara gaji kebanyakan generasi milenial tak seberapa.

ROESITA IKA, Samarinda

DARI survei yang dilakukan Tim Riset Kaltim Post, rata-rata pendapatan generasi milenial per bulan hanya sebesar Rp 3.110.667. Padahal, untuk membutuhkan rumah idaman seharga Rp 300 juta membutuhkan gaji minimal Rp 7,5 juta.

Koordinator Tim Riset Kaltim Post, Rizky Rizkyawandy menuturkan, keinginan untuk memiliki sebuah rumah adalah impian banyak orang. Termasuk para generasi milenial. Sayang, harga properti di wilayah perkotaan, seperti Samarinda dan Balikpapan tiap tahun kian bertambah. Akankah generasi muda di Kaltim ini mampu mewujudkan impiannya?

Wandy, begitu dia disapa mengatakan, baru-baru ini pihaknya mengadakan survei mengenai persepsi generasi milenial dalam membeli rumah. Jajak pendapat itu dilakukan kepada 99 responden dengan rentang usia 20-30 tahun. "Hasilnya, 97 persen responden memiliki impian untuk membeli rumah pribadi. 75,8 persen dari kelompok tadi menyebut, jalan utama untuk mendapatkan rumah, yakni dengan mencicil," jelasnya.

Periset jebolan Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda itu melanjutkan, dari survei tersebut tergambar bahwa pendapatan yang diterima kebanyakan di kisaran Rp 1-3 juta, yakni sebanyak 66,7 persen. Bila diasumsikan, kata dia, rata-rata pendapatan responden per bulan hanya sebesar Rp 3.110.667. Sementara harga properti di Kaltim tiap tahun pasti bertambah. “Rasanya akan sangat sulit generasi milenial mewujudkan mimpi untuk memiliki rumah," kata dia.

Sebagai perbandingan, tutur Wandy, dari hasil survei yang sama di Jakarta, dibutuhkan minimal pendapatan rata-rata Rp 7,5 juta untuk membeli rumah seharga Rp 300 juta. Asumsinya, pembelian rumah dilakukan secara kredit dengan uang muka 30 persen dan bunga 10 persen per tahun dengan tenor selama 15 tahun. "Dari hasil survei kami pun tergambar sebanyak 24,2 persen responden merasa tak yakin bisa memiliki rumah dengan cara mencicil," ucapnya. Dia berharap, pemerintah bisa mengeluarkan kebijakan agar generasi milenial mampu membeli sebuah rumah. (*/roe/riz/k15)


BACA JUGA

Senin, 14 Agustus 2017 08:47

KEMBANG KEMPIS DI TANGAN PROVINSI

Kendala anggaran membelit peralihan kewenangan kelola SMA/SMK dari pemerintah kabupaten/kota ke pemerintah…

Senin, 14 Agustus 2017 08:41

Sudah Diusulkan, Gubernur Belum Setuju Ada SPP

SAMARINDA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim diminta sigap merespons masalah…

Senin, 14 Agustus 2017 08:40

Daerah Terlibat, Sekprov: Mahulu Sudah Siap

HINGGA kemarin (13/8), Pemprov Kaltim belum final membahas upaya diperbolehkannya SPP di SMA/SMK. Meski…

Selasa, 08 Agustus 2017 09:29

Mag Akut Intai Generasi Instan

Polamakan menentukan kondisi tubuh. Kematian dokter sekaligus pembawa acara kesehatan Ryan Thamrin beberapa…

Selasa, 08 Agustus 2017 09:26

Usia Produktif Paling Rentan

RASA nyeri di sekitar ulu hati disertai mual, biasanya mulai menjangkiti ketika makan siang terlambat,…

Senin, 07 Agustus 2017 09:45

Kaum Milenial Melawan Takdir

Kebutuhan hunian menjadi persoalan yang cukup serius dihadapi oleh generasi milenial Kaltim. Tiap waktu,…

Senin, 07 Agustus 2017 09:39

“Belanja Pun Tunggu Diskon. Jangan Hedon"

MESKI terlihat susah untuk memiliki sebuah rumah idaman. Generasi milenial yang ada dalam rentang usia…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .