MANAGED BY:
JUMAT
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 13 Juni 2017 10:37
Dikejar Pakai Parang, Cebur ke Sungai, Jenazahnya Larut hingga Dua Kilometer
DITEMUKAN: Jasad Ramadhani yang hilang sejak Jumat (9/6) malam ditemukan Senin (12/6). Jasadnya dibawa ke RSUD AW Sjahranie untuk divisum.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Upaya pencarian jasad Ramadhani, pemuda yang melompat ke Sungai Mahakam setelah dikejar pria berparang, membuahkan hasil. Hilang di perairan Loa Buah, Sungai Kunjang, Jumat (9/6), jasadnya baru ditemukan di dermaga PT Sumalindo, Jalan Cipto Mangunkusumo, Sengkotek, Loa Janan Ilir, Senin (12/6). Jarak antara lokasi hilang dan penemuan mencapai lebih 2 kilometer.

"Kondisinya sudah membengkak dan berada di tengah sungai," ucap Kepala Seksi Operasional Basarnas Kaltimra Octavianto. Jasad tersebut dipastikan Ramadhani setelah petugas mencocokkan ciri-cirinya. Seperti pakaian yang digunakan. Tubuhnya ditemukan mengapung dengan kondisi punggung di permukaan air.

Sementara itu, keluarga dan kerabat korban tampak histeris ketika menyaksikan jasad pemuda 19 tahun itu diangkat ke daratan. Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh Ramadhani. Hanya, guna melengkapi pemeriksaan, petugas membawa jasad Ramadhani ke RSUD AW Sjahranie untuk divisum.

Sunarti (48), bibi Ramadhani, menjelaskan, selama ini almarhum dikenal sangat peduli dengan keluarga. "Dia asal Sulawesi, di sini (Samarinda) sudah tiga tahun," tuturnya. Lanjut dia, korban bakal dimakamkan di pemakaman umum di kawasan Loa Buah. Sunarti mengatakan, pemakaman itu sudah sesuai permintaan almarhum semasa hidup. Ramadhani pernah berwasiat ingin dikuburkan di sebelah makam keluarganya yang sudah lebih dulu berpulang.

Diwartakan sebelumnya, Ramadhani bersama dua rekannya, Faisal dan Naib, menyambangi deretan kapal tunda yang sedang berlabuh. Itu setelah mereka mengantarkan rekannya yang bekerja di kawasan Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu). Berdasarkan keterangan Faisal, di sanalah, Ramadhani dikejar oleh seseorang yang mengacungkan parang. Bermaksud melarikan diri, Ramadhani malah tercebur ke Sungai Mahakam.

Sempat muncul tengara mereka sedang merompak deretan kapal yang bersadar tersebut. Hanya, hingga Senin (12/6), Naib dan Faisal yang diperiksa kepolisian membantah tudingan tersebut. “Tidak mungkin membajak. Jeriken dan lainnya juga tidak bawa,” sebut Naib. Pria yang tinggal di kawasan Loa Janan Ilir itu menyebut, mereka sudah berhenti setelah beberapa kali mendapat teguran tetangga.

Kapolsekta Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda Kompol Ervin Suryatna membenarkan temuan jasad Ramadhani. “Ya, tapi lebih jauhnya kami belum bisa beberkan,” terang Ervin. Polisi juga masih menunggu apakah ada indikasi penganiayaan dari oknum penyerang yang diduga sebagai anak buah kapal (ABK). (*/dra/ndy/k8)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 14:28

Jalani Pengobatan, Terdakwa Pengeroyokan Tetap Ditahan

SAMARINDA - Setelah sempat tersiar kabar di ranah polisi seorang pelaku pengeroyokan yakni Faishal Riedza…

Rabu, 20 September 2017 11:21

Isran Noor Gaet Hadi Mulyadi di Pilgub 2018

JAKARTA – Geliat konsolidasi jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 kian hangat. Belakangan,…

Rabu, 20 September 2017 09:06

Pemprov Ambil Alih Pengelolaan PPI

SAMARINDA – Untuk memperluas sayap bisnis di kompleks Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Selili,…

Rabu, 20 September 2017 09:05

Turut Embat Motor Keluarga

SAMARINDA – Berusia masih belia, kelakuan NU (13) dan AD (15) bikin geleng kepala. Masih duduk…

Rabu, 20 September 2017 09:04

MA Tenggak Enam Obat Peluruh Kandungan

Rangkaian momen aksi keji pengguguran dan pembuangan bayi perempuan oleh pasangan kekasih Agung Purnomo…

Rabu, 20 September 2017 09:02

12 Pemuda Tanpa Identitas Terjaring

SAMARINDA pernah mendapat predikat minor sebagai kota tak aman kedua di Indonesia. Kota Tepian dengan…

Rabu, 20 September 2017 09:00

Bisa Penuhi Hasrat Bermusik Publik

SAMARINDA – Perlahan sekitaran pohon beringin besar di tepian Sungai Mahakam, Jalan RE Martadinata,…

Rabu, 20 September 2017 08:59

Pilih Kontraktor Jangan Gegabah

SAMARINDA – Porsi besar anggaran pengendalian banjir dalam anggaran lebihan di APBD Perubahan…

Rabu, 20 September 2017 08:57

Setiap Hari Perlu 1.000 Ton

TIGA investor beda negara menyatakan kesediaan mengelola sampah di Samarinda menjadi sumber pembangkit…

Rabu, 20 September 2017 08:57

Belum Optimal karena Minim Sosialisasi

PROGRAM kota berjaringan internet alias smart city terus digeber. Terdekat, ada dua program prioritas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .