MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Selasa, 11 Juli 2017 13:00
Melihat Tempat Kerja Leni, Kasir yang Gelapkan Rp 25 Miliar
WIDIH..!! Rekan Kerja Malah Duga Kerugian Capai Rp 33 M, Jarang Pakai Emas ke Kantor
JADI BUAH BIBIR: Leni Nurusanti (kedua kiri) dan Jefriansyah (kedua kanan) saat berada di Polda Kaltim, Jumat (7/7). (DOK/KP)

PROKAL.CO, Sosok Leni Nurusanti (29), kasir di PT Serba Mulia Auto (SMA) yang menilap uang perusahaan hingga Rp 25 miliar terus menjadi buah bibir. Sejumlah aset kekayaannya dengan nilai miliaran sudah disita polisi karena diduga hasil kejahatan. Aksi curang Leni dilakukan bersama suaminya, Jefriansyah. Dia juga melibatkan adiknya, Deni Rayindra (25).

SEBUAH ruang terbuka berdinding kaca. Ukurannya sedang tak terlalu besar. Tempat itulah lulusan SMK jurusan akuntansi itu beraksi menilap uang perusahaan saat masih bekerja. Kemarin (10/7), Kaltim Post mengunjungi bekas tempat kerjanya di PT SMA, Jalan PM Noor, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara. “Ya di sana (kasir), biasanya duduk di situ,” sebut seorang karyawan yang mengaku sudah kerja delapan tahun di PT SMA. Jabatan kasir memang langsung diperoleh Leni setelah diterima PT SMA. Karena sudah melalui serangkaian tes sebelum direkrut, tak ada yang menaruh curiga terhadap perempuan dengan rambut lurus sebahu itu. Apalagi berpikiran miring.

Kemarin media ini ingin bertemu kepala kantor cabang tempat dulu Leni bekerja. “Kalau kepala yang lama sudah diganti, penggantinya sedang keluar kota,” ucap perempuan yang duduk manis di meja resepsionis. Lebih lama bekerja dari Leni, perempuan yang namanya enggan dikorankan itu menuturkan, kemungkinan besar lebih dari 43 mobil dari hasil penggelapan Leni.

Setelah kasus ini mencuat, perempuan yang mengenakan jilbab dengan lipstik merah merona itu tidak ambil pusing. Bahkan, karyawan di PT SMA merasa tak ada yang aneh. “Anehnya itu kenapa baru sekarang diekspos,” ujarnya. Disinggung soal kamera closed circuit television (CCTV) yang langsung memantau aktivitas Leni, perempuan yang mengaku sebagai customer service di PT SMA itu menyebut, pemantauan langsung dari ruangan kepala kantor.

Bagaimana dengan sosok Jefri, suami Leni? Kepada rekan di kantor, Leni memperkenalkan Jefri sebagai pengusaha batu bara di Kaltim. Diduga itu dilakukan Leni agar memuluskan jalannya untuk memanipulasi laporan keuangan yang masuk. Lanjut perempuan di meja resepsionis itu, kerugian yang dialami PT SMA angkanya menyentuh Rp 33 miliar. Versi polisi Rp 25 miliar. “Kalau yang baru didapat setahu saya hanya Rp 22 miliar, sisanya ya entah di mana,” imbuhnya.

Di PT SMA, Jalan PM Noor, itu Leni yang terdaftar sebagai kasir sejak April 2015 menjadi satu-satunya. “Dari dulu kasir ya satu saja,” ujar perempuan tersebut. Perempuan itu juga menyebut, kuat kemungkinan jika Leni tak melibatkan adanya orang lain dalam kejahatannya kecuali suami dan adiknya.

Adanya pemberitaan tentang keterlibatan orang lain, membuat banyak karyawan yang angkat kaki dari PT SMA. “Ya di sini menganggap, kalau dia (Leni) mengganggu piring nasi karyawan lain,” jelasnya. Soal investigasi khusus, perempuan yang setiap kali ditanya kerap tersenyum sembari memegang telapak tangannya itu tak mengetahui secara pasti. Pasalnya, semua urusan perusahaan dan kebijakan sudah diambil alih pusat.

HIDUP SEDERHANA

Dari beberapa rekan kerja Leni, ibu dua anak itu selalu tampil biasa jika turun ke kantor. Mobil yang kerap digunakan pelaku penggondol uang perusahaan miliaran rupiah itu adalah Peugeot RCZ KT 88 LJ. “Tapi, selalu suaminya yang mengantar, dia (Leni) kan tidak bisa nyetir mobil,” ujar perempuan yang ditaksir berumur 30-an itu.

Selama bekerja di PT SMA, Leni kerap berpenampilan layaknya karyawan pada umumnya. “Jarang dia pakai emas,” imbuh perempuan yang kembali menegaskan agar namanya tak disebut itu. Disinggung soal liburan ke luar negeri, karyawan yang sebelumnya di bagian sales itu menyebut tak pernah mendengar. Dia menduga itu tak benar. “Keluar kota saja waktu ke Palembang dan itu berkunjung ke rumah orangtuanya,” imbuhnya. Perihal membawa buah tangan, karyawati yang cukup lama malang-melintang di dunia jual-beli mobil itu menganggap hal biasa. Namun, saat disinggung sebuah pesta besar perayaan ulang tahun suaminya di sebuah tempat hiburan malam (THM) di Samarinda, hal itu dibenarkan.

Selama bekerja sebagai kasir, Leni terlihat sebagai sosok yang tak banyak bicara dengan karyawan lain. Disinggung lebih jauh soal rumah di kawasan Bukit Mediterania, Cluster Spain B1, Nomor 20 dan 21, Jalan MT Haryono, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, perempuan itu mengaku tak tahu banyak. “Kalau dengar cerita dari teman yang lain, dalamnya bilang bagus dan mewah,” katanya. Sayang, berkas alamat tempat tinggal keluarga Leni tak pernah tercatat di buku arsip karyawan. Jadi, tak banyak yang tahu soal tempat tinggal keluarganya yang lain.  (*/dra/*/ryu/far/k8)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 09:05

Korban Tuntut Ganti Rugi Ditebus

BALIKPAPAN – Dua tahun sudah korban gagal umrah dari PT Timur Sarana Tour & Travel (Tisa)…

Kamis, 23 November 2017 09:02

Presiden Selalu dari Satu Kelompok

SAMARINDA – Kericuhan dalam Pemilihan Raya (Pemira) Presiden BEM Universitas Mulawarman yang membuat…

Kamis, 23 November 2017 09:01

Kaltim Post Peduli Pajak

BALIKPAPAN – Kaltim Post ikut berperan dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Kemarin…

Kamis, 23 November 2017 08:58

Lindungi Kesehatan Seluruh Masyarakat

PEMKAB Mahakam Ulu (Mahulu) membuktikan komitmen memberi kepastian perlindungan atas hak jaminan sosial…

Kamis, 23 November 2017 08:55

Khusus Penyetelan dan Finishing Tak Dikerjakan Karyawan

Tidak banyak perajin gitar di Balikpapan. Dari 776.632 warga Balikpapan tahun ini, fakta yang diperoleh…

Kamis, 23 November 2017 08:52

Dukung Kadrie Oening Jadi Nama GOR Sempaja

WACANA penamaan Kompleks GOR Madya Sempaja menjadi Kompleks GOR Kadrie Oening terus menuai dukungan.…

Rabu, 22 November 2017 10:10

Politik Minus Etika Kaum Intelek

SAMARINDA – Teriakan penuh amarah menggelegar di langit Universitas Mulawarman ketika ratusan…

Rabu, 22 November 2017 10:06

Golongan Putih di Kampus Hijau

BADAN Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mulawarman memang hanya sebuah organisasi. Namun, untuk…

Rabu, 22 November 2017 10:00

Nusyirwan: APBD Perubahan Molor

SAMARINDA – Belasan proyek penanganan banjir menumpuk pada akhir tahun. Fenomena itu diklaim bukan…

Rabu, 22 November 2017 09:56

Golkar Kaltim Masih Menimbang

SAMARINDA – Rumor Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) DPP Golkar setelah penahanan sang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .