MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Senin, 19 Juni 2017 08:50
PSM VS BORNEO
Borneo FC Ingin Melepas Kutukan
AMBISI PESUT: Lerby Eliandry cs mendapat tantangan nyata dari sesama tim jago kandang Liga 1 saat ini. Borneo FC membidik kemenangan tandang pertama.

PROKAL.CO, MAKASSAR – Selipan gengsi nyatanya tidak bisa dilepas dari pertemuan PSM Makassar menjamu Borneo FC di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, malam ini (19/6). Tuan rumah ingin kembali ke puncak klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2017, sementara klub tamu mengejar victory tandang perdana.

‎Borneo belum pernah menang saat away, menderita empat kekalahan dan hanya dua kali seri. Dari enam kali kesempatan tandang, pasukan Dragan Djukanovic mencetak tujuh gol dan kebobolan 13 kali.

Torehan tersebut begitu mengganggu Pesut Etam bersaing di papan atas. Padahal, catatan kandang Borneo begitu impresif. Rekor 100 kemenangan dari empat kesempatan, Lerby Eliandry cs mencetak sembilan gol dan hanya sekali kebobolan. Rekor terbaik Borneo di klasemen Liga 1 sejauh ini pun hanya peringkat enam, yang didapat pada pekan pertama ketika menahan imbang tuan rumah PS TNI 2-2.

‎Pekan ke-11 menantang PSM, Borneo mendapat misi superberat. Juku Eja belum pernah menuai kekalahan atau seri tampil di kandang. Ferdinand Sinaga cs selalu menang dengan 11 gol dari lima laga—kebobolan dua. Di atas kertas, rekor tandang Borneo bisa jadi makanan empuk buat tuan rumah.

‎Satu-satunya modal Pesut Etam ialah kemenangan 2-0 musim lalu di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin. Momen tak terlupakan yang bisa menjadi pemantik semangat anak asuhan Dragan. Namun, pelatih asal Montenegro tersebut tak menjadikan rekor pertemuan itu nilai plus.

‎"Saya pikir kejadian musim lalu tidak berpengaruh besar. Materi pemain berbeda. Kami akan melawan PSM dengan kekuatan yang lebih besar," ujar Dragan.

‎Keangkeran Stadion Andi Mattalatta Mattoangin musim ini belum memiliki penawar. Arema FC, Persija Jakarta, Sriwijaya FC, Persela Lamongan, dan Persipura Jayapura harus pulang dengan kepala tertunduk setelah bermain di Makassar.

‎Tumbal Juku Eja pun tidak pilah-pilih. Tim sekelas Persipura dibantai 5-1. Kekalahan paling menyakitkan Mutiara Hitam musim ini. Dragan waspada namun tak menakutinya. "Kami berupaya tampil lepas dari tekanan PSM dan saya pastikan tidak akan bertahan. Hal yang buruk jika hanya mengandalkan serangan balik," ungkapnya.

‎Kunci permainan PSM sudah dikantongi Dragan. Juku Eja memiliki pemain asing yang punya mobilitas tinggi seperti Reinaldo da Costa, Marc Klok, dan Wllem Pluim. Cara jitu mengimbangi permainan lawan ialah dengan mematikan pergerakan ketiganya.

Terang saja, trio asing tersebut memiliki peran begitu sentral buat PSM. Pluim merupakan pemilik tembakan tertinggi Juku Eja saat ini dengan 36 tendangan. Diikuti Reinaldo (26), dan Klok (25). Hanya, persoalan tembakan masih jadi persoalan PSM saat ini. Dari total 170 tembakan, hanya 38 persen di antaranya mengarah ke gawang. Reinaldo memimpin produktivitas dengan total enam gol.

Klok dan Pluim juga aktor utama penguasaan bola klub dengan warna kebesaran merah tersebut. Hanya dua pemain itu yang memiliki angka operan di atas 300. Klok dengan total 356 sedangkan Pluim 354. Klok begitu impresif untuk urusan umpan pendek dengan tingkat akurasi mencapai 93 persen.

Borneo wajib mewaspadai aksi pemain asal Belanda tersebut. Pesepak bola 24 tahun tersebut berkontribusi memberikan 24 umpan kunci untuk PSM sejauh ini. Angka terdekat yakni 18 dari aksi Pluim.

Tidak hanya di sektor asing, pemain lokal PSM juga berkualitas. Terutama untuk pemain senior, PSM memiliki Hamka Hamzah dan Zulkifli Syukur yang bakal mengawal barisan pertahanan.

PSM satu dari lima klub Liga 1 yang belum kebobolan dua digit (7). Hamka begitu kuat dalam duel udara. Dari 19 upaya, dia memenangkan 79 persen di antaranya. Zulkifli bahkan lebih impresif dengan keberhasilan 81 persen dari 26 upaya. Recovery bola Zulkifli juga tertinggi di PSM dengan total 32, diikuti Klok (29) dan Muhammad Arfan (25).

Dragan menyadari segala kelebihan lawannya itu. Dia mendesak pemainnya tampil seefektif mungkin di Stadion Andi Mattalatta. "PSM punya pertahanan kuat. Tapi, kami akan bermain maksimal dan memanfaatkan peluang meski kecil," imbuh Dragan.

Lerby bisa menjadi andalan Dragan mengoyak gawang tuan rumah nanti malam. Pemain asli Samarinda tersebut telah mencetak tujuh gol dari total 17 tembakan sejauh ini.

Kepercayaan diri pun diungkapkan gelandang sekaligus kapten Borneo Ponaryo Astaman. Pemain yang pernah berseragam PSM itu tidak gentar menumbangkan mantan klubnya. "Kualitas materi pemain tidak jauh berbeda. Kalau strategi bisa berjalan baik, mencuri poin di kandang PSM bukan sesuatu yang mustahil," kata Popon, sapaannya.

Tentang rekor PSM yang selalu menang di kandang, Popon menyebutkan bukan hal yang menakutkan. Sebab, capaian tersebut sepadan dengan apa yang didapat Borneo sejauh ini. "Tim jago kandang akhirnya bertemu. Ini jadi tantangan bagi kami mengubah citra itu menjadi jago tandang," sebut Popon.

Terpisah, presiden Borneo Nabil Husein Said Amin mengharapkan tiga poin jadi hasil malam ini. Asa menembus AFC harus dijaga dengan kemenangan. "Harus ada poin di setiap pertandingan. Termasuk lawan PSM," ucapnya.

Dari kubu tuan rumah, pelatih PSM Robert Rene Alberts mengaku siap lahir batin menjamu Pesut Etam. Tiga poin jelas menjadi bidikan untuk meneruskan 100 persen kemenangan di laga kandang.

"Kami akan fokus sepanjang laga. Sedikit pun tidak menganggap enteng lawan," kata Alberts.

Meski diunggulkan, PSM dalam ketimpangan pemain muda. Reva Adi Utama dan Asnawi Mangkualam harus absen terkena akumulasi kartu. Keduanya merupakan andalan Alberts dalam laga-laga sebelumnya.

"Saya coba siapkan pemain muda lain. Kami masih punya Wasyiat Hasbullah dan Syafii," ungkapnya.

Dua kali kalah musim lalu, Alberts ingin membalas. Stadion Andi Mattalatta Mattoangin bisa jadi kuburan pas membenamkan Pesut Etam. "Ini sekaligus momen kami bangkit. Kami harus kembali ke puncak klasemen," pungkasnya. (*/abi/bby/k9)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 10:30

Mental Jadi Fokus Utama

BALIKPAPAN – Kendati mengaku terkendala minimnya anggaran, Ketua Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia…

Kamis, 23 November 2017 10:28

Momentum Cari Tambahan Skuad

JAKARTA - Livoli Divisi Utama segera bergulir kembali. Setelah sebelumnya ada informasi digelar di Banyuwangi,…

Kamis, 23 November 2017 10:21

CRISTIANOMALI

NICOSIA - Rekor baru dari seorang Cristiano Ronaldo sejatinya bukan hal aneh. Sudah terlalu sering.…

Kamis, 23 November 2017 10:19

Comeback yang di Luar Harapan

NITYA Krishinda Maheswari akhirnya melakoni comeback di level superseries setelah menjalani operasi…

Kamis, 23 November 2017 10:13

Rindukan Karier Basket

PENGGEMAR model Victoria's Secret tentu tak asing dengan perempuan ini. Namun, tak banyak yang tahu…

Kamis, 23 November 2017 10:12

CETAK BRACE, DIGANTI, GENDONG ANAK

Pemain Wigan Athelic Ryan Colclough mencetak dua gol pada kemenangan timnya atas Doncaster Rovers dini…

Kamis, 23 November 2017 08:19

Tetap di Kota Raja, Legenda?

ANINDITO Wahyu tak bisa dipisahkan dari sejarah panjang Mitra Kukar. Dia merupakan salah seorang pemain…

Kamis, 23 November 2017 08:17

AFC Restui Aceh World Solidarity Cup

BANDA ACEH - Turnamen sepak bola internasional "Aceh World Solidarity Cup" mendapat restu dari…

Kamis, 23 November 2017 08:16

RD Kian Dekat ke Sriwijaya FC

JAKARTA – Pelatih Rahmad Darmawan kabarnya kian dekat ke Sriwijaya FC, setelah berpisah dengan…

Rabu, 22 November 2017 10:46

Belum Bergigi di Eropa, Suarez Belum Panik

PENYERANG Barcelona Luis Suarez baru saja memutus rantai paceklik golnya di kancah domestik. Suarez…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .