MANAGED BY:
SELASA
26 JULI
HOME | UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 16 September 2013 09:10
BKD Dianggap Tak Transparan
TANA PASER  -  Ketua Komisi III DPRD Paser Miswan Thahadi meminta agar Badan Kepegawaian Daerah (BKD) transparan terkait penerimaan calon pegawai negeri sipil. Dirinya juga heran  mengapa terjadi  penyusutan kuota CPNS dari 130 menjadi 111 kursi, setelah adanya koreksi dari Bupati (seperti yang diungkapkan Kepala BKD Paser, Red).   Menurutnya hal itu sangat tidak wajar, mengingat Paser masih kekurangan pegawai, terutama bidang pelayanan.
 
“Sangat disayangkan. Mengapa kok malah ada penyusutan. Mengingat riil-nya kita masih banyak memerlukan pegawai yang berstatus PNS untuk menggerakkan birokrasi pemerintahan. Kalau sampai adanya pengurangan kuota, harus diperjelas itu, apa penyebabnya,” kata Miswan.
 
Politisi PKS itu juga berharap, pihak terkait harus bisa menjelaskan secara gamblang agar tak menjadi polemik di masyarakat. “Saya sendiri melihat bahwa di bidang pelayanan, masih banyak hal yang harusnya ditangani oleh PNS masih ditangani oleh honorer. Harusnya kesempatan menjadi PNS dibuka seluas-luasnya untuk mengurangi beban keuangan daerah,” urai pria ramah itu pada Kaltim Post.
 
Hal senada, diungkapkan LSM Lumbung Informasi Rakyat (LSM-Lira) Paser. Sekretarsi Lira, Susianto mengatakan, penyusutan formasi CPNS dari 130 menjadi 111 sangat menggelitik. Apalagi saat ini di daerah sedang gencar-gencarnya mengajukan formasi PNS sebanyak-banyaknya dari Pusat.
“Jika yang diajukan ribuan, mengapa setelah disetujui 130 malah minta 111. Ini kan jadi preseden buruk bagi BKD Paser sendiri. Memunculkan persepsi masyarakat ada ketidak jujuran dalam rekruitmen CPNS”.
 
“Persoalannya saat ini masyarakat sangat informatif terkait isu-isu sentral seperti penerimaan PNS, dengan semakin berkembangnya media sosial dan elektronik. Semua informasi bisa diakses dengan hanya memencet tombol klik saja di beberapa situs yang memberikan data akurat,” tuntas Santo, sapaan akrabnya. (nan/ind)
 

BACA JUGA
Selasa, 26 Juli 2016 13:34

Polisi Sulit Tangkap Bandar

BANDAR besar menargetkan Kaltim dan Kaltara menjadi pasar kristal haram. Namun, mereka sulit ditangkap…

Selasa, 26 Juli 2016 11:13

Siap Bangun Dua Tower Sinyal 3G

UJOH BILANG – Guna memperkuat sinyal 3G di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), pemerintah merencanakan…

Selasa, 26 Juli 2016 11:12

Buah Kerja Keras Bersama

BONTANG - Prestasi demi prestasi terus diukir Pemkot Bontang di bawah kepemimpinan Wali Kota Neni Moerniaeni…

Selasa, 26 Juli 2016 11:11

371 Pasukan Kuning Terima Bonus

KERJA keras petugas kebersihan atau yang akrab disebut pasukan kuning di Bontang dalam membersihkan…

Selasa, 26 Juli 2016 11:10

Daya Saing Kukar Harus Ditingkatkan

TENGGARONG – Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah membuka Musyawarah Rencana…

Selasa, 26 Juli 2016 11:09

40 Guru Dibekali Pengetahuan Tambahan

TENGGARONG - Sebagai persiapan keberangkatan menimba ilmu di Cambridge University (Inggris), sebanyak…

Selasa, 26 Juli 2016 11:08

Edi: Jangan Ada Pungli di Disdukcapil

TENGGARONG – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah mengingatkan,jangan ada pungutan…

Selasa, 26 Juli 2016 11:07

Lubang Tambang Gagalkan Adipura

TENGGARONG - Tak ingin berlama-lama larut dalam kekecewaan lantaran tak meraih penghargaan Adipura…

Selasa, 26 Juli 2016 11:07

Penilaian Adipura Naik Kelas

MENANGGAPI  kegagalan Pemkab Kukar meraih Adipura, Koordinator Jaringan Advokasi Tambang Nasional…

Selasa, 26 Juli 2016 11:06

Kulkas Korsleting, Mobil dan Rumah Hangus

TENGGARONG - Kebakaran akibat arus pendek listrik kembali terjadi di RT 10, Desa Sari Nadi, Blok…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia. All Right Reserved.