MANAGED BY:
SENIN
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Selasa, 13 Juni 2017 08:44
Hindari Kecurigaan dengan Transaksi Nontunai
-

PROKAL.CO, MEMINIMALISASI belanja menggunakan uang tunai adalah upaya Novitrisari Istidevi agar selalu aman dari incaran perampok. Apalagi di tengah perlambatan ekonomi, perampokan rawan terjadi. Perempuan yang akrab disapa Novi ini punya trik khusus sendiri.

“Pertama lebih suka transaksi nontunai,” terang pemilik Butik Omahkoe Batik itu. Dengan transaksi nontunai, kata dia, membuat Anda tak perlu jadi incaran penjahat. Mengingat, perangkat transaksi nontunai hanya bisa dipakai penggunanya saja. Berbeda jika uang tunai yang bisa dipakai siapa pun tanpa jejak.

Hal ini membuat penjahat pun yang curi-curi pandang dengan dompet, enggan mendekat. Sebab, jika seandainya berhasil merampok maupun mencuri, keberadaan mereka bakal terdeteksi jika berani menggunakan perangkat nontunai tersebut. Mereka pun tak bisa mendapatkan keuntungan dari aksi jahatnya.

Selain menggunakan transaksi nontunai, ada kiat lain. Novi menyebutkan, pilihan tas perempuan juga memengaruhi. “Saya suka model tas selempang yang saya taruh di depan badan,” imbuh Novi. Dengan model tas seperti ini, tas selalu dalam pengawasan. Aksi copet juga terhindarkan. Selain itu, selempang yang panjang membuat tas bakal lebih susah ditarik dibandingkan tas tangan yang tali tasnya pendek. Hal-hal kecil semacam ini tampak remeh, tapi jika dilakukan bisa memberi dampak signifikan untuk keamanan.

“Selain itu, lebih waspada kalau jalan,” pungkasnya. Kewaspadaan memang paling penting. Jangan terlalu asyik dengan diri sendiri, sehingga tidak menyadari jika ada penjahat yang mengintai atau ada ancaman di sekitar kita. Jika Anda hendak mengambil uang di bank dengan jumlah banyak, maka memberitahukannya kepada polisi untuk meminta pengamanan.

Sebab, para pelaku biasanya mengincar para korban yang merupakan nasabah bank. Pelaku biasanya sudah memantau dan mengikuti gerak korban saat keluar dari bank, atau saat selesai melakukan transaksi di anjungan tunai mandiri (ATM).

Para pelaku kemudian menandai kendaraan yang digunakan korban. Pada saat kendaraan berhenti, pelaku biasanya segera menyerang korban. Pelaku biasanya tidak segan-segan untuk melukai korban. (*/nyc/riz/k18)


BACA JUGA

Jumat, 16 Februari 2018 07:10

Darah Utusan Dinasti Yuan

MASUKNYA etnis Tionghoa ke Samarinda diperkirakan turut terjadi pada masa Dinasti Yuan (1279-1294).…

Jumat, 16 Februari 2018 07:07

Nyaris Diruntuhkan Jepang

KELENTENG Thian Gie Kiong mengalami banyak renovasi sejak selesai dibangun pada 1905. Namun, bangunan…

Jumat, 16 Februari 2018 07:05

Jejak Tangan Kanan Sultan dan 100 Tahun Guang Dong

BANYAK cerita soal riwayat Lo Apu sebagai tokoh Tionghoa pada masa dulu. Dia disebut-sebut memiliki…

Jumat, 16 Februari 2018 06:59

Imlek dan Saya: It's Who I am

Oleh: Lola Devung (Maria Teodora Ping) Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman,…

Jumat, 16 Februari 2018 06:56

"Kita Satu DNA"

TAHUN Baru Imlek yang jatuh hari ini membawa sejuta harap. Pandita Hendri Suwito dari Buddhist Center…

Rabu, 14 Februari 2018 09:18

Program Bagus, Eksekusi Tak Mulus

TARGET dua juta sapi sulit tercapai hingga ujung periode kedua Gubernur Awang Faroek Ishak. Program…

Senin, 12 Februari 2018 09:00

Selamatkan Ratusan Ribu Suara, Bergantung Kerja Keras KPU

ANCAMAN tenggelamnya ratusan ribu suara warga Kaltim yang berdomisili di luar daerah bakal jadi nyata.…

Sabtu, 10 Februari 2018 09:30

Banyak Mimpi Belum Terealisasi

Hari ini, 121 tahun lalu Balikpapan dilahirkan. Masih banyak pekerjaan rumah yang belum dituntaskan.…

Sabtu, 10 Februari 2018 09:17

Gedung DPRD Batal, Fokus Penanganan Banjir

DPRD Balikpapan enggan pesimistis. Asa membangun Kota Minyak masih terbuka lebar. Meski dibayangi berbagai…

Jumat, 09 Februari 2018 09:24

Pesut Tak Tersenyum Lagi

Populasi pesut di Sungai Mahakam terus menyusut. Habitat dan nyawa The Smiling Dolphin terancam bahaya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .