MANAGED BY:
JUMAT
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Senin, 19 Juni 2017 10:10
TIPU-TIPU...!! Janjikan Rumah Jokowi, Ibu Dua Anak Dibui
MENIPU: GF (kiri) bersama anaknya saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Balikpapan, Sabtu (17/6). (POLRES FOR KALTIM POST)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Kasus penipuan dengan menawarkan rumah murah program Jokowi terjadi. Tersangkanya seorang ibu dua anak berinisial GF (40). Dijemput polisi setelah dua orang melaporkan dugaan penipuan ke Mapolsek Balikpapan Utara, akhir pekan lalu.

Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol Sopyan menjelaskan, perbuatan tersangka berlangsung pada 2016 silam. Bermodalkan pengalamannya sebagai marketing perumahan, GF merayu korban untuk membeli rumah di kawasan Karang Joang, Balikpapan Utara. Korban yang percaya, kemudian menyerahkan sejumlah uang untuk pembayaran uang muka rumah bertipe 36.

"Pelaku ini memanfaatkan pekerjaan sebelumnya. Dengan sejumlah berkas perusahaan. Jadi statusnya bukan karyawan perusahaan perumahan tersebut," terang Sopyan, kemarin (18/6).

Aksi GF terbongkar setelah korban yang pernah menyetorkan uang muka menagih janji rumah. Namun korban tidak bisa berkomunikasi dengan tersangka. Korban kemudian datang ke kantor pemasaran perumahan di Kelurahan Gunung Bahagia. Namun pihak perusahaan menyebut tidak ada rumah yang terdaftar atas nama korban.

"Dua pelapor mengaku kehilangan uang belasan hingga puluhan juta rupiah. Korban pertama menyetorkan Rp 15 juta sedangkan korban kedua Rp 30 juta. Sementara masih kami lakukan penyidikan apakah ada kemungkinan korban lainnya," ujarnya.

GF sendiri saat ditanya secara ketus menyebut melakukan tindakan tersebut lantaran terpaksa. Kondisi ekonominya sedang susah sejak rumah tangganya di ambang perceraian. Dia harus menafkahi dua orang anaknya yang masih duduk di bangku SMP dan SD.

"Terpaksa. Mau bagaimana lagi saya punya anak dua yang harus makan dan sekolah," ujarnya singkat. Anak pertama GF pun sejak awal tidak ingin lepas dari ibunya. Saban pemeriksaan, anaknya itu selalu di samping ibunya bahkan tidak mau melepas ketika diminta petugas saat pemeriksaan. (*/rdh/rsh/k18)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 09:06

REI Balik Kritik Pemkot Balikpapan, KOK BISA?

BALIKPAPAN - Para pengembang di Balikpapan tengah dalam sorotan. Ini setelah 25 pengembang mendapat…

Rabu, 20 September 2017 09:04

Baju dan Karung Beras Sumbat Drainase

BALIKPAPAN – Tuntutan agar Pemkot Balikpapan fokus memperbaiki drainase kota dijawab Wakil Wali…

Rabu, 20 September 2017 09:01

Cegah Pemutarbalikan Fakta Sejarah

BALIKPAPAN – Jelang peringatan Gerakan 30 September, Komando Distrik Militer (Kodim) Balikpapan…

Rabu, 20 September 2017 08:57

600 Karung Pakaian Bekas Disita

BALIKPAPAN – Tim Customs Bea Cukai Balikpapan, Senin (18/9), mengamankan KM Mampotu bermuatan…

Rabu, 20 September 2017 08:54

Oktober, Sekwan Baru Dilantik

BALIKPAPAN – Satu jabatan strategis, yakni sekretaris DPRD Balikpapan (sekwan) kini masih kosong.…

Rabu, 20 September 2017 08:53

Bawa Bom, Nelayan Ditangkap

BALIKPAPAN – Sat Polair Polres Balikpapan menangkap seorang warga Manggar, Balikpapan Timur lantaran…

Rabu, 20 September 2017 08:49

Platinum Hotel Tawarkan Monster Burger

BALIKPAPAN – Platinum Hotel Balikpapan menawarkan suasana makan nyaman dan bersahabat. Satu porsi…

Rabu, 20 September 2017 08:45

Berusaha Kabur, Residivis Ditembak

BALIKPAPAN - Junaidi alias Jojon (31) terpaksa dibantu petugas saat berjalan. Betis kirinya diperban.…

Rabu, 20 September 2017 08:41

Ditikam karena Saling Geber

BALIKPAPAN - Penikaman berujung kematian di depan Pasar Segar, Balikpapan Baru, Minggu (17/9) lalu,…

Rabu, 20 September 2017 08:39

Tugas di Samsat, Diajak Makan Malam Sopir Taksi

Rindu begitu dirasa karena jauh dari orangtua dan tanah kelahiran. Namun demikian, orangtuanya juga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .