MANAGED BY:
KAMIS
18 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Jumat, 19 Mei 2017 09:59
Mengurangi Zat Gizi Makanan, Meningkatkan Risiko Diabetes

Para Nutrisionis Membahas Nasi, Hindari Hangat walau Lebih Nikmat

MANFAAT BERKURANG: Nasi dianjurkan tidak melebih enam jam berada di alat penghangat atau penanak nasi. (ALAN RUSANDI/KP)

PROKAL.CO, Nasi memang nikmat disantap selagi hangat. Karena itu, ada penemuan alat penanak dan penghangat nasi agar selalu berasap kala disantap. Tetapi, perlu Anda ketahui, jangan pernah membiarkan nasi berada dalam alat tersebut lebih dari enam jam.

NOFIYATUL CHALIMAH, Samarinda

“PENGHANGATAN yang lama memang merusak zat gizi pada makanan. Sebaiknya, penggunaan magic com untuk nasi tidak melebihi enam jam. Nilai gizinya akan berkurang, termasuk kualitas karbohidrat,” terang nutrisionis Puskesmas Mangkupalas Samarinda, Saibatul Hairiyah.

Hal tersebut diamini I Wayan Mardika. Nutrisionis di Puskesmas Lempake, Samarinda, sekaligus ketua Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) itu mengatakan, mengonsumsi nasi yang dihangatkan di alat penanak nasi bisa meningkatkan risiko diabetes. Jadi, tidak dianjurkan bagi mereka yang menderita diabetes. Dia meluruskan, bukan magic com yang membuat nasi jadi berbahaya, namun sifat alami bahan makanan dan kerja pencernaan manusia.

“Penderita diabetes tidak dianjurkan untuk mengonsumsi sumber makanan gula sederhana. Dalam artian, makanan yang dikonsumsi ketika dicerna oleh tubuh akan cepat menghasilkan gula darah,” terang Wayan.

Dia menjelaskan, golongan makanan yang mengandung gula sederhana. Contohnya, gula merah dan gula putih serta turunannya atau makanan dan minuman yang diolah dengan gula. Kue manis atau minuman manis. Nah, pada dasarnya, nasi termasuk karbohidrat (sumber gula) yang masih dianjurkan.

Sebab, nasi masuk dalam kategori karbohidrat kompleks. Artinya, ketika dikonsumsi, untuk menjadi gula darah memerlukan waktu yang lebih lama jika dibandingkan dengan gula sederhana. “Baik nasi dingin ataupun nasi panas, kandungan gulanya tidak berbeda alias tetap sama,” sebutnya.

Namun, bagi penderita diabetes dan yang berisiko, Wayan tetap merekomendasikan nasi dingin. Alasannya, nasi dingin lebih dianjurkan karena indeks glikemik nasi dingin lebih rendah dibandingkan nasi panas. Indeks glikemik adalah kecepatan karbohidrat yang diubah menjadi gula darah. Nah, nasi panas akan lebih cepat dicerna untuk menjadi gula darah. Apalagi yang dihangatkan terus-menerus dan kualitas gizinya berkurang.

“Jika ditanya apakah nasi dingin kandungan gulanya lebih rendah atau sedikit. Tentu jawabannya tidak. Jadi, walaupun nasi dingin lebih dianjurkan daripada nasi hangat atau panas, bukan berarti boleh mengonsumsi nasi dingin sebebasnya. Tetap harus memerhatikan jumlah asupan nasi yang dimaksud,” jelas Wayan.

Dia memaparkan, menggunakan alat untuk menghangatkan nasi terus-menerus justru kurang bermanfaat. Lebih baik, setelah dimasak, nasi disajikan, ketika dingin baru dimakan.

Wayan terus menekankan, meski dihangatkan seharian dalam magic com, kandungan gula tidak akan bertambah atau berkurang. Namun, untuk zat gizi yang tak tahan panas misalnya vitamin, bisa berkurang selama penghangatan. Selain itu, nasi yang dominan karbohidrat pun mengalami penurunan kualitas karbohidrat. Tak hanya itu, nasi akan lebih mudah dicerna dan indeks glikemik bisa meningkat. (rom/k8)


BACA JUGA

Rabu, 17 Januari 2018 09:28

Bandara Samarinda Hadir, Sepinggan Belum Tumbang

Kehadiran lapangan terbang di Samarinda diperkirakan menggerus 40 persen penumpang Bandara Internasional…

Rabu, 17 Januari 2018 09:16
Sejarah Lapangan Terbang Sepinggan, Balikpapan

Luluh Lantak di Tangan Jepang dan Sekutu

PESAWAT sekutu melayang-layang di langit Balikpapan seperti burung elang yang siap menerkam mangsanya.…

Rabu, 17 Januari 2018 09:16
Ke Australia Mengunjungi Peternakan Sapi (1)

Mendarat di Gold Coast Ingat BSB

GOLD Coast, salah satu kota besar di Queensland, negara bagian Australia. Sudah sangat kondang di kalangan…

Rabu, 17 Januari 2018 09:13

KPK Sita Koleksi Tas Branded Milik Rita

JAKARTA – Bupati nonaktif Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari bakal lebih lama mendekam di…

Rabu, 17 Januari 2018 09:10

Ingatkan Etika Politik, Kota Minyak Harus Dapat Perhatian Lebih

Banyak pekerjaan rumah bagi pemimpin Kaltim yang baru nanti. Provinsi yang kaya sumber daya alam itu…

Selasa, 16 Januari 2018 09:06

Modal Selangit, Laba Seiprit

Mengelola aset raksasa dan disuntik modal luar biasa, Perusda Melati Bhakti Satya tersengal-sengal mencetak…

Selasa, 16 Januari 2018 09:02

Segera Evaluasi Semuanya

PEMBANGUNAN Supermall Balikpapan, Transmart, dan pengoperasian Kaltim Air, adalah sederet lini bisnis…

Selasa, 16 Januari 2018 09:01

Draf Inpres KBM Segera Diusulkan

JAKARTA – Bergerak cepat dan tepat. Begitulah yang dilakukan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara)…

Selasa, 16 Januari 2018 08:57

Ingatkan Warga Jangan Golput

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi tersingkir pada detik akhir. Curahan hatinya (curhat) di media sosial…

Senin, 15 Januari 2018 09:32

ISBI, Institut Nisbi

ISBI Kaltim yang telah berusia enam tahun mengadakan perkuliahan di kompleks museum. Pembangunan gedung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .