MANAGED BY:
SELASA
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 17 Juli 2017 07:19
Jangan Sampai Dianggap Lumrah

Kemenhub Diminta Serius Sikapi Lonjakan Harga Tiket Pesawat

INDIKASI PERMAINAN HARGA: Periodelibur sekolah berakhir kemarin. Harga tiket pesawat pun diharapkan kembali normal secepatnya. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Melambungnya harga tiket dinilai sebagai fenomena yang tidak wajar. Sebab, kenaikan hingga tiga kali lipat itu memanfaatkan momentum masuknya anak sekolah. Kemenhub pun diminta bersikap tegas terhadap adanya kemungkinan kapitalisme dalam bisnis ini.

Kemungkinan tersebut diungkapkan Akademisi dari Universitas Mulawarman, Aji Sofyan Effendi. Dia menyebut, ada dugaan permainan harga secara sistematis oleh beberapa, bahkan bisa jadi seluruh maskapai di Indonesia. Sebab, kata dia, kenaikan harga terjadi merata pada semua perusahaan jasa penerbangan.

Bahkan, setelah kabar lonjakan harga tiket meluap ke permukaan, tak ada satu pun yang mau menurunkan atau menjualnya dengan harga normal. Padahal, Sofyan menyebut, cara tersebut efektif untuk memangkas harga pasaran yang sedang melonjak itu.

Dia pun meyakini adanya sistem kapitalisme dalam sektor jasa tersebut. Di tengah momen yang menuntut kebutuhan tinggi akan jasa angkutan udara, Sofyan menyebut, memang terdapat peluang meraup keuntungan sebanyak-banyaknya.

“Kemenhub harus cepat mengambil sikap. Kalau dibiarkan akan menjadi pola yang seolah lumrah terjadi di setiap peak season. Pemerintah harus memberikan batasan harga yang wajar. “Sanksi tegas harus diberikan kepada mereka yang memainkan harga tersebut,” papar Ketua Pusat Kajian Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah Unmul.

Selain itu, Sofyan menyebut, seluruh organisasi perlindungan konsumen bersikap nyata. Tak sekadar memberikan imbauan, tetapi membuat laporan resmi atau gugatan.

“Penegak hukum, saya rasa juga harus bergerak. Sebab ini merupakan sudah masuk indikasi adanya permainan harga,” kata dia. 

Terpisah, salah seorang pembeli tiket, Adityantara mengaku telah membeli tiket Balikpapan-Surabaya dengan harga normal Rp 550 ribu, sebelum peak season mudik Lebaran lalu. Karena belum memutuskan jadwal pulang ke Kalimantan, dia menunda pemesanan tiket. Kala itu, harga masih normal.

“Setelah tiga hari dicek lagi, harga sudah melambung tiga kali lipat. Akhirnya saya batalkan keberangkatan. Dari pada rugi jutaan rupiah,” ungkapnya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Samarinda Nusyirwan Ismail menyebut, banyak warga Kaltim yang mau antar anak menuntut ilmu di Jawa, tapi harga tiket melambung tinggi. Kata dia, karena banyak yang beli, mestinya diberikan diskon. Dua pekan selepas Lebaran, harga melambung hingga Rp 1 juta.

“Mestinya ada jika banyak yang membeli, maka diberlakukan harga kompetitif, bukan mencekik. Jika presiden bisa memberlakukan program satu harga di Papua, mengapa mengendalikan harga tiket pesawat tidak,” tegas Nusyirwan. (*/hdd/man/k18)


BACA JUGA

Selasa, 26 September 2017 10:00

TERNYATA..!! Masih Ada 82 Desa di Kaltim-Kaltara yang Belum Teraliri Listrik

SAMARINDA - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra) mencatat…

Senin, 25 September 2017 07:19

PLN Ajak Industri Masuk Jaringan

SAMARINDA – Pasokan setrum yang surplus hingga 130 megawatt (MW) menjadi peluang bagi PT PLN (Persero)…

Senin, 25 September 2017 07:13

Semua Sektor Nantikan Perbaikan Infrastruktur

SAMARINDA – Selain menanti diversifikasi, perbaikan kinerja ekonomi di Kaltim juga menantikan…

Senin, 25 September 2017 07:11

Kaltim Butuh Penyesuaian Lebih Cepat

BALIKPAPAN – Turunnya suku bunga acuan dari bank sentral tak langsung direspons perbankan untuk…

Senin, 25 September 2017 07:10

Inflasi Triwulan III Bakal Lebih Tinggi

SAMARINDA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim, memprediksi akan ada lonjakan inflasi…

Senin, 25 September 2017 07:07

Investasi ke Start-up Mesti Cermat

SAMARINDA – Maraknya kemunculan para pelaku bisnis start-up yang melakukan penghimpunan modal…

Senin, 25 September 2017 07:06

Kredit Berpeluang Tumbuh Dua Digit

JAKARTA – Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) memutuskan suku bunga BI 7 Days Reverse Repo…

Senin, 25 September 2017 07:05

Biaya Isi Ulang e-Money, Perbankan Ingin Lebih Tinggi

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) menyatakan, usulan industri perbankan atas batas atas biaya isi…

Senin, 25 September 2017 07:04

Predikat Utang Tiongkok Turun Satu Tingkat

LEMBAGA Pemeringkat Internasional, Standard and Poors (S&P) menurunkan peringkat utang Tiongkok…

Senin, 25 September 2017 07:04

Baru 10 Persen Kebutuhan Hunian Terpenuhi

BALIKPAPAN – Ketersedian rumah di Kota Minyak masih minim. Dinas Perumahan dan Pemukiman Balikpapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .