MANAGED BY:
MINGGU
23 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Senin, 17 Juli 2017 16:50
Pernyataan Mau Mundur, Tito Dicecar Komisi III DPR

PROKAL.CO, PROKAL.CO, JAKARTA- Gara-gara ramainya pemberitaan Tito Karnavian akan mundur dari jabatannya sebagai Kapolri, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pun mencecar Tito soal keinginannya pensiun dini dari Korps Bhayangkara. Komisi yang membidangi hukum dan keamanan ini heran seorang Kapolri bisa membuat pernyataan seperti itu.

“Beredar bahwa Muhammad Tito Karnavian berencana pensiun dini. Ini membuat kami juga sangat terkaget-kaget,” kata anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) Adies Kadir saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kapolri Tito, Senin (17/7).

Adies ingin orang nomor satu di korps berbaju cokelat itu menjelaskan, apakah informasi yang diketahuinya dari media massa ini hoaks atau bukan. “Kami mohon penjelasannya terkait dengan isu ini, apakah benaran atau hoaks isu ini,” ujar Adies.

Tito Karnavian meluruskan informasi itu. Dia mengatakan, mungkin ada salah tangkap maksud dari pernyataannya tersebut. “Sedikit saya ceritakan, mungkin salah tangkap,” katanya.

Dia menjelaskan, jelang hari Bhayangkara beberapa media massa mengajukan untuk wawancara kepadanya. Tito mengaku hanya menerima dua media saja. Yakni, Kompas TV dan Tv One.

Tito pun mengaku hanya ingin diwawancara langsung oleh pemimpin redaksinya. “Karena kalau doorstop, cara tangkapnya beda tidak sama. Sehingga wawancara ada dua, satu Budiman Tanuredjo (Kompas), dan Karni Ilyas (Tv One) di hari berikutnya,” ujar Tito.

Menurut Tito, Budiman saat itu mengajukan berbagai macam pertanyaan. Mulai dari isu arus mudik, hingga persoalan internal Polri. Pada pertanyaan terakhir, lanjut Tito, Budiman menanyakan ihwal pengangkatannya sebagai Kapolri yang saat itu usianya tergolong masih muda.

“Apakah Pak Tito masih jadi Kapolri terus sampai 2022? Saya ingin menjelaskan isu yang menjadi trigger dari pertanyaan itu,” katanya.

Saat itu, Tito mengaku mengaku langsung menjawab secara jujur bahwa hati kecilnya tidak ingin menjadi Kapolri sampai 2022, dengan alasan tidak sehat untuk organisasi.

Menurut dia, organisasi membutuhkan penyegaran-penyegaran maupun pimpinan baru. “Saya terlalu lama, kreativitas saya bisa menurun. Saya memberi kesempatan yang lain untuk jadi Kapolri. Saya sampaikan menjadi kapolri pekerjaan terstres karena ini Polri terbesar di dunia setelah Tiongkok,” ujarnya.

Selain itu, Tito menegaskan, lama-lama menjabat Kapolri juga tidak bagus untuk kesehatan. Karenanya, dia menyatakan akan pensiun sebelum masuk masanya di 2022.

“Lalu ditanya apakah akan masuk ke politik? (Saya jawab) polisi saja sudah stres apalagi politik, banyak musuhnya,” ungkap Tito.

Jadi, kata dia, keesokan hari setelah wawancara itu maka berhembuslah isu pensiun dini tersebut.

“Bukan saya yang buat isu itu, Pak Budiman bertanya, saya menjawab,” katanya. “Saya secara pribadi ingin memberi contoh, kalau enam tujuh tahun (menjabat) terlalu panjang.”

Tito juga mengaku bingung. Karenanya, dua hari kemudian dia mengundang sekitar 40 pemimpin redaksi untuk memberikan penjelasan lagi. “Ya tapi, kira-kira begitu, tapi masih bergulir,” katanya.

Anggota Komisi III DPR Fraksi Gerindra Wenny Warouw mengingatkan jangan menganggap pertanyaan soal pensiun dini itu sederhana.

Dia curiga, pernyataan Tito itu ingin menyampaikan sebuah pesan misalnya untuk terjun ke dunia politk.

“Bapak jangan menganggap pertanyaan tadi sesederhana itu. Mungkin bapak menyampaikan pesan kepada seseorang?” kata Wenny.

Tito pun menegaskan bahwa tidak ingin terjun ke dunia politik. “Saya tidak tertarik ke politik. Itu jawaban saya sekarang, insyaallah akan tetap seperti itu,” ungkapnya. (boy/jpnn)


BACA JUGA

Sabtu, 22 Juli 2017 16:27

Begini Sosok Kapolda Metro Jaya di Mata Tetangga Kampungnya

PROKAL.CO, KENDARI- Terhitung sejak Kamis (20/7), Irjen Pol Idham Aziz menjadi Kapolda Metro Jaya. Pria…

Sabtu, 22 Juli 2017 16:10

Kapolda Metro Lengser, Kasus Novel Harus Jalan Terus

PROKAL.CO, JAKARTA- Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan telah dicopot dan berganti kepada Irjen…

Jumat, 21 Juli 2017 21:38

Sekolah IPEKA Raih Enam Medali di Ajang OSN 2017

JAKARTA- Prestasi membanggakan ditorehkan sekolah IPEKA. Sekolah yang beroperasi sejak 1979 ini…

Jumat, 21 Juli 2017 18:05

Kapolda Metro Jaya Dicopot, Justru Terima Kasih ke Habib Rizieq

PROKAL.CO, JAKARTA- Irjen M Iriawan dicopot dari jabatannya sebagai Kapolda Metro Jaya. Selanjutnya…

Jumat, 21 Juli 2017 17:59

Nyali Gede, Sebar Foto Hoaks FPI Hadiri HUT Kopassus

PROKAL.CO, JAKARTA- Penyebar hoaks satu ini sudah sangat keterlaluan, bahkan bisa dibilang nekat dan…

Jumat, 21 Juli 2017 17:46

EDAN! Sekali Kawal Polisi Ini Dapat Rp 125 Juta

PROKAL.CO, MEDAN- Pantas saja penyelundupan narkoba ke Indonesia masih marak. Sebab beberapa perwira…

Jumat, 21 Juli 2017 09:22

DPD RI Desak Pemerintah Terbitkan PP

JAKARTA - DPD RI mendesak pemerintah mencabut moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB), melalui Wakil Presiden…

Kamis, 20 Juli 2017 15:35

Apa? Uang Rupiah Baru Tak Laku di Luar Negeri?

PROKAL.CO, JAKARTA- Uang rupiah baru terus saja menjadi objek berita hoaks. Yang terbaru disebutkan…

Selasa, 18 Juli 2017 13:10

Perppu Ormas Terbit, Kok Belum Ada Ormas Dibubarkan?

PROKAL.CO, JAKARTA- Penerbitan Perppu Ormas dinilai aneh oleh Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril…

Senin, 17 Juli 2017 17:05

Pasutri Remaja-Nenek Bikin Mensos Pusing

PROKAL.CO, JAKARTA- Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa prihatin sekaligus dipusingkan oleh urusan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .