MANAGED BY:
SABTU
21 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Jumat, 19 Mei 2017 08:30
Qolbi Sakinah Almi

Tidak Dipaksa, Sering Juara

BERSOSIALIASI: Di balik sikap pemalu Qolbi, tersimpan bakat kreativitas yang tinggi.

PROKAL.CO, Percaya diri memang kunci utama meraih prestasi. Namun, anak penakut dan pemalu juga bisa berprestasi. Qolbi Sakinah Almi, contoh anak pemalu dan penakut tapi berprestasi. Bocah cilik kelahiran Samarinda, 30 Oktober 2010, ini pandai mewarnai dan membuat kolase.

Sederet piala dan piagam disiapkan Ulfi Umi Usmah, ibu Qolbi. Mengenakan gaun biru, Qolbi tampak berbeda dari biasanya. Saat akan difoto Celoteh, Qolbi menangis kencang. "Enggak mau, enggak mau," rengek Qolbi kepada ibunya dengan derai air mata tersedu-sedu, saat ditemui di kediamannya di Jalan Pramuka, Samarinda, Rabu (26/4).

Bujukan demi bujukan dilakukan agar murid TK Alifia Samarinda ini mau difoto. Namun, Qolbi malah bersembunyi di balik pintu. Butuh waktu berjam-jam dan pendekatan, barulah dia mau difoto.

"Qolbi itu pemalu dan penakut. Apalagi kalau baru pertama bertemu orang baru. Tapi kalau sudah akrab dan merasa aman, dia menjadi anak yang manja. Jadi perlu waktu bertahap agar dia bisa menerima kehadiran orang," tutur Ulfi.

Dia tahu benar tabiat anaknya yang memang sulit bersosialisasi dengan orang lain. Berbagai lomba yang diikutkan hanyalah sebagai cara untuk membentuk rasa percaya diri putri pertama dari dua bersaudara tersebut. Kebetulan memang Qolbi suka mewarnai di rumah.

"Qolbi kalau ikut lomba itu fokus dengan apa yang di depannya, teratur, dan idealisnya tinggi. Jadi tidak ada latihan khusus untuk persiapan lomba. Niat saya supaya dia bisa bertemu orang lain, mandiri, membentuk percaya diri dan bersosialisasi. Kalau menang, itu hanya bonus," ujar Ulfi.

Saat perlombaan, Qolbi bisa menangis saat pekerjaannya tidak selesai. Dia tidak ingin pekerjaannya tidak teratur dan asal-asalan. Qolbi juga tak bisa jauh dari ibunya. Pernah suatu ketika panitia melarang orangtua berada di dekat anaknya dan bisa didiskualifikasi. "Saya coba dulu jauhi Qolbi. Kalau dia tidak mau, ya, mau bagaimana lagi. Tidak apa-apa anak saya didiskualifikasi, tidak masalah tidak juara, yang penting dia bisa ikut duduk di sana (arena lomba) dan berkumpul dengan orang lain," ujar Ulfi.

Sebagai orangtua, Ulfi dan Aulia Yanuar, suaminya, tidak memaksa Qolbi ikut lomba. Setiap ada lomba, selalu ditanya dulu, apakah ingin ikut atau tidak. Kalau memang ingin ikut, barulah didaftarkan. (*/yuv/her/k9)


BACA JUGA

Jumat, 20 April 2018 10:46

Waspada Muntah Berlebihan di Awal Kehamilan

BERBAGAI keluhan kerap dirasakan saat hamil, salah satunya hyperemesis gravidarum (HG). Menurut dr Djaja…

Jumat, 20 April 2018 10:45

Tepat Memilih Produk Kecantikan saat Hamil

PERUT membesar, kaki bengkak, dan wajah kusam selama hamil, tentu bisa membuat seseorang kurang percaya…

Kamis, 19 April 2018 09:59

Maksimalkan Pelayanan demi Kepercayaan Pelanggan

KEINGINAN menjadi seorang penata rambut dan rias yang andal telah lama melekat di hati dan pikiran Linda…

Kamis, 19 April 2018 09:58

Anggap Karyawan sebagai Teman

KURANG lebih sembilan tahun Linda Purnamasari Admaja membangun usaha salon dan menjalani profesi sebagai…

Selasa, 17 April 2018 07:11

Body Wrapping Penghancur Lemak

LEMAK dan selulit sering menjadi masalah untuk sebagian perempuan. Banyak metode yang ditawarkan dan…

Selasa, 17 April 2018 07:09

Waxing Memicu Ruam dan Infeksi

DEMI mendapatkan kulit mulus tanpa bulu, sebagian besar perempuan memilih untuk menghilangkan bulu dengan…

Selasa, 17 April 2018 07:07

Ceker Pedas Kemangi

Oleh: Okta Purnama, warga Jalan Silkar, Penajam Paser Utara Bahan: - 15 ceker ayam, bersihkan dan rebus…

Selasa, 17 April 2018 07:05

Fried Calamari

Oleh: Okta Purnama, warga Jalan Silkar, Penajam Paser Utara Bahan: - 1 ekor cumi-cumi ukuran sedang,…

Selasa, 17 April 2018 07:03

Roti Goreng Isi Sosis

Oleh: Nurela, warga Bantuas, Samarinda Bahan: - 250 gram (gr) tepung - 11 gr ragi instan kering - 1…

Senin, 16 April 2018 10:06

Amandel Meradang, Fisik Melemah

RADANG di daerah tonsil atau amandel karena infeksi virus atau bakteri sering disebut tonsilitis.Beberapa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .