MANAGED BY:
SABTU
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Jumat, 19 Mei 2017 18:32
Menteri Susi: Rumpon Asing akan Kita Bantai
Susi Pudjiastuti. Foto: Miftahulhayat/dok.JPNN.com

PROKAL.CO,  

JAKARTA- Tak cukup dengan mengebom kapal-kapal asing yang ketahuan mencuri ikan di perairan Indonesia, kini Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ancang-ancang membuat gebrakan lagi. Susi berencana menghancurkan rumpon-rumpon ikan milik asing yang ditanam di tengah laut.

"Semua rumpon-rumpon besar milik asing yang ada di tengah laut akan kita bantai, kita habiskan, karena rumpon itu yang membuat ikan tuna besar tidak mau ke pinggir," ungkapnya saat menghadiri kegiatan Puncak Bulan Bakti Karantina Ikan dan Mutu di pantai Pangandaran, Jawa Barat, kemarin (18/5).

Susi mengatakan, sebanyak 68 persen ikan tuna dunia dihasilkan dari laut Banda. Namun demikian, keberadaan rumpon-rumpon milik asing yang dipasang di tengah laut menjadi ancaman. "Induknya harus pulang, tuna yang ukurannya 200 kilogram, 300 kilogram tidak boleh diambil semuanya di tengah laut," ujarnya.

Susi mengklaim, rencananya tersebut mendapat dukungan dunia. "Saya senang saat ke Eropa kemarin, mereka siap mendukung untuk memusnahkan rumpon-rumpan yang ada di wilayah kita. Semua dunia sekarang sepakat bahwa keutuhan laut Indonesia juga menjadi kepentingan negara lain," ujarnya.

Lanjut Susi, beberapa negara di asia seperti China, Vietnam dan Thailand saat ini sudah mulai melakukan moratorium penangkapan ikan secara ilegal.

"China mulai 1 Mei kemarin sudah memberlakukan. Ribuan kapal-kapal besar dikandangkan, begitu juga Thailand," kata dia.

Susi mengakui, dirinya bukan pakar dan ahli perikanan, namun semua yang dilakukannya berdasarkan pengalaman selama 30 tahun berkecimpung di dunia perikanan dan kelautan.

"Kita semua menyadari bahwa konservasi yang kita buat ini untuk keberlanjutan dan kesejahteraan. Bukan tidak boleh diambil, peraturan yang dibuat untuk melindungi ikan agar tetap ada, bisa ditangkap dan hasilnya juga banyak," ungkapnya.

Susi menambahkan, sejak ditunjuk Presiden menjadi Menteri KKP, dirinya mencanangkan tiga pilar untuk membangun perikanan kelautan Indonesia yaitu kedaulatan, keberlanjutan, dan kesejahteraan .

"Presiden menginginkan laut menjadi masa depan bangsa. Karena bangsa kita ini besar, populasinya lima besar dunia, kalau kita tidak ingin punah kita harus menjaga sumber daya perikanan," ungkapnya, seperti dilaporkan Radar Tasikmalaya (Jawa Pos Group)

Dikatakan Susi, sumber daya alam perikanan merupakan sumber daya yang renewable (terbarukan).

"Akan terus menerus ada kalau dijaga dengan benar, seandainya ikan habis, kita mau makan protein darimana karena pakan untuk ternak saja berasal dari tepung ikan," ungkapnya.(nay)

 


BACA JUGA

Jumat, 26 Mei 2017 16:47

Demokrat Tolak Densus Tipikor di Polri

  JAKARTA- Wacana pembentukan detasemen khusus tindak pidana korupsi (Densus Tipikor) di Polri…

Jumat, 26 Mei 2017 16:47

Demokrat Tolak Densus Tipikor di Polri

  JAKARTA- Wacana pembentukan detasemen khusus tindak pidana korupsi (Densus Tipikor) di Polri…

Jumat, 26 Mei 2017 16:28

Baru Jokowi Presiden yang Datangi TKP Pengeboman

  JAKARTA- Dasarnya hobi blusukan, maka tempat kejadian perkara (TKP) bom pun tetap didatangi Presiden…

Jumat, 26 Mei 2017 16:17

Ahok Balikin Duit Operasional Rp 1,2 M

  JAKARTA- Apa yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok harus ditiru pejabat lainnya. Karena…

Kamis, 25 Mei 2017 16:37

Parpol Wajib Ajukan Capres

  JAKARTA- Untuk mengantisipasi munculnya capres-cawapres tunggal, sebagaimana terjadi di berbagai…

Kamis, 25 Mei 2017 16:30

Ini Dia Wajah Pengebom Kampung Melayu

  JAKARTA- Tak butuh waktu lama, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku bom bunuh diri di Kampung…

Rabu, 24 Mei 2017 18:29

DPR All Out Honorer Usia 35 Lebih Bisa Jadi PNS

  JAKARTA- Tiga menteri yang berkompeten akan dihadirkan dalam pembahasan perdana revisi terbatas…

Rabu, 24 Mei 2017 18:22

Cabut Banding, Ahok Juga Kirim Surat ke Jokowi

  JAKARTA- Pencabutan upaya banding terhadap vonis dua tahun penjara yang diputuskan Pengadilan…

Rabu, 24 Mei 2017 18:13

NU-Muhammadiyah Puasa Sabtu

  JAKARTA- Tak ada perbedaan awal puasa antara Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Kedua…

Selasa, 23 Mei 2017 11:53

Kasus Dugaan Korupsi Wisma Atlet, Sandiaga Uno Diperiksa KPK

  JAKARTA- Kooperatif dan tak pakai mangkir, Wakil Gubernur DKI Jakarta Terpilih Sandiaga Salahudin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .