MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Senin, 17 Juli 2017 10:45
Program Tidak Jelas Bisa Ditolak

Ajukan Dua Program, Tunggu Dokumen dari TAPD

BELUM BEROPERASI: Taman Sejati di Jalan MT Haryono menjadi media Pemkot dalam upaya peningkatan RTH.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sejak beberapa hari lalu telah menetapkan program peningkatan ruang terbuka hijau (RTH) serta program pengendalian banjir untuk diajukan dalam pembahasan APBD perubahan.

Dua kegiatan tersebut dinilai sangat tepat untuk mengatasi permasalahan yang akhir-akhir ini dengan kondisi keuangan Pemkot Kota Tepian yang lagi lesu-lesunya. Seperti banjir yang terus terjadi kala hujan lebat. Juga, kurangnya kawasan hijau di kawasan kota.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Samarinda Muhammad Thahrir mengatakan, pihaknya mendukung dengan kedua program yang akan diusulkan tersebut. “Tidak masalah,” tegasnya.

Namun, dia ingin melihat lebih dulu model kegiatannya. Pasalnya, pihaknya hanya menetapkan kegiatan prioritas. “Intinya, kalau RTH dan pengendalian banjir itu pas saja,” tutur dia.

Apakah mengkritisi atau mendukung, dia mengaku tidak bisa berbicara lebih lantaran harus disesuaikan dengan realisasi pendapatan asli daerah (PAD). “Kami juga perlu tahu belanja berapa, penerimaan berapa, dan realisasinya berapa. Sama proyeksi sampai akhir tahun seperti apa,” jelasnya.

Bahkan, program peningkatan RTH itu bisa saja ditolak kalau model kegiatannya tidak begitu prioritas. “Begitu juga program pengendalian banjir. Jadi, jangan dulu mengatakan anggaran tidak cukup,” ungkap Ketua Komisi III DPRD Samarinda itu.

Sebelumnya, Banggar DPRD Samarinda menetapkan 11–14 Juli sebagai jadwal untuk bertemu pihak TAPD untuk pembahasan APBD-P. “Tapi, kami belum terima dokumen. Itu jadi masalah karena jadwal sudah kami tetapkan. Karena dokumen belum masuk maka akan dijadwalkan ulang,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Nusyirwan Ismail mengatakan, dia mendukung kedua program yang telah ditetapkan oleh TAPD. “Seperti Taman Samarendah yang sudah berjalan sekian tahun tentu perlu disempurnakan. Apalagi, Samarinda cukup luas dan berada di tengah kota,” kata dia.

Terkait pengendalian banjir diakuinya memang banyak hal yang perlu ditangani. “Apa yang diajukan memang perlu didukung. Yang pasti sudah bagus saja usulannya. Tinggal tunggu hasil pertemuannya (TAPD dengan Banggar) saja lagi,” tutupnya. (*/dq/er/k8)

 

 


BACA JUGA

Selasa, 21 November 2017 10:39

Sopir Diduga Serangan Jantung, Bus Antarkota Terjun ke Jurang

SAMARINDA – Kecelakaan di jalur poros antarkota kembali terjadi. Sebelumnya, truk bermuatan pupuk…

Selasa, 21 November 2017 10:37

Aroma Melati di Bus

JERITAN dan lantunan ayat suci lantang dipanjatkan. Seluruh tangan berpegangan ke besi di jendela. Kala…

Selasa, 21 November 2017 10:35

Kekerasan Anak Masih Ada

SAMARINDA – Sepanjang 2016 terdapat 423 kasus kekerasan anak dan perempuan yang diterima Dinas…

Selasa, 21 November 2017 10:29

Giliran Aktor Video Mesum Dipolisikan

KASUS penyebaran video mesum yang melibatkan eks siswa sekolah ternama di Samarinda tampaknya masih…

Selasa, 21 November 2017 10:28

Lurah Belum Tersangka, Polisi Periksa Dokumen ke Labfor

SAMARINDA – Kasus dugaan penyerobotan lahan dan pemalsuan dokumen yang menyeret Lurah Gunung Lingai…

Selasa, 21 November 2017 10:20

Fokuskan di Overpass Anggana

JEMBATAN Mahkota II dibuka 24 jam sebagai akses utama ratusan ribu masyarakat di sekitarnya. Traffic…

Selasa, 21 November 2017 10:20

Urusan Perut DPRD Lancar, Giliran Kepentingan Publik Lambat

SAMARINDA – Entah tengah sibuk apa anggota DPRD Samarinda sehingga 25 rancangan peraturan daerah…

Selasa, 21 November 2017 10:19

Permendagri Jadi Kambing Hitam

Mengapa 25 raperda yang sudah diajukan itu lambat disahkan? Anggota DPRD Samarinda tetap punya jawaban.…

Senin, 20 November 2017 11:17
Catatan Di balik Kasus Korupsi DPRD Bontang

TAK KOOPERATIF DUA TAHUN, PELAPOR LEBIH BERAT

Membaca putusan-putusan pengadilan dalam perkara korupsi berjamaah di DPRD Bontang periode 2000–2004,…

Senin, 20 November 2017 11:10

Retaknya Pertemanan karena Kepentingan Politik

ADA pertanyaan, mengapa sesama kader PDI Perjuangan kerap saling menyudutkan di balik kasus korupsi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .