MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 06 Juli 2017 09:09
Kubar-Balikpapan Bisa Satu Jam

Jika Jalan Sotek di PPU hingga Bongan Terbangun

Yusran Aspar

PROKAL.CO, PENAJAM – Kawasan selatan Kaltim bakal segera terkoneksi. Dimulai dengan dibangunnya jalur darat yang menghubungkan antara Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menuju Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dalam waktu dekat.

Pembangunan jalan yang menghubungkan dua kabupaten ini melalui jalur Kelurahan Sotek di Kecamatan Penajam, PPU menuju Kecamatan Bongan, Kubar. Jika terealisasi maka mampu memangkas waktu perjalanan menjadi sangat singkat. Dari tiga belas jam yang biasanya melawati Samboja, Samarinda/Tenggarong, Kota Bangun, maka menjadi kurang lebih satu jam.

Upaya yang digagas oleh Bupati PPU Yusran Aspar ini telah dimulai dengan penandatanganan dokumen kesepakatan bersama dengan Bupati Kubar FX Yapan di Gedung Pertemuan Kubar pada 24 Mei lalu. Dalam kesepakatan,  pembangunan jalan dengan rute dari arah PPU adalah melalui rute Kelurahan Petung menuju Simpang Kelurahan Silkar di Kecamatan Penajam lalu berkelok ke kiri masuk ke Kelurahan Sotek hingga menuju Kecamatan Bongan di Kubar.

“Selama ini, orang dari Kubar mau ke Balikpapan perlu 13 jam. Mau itu lewat Kukar atau lewat Samarinda terus ke Balikpapan. Begitu juga sebaliknya. Padahal kalau jalan Sotek-Bongan terbangun, hanya satu jam. Apalagi kalau dua jalur. Bisa main musik di bus sambil dipandu pemandu wisata,” ujar Yusran lantas berkelakar saat ditemui harian ini, kemarin.

Jalan penghubung dua kabupaten dengan panjang sekira 80 kilometer ini nantinya dibangun dengan dua jalur. Lebarnya kurang lebih 50 meter. Jalan alternatif ini akan sangat efektif memangkas jarak tempuh dari yang biasanya Jalan Lintas Kalimantan Poros Tengah atau Jalan Trans Kalimantan sepanjang 306 kilometer.

“Kalau jalan itu jadi, maka sektor pariwisata bisa berkembang. Kita bisa menjual paket wisata alam sepanjang perjalanan. Kita bisa jual panorama Pengunungan Meratus, di kanan-kirinya ada hutan alam. Lalu masuk ke Sepaku ada pohon besar, yang bisa dipeluk tujuh orang. Sampai di Tanjung Jumlai, ada wisata mangrove, wisata gua. Terus di Kubar, di sana ada manusia telinga panjang dan tarian asli Kalimantan,” angan mantan Anggota DPR RI Komisi IV Periode 2009-2014 itu.  

Setelah membangun jalan penghubung PPU dengan Kubar, ayah lima anak itu akan berupaya mengoneksikan lagi kabupaten yang dia pimpin hingga ke kabupaten termuda di Kaltim, yakni Mahakam Ulu (Mahulu). Dia ingin jalan yang menghubungkan kabupaten yang jaraknya sekira 315 kilometer itu bisa juga terbangun dengan dua jalur.

“Jadi PPU bisa tembus Kubar sampai Mahulu. Dan itu barangkali tak perlu menunggu saya jadi gubernur. Usulan ini akan saya bawa ke Komisi V DPR RI. Mudah-mudahan, dapat DAK (dana alokasi khusus) atau DAK penugasan (untuk infrastruktur). Sehingga rencana ini kita bisa mulai,” harap Yusran.

Untuk memuluskan keinginan agar PPU bisa terhubung dengan Mahulu, dirinya pun telah melakukan beberapa upaya. Salah satunya dengan usulan kerja sama pinjam pakai kawasan hutan yang ada di PPU hingga Kubar kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). “Tinggal menunggu rekomendasi gubernur dan menyusun Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan)-nya,” kata dia. (*/rik/tom/k18)


BACA JUGA

Jumat, 24 November 2017 07:06

Mahasiswa Unmul Teliti Makam Batu Dinding

UJOH BILANG – Objek wisata batu dinding di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) memiliki keunikan…

Kamis, 23 November 2017 10:37

Mudiyat Noor, Representasi Pemimpin Masa Kini

NAMA baru meramaikan bursa bakal calon gubernur (cagub) Kaltim 2018 di polling garapan Kaltim Post.…

Kamis, 23 November 2017 07:30

Pengolah Ingin DBH Tetap

BONTANG – Keinginan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni untuk memperjuangkan dana bagi hasil (DBH)…

Kamis, 23 November 2017 07:29

Toilet Buatan Warga Akan Ditertibkan

BONTANG - Penertiban area Pulau Beras Basah akan dilakukan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar)…

Kamis, 23 November 2017 07:27

Cari Air Bersih Harus Gali 60 Meter

SANGATTA – Kebutuhan air bersih di sebagian pelosok Kutim jadi persoalan serius. Seperti di Desa…

Kamis, 23 November 2017 07:27

Madu Rahasia Performa Bupati Ismunandar

Menjadi kepala daerah memerlukan energi ekstra dan jiwa yang selalu siap di mana saja, kapan saja, dan…

Kamis, 23 November 2017 07:19

Komisi I Hearing Sengketa Lahan

TANA PASER – Masyarakat Desa Perkuin, Kecamatan Long Kali mengadu nasib ke DPRD Paser. Ini setelah…

Kamis, 23 November 2017 07:18

24 SD Laksanakan Full Day School

TANA PASER - SMA/SMK dan SMP di Paser telah melaksanakan full day school (FDS) atau sekolah sehari penuh.…

Kamis, 23 November 2017 07:17

UMK Tunggu SK Gubernur

TANA PASER - Kenaikan upah minimum kerja (UMK) Kabupaten Paser telah direkomendasikan Dinas Tenaga Kerja…

Kamis, 23 November 2017 07:17

Nita Lolos Liga Dangdut Indonesia di Jakarta

Nita Rusminah, belia Kelahiran 03 Juni 2001 asal Kabupaten Paser ini berhasil melaju ke Jakarta. Dia…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .