MANAGED BY:
JUMAT
28 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Jumat, 19 Mei 2017 09:59
Mengurangi Zat Gizi Makanan, Meningkatkan Risiko Diabetes

Para Nutrisionis Membahas Nasi, Hindari Hangat walau Lebih Nikmat

MANFAAT BERKURANG: Nasi dianjurkan tidak melebih enam jam berada di alat penghangat atau penanak nasi. (ALAN RUSANDI/KP)

PROKAL.CO, Nasi memang nikmat disantap selagi hangat. Karena itu, ada penemuan alat penanak dan penghangat nasi agar selalu berasap kala disantap. Tetapi, perlu Anda ketahui, jangan pernah membiarkan nasi berada dalam alat tersebut lebih dari enam jam.

NOFIYATUL CHALIMAH, Samarinda

“PENGHANGATAN yang lama memang merusak zat gizi pada makanan. Sebaiknya, penggunaan magic com untuk nasi tidak melebihi enam jam. Nilai gizinya akan berkurang, termasuk kualitas karbohidrat,” terang nutrisionis Puskesmas Mangkupalas Samarinda, Saibatul Hairiyah.

Hal tersebut diamini I Wayan Mardika. Nutrisionis di Puskesmas Lempake, Samarinda, sekaligus ketua Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) itu mengatakan, mengonsumsi nasi yang dihangatkan di alat penanak nasi bisa meningkatkan risiko diabetes. Jadi, tidak dianjurkan bagi mereka yang menderita diabetes. Dia meluruskan, bukan magic com yang membuat nasi jadi berbahaya, namun sifat alami bahan makanan dan kerja pencernaan manusia.

“Penderita diabetes tidak dianjurkan untuk mengonsumsi sumber makanan gula sederhana. Dalam artian, makanan yang dikonsumsi ketika dicerna oleh tubuh akan cepat menghasilkan gula darah,” terang Wayan.

Dia menjelaskan, golongan makanan yang mengandung gula sederhana. Contohnya, gula merah dan gula putih serta turunannya atau makanan dan minuman yang diolah dengan gula. Kue manis atau minuman manis. Nah, pada dasarnya, nasi termasuk karbohidrat (sumber gula) yang masih dianjurkan.

Sebab, nasi masuk dalam kategori karbohidrat kompleks. Artinya, ketika dikonsumsi, untuk menjadi gula darah memerlukan waktu yang lebih lama jika dibandingkan dengan gula sederhana. “Baik nasi dingin ataupun nasi panas, kandungan gulanya tidak berbeda alias tetap sama,” sebutnya.

Namun, bagi penderita diabetes dan yang berisiko, Wayan tetap merekomendasikan nasi dingin. Alasannya, nasi dingin lebih dianjurkan karena indeks glikemik nasi dingin lebih rendah dibandingkan nasi panas. Indeks glikemik adalah kecepatan karbohidrat yang diubah menjadi gula darah. Nah, nasi panas akan lebih cepat dicerna untuk menjadi gula darah. Apalagi yang dihangatkan terus-menerus dan kualitas gizinya berkurang.

“Jika ditanya apakah nasi dingin kandungan gulanya lebih rendah atau sedikit. Tentu jawabannya tidak. Jadi, walaupun nasi dingin lebih dianjurkan daripada nasi hangat atau panas, bukan berarti boleh mengonsumsi nasi dingin sebebasnya. Tetap harus memerhatikan jumlah asupan nasi yang dimaksud,” jelas Wayan.

Dia memaparkan, menggunakan alat untuk menghangatkan nasi terus-menerus justru kurang bermanfaat. Lebih baik, setelah dimasak, nasi disajikan, ketika dingin baru dimakan.

Wayan terus menekankan, meski dihangatkan seharian dalam magic com, kandungan gula tidak akan bertambah atau berkurang. Namun, untuk zat gizi yang tak tahan panas misalnya vitamin, bisa berkurang selama penghangatan. Selain itu, nasi yang dominan karbohidrat pun mengalami penurunan kualitas karbohidrat. Tak hanya itu, nasi akan lebih mudah dicerna dan indeks glikemik bisa meningkat. (rom/k8)


BACA JUGA

Rabu, 26 Juli 2017 10:53

PETAKA DI KALTARA...!! Speedboat Terbalik, Belasan Penumpang Tewas

TARAKAN – Selasa (25/7) pagi, langit Tarakan yang cerah tak menunjukkan firasat apapun. Terik…

Rabu, 26 Juli 2017 10:48
Speedboat Tenggelam di Perairan Tarakan

KSOP Klaim sesuai Kapasitas

KECELAKAAN speedboat Rejeki Baru Kharisma kemarin, tak hanya membuat korban selamat trauma, tapi juga…

Rabu, 26 Juli 2017 10:37

Inspektur Heran Masalah Keuangan di Sekwan

BALIKPAPAN – Kisruh dugaan pelanggaran penggunaan anggaran di Sekretariat DPRD (Sekwan) Balikpapan…

Rabu, 26 Juli 2017 10:34

HIV dalam Kaleng dari Thailand

PERNAH mendapat pesan berantai ini; ”Innalillahi wa inna illaihi roji'un. Assalammualaikum Wr…

Rabu, 26 Juli 2017 10:30

Jika “Beruntung”, saat Landing Langsung Disambut Singa

Juli–Oktober adalah saat yang tepat untuk bersafari ke Masai Mara. Saat itulah, hewan-hewan bermigrasi…

Rabu, 26 Juli 2017 10:24

Dihukum karena Punya 24 Istri

PUNYA banyak istri tak melulu menghadirkan cerita bahagia bagi si suami. Buktinya harus berhadapan dengan…

Selasa, 25 Juli 2017 10:28

TERNYATA..!! Penambang Batu Bara Dominan Pengemplang

BALIKPAPAN – Sektor pertambangan batu bara mendominasi jumlah tunggakan pajak. Ini seperti dicatatkan…

Selasa, 25 Juli 2017 10:24

Begini Modifikasi Modus Tipu-Tipu di Dunia Maya

Penjahat dunia maya terus “memodifikasi” modus kejahatan mereka. Bukan lagi sebagai penjual…

Selasa, 25 Juli 2017 10:18
Dalam Sidang yang Sepi, Trio Pembunuh Juragan Angkot Dituntut 20 Tahun

Merasa Tuntutan Setimpal, Tetap Minta Keringanan

Setelah 55 hari sejak sidang perdana, kemarin (24/7), pembunuh satu keluarga di Gang Merpati, RT 31,…

Selasa, 25 Juli 2017 10:14

NAH KAN..!! Ternyata Tol Belum Bebas Hambatan di Tahura

SAMARINDA – Trase Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) yang membelah Taman Hutan Raya (Tahura)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .