MANAGED BY:
SELASA
17 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Jumat, 19 Mei 2017 18:32
Menteri Susi: Rumpon Asing akan Kita Bantai
Susi Pudjiastuti. Foto: Miftahulhayat/dok.JPNN.com

PROKAL.CO,  

JAKARTA- Tak cukup dengan mengebom kapal-kapal asing yang ketahuan mencuri ikan di perairan Indonesia, kini Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ancang-ancang membuat gebrakan lagi. Susi berencana menghancurkan rumpon-rumpon ikan milik asing yang ditanam di tengah laut.

"Semua rumpon-rumpon besar milik asing yang ada di tengah laut akan kita bantai, kita habiskan, karena rumpon itu yang membuat ikan tuna besar tidak mau ke pinggir," ungkapnya saat menghadiri kegiatan Puncak Bulan Bakti Karantina Ikan dan Mutu di pantai Pangandaran, Jawa Barat, kemarin (18/5).

Susi mengatakan, sebanyak 68 persen ikan tuna dunia dihasilkan dari laut Banda. Namun demikian, keberadaan rumpon-rumpon milik asing yang dipasang di tengah laut menjadi ancaman. "Induknya harus pulang, tuna yang ukurannya 200 kilogram, 300 kilogram tidak boleh diambil semuanya di tengah laut," ujarnya.

Susi mengklaim, rencananya tersebut mendapat dukungan dunia. "Saya senang saat ke Eropa kemarin, mereka siap mendukung untuk memusnahkan rumpon-rumpan yang ada di wilayah kita. Semua dunia sekarang sepakat bahwa keutuhan laut Indonesia juga menjadi kepentingan negara lain," ujarnya.

Lanjut Susi, beberapa negara di asia seperti China, Vietnam dan Thailand saat ini sudah mulai melakukan moratorium penangkapan ikan secara ilegal.

"China mulai 1 Mei kemarin sudah memberlakukan. Ribuan kapal-kapal besar dikandangkan, begitu juga Thailand," kata dia.

Susi mengakui, dirinya bukan pakar dan ahli perikanan, namun semua yang dilakukannya berdasarkan pengalaman selama 30 tahun berkecimpung di dunia perikanan dan kelautan.

"Kita semua menyadari bahwa konservasi yang kita buat ini untuk keberlanjutan dan kesejahteraan. Bukan tidak boleh diambil, peraturan yang dibuat untuk melindungi ikan agar tetap ada, bisa ditangkap dan hasilnya juga banyak," ungkapnya.

Susi menambahkan, sejak ditunjuk Presiden menjadi Menteri KKP, dirinya mencanangkan tiga pilar untuk membangun perikanan kelautan Indonesia yaitu kedaulatan, keberlanjutan, dan kesejahteraan .

"Presiden menginginkan laut menjadi masa depan bangsa. Karena bangsa kita ini besar, populasinya lima besar dunia, kalau kita tidak ingin punah kita harus menjaga sumber daya perikanan," ungkapnya, seperti dilaporkan Radar Tasikmalaya (Jawa Pos Group)

Dikatakan Susi, sumber daya alam perikanan merupakan sumber daya yang renewable (terbarukan).

"Akan terus menerus ada kalau dijaga dengan benar, seandainya ikan habis, kita mau makan protein darimana karena pakan untuk ternak saja berasal dari tepung ikan," ungkapnya.(nay)

 


BACA JUGA

Senin, 16 Oktober 2017 19:22

Cegah Kegaduhan, Polisi Seleksi Laporan soal KPK

Mencegah ada kegaduhan antarlembaga penegak hukum, Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan,…

Senin, 16 Oktober 2017 19:17

Pelantikan Anies-Sandi, Prabowo Ditarik-tarik

Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di…

Senin, 16 Oktober 2017 19:14

WADOH..Jaksa di Neraka, KPK di Surga

Ada kejadian menarik saat rapat gabungan antara Kejaksaan Agung, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),…

Senin, 16 Oktober 2017 19:06

Jangan Buka Celah Korupsi di TNI

Agar tak terjadi kebocoran dan kerugian keuangan negara, Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus berkomitmen…

Senin, 16 Oktober 2017 19:01

Rhoma Irama Daftarkan Partai Ikut Pemilu

Hari terakhir masa pendaftaran Senin (16/10), pengurus sejumlah partai terlihat mendaftarkan partai…

Minggu, 15 Oktober 2017 07:46

Tarik Semua Polisi di KPK

JAKARTA – Pembentukan Detasemen Khusus (Densus) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) menjadi momentum…

Minggu, 15 Oktober 2017 07:45

Tanggap Darurat Gunung Agung Diperpanjang

JAKARTA – Belum ada tanda-tanda Gunung Agung menghentikan aktivitas vulkanisnya hingga kemarin…

Minggu, 15 Oktober 2017 07:45

Penjualan Listrik PLN Naik 3,1 Persen

JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) kembali membukukan pertumbuhan penjualan listrik…

Minggu, 15 Oktober 2017 07:44

Dua WNI Lolos dari Hukum Pancung

JAKARTA - Dua WNI asal Kalimantan Selatan berinisial DT dan AHB dipulangkan dari Saudi Arabia setelah…

Minggu, 15 Oktober 2017 07:20

Tes CPNS Dibayangi Listrik Padam

JAKARTA – Dana tambahan yang disiapkan untuk tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) mencapai Rp…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .