MANAGED BY:
SELASA
24 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Senin, 10 Juli 2017 12:56
LENI, SI PELAKU PENGGELAPAN UANG MILIARAN DI SERBA MULIA AUTO
Perusahaan Lalai, Audit Mesti Lebih Sering
PERUSAHAAN KECOLONGAN: Mobil-mobil hasil tipu-tipu Leni dan suaminya.

PROKAL.CO, Kelakuan Leni menggasak duit kantor menjadi perbincangan hangat. Pertanyaannya, kenapa bisa perusahaan kecolongan? Nah, dosen akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, M Subhan, menerangkan bila audit perusahaan dilakukan setahun sekali memunculkan celah. Sebab, bila banyak penjualan, perusahaan juga agak malas memelototi laporan.

Jauh lebih baik, terang dia, audit dilakukan per triwulan atau malah per bulan. Di perusahaan tambang, misalnya, laporan produksi dan penjualan batu bara diaudit sebulan sekali. Dalam kasus kasir yang menggelapkan Rp 25 miliar, itu tak lepas dari minimnya pengawasan di perusahaan bersangkutan.

Kemungkinan bergerak sendiri pun bisa dilakukan sekalipun hanya lulusan SMK. Itu tak lepas, saat sekarang sudah tersedia program atau software akuntansi di komputer. Tapi, kemungkinan bekerja tak sendiri alias berkomplot juga ada.

Subhan mengatakan, semua pihak terkait keuangan di perusahaan tersebut bisa diinvestigasi, termasuk akuntan independen. Sebab, menjadi pertanyaan, hal demikian bisa terjadi dan baru ketahuan. “Atasan kasir itu kepala keuangan. Dari awal, mestinya sudah bisa dicek. Seluruh persetujuan itu semua disahkan dengan tanda tangan. Ini benar-benar perusahaan kecolongan,” sebutnya.

Pengamat sosial, hukum, dan politik dari Unmul Samarinda Sarosa Hamongpranoto menilai, kasir yang menggelapkan Rp 25 miliar termasuk lihai dan pintar dalam mempelajari proses akuntansi perusahaan. Ada semacam “terobosan” sehingga berhasil menilap uang penjualan mobil di tempat bekerja.

Guru besar humaniora itu enggan berspekulasi yang bersangkutan beraksi sendiri atau dibantu rekannya di perusahaan. Pria berkacamata itu yakin bila aparat penegak hukum telah menelusuri proses sehingga uang sebanyak itu bisa digelapkan. Terlebih, tidak dalam kurun waktu lama, yakni 1,5 tahun, uang Rp 25 miliar bisa dikantongi kasir lulusan SMK tersebut.

“Secara logika, kalau sampai lebih setahun tidak ketahuan, artinya ada yang tidak teliti. Biasanya, audit tidak hanya memeriksa laporan kas, detail proses aliran uang masuk dan keluar juga dicek,” terang mantan dekan Fakultas Hukum Unmul itu.


BACA JUGA

Senin, 23 April 2018 10:12
Dua Hari Polisi Olah TKP

Periksa Potongan Pipa Minyak yang Putus di Teluk Balikpapan

BALIKPAPAN – Seluruh potongan pipa minyak milik Pertamina yang menjadi barang bukti akhirnya berhasil…

Senin, 23 April 2018 10:05
Imigran Disarankan Tetap Tinggal di Rudenim

Penolakan Community House Menguat

BALIKPAPAN – Keinginan imigran menjadikan Balikpapan sebagai community house terus mendapat penolakan.…

Senin, 23 April 2018 10:02

Terjadi Gempa Susulan, Warga Waswas

BANJARNEGARA – Gempa-gempa susulan terus mengguncang wilayah Kecamatan Kalibening, Banjarnegara…

Senin, 23 April 2018 10:01
Nabi Tajima, Orang Tertua di Dunia yang Meninggal di Usia 117 Tahun

Diyakini Miliki 160 Keturunan, Cucunya Pun Punya Buyut

Rencana memasukkan Nabi Tajima dalam daftar The Guinness Book of World Records sebagai manusia tertua…

Minggu, 22 April 2018 09:04

Imigran Tuntut Kebebasan

BALIKPAPAN – Aksi pengungsi di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Balikpapan berlanjut. Pantauan…

Minggu, 22 April 2018 09:00

Dua Pekan Periksa Pipa Pertamina

BALIKPAPAN - Dominasi arah kebijakan pemerintah pada korporasi badan usaha milik negara (BUMN) semakin…

Minggu, 22 April 2018 08:58

214 Perempuan Menyelam, Kibarkan Bendera

SITUBONDO - Hari Kartini kemarin (21/4) menjadi momen bersejarah bagi Pramuka Saka Bahari Lantamal V.…

Minggu, 22 April 2018 08:54

Nikah Dini, Berpotensi Jomlo Lagi

BALIKPAPAN - Maraknya kasus perkawinan anak di bawah umur membuat pemerintah gelisah. Salah satu opsi…

Minggu, 22 April 2018 08:52

TERUS DISERBU ASING..!! Dosen Asing Digaji Rp 65 Juta

JAKARTA - Kabar impor dosen asing oleh pemerintah semakin heboh. Sebab, ditambah informasi bahwa dosen…

Minggu, 22 April 2018 08:49

Waswas Bekerja di Perairan, Berangkat Pagi Pulang Pagi

Emansipasi perempuan bukan keniscayaan. Dua perempuan ini membuktikannya. Memimpin tim yang menangani…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .