MANAGED BY:
SENIN
11 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Jumat, 19 Mei 2017 08:30
Qolbi Sakinah Almi

Tidak Dipaksa, Sering Juara

BERSOSIALIASI: Di balik sikap pemalu Qolbi, tersimpan bakat kreativitas yang tinggi.

PROKAL.CO, Percaya diri memang kunci utama meraih prestasi. Namun, anak penakut dan pemalu juga bisa berprestasi. Qolbi Sakinah Almi, contoh anak pemalu dan penakut tapi berprestasi. Bocah cilik kelahiran Samarinda, 30 Oktober 2010, ini pandai mewarnai dan membuat kolase.

Sederet piala dan piagam disiapkan Ulfi Umi Usmah, ibu Qolbi. Mengenakan gaun biru, Qolbi tampak berbeda dari biasanya. Saat akan difoto Celoteh, Qolbi menangis kencang. "Enggak mau, enggak mau," rengek Qolbi kepada ibunya dengan derai air mata tersedu-sedu, saat ditemui di kediamannya di Jalan Pramuka, Samarinda, Rabu (26/4).

Bujukan demi bujukan dilakukan agar murid TK Alifia Samarinda ini mau difoto. Namun, Qolbi malah bersembunyi di balik pintu. Butuh waktu berjam-jam dan pendekatan, barulah dia mau difoto.

"Qolbi itu pemalu dan penakut. Apalagi kalau baru pertama bertemu orang baru. Tapi kalau sudah akrab dan merasa aman, dia menjadi anak yang manja. Jadi perlu waktu bertahap agar dia bisa menerima kehadiran orang," tutur Ulfi.

Dia tahu benar tabiat anaknya yang memang sulit bersosialisasi dengan orang lain. Berbagai lomba yang diikutkan hanyalah sebagai cara untuk membentuk rasa percaya diri putri pertama dari dua bersaudara tersebut. Kebetulan memang Qolbi suka mewarnai di rumah.

"Qolbi kalau ikut lomba itu fokus dengan apa yang di depannya, teratur, dan idealisnya tinggi. Jadi tidak ada latihan khusus untuk persiapan lomba. Niat saya supaya dia bisa bertemu orang lain, mandiri, membentuk percaya diri dan bersosialisasi. Kalau menang, itu hanya bonus," ujar Ulfi.

Saat perlombaan, Qolbi bisa menangis saat pekerjaannya tidak selesai. Dia tidak ingin pekerjaannya tidak teratur dan asal-asalan. Qolbi juga tak bisa jauh dari ibunya. Pernah suatu ketika panitia melarang orangtua berada di dekat anaknya dan bisa didiskualifikasi. "Saya coba dulu jauhi Qolbi. Kalau dia tidak mau, ya, mau bagaimana lagi. Tidak apa-apa anak saya didiskualifikasi, tidak masalah tidak juara, yang penting dia bisa ikut duduk di sana (arena lomba) dan berkumpul dengan orang lain," ujar Ulfi.

Sebagai orangtua, Ulfi dan Aulia Yanuar, suaminya, tidak memaksa Qolbi ikut lomba. Setiap ada lomba, selalu ditanya dulu, apakah ingin ikut atau tidak. Kalau memang ingin ikut, barulah didaftarkan. (*/yuv/her/k9)


BACA JUGA

Sabtu, 09 Desember 2017 11:46

Musik Adalah Kehidupan

MENIKMATI dunia musik membuat perempuan berusia 16 tahun tersebut selalu bahagia. Dea Fadila Novitasari,…

Sabtu, 09 Desember 2017 11:44

Pantang Menyerah Demi Impian

DEA Fadila Novitasari, perempuan 16 tahun ini memiliki suara yang merdu dan melengking. Sejak lima tahun,…

Sabtu, 09 Desember 2017 11:42

Manis Mangga Tak Bikin Gemuk

MENGONSUMSI buah yang kaya vitamin C dan antioksidan dapat membantu menyegarkan dan menjaga kekebalan…

Sabtu, 09 Desember 2017 11:41

Capai Berat Badan Ideal dengan Madu

SEJAK dulu, madu dipercaya memiliki segudang manfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Cairan manis tersebut…

Sabtu, 09 Desember 2017 11:34

Biarkan Rambut Terurai

GERAH dan menyulitkan gerak membuat sebagian besar perempuan mengikat rambutnya, apalagi saat beraktivitas.…

Sabtu, 09 Desember 2017 11:33

Bebas Kilap dengan Matte Foundation

PENGGUNAAN alas bedak membantu Anda menyempurnakan riasan. Sebab, membuat wajah terlihat lebih halus,…

Sabtu, 09 Desember 2017 11:30

Anak Bukan Alat Pemuas Ambisi

MEMBERIKAN pendidikan yang terbaik untuk masa depan anak memang wajar dilakukan. Namun, sebagian besar…

Sabtu, 09 Desember 2017 11:29

Hyper-parenting Merusak Konsep Diri Anak

ORANGTUA kerap cemas berlebih jika anaknya tidak tumbuh sesuai dengan keinginan. Kecemasan tersebut…

Sabtu, 09 Desember 2017 11:26

Kelainan Kromosom Picu Hamil Tanpa Janin

TES urine menyatakan Anda hamil, tapi saat diperiksa dokter ternyata tidak ada janin dalam kandungan.…

Sabtu, 09 Desember 2017 11:24

Pantau Berat Badan Selama Hamil

ASUPAN makan yang bernutrisi saat hamil sangat diperlukan untuk menopang perkembangan janin. Namun,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .