MANAGED BY:
SELASA
24 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Minggu, 18 Juni 2017 06:34
Memahami Makna di Balik Seni Instalasi

PROKAL.CO, class="Default">’’Art speaks where words are unable to explain.’’ - Mathiole.

SENI emang selalu menarik diamati. Bukan sekadar karya, hampir setiap seni pasti punya makna yang ingin disampaikan. Termasuk seni instalasi. Seni yang dikonstruksi dari beberapa benda itu sering kali dinikmati sebagai objek foto yang unik. Padahal, seni instalasi menyimpan banyak pesan kritis yang ingin disampaikan sang seniman. Nah, kayak gimana sih sebenarnya seni instalasi ini? (may/c14/als)

Ruang di Dalam Ruang

’’Pada dasarnya, seni instalasi adalah seni yang membangun ruang di dalam ruang,’’ ujar Setu Legi, seniman asal Jogjakarta. Menurut dia, seni instalasi dibangun dengan metode konstruktif untuk menyampaikan suatu gagasan. ’’Dalam metodenya, nggak tertutup kemungkinan digabungkan berbagai elemen bersamaan seperti visual, bunyi, aroma, sinar, angin, dan sesuatu yang bergerak. Jadi, karya itu mampu berinteraksi dengan publik dalam menyampaikan pesannya,’’ jelas Setu yang lulusan Desain Komunikasi Visual ISI.

Mulai Mewarnai Seni Indonesia

Seni instalasi ada sejak 1917 ketika Marcel Duchamp, seniman asal Prancis, membangun urinal porselen berjudul Fountain. Meski berasal dari perkembangan seni rupa kontemporer di negara Barat, seni instalasi akhirnya turut mewarnai kesenian di Indonesia. Kemunculan awalnya ditandai dengan Gerakan Seni Rupa Baru pada 1975. Gerakan itu bertujuan memperluas jenis seni rupa sehingga macamnya bukan hanya seni patung atau lukis. Beberapa seniman pun mulai mengkritisi isu sosial pada masa itu. Sebut aja Tisna Sanjaya dengan karyanya yang mengkritisi kurangnya pelestarian lingkungan berjudul Installation of Growth (1996).

Makin diwadahi tapi Minim Ekplorasi

Seni instalasi makin memiliki tempat di Indonesia. Terbukti, makin banyak ekshibisi atau acara yang menjadi wadah untuk karya seni instalasi. Misalnya, Art Jog,  Indonesian Contemporary Art and Design (ICAD), Pasar Seni ITB, dan ekshibisi lainnya. Sayangnya, menurut Setu Legi, eksplorasi seniman Indonesia terhadap seni instalasi terbilang masih sedikit. ’’Karena keberadaan seni instalasi ini cukup dipengaruhi situasi sosial politik, agama, problem lingkungan hidup, dan human rights, nggak begitu banyak seniman Indonesia yang tertarik mengeksplorasi teknis ini. Selain besar, produksinya rumit dan susah dijual,’’ jelas Setu Legi.

Mengapresiasi lewat Ekshibisi

Dulu masyarakat melihat seni instalasi sebagai sesuatu yang abstrak sehingga sulit menikmati atau bahkan mengapresiasinya. Namun, dengan banyaknya ekshibisi dan pameran seni yang mewadahi seni instalasi, apresiasi masyarakat pun makin bertambah.  Mulai sekadar melihat-lihat hingga –yang paling banyak terlihat– berfoto-foto. ’’Walau belakangan ini karya seni cuma jadi background  foto, menurutku, itu sah-sah aja kok. Soalnya, itulah cara paling mudah mengenalkan seni kepada masyarakat luas,’’ tutur Wedhar Riyadi, seniman asal Jogja.

loading...

BACA JUGA

Senin, 23 April 2018 08:44

Bidik Kemenangan di Kancah Nasional

SATU lagi ekstrakurikuler kece berasal dari SMA 11 Samarinda (Smabas) yang punya segudang prestasi,…

Senin, 23 April 2018 08:41

Waduh, Soal Bahasa Inggris kok Salah Grammar?

AYO angkat tangan, siapa yang merasa pelajaran bahasa Inggris sulit? Well, enggak cuma jawabannya yang…

Senin, 23 April 2018 08:34

Kejar Ketertinggalan Literasi Indonesia melalui Ekskul Jurnalistik

Oleh : Sherin - SMPIT Yayasan Pendidikan Al Istiqamah (YPAIT) BalikpapanENGGAK bisa dimungkiri, banyak…

Minggu, 22 April 2018 07:43

Modif Ringan, Garang di Lintasan

SEKILAS, Honda Brio milik Bhakti W. dan Honda Jazz milik Danis Herlambang tampak seperti city car biasa.…

Sabtu, 21 April 2018 06:35

Edisi Spesial Kartini

Selamat Hari Kartini! Sebelum masa kini, perempuan dipandang sebagai sosok yang lemah dan enggak perlu…

Sabtu, 21 April 2018 06:31

Bangun Keakraban dan Solidaritas Seluruh Angkatan

Rasanya enggak lengkap kalau bertanding tanpa dukungan. Makanya, setiap sekolah berlomba-lomba menyatukan…

Jumat, 20 April 2018 07:21

Turn On The Beach Vibes

’’SURF music is actually just the sound of the waves played on a guitar: that wet, splashy…

Jumat, 20 April 2018 07:09

Meet the Artist

MENGUSUNG warna musik yang unik dan tema-tema lagu yang berfokus sekitar wilayah pesisir, surf music…

Jumat, 20 April 2018 07:04

Pertamina Goes to Campus: Politeknik Negeri Samarinda

UNTUK mendorong kreativitas generasi Z di Kalimantan, Pertamina menggelar program kece bertajuk Pertamina…

Jumat, 20 April 2018 06:59

WHAT THEY SAID

YUHUU! Pertamina Goes to Campus 2018 berlangsung meriah karena mendatangkan dua speaker keren yang berbagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .