MANAGED BY:
SENIN
11 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Kamis, 13 Juli 2017 07:27
IPK Paling Rendah, Mampu Kalahkan Pesaing

Eva Pebriani, Raih Beasiswa ke Negeri Pizza

BERPRESTASI: Eva Pebriani (kanan) bersama ayahanda tercinta, sesaat sebelum berangkat menuju Jakarta. (DOKUMEN PRIBADI)

PROKAL.CO, Mengaku setengah iseng ketika mengikuti seleksi penerimaan beasiswa ke luar negeri oleh salah satu perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Kaltim. Eva Febriani justru menyingkirkan 11 kandidat peraih beasiswa S-2 lainnya, Maret lalu.

ERIK ALFIAN

Senyum dara kelahiran Makassar 23 tahun silam ini terus mengembang ketika Kaltim Post melakukan wawancara di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, sejam sebelum Eva bertolak menuju Jakarta, Minggu (9/7) pagi. Lantas melanjutkan perjalanan menuju Milan, Senin dini hari.

Usai berkenalan, alumnus Teknik Perminyakan STT Migas Balikpapan angkatan 2012 ini lantas mulai bercerita. Awal mula mengikuti seleksi penerimaan beasiswa dari ENI Indonesia sampai akhirnya lolos dan menyingkirkan kandidat yang lain.

“Saya dapat informasi dari kampus (STT Migas, Red) Maret kemarin,” terangnya.

Usai mendapat informasi dari kampus, gadis berkumis tipis ini lantas menyiapkan segala berkas yang diperlukan untuk proses seleksi. Mulai kartu identitas, ijazah perguruan tinggi, transkrip, pas foto serta berkas penunjang lainnya minggu ke dua bulan Maret.

STT Migas, kata Eva ternyata tak sembarangan memberikan informasi kepada mahasiswa terkait penerimaan beasiswa ini. Hanya 10 besar alumni dengan IPK tertinggi saja yang punya peluang ikut seleksi. Eva menambahkan, untuk proses seleksi, dia mesti bersaing dengan 9 alumni STT Migas dengan IPK berada di atas dirinya. “Dari 9 orang itu, IPK saya yang paling rendah 3,51,” kata dia.

Namun, sewaktu memasuki tahap interview akhir, Eva yang selama kuliah aktif di organisasi Society of Petroleum Engineering (SPE) ini mampu menerangkan dan menjawab semua pertanyaan dari tim seleksi. Sehingga ketika saat tiba pengumaman, namanyalah yang kemudian muncul menjadi penerima beasiswa Master’s Degree in Energy and Enviromental Management and Economics (MEDEA) 2017/2018 di Eni Corporate University di Milan, Italia.

“Kaget, tidak menduga. Karena selain juga agak iseng, IPK saya kan juga yang paling rendah. Tapi alhamdulillah bisa lolos,” katanya sambil terus mengumbar senyum bahagia.

Disinggung soal persiapan, pehobi olahraga lari ini mengaku tidak ada persiapan spesial untuk keberangkatan ke negaranya Valentino Rossi tersebut. “Paling hanya urus visa saja,” ujar dia.

Untuk bahasa Italia, Eva mengaku juga belum ada persiapan berarti. Hanya beberapa kata-kata sehari-hari saja yang sejauh ini sudah dia hafal. “Jadi memang dua bulan awal nanti ada persiapan khusus untuk bahasa Italia di sana,” terangnya.

Disinggung hal apa yang bakal dirindukan di Balikpapan, puteri dari pasangan M Royeng dan Rosneini mengaku rendang jadi makanan yang paling dirindukan, selain keluarga dan teman.

Soal rencana sekembali dari Italia, perempuan berkerudung ini mengaku punya keinginan untuk mengajar di STT Migas Balikpapan. “Jika ENI meminta saya untuk menjadi karyawan tidak boleh menolak, tapi saya juga punya keinginan untuk mengajar di STT Migas Balikpapan,” ungkapnya. (rsh/k18)


BACA JUGA

Minggu, 10 Desember 2017 11:21

Kinigalau Kampung Sebelah

Oji hanya bisa bengong. Dia tak mengira, Lapangan Kinigalau di Kampung Sebelah yang jadi tempat bermainnya…

Selasa, 05 Desember 2017 11:02

Dari Ingin Eksistensi hingga Kurang Perhatian Orangtua

Aksi remaja usia SMA yang mengunggah aksinya berciuman di Mahakam Lampion Garden mendapat tanggapan…

Jumat, 01 Desember 2017 07:38

Asuh 40 Anak Yatim Piatu, Suami Meninggal karena Depresi

Perempuan ini telah menghabiskan waktu 11 tahun hidup bersama human immunodeficiency virus (HIV). Bukan…

Kamis, 30 November 2017 08:34

Bawa Rempah Sendiri, Sanggup Menampung 20 Orang

Sauna ini baru pertama di TPA yang ada di Indonesia. Terobosan ini dulunya sempat dianggap gila. GUNUNGAN…

Rabu, 29 November 2017 08:35

Pengajuan Anggaran Molor, Hasil Musrenbang Belum Diakomodasi

  Masalah utang pihak ketiga yang tak kunjung tuntas menghantui Pemkot Samarinda. Solusi sejatinya…

Selasa, 28 November 2017 08:38

Harus Cerdas Ekspos Temuan agar Tak Ditunggangi Kepentingan Politik

Investigasi Kaltim Post pada Desember 2016 di wilayah Muara Jawa, Kutai Kartanegara, berdampak signifikan.…

Sabtu, 25 November 2017 07:44

Sebagian Besar Makanan yang Dikonsumsi Diolah Sendiri

Pada usia yang memasuki angka 80 tahun, artis Titiek Puspa seolah tak kalah dengan penuaan. Wajahnya…

Sabtu, 25 November 2017 07:23

Tak Membatasi Diri dalam Ber-MC, Idolakan Choki Sitohang

Terjun ke dunia entertainment tak pernah terlintas di benak Willybrodus Angelbertus Suhaili sebelumnya.…

Sabtu, 25 November 2017 07:18

Belajar Bertoleransi melalui Film Ahu Parmalim

Memperingati Hari Toleransi Internasional, tiga yayasan yakni –  Yayasan Kampung Halaman,…

Sabtu, 25 November 2017 06:45

Jual Diri untuk Biaya Pulang Kampung

Lies (nama samaran, Red), seorang janda dan ibu dari satu anak ini tidak menyangka tertangkap dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .