MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Jumat, 19 Mei 2017 12:00
Menilik Manuver Dua Bakal Calon Gubernur
Jaang-Rizal Makin Lengket, Rita Dapat Bisikan dari KPK
Rita Widyasari dan Syaharie Jaang

PROKAL.CO, Manuver dua kandidat kuat calon gubernur (Cagub) Kaltim periode 2018-2022 kian kencang. Rita Widyasari dan Syaharie Jaang masing-masing fokus memburu pendamping ideal.

WORKSHOP Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Hotel Gran Senyiur Balikpapan pada 17-18 Mei “disusupi” agenda terselubung. Jaang yang ditemui usai acara buka-bukaan kepada Kaltim Post. Dirinya tengah intens merajut komunikasi dengan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi. Menurut wali kota Samarinda ini, Rizal memiliki kompetensi. Perkembangan Balikpapan dinilainya jadi barometer.

"Balikpapan sebagai pintu gerbang Kalimantan Timur. Pembangunan dan realisasinya sudah banyak berbicara hingga tingkat nasional. Beliau salah satu pemimpin yang berhasil. Ini membuat pak Rizal jadi tokoh di Kaltim khususnya Balikpapan," terang Jaang. Diskusi keduanya pun makin hangat belakangan ini. Tak hanya membahas Samarinda dan Balikpapan, tapi juga Kaltim.

"Saya hormat terhadap beliau. Latar belakangnya swasta. Harapan kita bisa berkolaborasi yang baik," ujarnya singkat. Di tempat yang sama, Rita menyayangkan jika memang Jaang dan Rizal jadi berpasangan. Namun dia optimistis hal itu tak akan berpengaruh pada jumlah suaranya kelak. "Jangan salah. Pemilih di Kukar (Kutai Kartanegara) itu hampir sama dengan Samarinda. Samarinda itu data pemilihnya terakhir sekira 580 ribu, sementara Kutai berkisar 520 ribu pemilih. Beda tipis saja sama Samarinda. Memang kalau ada Pak Rizal bisa ditambah dari Balikpapan, tetapi saya tidak khawatir. Ada trik dan cara saya," ucapnya.

Jika memang Jaang nanti bersanding dengan Rizal sebagai cawagub, Rita menyebut itu hal yang biasa. Ketua DPD Golkar Kaltim ini tetap bertarung secara terbuka. "Saya akan bertarung secara gentleman," tegasnya. Secara eksplisit Rita mengungkapkan, sejauh ini ada 10 calon pendampingnya. Masing-masing dari mereka harus intens melaporkan perkembangan agenda dan kegiatan yang dilakukan. Mereka juga wajib melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait keinginan dirinya untuk maju dalam pilgub nanti.

"Mereka wajib sosialisasi. Didampingi kader Golkar saya. Kader nanti akan lapor ke saya, mana calon yang paling kompeten, paling rajin, paling banyak massanya, yang paling mau turun ke lapangan. Dengan ini saya akan nilai, tentu dengan pertimbangan dan indikator-indikator," paparnya. Namun Rita masih enggan menyebut siapa dari 10 calon yang paling dominan. Karena hingga kini, kesepuluhnya masih bergerilya ke lapangan.

"Ini yang membuat saya pusing. Pak Adi Darma (Wali Kota Bontang 2011-2015) mau memanggil ustaz nanti jelang puasa. Pak Farid Wadjdy (mantan wakil Gubernur) rajin ke lapangan. Pak Andi Sofyan Hasdam (Wali Kota Bontang 2001-2011) dengan massa yang banyak. Jadi sekarang saya masih wait and see," sebut Rita sambil menunjukkan foto sejumlah calon cawagubnya yang melakukan sosialisasi.

Rita tidak mempersoalkan apakah kegiatan itu bersifat kecil atau besar. Terpenting kandidat rajin. Soal kriteria, rupanya Rita dapat pesan dari KPK.  "Yang cocok kalau bisa dari birokrasi. Karena saran dari KPK, banyak pasangan kepala daerah yang bermasalah pasti sama-sama dari politisi atau sama-sama birokrasi. Jadi karena saya politisi, maka birokrasi dianggap lebih cocok. Ini saran KPK dan masukan ini bagus buat saya," pungkasnya. (*/rdh/riz/k18)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 11:21
Dari Talk Show Alumni Program Studi Hubungan Internasional

Yang Diangkat Media, Bisa Jadi Bahan Tugas Akhir

Kebiasaan menulis harus menjadi tradisi mahasiswa. Untuk itu, kampus wajib peduli dan menjadi motor…

Kamis, 23 November 2017 10:34

Panggil Nama Harus Berirama, Tamu Dibuatkan Minuman

Suara tawa tak henti terdengar dari ruang tamu Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Bontang, kemarin (22/11).…

Sabtu, 18 November 2017 07:35

Ungsikan 344 Jiwa, Pukul Mundur Kelompok Bersenjata

Satgas Gabungan TNI-Polri berhasil menerobos dua dusun yang terisolasi di Kabupaten Mimika, Papua. Kemarin…

Sabtu, 18 November 2017 07:18

Buka Perekonomian, Harga Tanah Naik Empat Kali Lipat

Pada 1976,  kawasan transmigrasi angkatan darat (Transad), Balikpapan Utara dihibahkan oleh negara…

Kamis, 16 November 2017 08:21

Menyulut Partisipasi lewat Kanal Jurnalis Warga

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menginjakkan kaki di Kaltim. Tapi kali ini bukan menggeledah…

Rabu, 15 November 2017 08:43

Jadi Tamu Kehormatan di Shanghai hingga Ditantang di Taiwan

Tradisi juara itu terjaga. Marching Band Gita Bahana (MBGB) SMP 1 Balikpapan jadi yang terbaik dalam…

Selasa, 14 November 2017 08:27

Tiba-Tiba Stop Lomba di Tengah Jalan saat Tahu Ada Tes

Kegagalan pada ujian pertama membuat semangat Winda berlipat. Mimpi harus dikejar apapun rintangannya.…

Sabtu, 11 November 2017 07:37

Kaltara Ingin Beli Dua, Disiapkan untuk Ambulans Udara

Puluhan pesanan untuk Pesawat N-219 berdatangan jauh sebelum pesawat itu diberi nama. PT Dirgantara…

Sabtu, 11 November 2017 06:43

Kenalkan Pariwisata PPU kepada Anak Muda Se-Indonesia

Tiga pemuda asal PPU terpilih mewakili Kaltim dalam Jambore Pemuda Indonesia (JPI) 2017. Pertemuan akbar…

Sabtu, 11 November 2017 06:21

Layanan Aplikasi untuk Hindari Ribetnya Administrasi

Pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor tidak diiringi penambahan ruas jalan. Itu menjadi penyebab kemacetan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .