MANAGED BY:
SABTU
24 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Senin, 19 Juni 2017 18:24
Pak Haji Tewas Dimassa, Polisi Tak Berkutik

PROKAL.CO, Massa menghakimi orang yang diduga maling. Tak bisa dicegah pria malang itu pun tewas meski sudah diawasi sejumlah polisi. Ceritanya Sekira pukul 00.00 WIB, Minggu (18/6) dini hari, H Umar Fadil, 48, warga asal Desa Tamansare, Kecamatan Dungkek, Sumenep, Jawa Timur ketahuan masuk ke rumah orang.

Rumah yang disasar kala itu adalah Kamaludin, warga Dusun Tengah, Desa Lapa Taman.

Kamaluddin pun berteriak maling. Teriakannya membuat warga mawas dan memburu Pak Haji.

Radar Madura (Jawa Pos Group), Senin (19/6) melaporkan, Pak Haji akhirnya ditemukan

Dia lantas diseret sekitar setengah kilometer ke arah barat rumah Kamaludin. Kedua tangannya diikat ke pohon mimba di selatan jalan raya Desa Lapa Taman.

Sambil diikat, banyak pukulan mendarat di kepala dan sekujur tubuh Pak Haji berbadan kekar itu. ”Dia (H Umar Fadil, Red) sempat melawan menggunakan pisau. Tapi, berhasil digagalkan oleh warga. Pisaunya lepas dari tangan dia,” kata seorang warga berinisial MF.

H Umar Fadil diketahui membawa sandal berbagai ukuran yang ditaruh di pinggangnya. Selain itu, dia membawa obeng dan tang.

Kemana polisi? Polisi sebenarnya sudah datang ke tempat kejadian perkara (TKP).

Namun aparat tak kuasa mengamankan Pak Haji yang diikat di pohon. Sebab waktu itu warga membeludak. Jika polisi mau mengamankan H Umar Fadil, harus ada perjanjian terlebih dahulu.

Yakni, jangan ada maling lagi di Desa Lapa Taman. Jika ada pencurian lagi, polisi harus mengganti.

Dengan kondisi seperti itu, polisi hanya berada di sekitar lokasi. Baru pada pukul 04.40, setelah diduga kuat H Umar Fadil tak bernyawa, polisi bersama tim medis membawanya ke RSUD dr H Moh. Anwar Sumenep. Sekitar pukul 09.00, jenazah dipulangkan ke rumah duka di Desa Tamansare.

Kapolsek Dungkek AKP Jaiman mengatakan, malam itu pihaknya dibantu personel dari polres datang ke TKP. Tapi tidak bisa berbuat banyak karena ada ribuan warga.

Polisi masih melakukan penyelidikan terkait aksi main hakim sendiri itu. ”Fokus olah TKP dulu,” katanya. (sid/hud/luq)


BACA JUGA

Jumat, 23 Juni 2017 16:16

CATAT! 2019, Jakarta-Surabaya Cukup 5 Jam!

PROKAL.CO, JAKARTA- Pemerintah terus berupaya meningkatkan pelayanan PT Kereta Api Indonesia untuk para…

Jumat, 23 Juni 2017 16:13

Mau Jadi Capres? AHY Harus Tunjukkan Kini Kerja Apa ?

PROKAL.CO, JAKARTA- Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) digadang-gadang sebagai calon presiden (capres).…

Jumat, 23 Juni 2017 16:08

Mendagri Puji KPK, Jaksa dan Polisi Kerja Apa?

PROKAL.CO, JAKARTA- Banyak pihak kecewa, malu dan terpukul atas ditangkapnya Gubernur Bengkulu nonaktif…

Jumat, 23 Juni 2017 16:02

Obama Liburan ke Bali, Tolak Pengaman VVIP

  PROKAL.CO, DENPASAR- Barack Obama kembali datang ke Bali. Cuma, kali ini Presiden ke-44 Amerika…

Jumat, 23 Juni 2017 09:21

Keterlibatan Setnov Menguat

JAKARTA - Upaya jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuktikan aliran uang…

Jumat, 23 Juni 2017 09:20

Kasasi Ditolak, Otto Kecewa

JAKARTA – Upaya pengajuan kasasi oleh Jessica Kumala Wongso ke Mahkamah Agung (MA) akhirnya kandas.…

Jumat, 23 Juni 2017 09:17

Tata Ulang Pendidikan Karakter Budaya

JAKARTA – Rencana untuk menggodok ulang full day school atau sekolah lima hari sampai sore bukan…

Rabu, 21 Juni 2017 18:03

UENAK TENAN, Penghasilan Anggota DPRD Naik Drastis

PROKAL.CO, JAKARTA- Para wakil rakyat di daerah kembali tersenyum lebar. Ini seiring resmi diberlakukannya…

Rabu, 21 Juni 2017 17:54

Detik-detik Si Cantik Nyonya Gubernur Terima Uang Suap Satu Kardus

  PROKAL.CO, JAKARTA- Lembaga pemberangus korupsi, Selasa (20/6) menangkap si cantik Lily Martiani…

Rabu, 21 Juni 2017 17:47

Istri Gubernur Ditangkap KPK, Meylani: Itu Kelakuan Aslinya

  PROKAL.CO, JAKARTA-  KPK menangkap istri Gubernur Bengkulu, Hj. Lily Martiani Maddari, karena…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .