MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Minggu, 02 Juli 2017 11:00
NAH..!! Samarinda Mulai Ditinggal Penduduk, Ada Apa?

Angka Pindah Domisili ke Luar Lebih Besar dari yang Masuk

KEPENDUDUKAN: Pemkot meyakini setelah momen mudik Lebaran, jumlah penduduk tak bertambah signifikan lantaran jumlah pengajuan berkas pindah domisili ke luar lebih banyak ketimbang yang masuk.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Sebagai ibu kota provinsi, Samarinda kerap menjadi magnet bagi pendatang baru. Terlebih pada momen Lebaran yang baru berlangsung sepekan lalu. Sayangnya, banyak dari mereka, datang tanpa berbekal keahlian memadai.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda Abdullah mengatakan, pihaknya sudah mewaspadai pendatang. Terlebih yang masuk secara ilegal, yakni tidak melapor kepada ketua rukun tetangga (RT) setempat. "Kami tidak melarang warga yang mau pindah domisili ke Samarinda. Asal membawa dokumen kepindahan yang lengkap dari daerah asal," ujar Abdullah kepada media ini, Sabtu (1/7).

Bagi pendatang dengan dokumen lengkap, tambah dia, dipersilakan melaporkan diri ke kecamatan dan Disdukcapil. Mereka pasti akan dilayani.

Pengetatan lalu lintas pendatang, meski tidak secara khusus, pemkot bakal menggelar operasi yustisi. Pria yang sebelumnya menjabat kepala Dinas Perhubungan (Dishub) itu menyebut bakal berkomunikasi intensif dengan camat, lurah, hingga RT.

Menurutnya, sudah cukup aktivitas penduduk ilegal yang belum lama ini terungkap sebagai pelajaran. Peristiwa yang dimaksud adalah Gafatar, hingga teror bom yang meledak beberapa waktu lalu tidak terulang. Apalagi aktivitas teror di sejumlah daerah sedang tinggi-tingginya. "Intensitas teror kepada warga bahkan aparat sedang marak. Mendagri Tjahjo Kumolo sudah menginstruksikan agar semua daerah bisa waspada, termasuk Samarinda," katanya.

Pun demikian, dia yakin tahun ini angka pertumbuhan penduduk dari aktivitas perantau ini tak bertambah signifikan. Pasalnya, sejak dua bulan terakhir, jumlah warga Samarinda yang pindah domisili ke luar Samarinda jauh lebih banyak ketimbang yang masuk. Rata-rata tiap hari tak kurang 60–70 jiwa pindah domisili. Itu satu keluarga. Sementara yang masuk tiap hari rata-rata jumlahnya hanya 30–40 jiwa. "Mungkin faktor ekonomi. Pengaruh tambang di Kaltim sudah banyak tutup, jadi kembali ke daerah asal atau cari peruntungan di daerah lain," paparnya. (*/him/ndy/k9)


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 10:35

Manusia Harus Sadar, Hutan Itu Penting

Proses hukum atas kematian orangutan di Taman Nasional Kutai (TNK) telah berjalan setengah bulan. Empat…

Rabu, 21 Februari 2018 09:24

Hari Ini, DLH Panggil Indomaret

SAMARINDA –Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda dibuat geram oleh pemilik Indomaret di Jalan…

Rabu, 21 Februari 2018 09:22

Kata Jaang, Jangan Bersosialisasi Menjelekkan Paslon Lain

TENGGARONG- Calon Gubernur Kaltim Syaharie Jaang mengingatkan kepada seluruh tim suksesnya agar tetap…

Selasa, 20 Februari 2018 10:15

Tim Teknis Belum Turun

SAMARINDA - Penyebab keretakan dinding gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD AW Sjahranie pada Jumat…

Selasa, 20 Februari 2018 10:13

Langkah Manajemen RSUD Sudah Tepat

SAMPAI kemarin (19/2), gedung yang retak masih dipasangi spanduk bertulis ada kegiatan proyek. Namun,…

Selasa, 20 Februari 2018 10:13

Pengadaan Interior Diagendakan Juni

SAMARINDA – Gedung Museum Budaya di Taman Samarendah sudah berdiri. Bahkan sudah dibuka untuk…

Selasa, 20 Februari 2018 10:12

Dishub Akui Dilema Tangani Masalah Parkir

SAMARINDA – Beberapa ruas jalan menyempit, seperti Jalan Ir Sutami, Sungai Kunjang, dan Jalan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:12

Tuntutan Tinggi, Vonis Bebas

SAMARINDA - Febriadi alias Febi divonis bebas di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Kamis (15/2) pekan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:11

Tata Rambut Orang-Orang Terlupakan

Nama yang seram belum tentu berperangai kasar. Hal itu dibuktikan oleh Komunitas Barberterror pada hari…

Senin, 19 Februari 2018 10:21

RTH Masih di Bawah 10 Persen

SAMARINDA – Ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Tepian masih terbilang minim. Berdasarkan ketentuan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .