MANAGED BY:
SABTU
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Jumat, 19 Mei 2017 08:30
Qolbi Sakinah Almi

Tidak Dipaksa, Sering Juara

BERSOSIALIASI: Di balik sikap pemalu Qolbi, tersimpan bakat kreativitas yang tinggi.

PROKAL.CO, Percaya diri memang kunci utama meraih prestasi. Namun, anak penakut dan pemalu juga bisa berprestasi. Qolbi Sakinah Almi, contoh anak pemalu dan penakut tapi berprestasi. Bocah cilik kelahiran Samarinda, 30 Oktober 2010, ini pandai mewarnai dan membuat kolase.

Sederet piala dan piagam disiapkan Ulfi Umi Usmah, ibu Qolbi. Mengenakan gaun biru, Qolbi tampak berbeda dari biasanya. Saat akan difoto Celoteh, Qolbi menangis kencang. "Enggak mau, enggak mau," rengek Qolbi kepada ibunya dengan derai air mata tersedu-sedu, saat ditemui di kediamannya di Jalan Pramuka, Samarinda, Rabu (26/4).

Bujukan demi bujukan dilakukan agar murid TK Alifia Samarinda ini mau difoto. Namun, Qolbi malah bersembunyi di balik pintu. Butuh waktu berjam-jam dan pendekatan, barulah dia mau difoto.

"Qolbi itu pemalu dan penakut. Apalagi kalau baru pertama bertemu orang baru. Tapi kalau sudah akrab dan merasa aman, dia menjadi anak yang manja. Jadi perlu waktu bertahap agar dia bisa menerima kehadiran orang," tutur Ulfi.

Dia tahu benar tabiat anaknya yang memang sulit bersosialisasi dengan orang lain. Berbagai lomba yang diikutkan hanyalah sebagai cara untuk membentuk rasa percaya diri putri pertama dari dua bersaudara tersebut. Kebetulan memang Qolbi suka mewarnai di rumah.

"Qolbi kalau ikut lomba itu fokus dengan apa yang di depannya, teratur, dan idealisnya tinggi. Jadi tidak ada latihan khusus untuk persiapan lomba. Niat saya supaya dia bisa bertemu orang lain, mandiri, membentuk percaya diri dan bersosialisasi. Kalau menang, itu hanya bonus," ujar Ulfi.

Saat perlombaan, Qolbi bisa menangis saat pekerjaannya tidak selesai. Dia tidak ingin pekerjaannya tidak teratur dan asal-asalan. Qolbi juga tak bisa jauh dari ibunya. Pernah suatu ketika panitia melarang orangtua berada di dekat anaknya dan bisa didiskualifikasi. "Saya coba dulu jauhi Qolbi. Kalau dia tidak mau, ya, mau bagaimana lagi. Tidak apa-apa anak saya didiskualifikasi, tidak masalah tidak juara, yang penting dia bisa ikut duduk di sana (arena lomba) dan berkumpul dengan orang lain," ujar Ulfi.

Sebagai orangtua, Ulfi dan Aulia Yanuar, suaminya, tidak memaksa Qolbi ikut lomba. Setiap ada lomba, selalu ditanya dulu, apakah ingin ikut atau tidak. Kalau memang ingin ikut, barulah didaftarkan. (*/yuv/her/k9)


BACA JUGA

Jumat, 26 Mei 2017 08:47

Berbagi Teknik Henna kepada Pemula

HENNA atau menggambar bermacam-macam motif cantik di permukaan tangan, biasanya dilakukan untuk momen…

Kamis, 25 Mei 2017 09:04

Mendampingi Anak di Sela Praktik

JADWAL pekerjaan yang padat sebagai dokter tidak membuat Sherly Yuniardian melupakan kewajiban sebagai…

Kamis, 25 Mei 2017 09:02

Ingin Wawasan Anak Berkembang

SEBANYAK 10 siswa Pelita Bunda Education Center yang telah menjalani terapi sejak usia 2 atau 3 tahun,…

Rabu, 24 Mei 2017 08:19

Soto Ayam Santan

Bahan-bahan: 1/2 kilogram (kg) ayam 1 batang daun bawang, iris 2 batang serai, dikeprek 1 ruas lengkuas,…

Rabu, 24 Mei 2017 08:17

BOLA-BOLA KEJU

Bahan-bahan: 1 gelas terigu 1 butir telur 1 gelas air 100 gram (gr) margarin 100 gr keju parut Minyak…

Selasa, 23 Mei 2017 09:12

Kulit Ayam Banyak Lemak

“Di Eropa, penduduknya tidak makan kepala dan ceker ayam. Bagian ayam tersebut bukan menjadi perhatian…

Selasa, 23 Mei 2017 09:09

Cuma 5 Menit, Kencang 5 Tahun Lebih Muda

Sebagian besar perempuan mengidamkan kulit kencang dan mulus. Terutama bagian wajah. Perawatan setrika…

Selasa, 23 Mei 2017 09:07

Sambal Bawang Terong Asam

Bahan-bahan: 1 ikat bawang rambut, bersihkan dan potong-potong sesuai selera 1 buah terong asam, kupas,…

Selasa, 23 Mei 2017 09:06

SEDAP...., Muffin Kukus Kelengkeng

Bahan-bahan : 25 gram (gr) kelengkeng kering 1 butir telur 20 gr gula pasir 40 gr gula palm 75 ml susu…

Senin, 22 Mei 2017 09:28

Garlic Knots

Bahan-bahan : 2 cup tepung terigu protein tinggi 1 cup air hangat 1 sendok makan (sdm) ragi instan 1…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .