MANAGED BY:
SELASA
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Selasa, 11 Juli 2017 12:56
Jefri Pernah Hina Mantan Suami dan Mertua Leni, Ada Gugatan Praperadilan

PROKAL.CO, Sebelum Leni dan keluarganya ini disidik Polda Kaltim, jauh sebelumnya kasus ini sudah digarap Polsekta Samarinda Utara. Bahkan, ada gugatan praperadilan yang diajukan “kasir cantik” bersama Jefriansyah, lantaran penyitaan aset-aset yang ditengarai dibelinya dari hasil penggelapan yang dilakukannya.

Perkara bernomor 1/Pid.Pra/2017/PN Smr tertanggal 13 Februari 2017 itu menggugat Polsekta Samarinda Utara. Namun, ketika perkara itu berakhir medio Mei lalu, majelis hakim tunggal yang menangani sidang praperadilan itu menilai penyitaan dan penahanan telah sesuai KUHAP. “Saya juga kaget itu baca, tiba-tiba beralih di sana (polda). Karena ketika saya sidangkan itu Polsek Utara (Polsekta Samarinda Utara),” ucap Parmatoni, ketua majelis hakim yang menangani perkara ini.

Selain menyoal penyitaan aset, pasutri itu turut pula mempraperadilankan penetapan keduanya sebagai tersangka yang dilakukan kepolisian tersebut. “Memang ketika persidangan dia hamil. Tapi, saya menilai, proses saat itu penahanan tak dilakukan hanya penetapan tersangka saja. Makanya, di putusan akhir saya tolak permohonan yang diajukannya,” tutur pria berkacamata ini.

Kasus yang membelit Jefriansyah tak hanya tentang penggelapan hingga Rp 25 miliar yang dilakukannya bersama istrinya, Leni Nurusanti. Ada pula tentang perkara Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Perkara bernomor 450/Pid.Sus/2017/PN Smr ini sudah bergulir medio Maret lalu dan kini tinggal menunggu pembacaan nota pembelaan yang diajukannya.

Jefri didakwa dengan tuduhan penghinaan terhadap mantan suami dan mantan mertua istrinya. Entah ada kaitannya atau tidak, beberapa saat kemudian, masalah yang lebih besar menimpa Jefri dan Leni. Ibarat kualat, keduanya dilaporkan pihak perusahaan tempat Leni bekerja atas tuduhan penggelapan uang konsumen.  Dalam kasus penghinaan, Jefri sudah menjalani tahapan persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda. Bahkan kasusnya sudah memasuki tahap penyampaian tuntutan oleh JPU Agus Suprianto. Jefri didakwa melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan tuntutan hukuman kurungan penjara 1 tahun 6 bulan.

Jefri dilaporkan karena mengirim pesan pendek berisi kata-kata tak senonoh kepada M Taufik yang tak lain mantan suami Leni (29) dan ayahnya Syaiful Anwar (59), mantan mertua Leni. Pesan pendek dikirim lewat media sosial (medsos) Facebook dan pesan di HP.

Kata-kata hinaan yang dilontarkan Jefri lantaran keberatan saat Taufik mengajak jalan anak-anak hasil perkawinannya dengan Leni. “Untuk kasus laporan Undang-undang ITE yang memasuki tahap penuntutan JPU akan kami buatkan pledoi. Kemudian TPPU ini kita lihat saja nanti di persidangan, kita buktikan saja,” tutur kuasa hukum Jefriansyah, Jahidun.

Dari kasus ini, Jefri, begitu dia disapa, turut pula mengajukan praperadilan. Namun, upaya menyoal penetapan dirinya sebagai tersangka tetap ditolak majelis hakim yang diketuai Rasyid Purba.

Diketahui, sejak April 2015 hingga Desember 2016, Leni yang bekerja sebagai kasir di PT SMA menggelapkan uang perusahaan hingga puluhan miliar rupiah. Caranya memanipulasi data. Mulai kuitansi, tanda terima, hingga pihak akunting perusahaan tak mendeteksi.

Sebelum beraksi, Leni mempelajari seluruh aktivitas proses administrasi, hingga unit mobil dikeluarkan. Setiap bulan, dia mampu melakukan transaksi 2–3 kali. Setiap transaksi, Leni tak menyetorkan seluruh duit konsumen, dia menyunatnya.

Sisa dana yang disetor ke perusahaan, oleh Leni dibuat kuitansi sesuai duit yang sudah dipotong. Jadi, kuitansi yang masuk ke konsumen dan perusahaan berbeda, namun perusahaan melihat secara kasatmata, dana sesuai dengan data.

Modus lain, Leni mengumpulkan fotokopi KTP milik keluarga, kerabat, dan lainnya. Ini untuk mengajukan pembelian mobil. Untuk modus ini, peran suami Leni yakni Jefriansyah yang menjadi utama. Setelah unit keluar, dia bertugas menjual kembali mobil-mobil jenis minibus, antara lain Terios, Sigra, Ayla, Xenia tersebut sesuai harga pasar. Tentu setelah sebelumnya memanipulasi harga. Kasus ini terungkap setelah ada audit internal.

Barang bukti hasil kejahatan Leni dan suami adalah, dua rumah di Jalan MT Haryono, Perumahan Bukit Mediterania Cluster Spain, Blok B, No 20 dan 21, Kelurahan Air Putih, Samarinda Utara, seharga Rp 800 juta. Satu mobil Peugeot RCZ warna putih dua pintu KT 88 LJ Rp 705 juta. Satu mobil Daihatsu Copen warna merah KT 888 JL Rp 460 juta.

Satu Toyota Fortuner Hitam KT 1216 JL Rp 563 juta. Satu mobil Mercy GLA 200 Hitam KT 8 LJ Rp 825 juta, dan satu Ford Focus Hitam KT 21 LJ Rp 400 juta. Satu Toyota Calya Rp 162 juta. Satu Yamaha R1M Rp 812 juta, dan satu Yamaha Nmax Rp 28 juta.

Juga, 4 Daihatsu Terios masing-masing Rp 240.950.000, 3 Daihatsu Xenia masing-masing Rp 235.750.000, 3 Daihatsu Sigra masing-masing Rp 150 juta, 1 Daihatsu Ayla Rp 140 juta, dan satu pikap Rp 120 juta. Sementara itu, barang bukti uang tunai Rp 305.136.200. (dra/fru/sapos/kp)


BACA JUGA

Senin, 25 September 2017 14:20

WADUH..!! Warga Miskin Balikpapan Naik

BALIKPAPAN- Warga miskin alias berstatus kurang mampu di Kota Balikpapan diprediksi mengalami kenaikan.…

Senin, 25 September 2017 09:54

Soal Ini, Kaltim Kalah Telak dari Kalteng

SAMARINDA – Bersama perkebunan, pertanian Kaltim diklaim bakal menjadi andalan penopang perekonomian.…

Senin, 25 September 2017 09:52

Rock In Borneo Terus Digratiskan

SUDAH bukan rahasia lagi, Tenggarong menjadi destinasi menarik bagi musisi maupun grup band rock internasional.…

Senin, 25 September 2017 09:49

Misi Revans di Laga “Usiran”

BONTANG – Memainkan laga kandang “usiran” jauh ke Bontang. Borneo FC enggan menorehkan…

Senin, 25 September 2017 09:43

Beri Kuliah Umum, Gubernur Promosikan Daerah

Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) terus dijajaki Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara)…

Minggu, 24 September 2017 12:00

13 Tahun Berkurang 40 Ribu Petani

SAMARINDA – Sektor pertambangan dan penggalian masih belum pulih benar. Padahal, Kaltim begitu…

Minggu, 24 September 2017 11:23
Skid Row Puaskan Dahaga Penikmat Rock di Kota Raja

“Aku Bangga Kalian”

FESTIVAL Rock In Borneo (RIB) 2017 berlangsung sukses di Lapangan Panahan, Kompleks Stadion Aji Imbut,…

Minggu, 24 September 2017 08:19

Perpisahan yang Pantas

BALIKPAPAN – Balikpapan Masters Cup 2017 bakal sangat emosional bagi publik Balikpapan. Juga Tanah…

Minggu, 24 September 2017 08:14

Pencalonan Wakil Wali Kota Bermula dari Duduk di Tangga

Perjalanan karier mendiang Mukmin Faisyal tak lepas dari dukungan para sahabat. Wakil gubernur Kaltim…

Minggu, 24 September 2017 08:06

Deteksi Kromosom Berlebih, Cek Kandungan sejak Dini

SEORANG bayi bernama Adam Fabumi mencuri perhatian lewat akun Instagram. Bukan karena tingkah lucunya.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .