MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 06 Juli 2017 09:09
Kubar-Balikpapan Bisa Satu Jam

Jika Jalan Sotek di PPU hingga Bongan Terbangun

Yusran Aspar

PROKAL.CO, PENAJAM – Kawasan selatan Kaltim bakal segera terkoneksi. Dimulai dengan dibangunnya jalur darat yang menghubungkan antara Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menuju Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dalam waktu dekat.

Pembangunan jalan yang menghubungkan dua kabupaten ini melalui jalur Kelurahan Sotek di Kecamatan Penajam, PPU menuju Kecamatan Bongan, Kubar. Jika terealisasi maka mampu memangkas waktu perjalanan menjadi sangat singkat. Dari tiga belas jam yang biasanya melawati Samboja, Samarinda/Tenggarong, Kota Bangun, maka menjadi kurang lebih satu jam.

Upaya yang digagas oleh Bupati PPU Yusran Aspar ini telah dimulai dengan penandatanganan dokumen kesepakatan bersama dengan Bupati Kubar FX Yapan di Gedung Pertemuan Kubar pada 24 Mei lalu. Dalam kesepakatan,  pembangunan jalan dengan rute dari arah PPU adalah melalui rute Kelurahan Petung menuju Simpang Kelurahan Silkar di Kecamatan Penajam lalu berkelok ke kiri masuk ke Kelurahan Sotek hingga menuju Kecamatan Bongan di Kubar.

“Selama ini, orang dari Kubar mau ke Balikpapan perlu 13 jam. Mau itu lewat Kukar atau lewat Samarinda terus ke Balikpapan. Begitu juga sebaliknya. Padahal kalau jalan Sotek-Bongan terbangun, hanya satu jam. Apalagi kalau dua jalur. Bisa main musik di bus sambil dipandu pemandu wisata,” ujar Yusran lantas berkelakar saat ditemui harian ini, kemarin.

Jalan penghubung dua kabupaten dengan panjang sekira 80 kilometer ini nantinya dibangun dengan dua jalur. Lebarnya kurang lebih 50 meter. Jalan alternatif ini akan sangat efektif memangkas jarak tempuh dari yang biasanya Jalan Lintas Kalimantan Poros Tengah atau Jalan Trans Kalimantan sepanjang 306 kilometer.

“Kalau jalan itu jadi, maka sektor pariwisata bisa berkembang. Kita bisa menjual paket wisata alam sepanjang perjalanan. Kita bisa jual panorama Pengunungan Meratus, di kanan-kirinya ada hutan alam. Lalu masuk ke Sepaku ada pohon besar, yang bisa dipeluk tujuh orang. Sampai di Tanjung Jumlai, ada wisata mangrove, wisata gua. Terus di Kubar, di sana ada manusia telinga panjang dan tarian asli Kalimantan,” angan mantan Anggota DPR RI Komisi IV Periode 2009-2014 itu.  

Setelah membangun jalan penghubung PPU dengan Kubar, ayah lima anak itu akan berupaya mengoneksikan lagi kabupaten yang dia pimpin hingga ke kabupaten termuda di Kaltim, yakni Mahakam Ulu (Mahulu). Dia ingin jalan yang menghubungkan kabupaten yang jaraknya sekira 315 kilometer itu bisa juga terbangun dengan dua jalur.

“Jadi PPU bisa tembus Kubar sampai Mahulu. Dan itu barangkali tak perlu menunggu saya jadi gubernur. Usulan ini akan saya bawa ke Komisi V DPR RI. Mudah-mudahan, dapat DAK (dana alokasi khusus) atau DAK penugasan (untuk infrastruktur). Sehingga rencana ini kita bisa mulai,” harap Yusran.

Untuk memuluskan keinginan agar PPU bisa terhubung dengan Mahulu, dirinya pun telah melakukan beberapa upaya. Salah satunya dengan usulan kerja sama pinjam pakai kawasan hutan yang ada di PPU hingga Kubar kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). “Tinggal menunggu rekomendasi gubernur dan menyusun Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan)-nya,” kata dia. (*/rik/tom/k18)


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 10:02

Polisi Periksa Lokasi Tambang Ilegal

TENGGARONG - Maraknya sorotan atas temuan bekas galian tambang batu bara ilegal di Desa Karang Tunggal,…

Rabu, 21 Februari 2018 10:01

Dishub: Sulit Menindak di Tempat

PRAKTIK dugaan tambang ilegal di Tenggarong Seberang diduga sebagai salah satu pemicu kerusakan jalan.…

Rabu, 21 Februari 2018 09:59

SEMAKIN DEKAT

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar menggelar temu tatap muka dengan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat,…

Rabu, 21 Februari 2018 09:58

Petugas Razia Kendaraan yang Lalai Kir

SENDAWAR - Sebanyak 14 kendaraan roda empat dan roda enam ditilang petugas gabungan, saat razia kendaraan…

Rabu, 21 Februari 2018 09:04

Reka Ulang Digelar di TKP

SANGATTA - Hari ini, Polres Kutim menggelar rekonstruksi ulang penembakan orangutan di tempat kejadian…

Rabu, 21 Februari 2018 09:03

BMP Unjuk Gigi, Jadi Destinasi Favorit

BONTANG Mangrove Park (BMP) menjelma menjadi destinasi favorit bagi warga Bontang. Tak kurang 3.081…

Rabu, 21 Februari 2018 09:01

Totoh: Saya Tidak Memiliki Jiwa Politik

TANJUNG REDEB – Merasa tak memiliki kemampuan politis yang baik menjadi alasan kuat Kepala Dinas…

Rabu, 21 Februari 2018 08:58

Sakit, Tunjangan Dipotong

BONTANG - Pendidik dan tenaga kependidikan yang sakit, siap-siap dipotong insentifnya. Hal itu disampaikan…

Rabu, 21 Februari 2018 08:57

Dirakit Sendiri, untuk Berburu Hewan Buas

Tak hanya sering dijumpai di film-film dalam layar kaca, senjata api (senpi) juga sudah lumrah…

Selasa, 20 Februari 2018 10:27

Peluang Tampilkan Potensi Daerah

TANJUNG REDEB - Kabupaten Berau terus berbenah untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Hari Kesatuan Gerak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .