MANAGED BY:
SELASA
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Senin, 17 Juli 2017 16:42
Buya Syafii Bikin Jokowi Terkaget-kaget
Buya Ahmad Syafii Maarif. Foto JPNN.com

PROKAL.CO, style="text-align: justify;">PROKAL.CO, JAKARTA- Mantan Ketua Umum Muhammadiyah Buya Ahmad Syafii Maarif membuat Presiden Jokowi terkejut. Sejumlah kalimat yang terucap dari Buya Syafii membuat Jokowi terkaget-kaget. Hal itu terjadi saat Buya Syafii secara khusus meminta waktu bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/7).

Buya Syafii, mengaku membicarakan sejumlah isu dengan Jokowi. Antara lain masalah ketimpangan ekonomi yang menurutnya bisa menjadi ancaman.

"Persoalan pertama adalah ketimpangan ekonomi. Ini perlu cepat. Pemerintah sudah bekerja tapi harus dipercepat. Sebab kalau tidak, ini timbul lagi nanti prahara sosial, Mei 1998. Itu kan hancur kita," ujar Buya saat ditemui wartawan usai bertemu Jokowi di kompleks Istana Negara.

Menurut dia, saat ini pemerintah telah mencabut banyak izin tanah yang dikuasai konglomerat. Ke depan, katanya, harus ada gerakan memberdayakan usaha kecil dan menengah (UKM). Termasuk melibatkan para pengusaha kelas kakap.

"Saya sudah bicara dengan tiga konglomerat kelas hiu, enggak saya sebut nama. Saya bilang ini kalau ketimpangan dibiarkan begini, ngamuk rakyat nanti. Mereka paham betul," jelas dia.

Sehingga, para pengusaha-pegusaha besar juga harus turun tangan untuk ikut memberdayakan perekonomian masyarakat.

"Saya punya ide begini, di tiap kabupaten dan kota, itu ada pengusaha yang punya komitmen kerakyatan sehingga pertumbuhan yang berkeadilan itu menjadi pedoman kita semua," ungkap mantan ketua umum PP Muhammadiyah itu.

Selain itu, dia juga menyampaikan masalah gerakan-gerakan yang bisa menjadi ancaman bagi NKRI. Hal ini menurut dia telah terjadi dan merusak sejumlah negara seperti di Marawi, Filipina Selatan.

"Yang saya katakan, presiden agak kaget tadi, adalah rongsokan peradaban Arab yang kalah. ISIS puncaknya. Kaget dia. Saya yang ngomong, saya katakan, ini berbahaya sekali," jelas tokoh kelahiran Sijunjung, Sumatera Barat ini.

Terakhir berkaitan dengan pendidikan lima hari atau full day school. Menurut Buya, itu hanya masalah komunikasi dan akan segera diatasi pemerintah dengan mengganti keputusan menteri dengan keputusan presiden (Keppres).(fat/jpnn)


BACA JUGA

Senin, 25 September 2017 09:09

Sakit Hati, Pemuda Bunuh Teman Gay-nya saat Begituan...

INDRAMAYU-  Seorang pemuda, Rah (17) warga Desa Gabus Kulon, Kecamatan Gabus Wetan, diamankan polisi…

Minggu, 24 September 2017 15:50

Bos Situs Lelang Perawan Ditangkap

Setelah ramai didunia maya dan jadi polemik, pemilik situs lelang keperawanan nikahsirri.com, Aris…

Minggu, 24 September 2017 15:40

Suap Wali Kota Cilegon agar Transmart Mulus Dibangun

Tak sampai 2 pekan, sejumlah kepala daerah ditangkapi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Termasuk Wali…

Minggu, 24 September 2017 15:32

Wali Kota Cilegon Kena OTT, Golkar Merasa Dibidik KPK

Operasi tangkap tangan (OTT) KPK terus makan korban. Yang terbaru adalah Wali Kota Cilegon Tubagus…

Minggu, 24 September 2017 15:27

Mensos: nikahsiri.com Pelacuran Terselubung

Berpotensi menjadi praktik pelacuran terselubung dengan modus agama, Menteri Sosial Khofifah Indar…

Minggu, 24 September 2017 09:51
Gunung Agung Berstatus Awas

15.142 Orang Mengungsi, Bandara Sekitar Bali Disiapkan

JAKARTA – Menurut data yang dimiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali, hingga kemarin…

Minggu, 24 September 2017 08:01
Terduga Pemesan Jasa Saracen Segera Dipanggil

Tinggal Hubungkan Rekening dan Komunikasi

JAKARTA — Para pemesan jasa Saracen pantas untuk mulai bergidik. Bareskrim Mabes Polri hanya tinggal…

Minggu, 24 September 2017 07:59

KPK Temukan Modus Baru Korupsi

JAKARTA – Perilaku anak kerap tidak jauh beda dari orangtuanya. Pepatah itu merepresentasikan…

Minggu, 24 September 2017 07:43

Riset Jangan Berhenti di Laboratorium

SEMARANG - Universitas Diponegoro (Undip) makin memantapkan pola akademik teaching industry berbasis…

Minggu, 24 September 2017 07:42

Sakit, Setnov Pimpin Rapat Golkar

JAKARTA - Dugaan bahwa Setya Novanto (Setnov) berpura-pura sakit karena menghindari pemeriksaan sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .