MANAGED BY:
KAMIS
14 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Senin, 07 Agustus 2017 09:45
Kaum Milenial Melawan Takdir

Mimpi Hunian Idaman Terhalang Gaji Rp 3 Jutaan

PROKAL.CO, Kebutuhan hunian menjadi persoalan yang cukup serius dihadapi oleh generasi milenial Kaltim. Tiap waktu, harga hunian terus mengalami kenaikan. Sementara gaji kebanyakan generasi milenial tak seberapa.

ROESITA IKA, Samarinda

DARI survei yang dilakukan Tim Riset Kaltim Post, rata-rata pendapatan generasi milenial per bulan hanya sebesar Rp 3.110.667. Padahal, untuk membutuhkan rumah idaman seharga Rp 300 juta membutuhkan gaji minimal Rp 7,5 juta.

Koordinator Tim Riset Kaltim Post, Rizky Rizkyawandy menuturkan, keinginan untuk memiliki sebuah rumah adalah impian banyak orang. Termasuk para generasi milenial. Sayang, harga properti di wilayah perkotaan, seperti Samarinda dan Balikpapan tiap tahun kian bertambah. Akankah generasi muda di Kaltim ini mampu mewujudkan impiannya?

Wandy, begitu dia disapa mengatakan, baru-baru ini pihaknya mengadakan survei mengenai persepsi generasi milenial dalam membeli rumah. Jajak pendapat itu dilakukan kepada 99 responden dengan rentang usia 20-30 tahun. "Hasilnya, 97 persen responden memiliki impian untuk membeli rumah pribadi. 75,8 persen dari kelompok tadi menyebut, jalan utama untuk mendapatkan rumah, yakni dengan mencicil," jelasnya.

Periset jebolan Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda itu melanjutkan, dari survei tersebut tergambar bahwa pendapatan yang diterima kebanyakan di kisaran Rp 1-3 juta, yakni sebanyak 66,7 persen. Bila diasumsikan, kata dia, rata-rata pendapatan responden per bulan hanya sebesar Rp 3.110.667. Sementara harga properti di Kaltim tiap tahun pasti bertambah. “Rasanya akan sangat sulit generasi milenial mewujudkan mimpi untuk memiliki rumah," kata dia.

Sebagai perbandingan, tutur Wandy, dari hasil survei yang sama di Jakarta, dibutuhkan minimal pendapatan rata-rata Rp 7,5 juta untuk membeli rumah seharga Rp 300 juta. Asumsinya, pembelian rumah dilakukan secara kredit dengan uang muka 30 persen dan bunga 10 persen per tahun dengan tenor selama 15 tahun. "Dari hasil survei kami pun tergambar sebanyak 24,2 persen responden merasa tak yakin bisa memiliki rumah dengan cara mencicil," ucapnya. Dia berharap, pemerintah bisa mengeluarkan kebijakan agar generasi milenial mampu membeli sebuah rumah. (*/roe/riz/k15)


BACA JUGA

Kamis, 07 Desember 2017 07:31

Masuk Radar Kejaksaan

TANA PASER – Proyek pembangunan rumah untuk Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Dusun Pasero, RT…

Kamis, 07 Desember 2017 07:30

Kades: Warga Sudah Huni Rumah Adat

PROTES warga terhadap kondisi rumah dari proyek Kementerian Sosial (Kemensos) untuk pemberdayaan Komunitas…

Rabu, 06 Desember 2017 07:45

Nasib Kesultanan Paser di Zaman Sekarang

Sejarah panjang Kerajaan Paser telah berakhir 1906 silam. Setelah Pangeran Mangku Jaya Kesuma gelar…

Rabu, 06 Desember 2017 07:39

Ini Riwayat Sultan Terakhir Kerajaan Paser

KEPEMIMPINAN sultan terakhir (kesebelas) jatuh pada masa pemerintahan Pangeran Mangku Jaya Kesuma gelar…

Selasa, 21 November 2017 07:21

Bisa Jadi Yurisprudensi Baru

BANYAK kerancuan dalam putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan gugatan Tata Usaha Negara (TUN)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .