MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Minggu, 18 Juni 2017 06:34
Memahami Makna di Balik Seni Instalasi

PROKAL.CO, class="Default">’’Art speaks where words are unable to explain.’’ - Mathiole.

SENI emang selalu menarik diamati. Bukan sekadar karya, hampir setiap seni pasti punya makna yang ingin disampaikan. Termasuk seni instalasi. Seni yang dikonstruksi dari beberapa benda itu sering kali dinikmati sebagai objek foto yang unik. Padahal, seni instalasi menyimpan banyak pesan kritis yang ingin disampaikan sang seniman. Nah, kayak gimana sih sebenarnya seni instalasi ini? (may/c14/als)

Ruang di Dalam Ruang

’’Pada dasarnya, seni instalasi adalah seni yang membangun ruang di dalam ruang,’’ ujar Setu Legi, seniman asal Jogjakarta. Menurut dia, seni instalasi dibangun dengan metode konstruktif untuk menyampaikan suatu gagasan. ’’Dalam metodenya, nggak tertutup kemungkinan digabungkan berbagai elemen bersamaan seperti visual, bunyi, aroma, sinar, angin, dan sesuatu yang bergerak. Jadi, karya itu mampu berinteraksi dengan publik dalam menyampaikan pesannya,’’ jelas Setu yang lulusan Desain Komunikasi Visual ISI.

Mulai Mewarnai Seni Indonesia

Seni instalasi ada sejak 1917 ketika Marcel Duchamp, seniman asal Prancis, membangun urinal porselen berjudul Fountain. Meski berasal dari perkembangan seni rupa kontemporer di negara Barat, seni instalasi akhirnya turut mewarnai kesenian di Indonesia. Kemunculan awalnya ditandai dengan Gerakan Seni Rupa Baru pada 1975. Gerakan itu bertujuan memperluas jenis seni rupa sehingga macamnya bukan hanya seni patung atau lukis. Beberapa seniman pun mulai mengkritisi isu sosial pada masa itu. Sebut aja Tisna Sanjaya dengan karyanya yang mengkritisi kurangnya pelestarian lingkungan berjudul Installation of Growth (1996).

Makin diwadahi tapi Minim Ekplorasi

Seni instalasi makin memiliki tempat di Indonesia. Terbukti, makin banyak ekshibisi atau acara yang menjadi wadah untuk karya seni instalasi. Misalnya, Art Jog,  Indonesian Contemporary Art and Design (ICAD), Pasar Seni ITB, dan ekshibisi lainnya. Sayangnya, menurut Setu Legi, eksplorasi seniman Indonesia terhadap seni instalasi terbilang masih sedikit. ’’Karena keberadaan seni instalasi ini cukup dipengaruhi situasi sosial politik, agama, problem lingkungan hidup, dan human rights, nggak begitu banyak seniman Indonesia yang tertarik mengeksplorasi teknis ini. Selain besar, produksinya rumit dan susah dijual,’’ jelas Setu Legi.

Mengapresiasi lewat Ekshibisi

Dulu masyarakat melihat seni instalasi sebagai sesuatu yang abstrak sehingga sulit menikmati atau bahkan mengapresiasinya. Namun, dengan banyaknya ekshibisi dan pameran seni yang mewadahi seni instalasi, apresiasi masyarakat pun makin bertambah.  Mulai sekadar melihat-lihat hingga –yang paling banyak terlihat– berfoto-foto. ’’Walau belakangan ini karya seni cuma jadi background  foto, menurutku, itu sah-sah aja kok. Soalnya, itulah cara paling mudah mengenalkan seni kepada masyarakat luas,’’ tutur Wedhar Riyadi, seniman asal Jogja.


BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 08:55

Berbagi Ilmu Fotografi di Kelas Pagi

BERANGKAT dari hobi, fotografi juga bisa digeluti hingga menjadi pekerjaan tetap. Apalagi di era di…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:52

Waktunya Smaven Unjuk Gigi

LOHA everybody! Zetizen bakal kembali menggelar event pencarian Duta Fino 2017 lagi, lho. Bagi yang…

Kamis, 19 Oktober 2017 08:55

Selamatkan Karya Seni!

PERNAH terpikir nggak dikemanakan karya seni yang selama ini dibuat? Kalau kalian berpikir bahwa karya…

Kamis, 19 Oktober 2017 08:52

Jauhkan Pameran dari Kata Bosan

KUASA Ingatan tidak hanya menjadi ajang pameran bagi seniman. Jauh dari itu, Kuasa Ingatan hadir sebagai…

Kamis, 19 Oktober 2017 08:50

Inisiatif Siswa Rindangkan Sekolah

"YOUTH can do" tampaknya bukan lagi sekadar slogan yang dielu-elukan oleh Green Generation Balikpapan.…

Rabu, 18 Oktober 2017 09:24

Berprestasi dalam Sunyi

MESKI kesetaraan terhadap kaum Tuli makin banyak digaungkan, diskriminasi terhadap mereka kadang masih…

Rabu, 18 Oktober 2017 09:15

Panggil Saja Kami Tuli

SELAMA ini kita kerap mendengar istilah tunarungu dan tuli. Bagi masyarakat kebanyakan, penggunaan istilah…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:14

Bring the Dance to Fashion Show

WHO doesn’t love fashion show? Yap, siapa pun pasti betah lihat para talent melakukan catwalk…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:12

Regulasi Biore Zetizen Cherry Sakura Girls Squad 2K17

TERTARIK ikut kompetisi fashion dance? Kamu bisa ikut Biore Zetizen Cherry Sakura Girls Squad 2k17.…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:08

They Did It

MESKI namanya masih asing, sebenarnya fashion dance banyak dilakukan loh. Bahkan, udah ada beberapa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .