MANAGED BY:
JUMAT
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Jumat, 16 Juni 2017 08:57
Antusias Berbagi Semangat, Tetap Menulis saat Sakit

Mengenang Survivor Kanker, Tri Wahyuni Zuhri

KEHILANGAN: Nur Aisyah tak dapat menyembunyikan duka yang menimpanya kemarin. Tri Wahyuni Zuhri (inset). (alan rusandi/kp)

PROKAL.CO, Tri Wahyuni Zuhri, dia dikenal sebagai penulis, blogger, sekaligus survivor kanker. Banyak karya dan penghargaan yang dia dapat selama ini. Namun, perjuangannya melawan kanker telah berakhir. Kemarin (15/6), pejuang kanker tiroid tersebut berpulang ke ribaan Yang Maha Kuasa.

NOVITA INDRIANI, Samarinda

KESEDIHAN tak dapat disembunyikan dari wajah Nur Aisyah. Tubuh rentanya tampak lemah, lirih dia bercerita tentang putri ketiganya yang akrab disapa Yayuk tersebut. “Sudah hilang orangnya, dia sudah pulang. Ya Allah, anakku,” ucapnya menahan tangis.

Aisyah mengatakan, setengah bulan terakhir, Yayuk dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS). Empat tahun sudah dia bertarung melawan kanker tiroid, yang telah menyebar ke tulang dan jantung. “Karena sudah menyebar ke jantung, jadinya dia sering sesak. Sejak dini hari tadi, dia sesak napas, tapi masih bisa berzikir, menyebut nama Allah. Dan pukul 05.00 dia meninggal dunia,” ujarnya.

Selama 2,5 tahun terakhir ini, Yayuk hanya bisa berbaring di kamar. Namun, semangatnya masih tinggi. Aisyah mengatakan, satu-satunya anak perempuannya tersebut, selalu semangat untuk menulis. Walaupun sakit, dia juga tidak pernah meninggalkan kewajibannya sebagai ibu.

“Anaknya ada tiga orang, walau sakit dia tetap menemani anak-anaknya belajar. Yayuk itu senang menulis sejak kecil, keturunan mengikuti kakeknya yang juga penulis,” tuturnya. Salah satu teman Yayuk di sebuah komunitas Cancer Information and Support Center (CISC) Kaltim, Sawiningtyas turut menceritakan sosok Yayuk. Dia dikenal sebagai perempuan yang menginspirasi. Yayuk adalah salah satu penggagas CISC di Kaltim. Bersama survivor kanker lainnya, dia menggandeng dr Samuel Kelvin Ruslim SpOnk dan dr Zainal Abidin SpB(K)Onk dalam komunitas tersebut.

“Walaupun sakit dan hanya bisa berbaring, tetapi antusiasnya sebagai survivor kanker sangat luar biasa. Februari lalu, kami mengadakan acara memperingati Hari Kanker Sedunia. Di acara tersebut, dia bertugas sebagai sekretaris dan tetap hadir ke tempat acara, menggunakan bunker dipan. Dia selalu antusias berbagi semangat dengan orang lain,” ucap perempuan berjilbab tersebut.

Ditambahkan oleh Ellie Hasan, dia mengatakan, Yayuk merupakan adik kelasnya saat di SMA 1 Samarinda. Selama ini, mereka berkomunikasi lewat media sosial, karena kesibukan masing-masing membuat mereka jarang bertemu. Namun, komunikasi tetap intens melalui media sosial.

“Kami bertemu di sebuah acara Hari Kanker Sedunia. Sehari setelah acara itu saya ke rumahnya dan saling curhat, kami juga sharing buku Aku Curhat Tentang Aku, Yuni curhat tentang dia.                       

Sampai kami sharing buku yang menjadi pengingat dan motivasi, bahwa hidup itu adalah anugerah. Apapun itu harus disyukuri dan setiap waktu harus diupayakan agar bahagia,” ungkapnya. Bagi Ellie, Yayuk adalah perempuan yang sangat menginspirasi dan sangat kuat. Meski sakit tapi masih sangat produktif menulis, menyemangati teman-teman sesama pejuang kanker, dan terus menemani anak-anaknya.

Ellie melanjutkan, hal yang paling hebat dari Yayuk adalah bisa bertahan dan terus bertahan dengan sangat baik, melampaui tuduhan dan perkiraan para dokter. Dengan kanker stadium lanjut, Yayuk bisa bertahan selama empat tahun. “Meski sakit dia tetap produktif menulis, setahu saya ada tiga buku yang dia hasilkan selama sakit menderita sakit lumayan berat beberapa tahun ini. Dia masih aktif mengedukasi dengan memaksimalkan yang ada, memanfaatkan laptop, handphone, dan media sosial, dia menjangkau banyak orang. Hidupnya membawa kebaikan, ilmu, pengalaman, semangat, dan manfaat,” tegas perempuan manis itu.

Selama hidupnya, Yayuk mendapatkan banyak penghargaan. Dia pernah menjadi finalis Kartini Next Generation pada 2015. Dia juga telah memiliki banyak karya tulis. Di tengah sakitnya, “Tentang Sebuah Rasa” adalah salah satu buku terbaru karya Yayuk yang terbit pada Mei Lalu. (lihat grafis). (riz/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 16 September 2017 08:15

Kembali ke Daerah, Siap Tugas di Daerah Terpencil

Mengenakan jas putih, khas para dokter, lalu menolong seseorang yang sedang sakit, menjadi mimpi Rizka…

Rabu, 13 September 2017 08:40

Hitung Rokok Tiap Hari, lalu Rehabilitasi Perokok Berat

Menghilangkan ‘budaya’ merokok rasanya seperti hal mustahil. Itu yang dirasakan Ni Made…

Selasa, 12 September 2017 08:10

Sempat Ditolak, Kini Warga Sadar Pentingnya Septic Tank

Sanitasi di wilayah pesisir jadi masalah kompleks. Ini turut dialami Darmawati. Dia harus mengubah perilaku…

Senin, 11 September 2017 09:09

Berantas Campak dengan Kecapi

Sebagai surveilans campak, perawat Puskesmas Klandasan Ilir ini merasa perlu mempertajam data, sekaligus…

Sabtu, 09 September 2017 07:48

Pacaran yang Menghasilkan, Beli Delapan Mobil dari Video Komedi

Menjadi miliarder pada usia muda bukan cerita sinetron belaka. Sejoli mahasiswa dari Universitas Mulawarman…

Sabtu, 09 September 2017 07:41

Mengulik Perjalanan Film sampai Workshop di Busan

Pertengahan Juli lalu menjadi momen berkesan bagi Abdillah Farhan. Mewakili Indonesia menjadi peserta…

Sabtu, 09 September 2017 07:37

Tak Bisa Berpisah Lama, Ikut Hash Selalu Berdua

Dari lari jatuh ke hati. Berkawan hingga berjodoh. Begitulah yang dialami pasangan satu ini. Benih cinta…

Jumat, 08 September 2017 08:44

Bikin Buku agar Jumlah Gigi Sehat hingga Karang Gigi Terpantau

Mungkin tak banyak orang tahu kalau kesehatan gigi dan mulut juga penting untuk ibu hamil. Hal itulah…

Kamis, 07 September 2017 08:54

Ubah Tata Cara Minum Obat Setiap 8 Jam dengan e-Ticket

Banyak penyakit bertambah parah akibat salah mengonsumsi obat. Hal ini menggugah Suci Laraswitasari…

Rabu, 06 September 2017 08:57

Lawan Paradigma hingga Keterbatasan Dana

Masyarakat kerap salah paham seputar nutrisi kepada buah hati. Pemerintah pun gencar menggalakkan program…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .