MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 16 Juli 2017 07:16
Pentas Hasrat

Ambisi Gapai Mimpi

PROKAL.CO, Berstatus mahasiswi seni semester tujuh membuat gadis berdarah Batak ini mengamati juga mengkritisi dunia layar kaca, khususnya tanah air tercinta, Indonesia. Sebagai putri daerah, hasrat terbesarnya untuk bisa memajukan pertelevisian dan perfilman Kalimantan Timur. Belum tahu kapan, yang pasti akan. Sambil mengatur surai pendek di dahi dan senyum manisnya, dia kenalkan diri sebagai Jessica Merriel Tarihoran. (*)

BERBALUT kemeja putih dengan rok hitam, Jessica masuk ke ruang tata rias dengan tertatih. Badannya saat itu tidak cukup sehat, sesekali dia mengepalkan tangan kanan dan menutup bibir mungilnya saat terbatuk-batuk. Dia kembali ke tanah kelahirannya untuk menunaikan kerja praktik dari kampusnya, Institut Seni Indonesia (ISI) Jogjakarta.

Meski sedang tidak fit, semangat Jessica berpose di depan lensa kotak kedap cahaya tidak surut. Bercita-cita sebagai artis, pemilik nama lengkap Jessica Merriel Tarihoran ini berlatih untuk bisa profesional. “Senang rasanya dapat kesempatan seperti ini. Tawaran buat jadi model banyak saya terima saat di Jogja bukan di sini (Samarinda),” ujar dara kelahiran Samarinda itu, Rabu (12/7) lalu.

Mahasiswi jebolan beasiswa Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) yang diselenggarakan di Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara itu berhasil lolos dari 90 pendaftar tiga tahun silam. Menduduki peringkat enam dari 30 peserta yang diterima, perempuan yang akrab disapa Jeje itu tidak masih tidak menyangka. “Sampai sekarang masih enggak nyangka bisa diterima ISBI saat pengalaman saya tidak sebanyak pendaftar lainnya. Puji Tuhan,” sebut mahasiswi jurusan Pertelevisian dan Perfilman itu.

Jeje sempat menjadi aktris di film pembelajaran garapan anak muda Tenggarong yang ditayangkan sebagai tayangan edukasi di sekolah-sekolah. Tawaran serupa juga dia terima di Kota Pelajar. Beberapa kali Jeje tampil sebagai aktris di iklan layanan masyarakat yang diputar di stasiun televisi (TV) lokal.

Mulai dari kompetisi-kompetisi pencarian bakat lokal hingga di kota perantauannya Jessica ikuti. Baginya, belajar mengasah kemampuannya untuk jago dalam berbagai macam seni, seperti seni peran atau seni tarik suara ingin dia perdalam. “Saya tidak begitu suka berada di belakang layar. Tetapi, kuliahnya menggeluti dunia para pekerja balik layar,” akunya lalu terkekeh.

Sebelum melangkah ke dunia seni, sebenarnya Jeje menilik jurusan kedokteran dan farmasi. Dirinya yang ambisius membuat kedua orangtuanya selalu mendukung setiap keputusannya, termasuk saat dia putuskan untuk menjadi siswi SMK 17 Samarinda. “Sebenarnya mama suruh untuk daftar SMA saja, kebetulan mama sedang berada di luar kota saat penerimaan siswa. Tetapi, karena saya sedikit keras kepala, jadi saya daftar sendiri ke sekolah impian saya,” beber putri kedua dari pasangan Rosita Situmorang dan Johnny Tarihoran itu.

Mendalami dunia medis di bidang obat-obatan itu membuat dia semakin mantap ingin jadi ahli medis nantinya. “Dulu belum lulus sudah dipanggil kerja di sebuah apotik rumah sakit terbesar di Samarinda,” tuturnya. Menurutnya, pelajaran yang dia emban semasa sekolah menengah atas dulu bisa jadi sedikit bekalnya.

“Tetapi Tuhan berikan yang terbaik untuk saya, yakni ISI. Pemerintah Kaltim juga mendukung penuh pembiayaan saya selama berkuliah. Jadi, saya sungguh mengucap syukur,” kata perempuan berusia 20 tahun itu.

Memilih konsentrasi pengkajian dari jurusannya, Jessica berharap suatu hari nanti mampu memajukan pertelevisian di Samarinda. “Soalnya kalau pengkajian lebih condong untuk mengkritisi dan juga menganalisis setiap tayangan. Saya terbeban akan tayangan-tayangan televisi Indonesia yang kurang berkualitas saat ini,” lanjutnya.

Menurutnya, banyak yang perlu dibenahi dalam dunia layar kaca tersebut. Mulai dari pengambilan gambar, pencahayaan, pesan yang disampaikan, hingga layak atau tidak acara televisi (TV) itu muncul. “Gemas pengin kasih tahu ini dan itu. Karena saya gerah saat sudah tahu teori yang benar tetapi di lapangan tidak dipraktikkan,” timpalnya.

Jika berkesempatan untuk menimba kajian seni lebih dalam lagi di strata dua nanti, Jeje ingin menjadi tenaga pengajar juga membantu perkembangan TV lokal. “Andai ada lima orang saja yang sepemikiran dengan saya, pasti perlahan tayangan TV di Samarinda bisa semaju di Jogjakarta atau kota lainnya di Pulau Jawa,” katanya.

Menunaikan kuliah praktik di Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Kaltim membuat keinginan mulianya itu semakin membuncah. “Jadi tahu pertelevisian Samarinda butuh apa,” imbuhnya. Learning by doing jadi pegangannya untuk bisa menggapai mimpi besarnya. “Juga tidak lupa berdoa,” tutupnya. (*/day/*/ypl/k15)


BACA JUGA

Minggu, 19 November 2017 11:33

Kondisi Tentukan Penanganan

KETIKA berenang, rambut bisa menyerap semua logam berat seperti besi, seng, dan bahan kimia lain yang…

Minggu, 19 November 2017 11:32

Harus Pandai Baca Situasi

INGIN menjadi investor atau pedagang saham, pastikan Anda memiliki pemahaman dasar. Menilik data dari…

Minggu, 19 November 2017 11:31

Tambah Pengalaman dengan Simulasi

TAK ada yang menjamin saham perusahaan terus meningkat setiap waktu. Namun, bukan berarti trader saham…

Minggu, 19 November 2017 11:30

Waspada Rekam Jejak

Jika ingin menjadi investor atau pedagang saham sukses, bisa dimulai dari memilih layanan sekuritas…

Minggu, 19 November 2017 11:28

Bukan Sekadar Candu

Dianggap membawa hoki. Louhan diburu untuk dimiliki. Kini hadirnya bukan sekadar koleksi. RADEN RORO…

Minggu, 19 November 2017 11:26

Bisa Rusak Ekosistem

“ATURAN dari Balai Karantina, louhan dilarang untuk dilepasliarkan ke alam. Misal ke sungai, selokan,…

Minggu, 19 November 2017 11:24

Benci Lalu Menggilai

KEDUA mata Iskandar enggan terpejam. Tidurnya kali itu tak lena. Telinganya masih bekerja. Suara gemericik…

Minggu, 19 November 2017 06:47

Gelut Destinasi

Pengintip objek lewat lensa kontak kedap cahaya adalah keinginan terpendam gadis bernama Cindy Oktavia,…

Minggu, 19 November 2017 06:42

Komponen Pecandu Kecepatan

BAGI pemilik roda empat yang haus akan performa maksimal, turbocharger dan supercharger hadir sebagai…

Minggu, 19 November 2017 06:40

Bisa Makin Rusak

MESIN mobil dimatikan saat performa mulai menurun lantaran suhu mesin meninggi alias overheat. Tak butuh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .