MANAGED BY:
MINGGU
25 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 17 Juli 2017 07:19
Jangan Sampai Dianggap Lumrah

Kemenhub Diminta Serius Sikapi Lonjakan Harga Tiket Pesawat

INDIKASI PERMAINAN HARGA: Periodelibur sekolah berakhir kemarin. Harga tiket pesawat pun diharapkan kembali normal secepatnya. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Melambungnya harga tiket dinilai sebagai fenomena yang tidak wajar. Sebab, kenaikan hingga tiga kali lipat itu memanfaatkan momentum masuknya anak sekolah. Kemenhub pun diminta bersikap tegas terhadap adanya kemungkinan kapitalisme dalam bisnis ini.

Kemungkinan tersebut diungkapkan Akademisi dari Universitas Mulawarman, Aji Sofyan Effendi. Dia menyebut, ada dugaan permainan harga secara sistematis oleh beberapa, bahkan bisa jadi seluruh maskapai di Indonesia. Sebab, kata dia, kenaikan harga terjadi merata pada semua perusahaan jasa penerbangan.

Bahkan, setelah kabar lonjakan harga tiket meluap ke permukaan, tak ada satu pun yang mau menurunkan atau menjualnya dengan harga normal. Padahal, Sofyan menyebut, cara tersebut efektif untuk memangkas harga pasaran yang sedang melonjak itu.

Dia pun meyakini adanya sistem kapitalisme dalam sektor jasa tersebut. Di tengah momen yang menuntut kebutuhan tinggi akan jasa angkutan udara, Sofyan menyebut, memang terdapat peluang meraup keuntungan sebanyak-banyaknya.

“Kemenhub harus cepat mengambil sikap. Kalau dibiarkan akan menjadi pola yang seolah lumrah terjadi di setiap peak season. Pemerintah harus memberikan batasan harga yang wajar. “Sanksi tegas harus diberikan kepada mereka yang memainkan harga tersebut,” papar Ketua Pusat Kajian Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah Unmul.

Selain itu, Sofyan menyebut, seluruh organisasi perlindungan konsumen bersikap nyata. Tak sekadar memberikan imbauan, tetapi membuat laporan resmi atau gugatan.

“Penegak hukum, saya rasa juga harus bergerak. Sebab ini merupakan sudah masuk indikasi adanya permainan harga,” kata dia. 

Terpisah, salah seorang pembeli tiket, Adityantara mengaku telah membeli tiket Balikpapan-Surabaya dengan harga normal Rp 550 ribu, sebelum peak season mudik Lebaran lalu. Karena belum memutuskan jadwal pulang ke Kalimantan, dia menunda pemesanan tiket. Kala itu, harga masih normal.

“Setelah tiga hari dicek lagi, harga sudah melambung tiga kali lipat. Akhirnya saya batalkan keberangkatan. Dari pada rugi jutaan rupiah,” ungkapnya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Samarinda Nusyirwan Ismail menyebut, banyak warga Kaltim yang mau antar anak menuntut ilmu di Jawa, tapi harga tiket melambung tinggi. Kata dia, karena banyak yang beli, mestinya diberikan diskon. Dua pekan selepas Lebaran, harga melambung hingga Rp 1 juta.

“Mestinya ada jika banyak yang membeli, maka diberlakukan harga kompetitif, bukan mencekik. Jika presiden bisa memberlakukan program satu harga di Papua, mengapa mengendalikan harga tiket pesawat tidak,” tegas Nusyirwan. (*/hdd/man/k18)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Februari 2018 06:35

Tahun Ini Mulai Pantau lewat Satelit

JAKARTA  –  Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan, pengawasan…

Sabtu, 24 Februari 2018 06:30

BPD Diminta Segera Berintegrasi

MANADO   -  Otoritas Jasa Keuangan meminta agar bank pembangunan daerah (BPD) segera berintegrasi…

Sabtu, 24 Februari 2018 06:29

Mei, Kartu GPN Terbit

SEBELUM bank pembangunan daerah, integrasi layanan lebih dulu disiapkan untuk perbankan nasional. Mei…

Sabtu, 24 Februari 2018 06:29

Jonan: Tak Mudah Penuhi Target EBT

JAKARTA  -  Pemerintah mengakui, mewujudkan bauran energi baru dan terbarukan (EBT) lebih…

Jumat, 23 Februari 2018 07:21

CATAT..!! Tak Daftar Lewat 28 Februari, Tak Bisa Nikmati Layanan

BALIKPAPAN – Kurang dari sepekan, batas registrasi ulang nomor telepon dan data identitas diri…

Jumat, 23 Februari 2018 07:18

Tunggu Kesiapan Pengusaha, Mendag Siapkan Insentif

JAKARTA - Pemerintah berencana mengundur waktu implementasi kewajiban penggunaan kapal dan asuransi…

Jumat, 23 Februari 2018 07:14

Harga Minyak Naik, PNBP Moncer

JAKARTA - Pendapatan pemerintah awal tahun ini menunjukkan pertumbuhan signifikan. Itu terlihat dari…

Jumat, 23 Februari 2018 07:12

Dirjen Pajak Sebut Aturan Belum Final

JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengaku baru akan meminta penerbit kartu kredit untuk menyampaikan…

Jumat, 23 Februari 2018 07:11

Marketplace Jadi Panggung Produk Impor

JAKARTA - Produk impor marak ditemukan di pusat dagang daring (e-commerce) nasional. Menteri Perencanaan…

Kamis, 22 Februari 2018 07:34

Pertambangan Masih Dominasi Investasi

SAMARINDA – Tren kenaikan harga komoditas pertambangan langsung direspons investor. Sepanjang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .