MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Jumat, 04 Agustus 2017 18:14
Kejaksaan Gagal Revolusi Mental, Jaksa Agung Beban bagi Jokowi
Jaksa Agung M Prasetyo. Foto: dok/JPNN.com

PROKAL.CO, PROKAL.CO, JAKARTA- Kinerja Jaksa Agung HM Prasetyo dalam mengelola institusi kejaksaan dinilai gagal. Kondisi ini menjadi beban bagi pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menilai tak salah jika sorotan tajam dialamatkan terhadap kejaksaan di bawah kepemimpinan Prasetyo, sebab institusi kejaksaan gagal menjalankan revolusi mental yang menjadi jargon pemerintahan ini. Hal itu dibuktikan dengan semakin banyaknya oknum jaksa diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di era kepemimpinan politikus Nasdem itu.

"Ini jelas jadi beban dan sekaligus menganggu ritme kerja Presiden Jokowi terkait komitmennya dalam memimpin pemberantasan korupsi,” ucap Pangi kepada JPNN.com di Jakarta, Jumat (4/8).

Dengan fakta banyaknya jaksa terkena operasi tangkap tangan (OTT) KPK, katanya, menjadikan upaya bersih-bersih di institusi kejaksaan hanya retorika dan teori. Sekaligus penanda ada yang salah dengan institusi Korps Adhiyaksa itu.

“Dibutuhkan strong leadership dalam memimpin pemberantasan korupsi, jaksa agung yang bisa menyelesaikan problem fundamental dari level hulu sampai hilir sehingga diharapkan ada daya kejut (down effect) dalam percepatan pemberantasan korupsi," pungkas direktur Voxpol Center itu.

Seperti diketahui, sejumlah jaksa pernah diciduk KPK karena mempermainkan kasus. Bahkan, berdasarkan catatan sedikitnya lima jaksa dijadikan tersangka di era Prasetyo. Mulai Agustus 2016 lalu yakni JaksaFahri Nurmalo, Devyanti Rochaeni terkait penanganan kasus korupsi di Subang, Jawa Barat.

Kemudian, September 2016 KPK menetapkan Jaksa Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat Fahrizal, sebagai tersangka kasus penjualan gula tanpa SNI di Pengadilan Negeri Sumbar.

Berikutnya, Juni 2017, jaksa Bengkulu Parlin Purba ditetapkan sebagai tersangka suap pengumpulan data atau bahan keterangan terkait pelaksanaan proyek-proyek di Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII di Bengkulu.

Terbaru, KPK baru saja menangkap dan menetapkan Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan, Rudi Indra Prasetya (Rud) sebagai tersangka penerima suap pengamanan kasus terkait proyek dana desa di Pamekasan, Jawa Timur.(fat/jpnn)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 12:45

Lega, Tunjangan Guru Besar Belum akan Dihapus

Sempat jadi polemik, akhirnya kabar melegakan datang juga untuk 3.800 lebih guru besar alias…

Jumat, 23 Februari 2018 12:39

Jamin Aman, Rumah Novel Baswedan Dipantau Tiap Hari

Tak ingin peristiwa penyerang terhadap Novel Baswedan terulang, kediaman penyidik senior di…

Kamis, 22 Februari 2018 19:56

Bamsoet : Tak Perlu Perppu MD3

Di tengah pro-kontra lahirnya Undang Undang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3), Ketua Dewan Perwakilan…

Kamis, 22 Februari 2018 19:56
BREAKING NEWS

WASPADALAH, Napi Teroris Tembus 600 Orang 

  JAKARTA – Indonesia serius melakukan pencegahan aksi radikalisme dan terorisme. Terbukti,…

Kamis, 22 Februari 2018 19:45

Kejutan! Wiranto Diumumkan jadi Capres

Tak ingin kalah start dari partai lain, Oesman Sapta Odang (OSO) mendeklarasikan Ketua Dewan Pembina…

Kamis, 22 Februari 2018 19:38

Novel Diingatkan Dia Bukan Selebriti

Setelah setahun lebih di Singapura, Novel Baswedan balik ke Indonesia. Kembalinya penyidik senior…

Kamis, 22 Februari 2018 18:57
BREAKING NEWS

LUAR BIASA, FKPT Kaltim Terbaik di Indonesia 

  JAKARTA – Prestasi moncer berhasil ditorehkan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT)…

Rabu, 21 Februari 2018 11:45

WADUH..!! Gara-Gara Ini, Proyek Tol Seluruh Indonesia Dihentikan Sementara, Termasuk Tol Balikpapan-Samarinda?

JAKARTA- Proyek-proyek besar di Indonesia yang membutuhkan pekerjaan berat dihentikan sementara. Keputusan…

Rabu, 21 Februari 2018 11:42

BAHAYA..!! Indonesia Jadi Kelinci Percobaan Narkoba Jenis Baru

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso tidak main-main dalam upaya pemberantasan…

Rabu, 21 Februari 2018 11:34
Ini Pendapat Pengamat

YAKIN..? Kalau Penyerangan Ulama hanya Insiden?

JAKARTA - Pengamat intelijen dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .