MANAGED BY:
SABTU
24 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Selasa, 13 Juni 2017 12:09
WASPADALAH...!! Lebaran Mendekat, Perampok Makin Nekat

PROKAL.CO, Meningkatnya perputaran uang membuat perampokan jadi kejahatan yang khas jelang Lebaran.

PERISTIWA peroncean mendadak viral akhir pekan lalu. Aksi perampokan sadis terjadi di SPBU Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Jumat (9/6) siang. Akibat peristiwa tersebut, Davidson Tantono (30), warga Kelapa Dua, Tangerang, tewas ditembak di bagian kepalanya oleh para perampok.

Dari tangan korban, para perampok tersebut merampas uang Rp 350 juta yang baru diambil di bank. Diduga, korban sudah diikuti pelaku sejak dari sebuah bank di kawasan Jakarta Barat. Pelaku perampokan ini diduga berjumlah empat orang. Mereka menggunakan dua sepeda motor.

Sebelumnya, pada Jumat (2/6), perampokan juga terjadi di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Sopir mobil boks perusahaan rokok nasional bernama Rudianto nekat merekayasa perampokan uang Rp 500 juta milik perusahaannya dengan melibatkan dua orang suruhannya. Pelaku ditangkap kurang dalam 24 jam.

Dari hasil penyidikan polisi, pelaku mengaku membutuhkan sejumlah uang untuk memenuhi kebutuhan diri dan keluarganya. Meningkatnya transaksi keuangan menyambut Lebaran disebut jadi andil munculnya perampokan. Kepada Kaltim Post, Kasubag Humas Polresta Samarinda Ipda Danovan menuturkan, meski dua perampokan terjadi di luar Kaltim, peristiwa ini tak bisa diabaikan begitu saja.

Warga di kota-kota besar di Kaltim, khususnya Samarinda, patut waspada. “Ya meski pun pencurian biasa, tetap kami tidak bisa sembarangan. Penanganannya tetap sesuai dengan undang-udang yang berlaku,” ujarnya. Danovan menganggap, pelaku perampokan terindikasi merupakan pemain lama yang sudah tahu kondisi dan lokasi. Sehingga, dengan mudah mereka melancarkan aksinya.

Berdasarkan catatan Polresta Samarinda dalam lima tahun terakhir, kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat) begitu mendominasi kriminalitas di Kota Tepian. 

Perwira yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit Binmas Polsekta Samarinda Ilir itu menyebut, dalam video conference dengan Kapolda Kaltim Irjen Safaruddin beberapa hari lalu, seluruh anggota polri diminta meningkatkan pengamanan. Khususnya di wilayah rawan kejahatan. “Pengamanan yang diutamakan,” ungkap Danovan. Sejauh ini, terang dia, belum ada kasus pencurian yang menonjol di Samarinda. “Ada tetapi itu hanya pencurian biasa (cubis), tapi tetap jadi atensi,” ucapnya.

Untuk menghindari peristiwa perampokan sadis terjadi di Kaltim, dirinya menyarankan agar pengambilan uang dilakukan dengan pendampingan polisi. Ini untuk memberikan rasa aman. Terlebih melihat rentetan yang terjadi, pelaku merupakan pemain lama dengan beragam modus. “Banyak dari mereka (nasabah bank) masih menganggap ada biaya (pengamanan), padahal gratis,” terangnya. Jika tidak mau dikawal polisi, sebaiknya warga tidak mengambil uang sendirian. Hal tersebut diperlukan untuk mencegah terjadinya aksi perampokan.

“Jangan segan-segan menghubungi polisi dan meminta bantuan pengawalan hingga ke lokasi yang dituju,” tandasnya. (*/dra/riz/k18)


BACA JUGA

Selasa, 20 Juni 2017 08:27

Waspada Kolesterol setelah Lebaran

Pada momen setelah Lebaran, banyak orang yang mengalami gangguan kesehatan. Biasanya kolesterol tinggi…

Selasa, 20 Juni 2017 08:25

Utamakan Buah, Masakan Jangan Dipanasi Terus

BANYAKNYA makanan dan kegiatan sudah menjadi tradisi di hari yang fitri.  Namun jika tak dijaga…

Selasa, 20 Juni 2017 08:22

Cermat Mengolah Daging

LEBARAN semakin dekat. Untuk menyambut momen tersebut, kebiasaan masyarakat di rumah menyediakan menu-menu…

Selasa, 13 Juni 2017 08:44

Hindari Kecurigaan dengan Transaksi Nontunai

MEMINIMALISASI belanja menggunakan uang tunai adalah upaya Novitrisari Istidevi agar selalu aman dari…

Selasa, 06 Juni 2017 08:39

Seribu Wajah sang Perusak Organ

  Lupus memang bukan penyakit baru di Indonesia. Namun kenyataannya, masih banyak orang yang tidak…

Selasa, 06 Juni 2017 08:36

Enggan Salahkan Keadaan, Orangtua Jadi Pelecut Semangat

  Di usia yang tergolong masih dini, Anisa Rizky Ameilia dan Arrahman harus berjibaku sebagai penderita…

Selasa, 06 Juni 2017 08:33

Mengancam Organ Vital Anak

LUPUS pada usia balita tergolong unik dan langka. Jumlah kasusnya jauh lebih sedikit dibandingkan dewasa.…

Selasa, 06 Juni 2017 08:32

Saling Menguatkan lewat Kula Kupu Borneo

SEMENJAK resmiberdiri 21 Mei 2016 lalu, Kula Kupu Borneo (KKB) memiliki beragam kesibukan untuk membantu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .