MANAGED BY:
SENIN
21 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Senin, 07 Agustus 2017 09:33
Harus Ikhlas Berpisah, Lanjut Sekolah Bahasa Jerman di Jakarta

Putri Wali Kota Raih Sarjana Psikologi di Singapura

DEMI PENDIDIKAN: Keluarga Syaharie Jaang berfoto bersama selepas prosesi wisuda An Nuur Wanda Tisya Anugrah, Sabtu (5/8) lalu.

PROKAL.CO, Memperjuangkan pendidikan yang terbaik untuk anak, banyak hal sudah dikorbankan oleh Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang bersama istri, Puji Setyowati. Materi maupun nonmateri.

HANYA, perjuangan itu berbuah manis. Hampir 6,5 tahun hidup terpisah, An Nuur Wanda Tisya Anugrah, buah hati Jaang dan Puji, meraih gelar bachelor of art psychology atau sarjana psikologi di James Cook University Singapore. Wisuda berlangsung pada Sabtu (5/8) lalu.

“Alhamdulillah rasa senang, bangga, dan terharu. Alhamdulillah Allah SWT masih memberi umur kepada kami selaku orangtua menyaksikan anak berwisuda. Semoga panjang umur dan sehat bisa menyaksikan anak berumah tangga,” ucap Jaang melalui WhatsApp.

Jaang menyampaikan terima kasih atas doa dan ucapan dari kolega, kerabat, keluarga dan warga Samarinda yang mengalir di media sosial (medsos). “Semoga ilmu yang diperoleh ananda dapat memberi manfaat bagi orang banyak dan semoga tetap istikamah,” tutur Jaang.

Kepala daerah dua periode itu mengisahkan, sejak lulus dari SMP 1, lanjut bersekolah di SMA Plus Melati. Saat itu mereka sudah tidak hidup bersama, lantaran Tisya melanjutkan hidup di asrama sekolah. Setelah lulus SMA, dia pun lanjut berkuliah di Singapura selama 3,5 tahun.

“Harus ikhlas, dan terus berdoa karena memang tidak bersama. Bahkan, saat Idulfitri ada beberapa kali keluarga kami tidak lengkap. Jadi saya berdua istri saja berlebaran. Memang waktu itu, tidak bersamaan libur kuliah di Singapura dan tidak bisa izin,” ungkap Jaang.

Setelah ini pun, mereka masih belum bisa kembali berkumpul. Sebab, Tisya memutuskan mengambil sekolah bahasa Jerman di Goethe Institute di Menteng, Jakarta. “Selain mengambil bahasa Jerman di Goethe Institute, secara mandiri belajar bahasa Francis,” ucap Jaang. Bahasa Inggris disebut sudah dikuasai Tisya semasa berkuliah di Negeri Singa.

Walaupun anak seorang wali kota, Tisya tetap hidup sederhana dan mandiri selama berkuliah di Singapura dan selanjutnya di Jakarta. “Waktu ke kampus di Singapura, Tisya naik bus dari rumah,” ungkap alumnus SD Muhammadiyah 1 Jalan Berantas dan SMP 1 Samarinda tersebut.

Begitu pula di Jakarta. Tisya yang sudah memiliki SIM A, tidak juga ingin menggunakan mobil pribadi untuk ke kampus. “Naik taksi online saja ke kampusnya. Lebih efisien,” ucap Tisya polos.

Hal itu kemudian diamini Jaang. “Dia enggak mau pakai mobil pribadi. Dianggap biaya besar seperti pemeliharaan, termasuk parkirnya. Begitu juga waktu di SMA, kalau pulang dari asrama, Tisya naik taksi, pas kembali ke asrama baru diantar pakai mobil sendiri,” beber Jaang.


BACA JUGA

Sabtu, 19 Agustus 2017 10:09

Kegiatan Bakal Dikurangi Lagi

SAMARINDA – Keuangan sulit benar-benar membuat pemerintah harus berhemat. Tak cukup meniadakan…

Sabtu, 19 Agustus 2017 10:07

Kejar-kejaran Pembahasan Anggaran

FINALISASI rancanganAPBD Perubahan 2017 dalam waktu dekat mengisyaratkan TAPD tengah diburu waktu. Sebab,…

Sabtu, 19 Agustus 2017 10:05

Pengendara Diarahkan ke Jalur Lingkar

SAMARINDA – Pagi hingga siang hari ini, pastikan Anda tidak melintasi kawasan pusat kota. Pasalnya,…

Sabtu, 19 Agustus 2017 10:04

Rutin Razia,Angka Kecelakaan Diklaim Turun Drastis

SAMARINDA – Peristiwa kecelakaan terus menjadi sorotan kepolisian. Sebab, tidak sedikit kejadian…

Sabtu, 19 Agustus 2017 10:01

Aksi Sindikat Curanmor Dibongkar

SAMARINDA – Kerja keras kepolisian membongkar praktik pencurian kendaraan bermotor (curanmor)…

Sabtu, 19 Agustus 2017 09:58

Payung Hukum,Saja Perlu Tahunan.

SAMARINDA – Jalan pembentukan perusahaan daerah (PD) pasar masih terlalu panjang. Terdapat beberapa…

Sabtu, 19 Agustus 2017 09:56

Wisata Alam Belum Tergarap Optimal

SAMARINDA – Pariwisata Kota Tepian terus digenjot. Sektor tersebut diyakini jadi salah satu solusi.…

Sabtu, 19 Agustus 2017 09:54

Anggaran Sulit, Akreditasi Terhambat

MASIH banyak sekolah yang belum terakreditasi di Samarinda. Padahal, akreditasi berguna untuk menentukan…

Sabtu, 19 Agustus 2017 09:53

HIV Tak Gampang Menular

BERINTERAKSI dengan para pengidap HIV/AIDS sedianya bukan hal tabu. Namun, imbas minimnya wawasan, banyak…

Sabtu, 19 Agustus 2017 09:51

Upacara sambil Bagi Door Prize

ADA yang berbeda di Masjid Jami Ar Rasyidin Jalan Jakarta, Loa Bakung, Kamis (17/8) pagi. Warga sekitar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .