MANAGED BY:
SELASA
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Kamis, 13 Juli 2017 07:27
IPK Paling Rendah, Mampu Kalahkan Pesaing

Eva Pebriani, Raih Beasiswa ke Negeri Pizza

BERPRESTASI: Eva Pebriani (kanan) bersama ayahanda tercinta, sesaat sebelum berangkat menuju Jakarta. (DOKUMEN PRIBADI)

PROKAL.CO, Mengaku setengah iseng ketika mengikuti seleksi penerimaan beasiswa ke luar negeri oleh salah satu perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Kaltim. Eva Febriani justru menyingkirkan 11 kandidat peraih beasiswa S-2 lainnya, Maret lalu.

ERIK ALFIAN

Senyum dara kelahiran Makassar 23 tahun silam ini terus mengembang ketika Kaltim Post melakukan wawancara di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, sejam sebelum Eva bertolak menuju Jakarta, Minggu (9/7) pagi. Lantas melanjutkan perjalanan menuju Milan, Senin dini hari.

Usai berkenalan, alumnus Teknik Perminyakan STT Migas Balikpapan angkatan 2012 ini lantas mulai bercerita. Awal mula mengikuti seleksi penerimaan beasiswa dari ENI Indonesia sampai akhirnya lolos dan menyingkirkan kandidat yang lain.

“Saya dapat informasi dari kampus (STT Migas, Red) Maret kemarin,” terangnya.

Usai mendapat informasi dari kampus, gadis berkumis tipis ini lantas menyiapkan segala berkas yang diperlukan untuk proses seleksi. Mulai kartu identitas, ijazah perguruan tinggi, transkrip, pas foto serta berkas penunjang lainnya minggu ke dua bulan Maret.

STT Migas, kata Eva ternyata tak sembarangan memberikan informasi kepada mahasiswa terkait penerimaan beasiswa ini. Hanya 10 besar alumni dengan IPK tertinggi saja yang punya peluang ikut seleksi. Eva menambahkan, untuk proses seleksi, dia mesti bersaing dengan 9 alumni STT Migas dengan IPK berada di atas dirinya. “Dari 9 orang itu, IPK saya yang paling rendah 3,51,” kata dia.

Namun, sewaktu memasuki tahap interview akhir, Eva yang selama kuliah aktif di organisasi Society of Petroleum Engineering (SPE) ini mampu menerangkan dan menjawab semua pertanyaan dari tim seleksi. Sehingga ketika saat tiba pengumaman, namanyalah yang kemudian muncul menjadi penerima beasiswa Master’s Degree in Energy and Enviromental Management and Economics (MEDEA) 2017/2018 di Eni Corporate University di Milan, Italia.

“Kaget, tidak menduga. Karena selain juga agak iseng, IPK saya kan juga yang paling rendah. Tapi alhamdulillah bisa lolos,” katanya sambil terus mengumbar senyum bahagia.

Disinggung soal persiapan, pehobi olahraga lari ini mengaku tidak ada persiapan spesial untuk keberangkatan ke negaranya Valentino Rossi tersebut. “Paling hanya urus visa saja,” ujar dia.

Untuk bahasa Italia, Eva mengaku juga belum ada persiapan berarti. Hanya beberapa kata-kata sehari-hari saja yang sejauh ini sudah dia hafal. “Jadi memang dua bulan awal nanti ada persiapan khusus untuk bahasa Italia di sana,” terangnya.

Disinggung hal apa yang bakal dirindukan di Balikpapan, puteri dari pasangan M Royeng dan Rosneini mengaku rendang jadi makanan yang paling dirindukan, selain keluarga dan teman.

Soal rencana sekembali dari Italia, perempuan berkerudung ini mengaku punya keinginan untuk mengajar di STT Migas Balikpapan. “Jika ENI meminta saya untuk menjadi karyawan tidak boleh menolak, tapi saya juga punya keinginan untuk mengajar di STT Migas Balikpapan,” ungkapnya. (rsh/k18)


BACA JUGA

Jumat, 22 September 2017 08:32

Tanpa Kertas, Hasil Keluar dalam 15 Menit

Para dokter spesialis saraf kerap kesulitan meluangkan waktu untuk screening pikun dini. Tes yang begitu…

Kamis, 21 September 2017 08:23

Perbanyak Publisitas e-Book hingga Bangun Kampung Literasi

Bagas terlihat asyik memainkan gawai (gadget) pemberian ayahnya. Jangankan tumpukan buku di meja belajar.…

Rabu, 20 September 2017 09:10

Hujan Interupsi, Gebrak Meja, tapi Lebih Suka Jadi Dubes

Sekelompok wakil rakyat berkumpul. Kali ini tak mengenakan setelan formal berdasi. Melainkan seragam…

Selasa, 19 September 2017 08:20

Berangkat Modal Iuran, Sabet Tiga Juara, Bersiap Rebut Piala Presiden

Tak ingin mengalah dengan keterbatasan. Ini dibuktikan sekelompok siswa dari SD 18 Samarinda Ulu. Berkat…

Senin, 18 September 2017 08:31

Rangsang Sensitivitas tapi Berisiko Tersedak hingga Diare

Sebagian masyarakat bukan hanya kurang paham tentang nutrisi yang baik bagi buah hati. Tetapi juga belum…

Sabtu, 16 September 2017 08:15

Kembali ke Daerah, Siap Tugas di Daerah Terpencil

Mengenakan jas putih, khas para dokter, lalu menolong seseorang yang sedang sakit, menjadi mimpi Rizka…

Sabtu, 16 September 2017 08:03

Banjir Penjenguk, Didiagnosis Terkena Epilepsi Akut

Setelah viral ,Riska akhirnya dirujuk ke RSUD Gunung Malang. Pembesuk tak henti datang. Pagi hingga…

Sabtu, 16 September 2017 06:37

Buka Jalur Peminat Investasi di Lahan Bekas Tambang

Berjaya sebagai penghasil emas hitam yang melimpah, Kaltim kini menyisakan banyak lubang tambang. Tak…

Jumat, 15 September 2017 08:39

Dorong Legalisasi Ganja sebagai Pengobatan

Tanaman ganja punya dua sisi yang saling berlawanan. Selain jadi barang terlarang, ganja juga diyakini…

Kamis, 14 September 2017 08:38

Rekrut Kader Lanjut Usia, Kawal Gizi Anak dengan Genting

Wajib bagi seorang ibu menjaga asupan gizi sang buah hati. Mengingat salah satu ancamannya adalah stunting.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .