MANAGED BY:
SELASA
17 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Senin, 07 Agustus 2017 09:45
Kaum Milenial Melawan Takdir

Mimpi Hunian Idaman Terhalang Gaji Rp 3 Jutaan

PROKAL.CO, Kebutuhan hunian menjadi persoalan yang cukup serius dihadapi oleh generasi milenial Kaltim. Tiap waktu, harga hunian terus mengalami kenaikan. Sementara gaji kebanyakan generasi milenial tak seberapa.

ROESITA IKA, Samarinda

DARI survei yang dilakukan Tim Riset Kaltim Post, rata-rata pendapatan generasi milenial per bulan hanya sebesar Rp 3.110.667. Padahal, untuk membutuhkan rumah idaman seharga Rp 300 juta membutuhkan gaji minimal Rp 7,5 juta.

Koordinator Tim Riset Kaltim Post, Rizky Rizkyawandy menuturkan, keinginan untuk memiliki sebuah rumah adalah impian banyak orang. Termasuk para generasi milenial. Sayang, harga properti di wilayah perkotaan, seperti Samarinda dan Balikpapan tiap tahun kian bertambah. Akankah generasi muda di Kaltim ini mampu mewujudkan impiannya?

Wandy, begitu dia disapa mengatakan, baru-baru ini pihaknya mengadakan survei mengenai persepsi generasi milenial dalam membeli rumah. Jajak pendapat itu dilakukan kepada 99 responden dengan rentang usia 20-30 tahun. "Hasilnya, 97 persen responden memiliki impian untuk membeli rumah pribadi. 75,8 persen dari kelompok tadi menyebut, jalan utama untuk mendapatkan rumah, yakni dengan mencicil," jelasnya.

Periset jebolan Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda itu melanjutkan, dari survei tersebut tergambar bahwa pendapatan yang diterima kebanyakan di kisaran Rp 1-3 juta, yakni sebanyak 66,7 persen. Bila diasumsikan, kata dia, rata-rata pendapatan responden per bulan hanya sebesar Rp 3.110.667. Sementara harga properti di Kaltim tiap tahun pasti bertambah. “Rasanya akan sangat sulit generasi milenial mewujudkan mimpi untuk memiliki rumah," kata dia.

Sebagai perbandingan, tutur Wandy, dari hasil survei yang sama di Jakarta, dibutuhkan minimal pendapatan rata-rata Rp 7,5 juta untuk membeli rumah seharga Rp 300 juta. Asumsinya, pembelian rumah dilakukan secara kredit dengan uang muka 30 persen dan bunga 10 persen per tahun dengan tenor selama 15 tahun. "Dari hasil survei kami pun tergambar sebanyak 24,2 persen responden merasa tak yakin bisa memiliki rumah dengan cara mencicil," ucapnya. Dia berharap, pemerintah bisa mengeluarkan kebijakan agar generasi milenial mampu membeli sebuah rumah. (*/roe/riz/k15)


BACA JUGA

Selasa, 10 Oktober 2017 09:06
Plus dan Minus Penggunaan Bahan Bakar Gas

Murah dari Premium, Ramah bagi Mesin

Gas mulai ramai dilirik pengendara di Balikpapan sebagai bahan bakar mobil. Sebagian besar adalah angkutan…

Selasa, 10 Oktober 2017 09:01

Pakai BBG, Lingkungan Diuntungkan

ADA 500 kendaraan di Balikpapan yang sudah mengonsumsi BBG. Baik mobil dinas maupun angkutan umum. Tahun…

Sabtu, 30 September 2017 07:57

Amunisi Pencitraan

HAMPIR  seperempat Mei 2015 adalah bulan yang tak biasa bagi Muhammad Sulaiman. Dia berada ratusan…

Sabtu, 30 September 2017 07:46

Lagi, Empat OPD Digeledah

PENGGELEDAHAN  tim KPK di Tenggarong berlanjut. Kemarin (29/9) penggeledahan dilakukan di empat…

Jumat, 29 September 2017 08:20

Pembunuh yang Tak Pandang Bulu

Pada 2012, pelatih Persiba Balikpapan, Junaidi (47) meninggal dunia usai bermain bola pada laga eksibisi…

Jumat, 29 September 2017 08:17

Olahraga Tiga Kali Seminggu

OTOT jantung tak seperti otot tubuh yang bisa dibentuk dan semakin kuat dengan berbagai olahraga. Meski…

Jumat, 29 September 2017 08:15

Kuasai Cpr Selamatkan Pasien

PASIEN jantung kini bisa menggunakan jalur jaminan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Penyakit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .