MANAGED BY:
MINGGU
28 AGUSTUS
HOME | UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 16 September 2013 09:10
BKD Dianggap Tak Transparan
TANA PASER  -  Ketua Komisi III DPRD Paser Miswan Thahadi meminta agar Badan Kepegawaian Daerah (BKD) transparan terkait penerimaan calon pegawai negeri sipil. Dirinya juga heran  mengapa terjadi  penyusutan kuota CPNS dari 130 menjadi 111 kursi, setelah adanya koreksi dari Bupati (seperti yang diungkapkan Kepala BKD Paser, Red).   Menurutnya hal itu sangat tidak wajar, mengingat Paser masih kekurangan pegawai, terutama bidang pelayanan.
 
“Sangat disayangkan. Mengapa kok malah ada penyusutan. Mengingat riil-nya kita masih banyak memerlukan pegawai yang berstatus PNS untuk menggerakkan birokrasi pemerintahan. Kalau sampai adanya pengurangan kuota, harus diperjelas itu, apa penyebabnya,” kata Miswan.
 
Politisi PKS itu juga berharap, pihak terkait harus bisa menjelaskan secara gamblang agar tak menjadi polemik di masyarakat. “Saya sendiri melihat bahwa di bidang pelayanan, masih banyak hal yang harusnya ditangani oleh PNS masih ditangani oleh honorer. Harusnya kesempatan menjadi PNS dibuka seluas-luasnya untuk mengurangi beban keuangan daerah,” urai pria ramah itu pada Kaltim Post.
 
Hal senada, diungkapkan LSM Lumbung Informasi Rakyat (LSM-Lira) Paser. Sekretarsi Lira, Susianto mengatakan, penyusutan formasi CPNS dari 130 menjadi 111 sangat menggelitik. Apalagi saat ini di daerah sedang gencar-gencarnya mengajukan formasi PNS sebanyak-banyaknya dari Pusat.
“Jika yang diajukan ribuan, mengapa setelah disetujui 130 malah minta 111. Ini kan jadi preseden buruk bagi BKD Paser sendiri. Memunculkan persepsi masyarakat ada ketidak jujuran dalam rekruitmen CPNS”.
 
“Persoalannya saat ini masyarakat sangat informatif terkait isu-isu sentral seperti penerimaan PNS, dengan semakin berkembangnya media sosial dan elektronik. Semua informasi bisa diakses dengan hanya memencet tombol klik saja di beberapa situs yang memberikan data akurat,” tuntas Santo, sapaan akrabnya. (nan/ind)
 

BACA JUGA

Sabtu, 27 Agustus 2016 08:39

TEROR DBD, Pasien Dirawat di Lorong

BONTANG  –  Sebanyak delapan pasien demam berdarah dengue (DBD) terpaksa dirawat di lorong lantai empat,…

Sabtu, 27 Agustus 2016 08:37

Listrik di Sangkulirang Bakal 24 Jam

SANGATTA  –  Kabar gembira bagi warga Sangkulirang, Kutim. Pelayanan listrik dari PLN…

Sabtu, 27 Agustus 2016 08:36

Pemekaran Kutara Jalan Terus

SANGATTA  -  Beberapa waktu lalu, DPRD dan Pemkab Kutim bermusyawarah soal defisit anggaran,…

Sabtu, 27 Agustus 2016 08:35

Digelontor Rp 1,5 M

BONTANG –  Akses jalan masuk bandara Bontang sudah mulai dikerjakan, dengan peningkatan akses…

Sabtu, 27 Agustus 2016 08:34

Usulkan Rp 3 M, Disetujui Rp 1 M

TANA PASER  –  Setelah mengalami berapa kali penundaan, akhirnya pemilihan kepala desa…

Sabtu, 27 Agustus 2016 08:34

Kedepankan Pelayanan

Kapolres Penajam Paser Utara (PPU) AKBP Teddy Ristiawan memastikan, jajarannya akan memberikan pelayanan…

Sabtu, 27 Agustus 2016 08:33

Duh, Pemadaman Bergilir Lagi

TANA PASER  – Pelanggan PLN di Kabupaten Paser, terutama di wilayah Tanah Grogot dan sekitarnya, kembali…

Sabtu, 27 Agustus 2016 08:33

Negatif Narkoba

TANA PASER  –  Mengantisipasi peredaran narkoba di lingkungan kerja, keluarga besar…

Sabtu, 27 Agustus 2016 08:32

Kemarau, Waspada Karhutla

PENAJAM – Dengan masuknya musim kemarau, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi ancaman…

Sabtu, 27 Agustus 2016 08:31

Gara-Gara Ini, Tiga Anggota Polisi Dipecat

SENDAWAR  -  Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Kutai Barat (Kubar) harus kehilangan tiga anggotanya.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia. All Right Reserved.