MANAGED BY:
SABTU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 19 Mei 2017 12:10
Dana Tak Kunjung Ada Kepastian, KPU Ultimatum Pemprov

Biayai Pilgub, Alasan Defisit Dinilai Sudah Umum

Noor Thoha

PROKAL.CO, PEMILIHAN Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 tersisa setahun lagi. Namun kepastian anggaran yang mengucur ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih belum jelas. Bahkan dampaknya merembet hingga ke KPU kabupaten/kota. Contohnya di Balikpapan. 

Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha menuturkan, untuk menyelenggarakan Pilgub Kaltim, pihaknya mengusulkan anggaran sebesar Rp 28 miliar. Namun angka ini bisa saja berkurang. Mengingat di level provinsi pembahasan anggaran belum final. KPU provinsi yang semula mengalokasikan biaya sebesar Rp 528 miliar urung dipenuhi pemprov.

Bahkan usulan dipangkas 30 persen sehingga hanya menjadi Rp 350 miliar.

“Kami seluruh KPU se-kabupaten/kota sepakat jika memang provinsi tidak sanggup membiayai, ya sudah tidak ada Pilgub. Enggak masalah," ucapnya usai me-launching Rumah Pintar Pemilu (RPP) di Kantor KPU Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (18/5). Dia berharap, Pemprov Kaltim segera memberi kepastian kucuran anggaran Pilgub Kaltim 2018.

Jika dalam sebulan ke depan anggaran Pilgub Kaltim belum jelas, Thoha pesimistis tahapan pesta demokrasi lima tahunan ini berjalan. Dia mengakui, pemprov sempat menawarkan untuk mengucurkan dana Rp 20 miliar terlebih dahulu. Akan tetapi KPU provinsi menolak. Sebab Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) belum ditandatangani.

"Soal pencairan itu gampang. Yang penting kuncinya itu nilai anggarannya (Rp 350 miliar) disetujui dulu baru kita bisa bergerak. Karena kalau sudah diselenggarakan, lalu tiba-tiba harus di stop. Pasti kami akan digugat oleh partai pengusung cagub-cawagub. Kalau sudah begini bagaimana pertanggungjawabannya?" ungkapnya.

Terpisah, Komisioner KPU Kaltim Mohammad Samsul Hadi menyebut, ketidakjelasan anggaran disebabkan kesulitan anggaran yang dialami pemprov. Namun demikian, dia menyebut seharusnya pemprov jauh-jauh hari ini sudah mempersiapkan diri. Karena pelaksanaan pilgub sudah dijadwalkan sebelumnya.

“Alasan defisit ini sudah umum secara nasional. Pemprov seharusnya sudah tahu jika akan ada pelaksanaan pilgub tahun depan maka sudah seharusnya menyiapkan anggarannya sejak tahun ini," ucapnya. Dikatakan, permintaan pemprov agar KPU merasionalisasi anggaran tidak mungkin dilakukan.

Mengingat biaya Rp 350 saat ini telah dirasionalisasi sebanyak empat kali. "Jadi awalnya kita usul Rp 500 miliar. Diminta rasionaliasi, turun jadi Rp 488 miliar. Lalu diminta diturunkan lagi, kita turunkan Rp 428 miliar. Pemprov minta dirasionalisasi kembali, akhirnya didapat angka Rp 350 miliar ini. Ini sudah tidak mungkin lagi dikurangi," bebernya.

Jadi, angka saat ini sudah sangat realistis. Untuk diketahui, terang dia, KPU harus membiayai para petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), panitia pemungutan suara (PPS) dan panitia pemilihan kecamatan (PPK) yang berjumlah 7 ribu dari 10 kabupaten/kota. Hadi menuturkan, pembayaran honor para petugas ad hoc ini merupakan pengeluaran terbesar yang harus dikeluarkan KPU.

"Untuk honor petugas ini saja mungkin kurang lebih menghabiskan Rp 120 miliar. Belum lagi untuk pengeluaran operasional, peningkatan SDM dan logistik," pungkasnya. (*/iyo/riz/k18)


BACA JUGA

Jumat, 15 Desember 2017 11:25

Soal Kontainer Parkir, Masih Buntu

SAMARINDA – Parkir truk kontainer di Jalan Ir Sutami semakin semrawut. Kondisi jalan yang di beberapa…

Jumat, 15 Desember 2017 11:24

Digugat Mantan Lurah, Pemkot Tak Gentar

SAMARINDA – Rupanya, Saripudin La Bario, tersangka kasus dugaan penyerobotan lahan dan pemalsuan…

Jumat, 15 Desember 2017 11:24

“Mungkin Konsultan Hanya Copy-Paste”

SAMARINDA – Rencana tata ruang wilayah (RTRW) milik Pemkot Samarinda kerap tidak sejalan dengan…

Jumat, 15 Desember 2017 11:22

Charity Night 3 Jam, Rp 80 Juta Digunakan untuk Renovasi

Berdiri sejak 2003, siapa sangka rumah dua lantai bermaterial kayu itu memberi kenyamanan 71 orang yang…

Jumat, 15 Desember 2017 11:17

“Minta Jatah” Itu Sudah Tradisi

SAMARINDA – Aktivitas di Sungai Mahakam memang tidak pernah berhenti. Selama 24 jam, sungai sepanjang…

Jumat, 15 Desember 2017 11:16

Bandar Narkoba Pakai Senpi Laras Panjang

SAMARINDA – Pintu perbatasan Kaltim dan Kalsel beberapa pekan terakhir bakal mendapat perhatian…

Jumat, 15 Desember 2017 11:15

Potensi CSR Bisa Rp 1 Triliun

SAMARINDA – Resolusi SKM Bersih 2025 sudah diniatkan. Jalannya memang panjang dan harus konsisten.…

Jumat, 15 Desember 2017 11:14

Dapat Tips Panjang Umur, Ziarah ke Makam Syaukani HR

MERAJUT tali silaturahmi, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang ke kediaman Sultan Kutai Kartanegara Ing…

Jumat, 15 Desember 2017 07:45

Terancam Tanpa Mahasiswa Baru

SAMARINDA – Akademi Keperawatan (Akper) Pemprov Kaltim terancam tidak bisa menerima mahasiswa…

Jumat, 15 Desember 2017 07:11

Gubernur Harus Legawa

SAMARINDA – Pernyataan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak yang meminta dosen Universitas Mulawarman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .