MANAGED BY:
RABU
16 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Minggu, 18 Juni 2017 06:34
Memahami Makna di Balik Seni Instalasi

PROKAL.CO, class="Default">’’Art speaks where words are unable to explain.’’ - Mathiole.

SENI emang selalu menarik diamati. Bukan sekadar karya, hampir setiap seni pasti punya makna yang ingin disampaikan. Termasuk seni instalasi. Seni yang dikonstruksi dari beberapa benda itu sering kali dinikmati sebagai objek foto yang unik. Padahal, seni instalasi menyimpan banyak pesan kritis yang ingin disampaikan sang seniman. Nah, kayak gimana sih sebenarnya seni instalasi ini? (may/c14/als)

Ruang di Dalam Ruang

’’Pada dasarnya, seni instalasi adalah seni yang membangun ruang di dalam ruang,’’ ujar Setu Legi, seniman asal Jogjakarta. Menurut dia, seni instalasi dibangun dengan metode konstruktif untuk menyampaikan suatu gagasan. ’’Dalam metodenya, nggak tertutup kemungkinan digabungkan berbagai elemen bersamaan seperti visual, bunyi, aroma, sinar, angin, dan sesuatu yang bergerak. Jadi, karya itu mampu berinteraksi dengan publik dalam menyampaikan pesannya,’’ jelas Setu yang lulusan Desain Komunikasi Visual ISI.

Mulai Mewarnai Seni Indonesia

Seni instalasi ada sejak 1917 ketika Marcel Duchamp, seniman asal Prancis, membangun urinal porselen berjudul Fountain. Meski berasal dari perkembangan seni rupa kontemporer di negara Barat, seni instalasi akhirnya turut mewarnai kesenian di Indonesia. Kemunculan awalnya ditandai dengan Gerakan Seni Rupa Baru pada 1975. Gerakan itu bertujuan memperluas jenis seni rupa sehingga macamnya bukan hanya seni patung atau lukis. Beberapa seniman pun mulai mengkritisi isu sosial pada masa itu. Sebut aja Tisna Sanjaya dengan karyanya yang mengkritisi kurangnya pelestarian lingkungan berjudul Installation of Growth (1996).

Makin diwadahi tapi Minim Ekplorasi

Seni instalasi makin memiliki tempat di Indonesia. Terbukti, makin banyak ekshibisi atau acara yang menjadi wadah untuk karya seni instalasi. Misalnya, Art Jog,  Indonesian Contemporary Art and Design (ICAD), Pasar Seni ITB, dan ekshibisi lainnya. Sayangnya, menurut Setu Legi, eksplorasi seniman Indonesia terhadap seni instalasi terbilang masih sedikit. ’’Karena keberadaan seni instalasi ini cukup dipengaruhi situasi sosial politik, agama, problem lingkungan hidup, dan human rights, nggak begitu banyak seniman Indonesia yang tertarik mengeksplorasi teknis ini. Selain besar, produksinya rumit dan susah dijual,’’ jelas Setu Legi.

Mengapresiasi lewat Ekshibisi

Dulu masyarakat melihat seni instalasi sebagai sesuatu yang abstrak sehingga sulit menikmati atau bahkan mengapresiasinya. Namun, dengan banyaknya ekshibisi dan pameran seni yang mewadahi seni instalasi, apresiasi masyarakat pun makin bertambah.  Mulai sekadar melihat-lihat hingga –yang paling banyak terlihat– berfoto-foto. ’’Walau belakangan ini karya seni cuma jadi background  foto, menurutku, itu sah-sah aja kok. Soalnya, itulah cara paling mudah mengenalkan seni kepada masyarakat luas,’’ tutur Wedhar Riyadi, seniman asal Jogja.


BACA JUGA

Senin, 14 Agustus 2017 09:19

Saya Bangga Jadi Pramuka

SELAMAT Hari Pramuka! Hayo, siapa yang masih rajin ikut Pramuka? Eits, sebenarnya kegiatan Pramuka itu…

Senin, 14 Agustus 2017 09:14

Mereka yang Masih Setia

MESKI harus bersaing dengan kegiatan anak muda yang dianggap lebih kekinian, Pramuka justru punya fans…

Minggu, 13 Agustus 2017 08:01

What Zetizen Say?

INSTRUKSI mudah serta bisa dimainkan kapan aja dan dimana pun, bikin Mobile Legend digandrungi! Moba…

Sabtu, 12 Agustus 2017 07:37

Memanusiakan Mereka yang Terlupa

KEDATANGAN  tim Zetizen disambut rintihan seorang lelaki berusia sekitar 20 tahun. Kaus abu-abunya…

Sabtu, 12 Agustus 2017 07:33

Did You Know?

SADAR  nggak sih bahwa jalanan di Kota Surabaya bersih dari gelandangan, pengamen, hingga anak…

Sabtu, 12 Agustus 2017 07:32

Bikin Anjing Peliharaan Jadi Friendly

Siapa sih yang enggak gemas lihat anjing dan tingkahnya yang lucu? Sifatnya yang setia juga bikin kita…

Sabtu, 12 Agustus 2017 07:30

Salurkan Hobi dengan Cara Positif

Siapa yang suka dengan dunia balap? Daripada menghabiskan waktu dengan kebut-kebutan di jalan, kayaknya…

Sabtu, 12 Agustus 2017 07:28

Peroleh Banyak Ilmu dengan Berorganisasi

Lahir di Samarinda pada 16 Juli 2001, aku tumbuh menjadi orang yang mudah bergaul dan menerima orang-orang…

Jumat, 11 Agustus 2017 09:46

Harapan dan Ilmu Baru lewat Tilawah

Oleh: Muhammad Miftahul Ihsan - Universitas Mulawarman SamarindaBERAWAL dari terbiasa menjadi muazin…

Jumat, 11 Agustus 2017 09:41

Helm Pahlawan Hilang Beserta Sejarahnya

BEBERAPA waktu lalu, Kota Tepian dihebohkan dengan peristiwa belasan helm baja seberat dua kilogram…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .