MANAGED BY:
JUMAT
21 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Senin, 19 Juni 2017 10:10
TIPU-TIPU...!! Janjikan Rumah Jokowi, Ibu Dua Anak Dibui
MENIPU: GF (kiri) bersama anaknya saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Balikpapan, Sabtu (17/6). (POLRES FOR KALTIM POST)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Kasus penipuan dengan menawarkan rumah murah program Jokowi terjadi. Tersangkanya seorang ibu dua anak berinisial GF (40). Dijemput polisi setelah dua orang melaporkan dugaan penipuan ke Mapolsek Balikpapan Utara, akhir pekan lalu.

Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol Sopyan menjelaskan, perbuatan tersangka berlangsung pada 2016 silam. Bermodalkan pengalamannya sebagai marketing perumahan, GF merayu korban untuk membeli rumah di kawasan Karang Joang, Balikpapan Utara. Korban yang percaya, kemudian menyerahkan sejumlah uang untuk pembayaran uang muka rumah bertipe 36.

"Pelaku ini memanfaatkan pekerjaan sebelumnya. Dengan sejumlah berkas perusahaan. Jadi statusnya bukan karyawan perusahaan perumahan tersebut," terang Sopyan, kemarin (18/6).

Aksi GF terbongkar setelah korban yang pernah menyetorkan uang muka menagih janji rumah. Namun korban tidak bisa berkomunikasi dengan tersangka. Korban kemudian datang ke kantor pemasaran perumahan di Kelurahan Gunung Bahagia. Namun pihak perusahaan menyebut tidak ada rumah yang terdaftar atas nama korban.

"Dua pelapor mengaku kehilangan uang belasan hingga puluhan juta rupiah. Korban pertama menyetorkan Rp 15 juta sedangkan korban kedua Rp 30 juta. Sementara masih kami lakukan penyidikan apakah ada kemungkinan korban lainnya," ujarnya.

GF sendiri saat ditanya secara ketus menyebut melakukan tindakan tersebut lantaran terpaksa. Kondisi ekonominya sedang susah sejak rumah tangganya di ambang perceraian. Dia harus menafkahi dua orang anaknya yang masih duduk di bangku SMP dan SD.

"Terpaksa. Mau bagaimana lagi saya punya anak dua yang harus makan dan sekolah," ujarnya singkat. Anak pertama GF pun sejak awal tidak ingin lepas dari ibunya. Saban pemeriksaan, anaknya itu selalu di samping ibunya bahkan tidak mau melepas ketika diminta petugas saat pemeriksaan. (*/rdh/rsh/k18)


BACA JUGA

Kamis, 20 Juli 2017 10:07

Salahi Izin Kerja, WNA Terjaring Razia

BALIKPAPAN – Petugas Kantor Imigrasi Balikpapan melakukan razia di salah satu indekos Jalan Indrakila,…

Kamis, 20 Juli 2017 08:43

Lahan Tol Dikawal Polri-TNI

JALAN tol Samarinda–Balikpapan dengan panjang 99,2 kilometer ditargetkan Presiden Joko Widodo…

Kamis, 20 Juli 2017 08:28

Dugaan Korupsi RPU Menggantung

BALIKPAPAN - Dua kali Lebaran Idulfitri terlewati. Namun, kasus dugaan penggelembungan dana untuk pengadaan…

Kamis, 20 Juli 2017 08:27

Protes Kenaikan TDL, Warga Demo PLN

BALIKPAPAN – Kenaikan tarif dasar listrik (TDL) untuk golongan pelanggan 900 VA memang membebani…

Kamis, 20 Juli 2017 08:21

Pajak Kendaraan Menunggak, Bebas Biaya Denda

BALIKPAPAN – Masyarakat Balikpapan yang menunggak pembayaran pajak kendaraannya, segera lakukan…

Kamis, 20 Juli 2017 08:16

Pasar Pandan Sari Jadi Percontohan

BALIKPAPAN - Pasar Pandan Sari perlahan akan diperbaiki. Melalui program pasar sejahtera, akan menjadi…

Kamis, 20 Juli 2017 08:08

Hadiah Motor Ditambah

BALIKPAPAN - Mendekati hari-H, jumlah hadiah yang bisa didapatkan peserta Fun Walk dan Fun Bike HUT…

Kamis, 20 Juli 2017 08:06

Kesbangpol Pastikan HTI Tidak Terdaftar

BALIKPAPAN – Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan memastikan ormas Hizbut…

Kamis, 20 Juli 2017 08:04

Tenaga Kerja Serbu Balikpapan

BALIKPAPAN – Masyarakat Balikpapan harus siap bersaing dengan tenaga kerja dari luar kota. Meski…

Kamis, 20 Juli 2017 08:00

Minta Sistem Zonasi Dihapus

BALIKPAPAN – Sebanyak 25 calon siswa baru yang belum diterima di sekolah negeri masih harap-harap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .