MANAGED BY:
SABTU
21 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Senin, 17 Juli 2017 16:50
Pernyataan Mau Mundur, Tito Dicecar Komisi III DPR

PROKAL.CO, PROKAL.CO, JAKARTA- Gara-gara ramainya pemberitaan Tito Karnavian akan mundur dari jabatannya sebagai Kapolri, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pun mencecar Tito soal keinginannya pensiun dini dari Korps Bhayangkara. Komisi yang membidangi hukum dan keamanan ini heran seorang Kapolri bisa membuat pernyataan seperti itu.

“Beredar bahwa Muhammad Tito Karnavian berencana pensiun dini. Ini membuat kami juga sangat terkaget-kaget,” kata anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) Adies Kadir saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kapolri Tito, Senin (17/7).

Adies ingin orang nomor satu di korps berbaju cokelat itu menjelaskan, apakah informasi yang diketahuinya dari media massa ini hoaks atau bukan. “Kami mohon penjelasannya terkait dengan isu ini, apakah benaran atau hoaks isu ini,” ujar Adies.

Tito Karnavian meluruskan informasi itu. Dia mengatakan, mungkin ada salah tangkap maksud dari pernyataannya tersebut. “Sedikit saya ceritakan, mungkin salah tangkap,” katanya.

Dia menjelaskan, jelang hari Bhayangkara beberapa media massa mengajukan untuk wawancara kepadanya. Tito mengaku hanya menerima dua media saja. Yakni, Kompas TV dan Tv One.

Tito pun mengaku hanya ingin diwawancara langsung oleh pemimpin redaksinya. “Karena kalau doorstop, cara tangkapnya beda tidak sama. Sehingga wawancara ada dua, satu Budiman Tanuredjo (Kompas), dan Karni Ilyas (Tv One) di hari berikutnya,” ujar Tito.

Menurut Tito, Budiman saat itu mengajukan berbagai macam pertanyaan. Mulai dari isu arus mudik, hingga persoalan internal Polri. Pada pertanyaan terakhir, lanjut Tito, Budiman menanyakan ihwal pengangkatannya sebagai Kapolri yang saat itu usianya tergolong masih muda.

“Apakah Pak Tito masih jadi Kapolri terus sampai 2022? Saya ingin menjelaskan isu yang menjadi trigger dari pertanyaan itu,” katanya.

Saat itu, Tito mengaku mengaku langsung menjawab secara jujur bahwa hati kecilnya tidak ingin menjadi Kapolri sampai 2022, dengan alasan tidak sehat untuk organisasi.

Menurut dia, organisasi membutuhkan penyegaran-penyegaran maupun pimpinan baru. “Saya terlalu lama, kreativitas saya bisa menurun. Saya memberi kesempatan yang lain untuk jadi Kapolri. Saya sampaikan menjadi kapolri pekerjaan terstres karena ini Polri terbesar di dunia setelah Tiongkok,” ujarnya.

Selain itu, Tito menegaskan, lama-lama menjabat Kapolri juga tidak bagus untuk kesehatan. Karenanya, dia menyatakan akan pensiun sebelum masuk masanya di 2022.

“Lalu ditanya apakah akan masuk ke politik? (Saya jawab) polisi saja sudah stres apalagi politik, banyak musuhnya,” ungkap Tito.

Jadi, kata dia, keesokan hari setelah wawancara itu maka berhembuslah isu pensiun dini tersebut.

“Bukan saya yang buat isu itu, Pak Budiman bertanya, saya menjawab,” katanya. “Saya secara pribadi ingin memberi contoh, kalau enam tujuh tahun (menjabat) terlalu panjang.”

Tito juga mengaku bingung. Karenanya, dua hari kemudian dia mengundang sekitar 40 pemimpin redaksi untuk memberikan penjelasan lagi. “Ya tapi, kira-kira begitu, tapi masih bergulir,” katanya.

Anggota Komisi III DPR Fraksi Gerindra Wenny Warouw mengingatkan jangan menganggap pertanyaan soal pensiun dini itu sederhana.

Dia curiga, pernyataan Tito itu ingin menyampaikan sebuah pesan misalnya untuk terjun ke dunia politk.

“Bapak jangan menganggap pertanyaan tadi sesederhana itu. Mungkin bapak menyampaikan pesan kepada seseorang?” kata Wenny.

Tito pun menegaskan bahwa tidak ingin terjun ke dunia politik. “Saya tidak tertarik ke politik. Itu jawaban saya sekarang, insyaallah akan tetap seperti itu,” ungkapnya. (boy/jpnn)


BACA JUGA

Kamis, 19 April 2018 12:49

Jokowi Heran, Kok Lebih Banyak Baliho Cak Imin Dibanding Asian Games

JAKARTA- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menghadiri rapat tertutup membahas kesiapan Asian Games…

Kamis, 19 April 2018 12:43

CARI PENYAKIT..!! Pria Ini Curi Aki Ekskavator Milik Tentara, GINI DAH JADINYA...

KUTA- Nekat betul aksi Sukajat, 41. Pria paro baya ini jadi amukan massa hingga nyaris tewas lantaran…

Rabu, 18 April 2018 10:36

Ketum SMSI Pusat Sosialisasi Server Bersama dan News room SMSI di Banten

JAKARTA- Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Auri Jaya mengunjungi kantor SMSI Banten…

Rabu, 18 April 2018 10:34

Auri Jaya Prioritaskan Legal Formal dari Dewan Pers

SERANG- Ketua umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Auri Jaya sewaktu mengunjungi SMSI Provinsi…

Selasa, 17 April 2018 16:55

Tak Lulus di SMPTN? Tetap Bisa Diterima di PTN

Jangan khawatir jika Anda atak kerabat Anda tergmasuk yang tidak lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan…

Selasa, 17 April 2018 14:36

Ini Dia Hasil Survey Terakhir Pilpres 2019

Survei terbaru Media Nasional (Median) mengenai elektabilitas kandidat capres di Pilpres 2019 menujukkan…

Selasa, 17 April 2018 12:38
Komunitas Bertukar Pasangan Sah di Surabaya

ASTAGA…Member Baru Beradegan Seks di Depan Banyak Orang

SURABAYA- Terbongkarnya komunitas tukar pasangan seks atau swinger bukan hal yang baru. Di Surabaya,…

Selasa, 17 April 2018 12:34

Gaduh Soal Mau Ubah HPN, Ini Kata Pendiri IOMS

JAKARTA- Ada dua pekerjaan besar di depan mata masyarakat pers nasional. Dua pekerjaan besar itu adalah…

Selasa, 17 April 2018 12:13

GILA..!! 3 Pasangan Suami Istri Saling Tukar Pasangan Seks

SURABAYA- Kasus penyimpangan seksual kembali terungkap. Demi mewujudkan fantasi dan memenuhi hasrat,…

Selasa, 17 April 2018 11:55

MASSAL..!! Usai Kampanye, Calon Bupati, Kapolsek dan Ratusan Warga Keracunan

Masyarakat Desa Garantung, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), Kalimantan Tengah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .