MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Jumat, 19 Mei 2017 18:19
Nikahi Teman Sekantor, Ini Pandangan MUI
Ilustrasi Foto: pixabay

PROKAL.CO,  

JAKARTA- Menikah dengan teman sekantor sering jadi kontroversi. Khususnya jika bicara soal hak-hak tenaga kerja. Sebab sangat banyak perusahaan yang memberlakukan aturan melarang suami istri bekerja dalam satu kantor.

Lalu bagaimana pandangan Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) soal ini? Zainut Tauhid Za'adi, Wakil KetuaMUI  memberikan pandangan bahwa dari sisi agama tidak ada larangan menikah dengan teman sekantor sepanjang syarat dan rukun pernikahannya terpenuhi. Di samping keduanya tidak ada hubungan nasab yang mengharamkan atau melarangnya.

‎"Ada banyak perusahaan yang tidak membolehkan perkawinan dengan teman sekantor. Ini sering menjadi kontroversi di kalangan masyarakat. Apalagi dalam UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, tidak memberikan aturan jelas," kata Zainut dalam pernyataan resminya, Jumat (19/5).

Dalam Pasal 153 Ayat 1 huruf f UU 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan menyebutkan, pengusaha dilarang melakukan pemutusan hubungan kerja dengan alasan pekerja/buruh mempunyai pertalian darah dan/atau ikatan perkawinan dengan pekerja/buruh lainnya di dalam satu perusahaan, kecuali telah diatur dalam perjanjian kerja, peraturan perusahan, atau perjanjian kerja bersama.

"Menurut saya ketentuan yang diatur dalam Pasal 153 ayat 1 huruf f UU Ketenagakerjaan ini merupakan pasal karet yang semangatnya tidak memberikan perlindungan kepada pekerja/buruh tapi lebih berpihak kepada pemilik perusahaan," bebernya.

Karena di dalam pengaturan pasal tersebut seolah-olah memberikan perlindungan terhadap pekerja/buruh yang memiliki pertalian darah dan/atau ikatan perkawinan dengan pekerja/buruh lainnya di dalam satu perusahaan.

Tetapi semua itu dimentahkan kembali dengan adanya ketentuan pengecualian melalui perjanjian kerja atau kontrak kerja yang dituangkan dalam peraturan perusahaan, maka ketentuan dalam pasal 153 tersebut di atas menjadi batal.

"Jadi perjanjian kerja atau kontrak kerja lah yang pada akhirnya menentukan boleh atau tidaknya seorang pekerja/buruh yang memiliki ikatan pernikahan dengan teman sekantornya itu bekerja dalam satu tempat pekerjaan," terangnya.

Zainut membeberkan, kalau mau diteliti lebih jauh pengaturan dalam UU No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan khusus Pasal 153 ayat 1 huruf f itu sebenarnya bukan mengatur larangan pada aspek pernikahannya tetapi lebih pada hubungan kerjanya. Jadi masyarakat harus bisa mendudukkan permasalahan biar tidak ada kesalahpahaman.

MUI menilai undang-undang ini berpotensi untuk digugat di Mahkamah Konstitusi karena diduga bertentangan dengan Konstitusi yaitu terkait dengan Pasal 27 dan Pasal 28 UUD NRI Tahun 1945 yaitu hak untuk mendapatkan pekerjaan layak bagi kemanusiaan dan hak untuk melangsungkan pernikahan.

"MUI mempersilakan kepada kelompok masyarakat untuk mengajukan uji materi (Judicial Review) ke MK sebagai wujud kepeduliannya terhadap nasib para pekerja/buruh dan sekaligus sebagai bentuk kesadarannya terhadap hukum," pungkasnya. (esy/jpnn)

 


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 19:36

Bocor ke Publik, Ulama 212 Tantang Jokowi Cari si Pembocor

JAKARTA- Pertemuan Presiden Jokowi dengan tokoh ulama 212 di Istana Bogor, Minggu (22/4/2018), lalu…

Rabu, 25 April 2018 19:33

Meski Ketemu Jokowi, Ulama 212 Tetap Ogah Dukung Jokowi

JAKARTA- Sekretaris Tim Sebelas Alumni 212 Muhammad Al Khaththath menegaskan pertemuan tokoh alumni…

Rabu, 25 April 2018 19:31

Pertemuan dengan Ulama Bocor, Ini Kata Jokowi

JAKARTA- Presiden Jokowi angkat bicara soal pertemuannya dengan tokoh ulama alumni 212, Minggu (22/4/2018),…

Rabu, 25 April 2018 19:29

Pertemuan Rahasia Jokowi dengan 11 Ulama Utusan Habib Rizieq Bocor

JAKARTA- Sebanyak 11 ulama utusan Imam Besar Front Pembela Islama (FPI) Habib Rizieq Shihab dikabarkan…

Rabu, 25 April 2018 19:27

Fakta Mengejutkan di Balik Pertemuan Rahasia Jokowi dengan 11 Ulama 212

JAKARTA – Viralnya berita pertemuan 11 ulama utusan Habib Rizieq di Istana Bogor, Minggu (22/4/2018)…

Rabu, 25 April 2018 19:03

MENDADAK..!! Sekjen KPK Dipecat

JAKARTA- Dilansir JawaPos.com, beredar kabar Raden Bimo Gunung Abdul Kadir dipecat dari jabatanya sebagai…

Rabu, 25 April 2018 16:00

Rita Salam 4 Jari saat Bersama Loyalis Rusmadi-Safaruddin

JAKARTA- Bupati non aktif Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari mengacungkan empat jarinya ketika…

Rabu, 25 April 2018 12:46

KEJUTAN..!! Jokowi Bilang Bu Susi Mau Jadi Cawapres

JAKARTA- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menunjukkan tanda-tanda mau jadi wakil…

Rabu, 25 April 2018 12:39

HAHH..!! Ada Proyek Tas Sembako dari Istana, Begini Kata Mensesneg

JAKARTA- Kritikan atas dana pengadaan kantong bantuan dari Istana, dilontarkan oleh Wakil Ketua DPR…

Selasa, 24 April 2018 16:59

Setnov Divonis 15 Tahun..!! Ini Tanggapannya

JAKARTA- Terdakwa Setya Novanto divonis 15 tahun penjara dengan denda sebesar Rp 500 juta oleh majelis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .