MANAGED BY:
SENIN
11 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Selasa, 11 Juli 2017 10:19
Bangun Pabrik Mobil di Kutim, Rusia Makin Yakin Pilih Kaltim
Setelah rel kereta, rencananya Rusia akan membangun perakitan mobil di Kutai Timur.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – PT Kereta Api Borneo (KAB), anak perusahaan Russian Railways, bangkit dari tidur panjangnya. Setelah hampir dua tahun tanpa kepastian sejak di-groundbreaking Presiden Joko Widodo, PT KAB menegaskan kelanjutan proyek kereta api dan pelabuhan di Penajam Paser Utara (PPU). Lebih tepatnya di Kawasan Industri Buluminung yang kelak berganti jadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Diketahui, Russian Railways menggelontorkan investasi senilai USD 2 miliar atau setara Rp 26 triliun untuk dua paket megaproyek di Kaltim. Paket pertama yang disebut dengan jalur utara berupa pembangunan rel kereta api. Proyek ini terdiri dari dua segmen. Pertama, rel kereta api sepanjang 270 kilometer yang membentang dari Tabang, Kukar menuju Melak, Kubar. Segmen kedua, rel sepanjang 305 kilometer dari Penajam, PPU juga menuju Kubar.

Adapun proyek kedua yang disebut jalur selatan berupa pembangunan kawasan pelabuhan dan industri (marine techno park) di Buluminung. “Kesiapan lahan untuk di PPU, sudah dibebaskan 140 hektare. Di atas tanah itu, PT KAB akan segera membangun pelabuhan. Di samping pelabuhan, mereka juga banyak sekali menawarkan kerja sama industri yang berteknologi tinggi,” kata Faroek selepas menggelar pertemuan tertutup selama dua jam dengan pihak PT KAB, Russian Railways di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, kemarin (10/7).

Selain pejabat organisasi pemerintah daerah (OPD) Pemprov Kaltim, turut hadir dalam pertemuan tersebut adalah Vladimir Volkov (deputy CEO Head of Constructor Business Development  PT KAB), Sergey Kuznetsov (president director PT KAB), Sergei Rossomakhov (Trade Representative Rusia di Indonesia), dan Andrey Mogilevtsev dari Kedutaan Rusia di Indonesia. Gubernur menuturkan, dari dua paket kegiatan PT KAB di Kaltim, jalur selatan terlebih dulu dikerjakan.

Melalui pembangunan marine techno park, sedikitnya ada tujuh perusahaan yang menyatakan minatnya berinvestasi. Di antaranya, Armastek, produsen, dan penjualan polimer dengan penguat fiber modern sebagai alternatif fiber logam untuk bahan penguat mortar semen.

Kemudian Kamaz, korporasi mobil terbesar di Rusia yang masuk dalam 20 besar produsen truk berat. “Pendek kata, selain kereta api yang mau dibangun dari PPU sampai Kutai Barat, mereka juga banyak menawarkan teknologi tinggi ke Kaltim. Saya menawarkan mereka juga masuk ke KEK Maloy di Kutim,” tutur Awang.

Dia melanjutkan, sejauh ini, tak ada kendala untuk merealisasikan proyek kereta api dan pelabuhan. Hanya, dia menggarisbawahi masalah pembebasan lahan. Dikatakan, rel kereta api yang membentang di empat kabupaten perlu dukungan pemda. “Bupati Kutai Barat, Kukar, PPU, dan Paser akan kita kumpulkan. Bupati PPU membantu sepenuhnya pengadaan lahan di PPU. Tinggal bantuan bupati Paser, Kubar, dan Kukar yang akan dilewati rel kereta api,” sebutnya.

Menurut dia, kereta api bukan hanya berdampak positif bagi perusahaan batu bara, kelapa sawit dan hutan di Kaltim karena menekan biaya produksi tanpa harus membangun jalan hauling. Melainkan, ada komitmen dari PT KAB untuk tidak hanya batu bara mentah yang diekspor, tapi yang mengolahnya.

“Jadi, industri batu bara Kaltim ke depan akan memasuki wilayah hilir. Semua perusahaan baik batu bara, sawit, dan HTI untuk memanfaatkan angkutan ini. Ini lebih murah daripada membangun hauling sendiri. Kami siap memfasilitasi KAB dengan semua perusahaan batu bara yang ada di Kaltim,” katanya.

Selain itu, sambung gubernur, rel kereta api membuat konektivitas antardaerah di Kaltim terwujud. “Tidak ada lagi kabupaten terisolasi, mereka akan memiliki infrastruktur. Sementara itu, Andrey Mogilevtsev menuturkan, pada tahap awal, PT KAB akan memprioritaskan pembangunan kawasan pelabuhan dan industri di Buluminung. “Dalam waktu dekat, kita akan menggambarkan time schedule untuk memulai kegiatan,” ungkapnya. Dia menuturkan, di luar urusan pembebasan lahan, pembangunan kereta api dan pelabuhan memakan waktu 2–5 tahun.

PERAKITAN MOBIL

Andrey melanjutkan, perakitan mobil Kamaz di Kaltim sudah melalui survei. Jadi, pihaknya mantap memilih Kaltim bukan di Pulau Jawa. Survei tersebut batimetri dan hidro oseanografi. Sedikitnya, pihaknya telah melakukan 130 kali pengeboran tanah dan mengumpulkan sekitar 2 ribu sampel untuk menganalisis ketahanan tanah di Buluminung. “Nanti (survei) akan diselesaikan akhir Juli ini,” yakinnya. Seluruh aktivitas perakitan mobil di Buluminung, ujar dia, berdiri di atas lahan marine techno park yang memiliki luas 140 hektare.

“Karena itu, kami akan ajukan lagi agar Buluminung sebagai KEK sehingga fasilitas perakitan mobil di area kami di Penajam. Hingga saat ini, kami masih mengumpulkan daftar investor. Yang telah melakukan pendekatan memang ada yang potensial dan menyatakan minatnya,” sebutnya. Vladimir menambahkan, kegiatan PT KAB akan menyatukan berbagai transportasi di Kaltim. “Dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan, termasuk memproduksi alat-alat berat,” jelasnya. (riz/rom/k8)


BACA JUGA

Minggu, 10 Desember 2017 08:48

Adang Masjid, Daftarkan Cagar Budaya

SAMARINDA – Gelombang penolakan pembangunan Masjid Al Faruq di Lapangan Kinibalu terus berlanjut.…

Minggu, 10 Desember 2017 08:42

Lima Kandidat, Manuver Jaang

SAMARINDA – Saat suhu politik yang mendingin jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018, Syaharie…

Minggu, 10 Desember 2017 08:41

Keputusan Trump Pengaruhi Dunia Pariwisata

GUNUNG KIDUL – Suara Mahmoud Abbas di ujung telepon Jumat (8/12) malam langsung membuat Presiden…

Minggu, 10 Desember 2017 08:37

Berebut Jadi Istri Pertama demi Warisan Saudagar

GERIMIS yang malu-malu bukan penghalang bagi Karin–nama samaran– untuk mantap melangkahkan…

Minggu, 10 Desember 2017 08:35

Seirama dengan Optimalisasi PAD

STRUKVAGANZA yang digagas Kaltim Post disebut seirama dengan rencana optimalisasi pendapatan asli daerah…

Minggu, 10 Desember 2017 08:34

Tahlilan Tiap Malam Jumat, Susun Kamus Bahasa Daerah

Orang-orang Bawean mewarnai sejarah Malaysia. Mereka merantau, beranak pinak, mempertahankan tradisi,…

Sabtu, 09 Desember 2017 20:50

Pemprov Tak Tahu Tanah Eks Hotel Lamin Indah Jadi RTH

SAMARINDA – Pembangunan Transmart di Samarinda masih “dipeluk” masalah. Belum selesai…

Sabtu, 09 Desember 2017 20:47

Megah di Tengah yang Susah

SAMARINDA– Sudah kelewat banyak argumentasi yang membangun kesimpulan bahwa pembangunan Masjid…

Jumat, 08 Desember 2017 09:40

Mengubur Lokasi Bersejarah

Lapangan Kinibalu yang menjadi lokasi pembangunan Masjid Al Faruq adalah saksi bisu peristiwa penting…

Jumat, 08 Desember 2017 09:32

Dewan Sebut Tak Kuasa Membendung

GUBERNUR Kaltim Awang Faroek Ishak bergeming dengan gelombang penolakan masyarakat terhadap alih fungsi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .