MANAGED BY:
SABTU
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Jumat, 19 Mei 2017 12:00
Menilik Manuver Dua Bakal Calon Gubernur
Jaang-Rizal Makin Lengket, Rita Dapat Bisikan dari KPK
Rita Widyasari dan Syaharie Jaang

PROKAL.CO, Manuver dua kandidat kuat calon gubernur (Cagub) Kaltim periode 2018-2022 kian kencang. Rita Widyasari dan Syaharie Jaang masing-masing fokus memburu pendamping ideal.

WORKSHOP Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Hotel Gran Senyiur Balikpapan pada 17-18 Mei “disusupi” agenda terselubung. Jaang yang ditemui usai acara buka-bukaan kepada Kaltim Post. Dirinya tengah intens merajut komunikasi dengan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi. Menurut wali kota Samarinda ini, Rizal memiliki kompetensi. Perkembangan Balikpapan dinilainya jadi barometer.

"Balikpapan sebagai pintu gerbang Kalimantan Timur. Pembangunan dan realisasinya sudah banyak berbicara hingga tingkat nasional. Beliau salah satu pemimpin yang berhasil. Ini membuat pak Rizal jadi tokoh di Kaltim khususnya Balikpapan," terang Jaang. Diskusi keduanya pun makin hangat belakangan ini. Tak hanya membahas Samarinda dan Balikpapan, tapi juga Kaltim.

"Saya hormat terhadap beliau. Latar belakangnya swasta. Harapan kita bisa berkolaborasi yang baik," ujarnya singkat. Di tempat yang sama, Rita menyayangkan jika memang Jaang dan Rizal jadi berpasangan. Namun dia optimistis hal itu tak akan berpengaruh pada jumlah suaranya kelak. "Jangan salah. Pemilih di Kukar (Kutai Kartanegara) itu hampir sama dengan Samarinda. Samarinda itu data pemilihnya terakhir sekira 580 ribu, sementara Kutai berkisar 520 ribu pemilih. Beda tipis saja sama Samarinda. Memang kalau ada Pak Rizal bisa ditambah dari Balikpapan, tetapi saya tidak khawatir. Ada trik dan cara saya," ucapnya.

Jika memang Jaang nanti bersanding dengan Rizal sebagai cawagub, Rita menyebut itu hal yang biasa. Ketua DPD Golkar Kaltim ini tetap bertarung secara terbuka. "Saya akan bertarung secara gentleman," tegasnya. Secara eksplisit Rita mengungkapkan, sejauh ini ada 10 calon pendampingnya. Masing-masing dari mereka harus intens melaporkan perkembangan agenda dan kegiatan yang dilakukan. Mereka juga wajib melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait keinginan dirinya untuk maju dalam pilgub nanti.

"Mereka wajib sosialisasi. Didampingi kader Golkar saya. Kader nanti akan lapor ke saya, mana calon yang paling kompeten, paling rajin, paling banyak massanya, yang paling mau turun ke lapangan. Dengan ini saya akan nilai, tentu dengan pertimbangan dan indikator-indikator," paparnya. Namun Rita masih enggan menyebut siapa dari 10 calon yang paling dominan. Karena hingga kini, kesepuluhnya masih bergerilya ke lapangan.

"Ini yang membuat saya pusing. Pak Adi Darma (Wali Kota Bontang 2011-2015) mau memanggil ustaz nanti jelang puasa. Pak Farid Wadjdy (mantan wakil Gubernur) rajin ke lapangan. Pak Andi Sofyan Hasdam (Wali Kota Bontang 2001-2011) dengan massa yang banyak. Jadi sekarang saya masih wait and see," sebut Rita sambil menunjukkan foto sejumlah calon cawagubnya yang melakukan sosialisasi.

Rita tidak mempersoalkan apakah kegiatan itu bersifat kecil atau besar. Terpenting kandidat rajin. Soal kriteria, rupanya Rita dapat pesan dari KPK.  "Yang cocok kalau bisa dari birokrasi. Karena saran dari KPK, banyak pasangan kepala daerah yang bermasalah pasti sama-sama dari politisi atau sama-sama birokrasi. Jadi karena saya politisi, maka birokrasi dianggap lebih cocok. Ini saran KPK dan masukan ini bagus buat saya," pungkasnya. (*/rdh/riz/k18)


BACA JUGA

Jumat, 26 Mei 2017 08:00

Wakili Indonesia dalam BIKY, Fokus Tema Soal Kearifan Lokal

Usianya belum genap 17, namun dia sudah mantap meniti karier di dunia perfilman. Dialah Muhammad Abdillah…

Rabu, 24 Mei 2017 08:35

Senyawa Semakin Sederhana, Indeks Glikemik Meningkat

Pemanasan makanan secara terus-menerus ternyata dapat memengaruhi indeks glikemik. Terutama bagi makanan…

Senin, 22 Mei 2017 07:39

Satu dari Tiga Orang Dibayangi si Silent Killer

Hari Hipertensi Sedunia diperingati setiap 17 Mei. Indonesian Society of Hypertension, International…

Sabtu, 20 Mei 2017 01:12

Jangan Bertele-tele, Paparkan Kapabilitas Diri

Bagi mereka yang pernah mengajukan aplikasi beasiswa, tentu tahu persis rumitnya menyusun seabrek persyaratan.…

Sabtu, 20 Mei 2017 00:28

Menuju Adiwiyata, Unggul di Bidang Inovasi dan Keagamaan

Membentuk siswa dengan karakter berbasis keagamaan, patut dimulai sejak anak usia dini. Jadi, tak salah…

Kamis, 18 Mei 2017 09:08

Bahas Anatomi Tubuh Selalu Bikin Asyik

Gadis berusia 17 tahun ini sudah sedari kecil mendambakan profesi dokter. Hambatan biaya tak melemahkan…

Rabu, 17 Mei 2017 09:47

Dekapan Hangat Senjata hingga Mimisan

Mengemban tugas negara di daerah konflik tidaklah mudah. Butuh mental wira agar mampu mengatasinya.…

Selasa, 16 Mei 2017 08:46

Kalau Sudah Tahu Tekniknya Bakal Ketagihan

Menggendong bayi terlihat sepele. Namun, ada baiknya Anda mengetahui posisi menggendong yang tepat,…

Senin, 15 Mei 2017 08:10

Kurangi Konsumsi Seafood, Minum Air Putih Minimal 2,5 Liter per Hari

Penyakit yang menyerang saluran pencernaan ini bukan lagi hal baru di telinga masyarakat. Namun faktanya…

Sabtu, 13 Mei 2017 02:06

Ingin Kuliah, Fokuskan ke Pendidikan

Menghilangkan trauma dalam kasus kekerasan anak dianggap tak mudah. Namun, berbagai cara dilakukan untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .