MANAGED BY:
SABTU
21 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Jumat, 19 Mei 2017 09:24
Minim Sosok Leader
-

PROKAL.CO, PERAN Ponaryo Astaman di lini tengah Borneo FC masih sulit tergantikan. Enam kali Pesut Etam bertanding, tempat utama dengan status kapten menjadi genggamannya. Pesut Etam kesulitan mencari sosok leader selain eks kapten Timnas Indonesia itu.

Menginjak usia 37 tahun, Ponaryo atau yang akrab disapa Popon memang memiliki stamina di atas rata-rata pemain seumurannya. Performanya pun terhitung bagus di awal-awal laga. Akurasi umpannya tergolong tinggi, pun secara kuantitas. Dari empat partai terakhir Borneo, total 174 umpan lahir dari kakinya. Akurasi operan mencapai 89 persen.

Jelang pekan ketujuh Liga 1 Indonesia, Ponpon mulai terengah. Menantang Bali United di laga terakhir, performanya menurun. Tercatat lima kali dia melakukan kesalahan operan. Yang mencolok adalah satu defensive error dari aksinya.

Performa minor sang kapten membuat mental tim runtuh. Tiga gol tanpa balas menjadi derita Pesut Etam di kandang Serdadu Tridatu, Minggu (14/5). "Memang ada penurunan performa. Sudah kami evaluasi," ujar pelatih Borneo FC, Dragan Djukanovic.

Sebagai juru taktik, Dragan tidak ingin memperjelas kinerja pemainnya secara personal. Menurutnya, hal itu bisa memperburuk kondisi tim yang sedang mencoba bangkit dari keterpurukan di laga akhir.

Selalu menjadi starter pada enam pertandingan terakhir, Popon tidak sepenuhnya dianggap jelek Dragan. Jika performanya tidak baik, pelatih 47 tahun itu menegaskan enggan memakai sang pemain.

Namun, berkaca hasil laga terakhir, Dragan tak menutup mata melakukan rotasi. Salah satu nama yang mencuat ialah Asri Akbar. Eks Mitra Kukar itu digadang-gadang menjadi pengganti sepadan Popon.

"Saya tidak bicara siapa yang akan menjadi pemain inti. Tapi, rotasi setiap saat bisa saya lakukan. Semua tergantung situasi dan siapa lawan yang kami hadapi," kata Dragan.

Asri baru mendapat 72 menit bermain sejauh ini. Namun, efektivitas menunjukkan mantan pemain Persiba Balikpapan tersebut layak diuji. Tampil di tiga laga sejauh ini, Asri mencetak satu assist, juga satu umpan kunci. Akurasi umpannya pun tinggi. Dari total 42 operan, 90 persen tepat sasaran.

Ditambahkan Dragan, semua pemainnya berkualitas sama. Cadangan dan inti tidak ada beda. Namun yang tidak bisa dimungkiri, dia lebih senang memainkan pemain berpengalaman.

Kelebihan Popon ialah sosoknya sebagai jenderal di lini tengah. Tidak hanya bertugas menjadi penghubung bola antar lini, figurnya sebagai senior dengan segudang pengalaman selalu disegani lawan. Walhasil, ban kapten selalu melekat.

Atas alasan itu, Popon memang sulit tergantikan. Bahkan dari enam laga, dirinya hanya sekali digantikan yakni ketika menjamu Persegres Gresik (29/4). Menit ke-65, Asri dipilih menjadi pengganti kala itu.

Jika musim lalu masih ada Zulkifli Syukur sebagai kapten cadangan, musim ini masih ada Flavio yang layak dipercaya. Namun, saat Popon keluar kontra Persegres, ban kapten disematkan kepada Lerby. (*/abi/bby/k18)


BACA JUGA

Jumat, 20 April 2018 08:16

Tatap JADI AJANG Pertarungan Mental MItra Kukar

TENGGARONG – Mitra Kukar di tangan Rafael Berges Marin menjadi salah satu tim yang memiliki penguasaan…

Jumat, 20 April 2018 08:11

Antisipasi Bola Mati

MENATAP bentrok dengan Persipura Jayapura, lini belakang Mitra Kukar dituntut tampil lebih tenang dan…

Jumat, 20 April 2018 08:09

Lelah, Tapi Tidak Masalah

TAK dimungkiri, perjalanan ke Jayapura cukup menguras stamina. Hal itu pula yang dirasakan penggawa…

Jumat, 20 April 2018 08:02

Bakal Makin Geber Mesin

PARIS – Sejumlah perubahan regulasi teknis Formula 1 untuk musim 2019 telah dirumuskan. Ada tiga…

Jumat, 20 April 2018 07:50

ROSSI vs Marquez Masih "Panas"

TEXAS – Andai saja tidak terjadi insiden Marc Marquez menabrak Valentino Rossi di GP Argentina,…

Jumat, 20 April 2018 07:46

Teror Mahesa Jenar

BALIKPAPAN – Persija Jakarta berhasil mencuri perhatian pecinta sepak bola Tanah Air setelah sukses…

Jumat, 20 April 2018 07:43

Berharap Wasit Fair Play

PELATIH PSIS Semarang Vincenzo Alberto Annese berharap pengadil lapangan yang bertugas mengawal pertandingan…

Jumat, 20 April 2018 07:42

Menyerang dari Awal

MEDAN — Setelah dipermalukan PSIS Semarang 4-1 di Stadion Madya, Magelang. PSMS Medan bertekad…

Jumat, 20 April 2018 07:33

Fokus di Tengah Perubahan Jadwal

BALIKPAPAN – Meski mengaku cukup terganggu dengan perubahan jadwal dan calon lawan pada pekan…

Jumat, 20 April 2018 07:31

Molor, Penyakit Lama Liga Indonesia

BUKAN Indonesia namanya jika on time. Kalimat itu rasanya pas menggambarkan jadwal kompetisi sepak bola…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .