MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Jumat, 19 Mei 2017 08:30
Qolbi Sakinah Almi

Tidak Dipaksa, Sering Juara

BERSOSIALIASI: Di balik sikap pemalu Qolbi, tersimpan bakat kreativitas yang tinggi.

PROKAL.CO, Percaya diri memang kunci utama meraih prestasi. Namun, anak penakut dan pemalu juga bisa berprestasi. Qolbi Sakinah Almi, contoh anak pemalu dan penakut tapi berprestasi. Bocah cilik kelahiran Samarinda, 30 Oktober 2010, ini pandai mewarnai dan membuat kolase.

Sederet piala dan piagam disiapkan Ulfi Umi Usmah, ibu Qolbi. Mengenakan gaun biru, Qolbi tampak berbeda dari biasanya. Saat akan difoto Celoteh, Qolbi menangis kencang. "Enggak mau, enggak mau," rengek Qolbi kepada ibunya dengan derai air mata tersedu-sedu, saat ditemui di kediamannya di Jalan Pramuka, Samarinda, Rabu (26/4).

Bujukan demi bujukan dilakukan agar murid TK Alifia Samarinda ini mau difoto. Namun, Qolbi malah bersembunyi di balik pintu. Butuh waktu berjam-jam dan pendekatan, barulah dia mau difoto.

"Qolbi itu pemalu dan penakut. Apalagi kalau baru pertama bertemu orang baru. Tapi kalau sudah akrab dan merasa aman, dia menjadi anak yang manja. Jadi perlu waktu bertahap agar dia bisa menerima kehadiran orang," tutur Ulfi.

Dia tahu benar tabiat anaknya yang memang sulit bersosialisasi dengan orang lain. Berbagai lomba yang diikutkan hanyalah sebagai cara untuk membentuk rasa percaya diri putri pertama dari dua bersaudara tersebut. Kebetulan memang Qolbi suka mewarnai di rumah.

"Qolbi kalau ikut lomba itu fokus dengan apa yang di depannya, teratur, dan idealisnya tinggi. Jadi tidak ada latihan khusus untuk persiapan lomba. Niat saya supaya dia bisa bertemu orang lain, mandiri, membentuk percaya diri dan bersosialisasi. Kalau menang, itu hanya bonus," ujar Ulfi.

Saat perlombaan, Qolbi bisa menangis saat pekerjaannya tidak selesai. Dia tidak ingin pekerjaannya tidak teratur dan asal-asalan. Qolbi juga tak bisa jauh dari ibunya. Pernah suatu ketika panitia melarang orangtua berada di dekat anaknya dan bisa didiskualifikasi. "Saya coba dulu jauhi Qolbi. Kalau dia tidak mau, ya, mau bagaimana lagi. Tidak apa-apa anak saya didiskualifikasi, tidak masalah tidak juara, yang penting dia bisa ikut duduk di sana (arena lomba) dan berkumpul dengan orang lain," ujar Ulfi.

Sebagai orangtua, Ulfi dan Aulia Yanuar, suaminya, tidak memaksa Qolbi ikut lomba. Setiap ada lomba, selalu ditanya dulu, apakah ingin ikut atau tidak. Kalau memang ingin ikut, barulah didaftarkan. (*/yuv/her/k9)


BACA JUGA

Jumat, 22 September 2017 09:31

Deteksi Autisme sejak Usia 6 Bulan

\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\ Autisme merupakan gangguan yang belum diketahui penyebabnya. Selain kemampuan…

Jumat, 22 September 2017 09:29

Puding Tape Panggang

Oleh: Wiwiedarre (Wied's Table) Bahan-bahan: 500 gram (gr) tape singkong, haluskan 1 sachet agar-agar…

Jumat, 22 September 2017 09:28

Lele Masak Belimbing Wuluh

Oleh: Wiwiedarre (Wied's Table) Bahan-bahan: 1 kg ikan lele, bersihkan 2 cup santan   Bumbu iris:…

Jumat, 22 September 2017 09:27

Baguette atau Roti Perancis

Oleh: Wiwiedarre (Wied's Table) Bahan-bahan: 400 gram (gr) terigu bisa diganti tepung gandum 250 ml…

Jumat, 22 September 2017 09:26

Mainan Edukatif, Anak Aktif

\\\\\\\\\ PESATNYA perkembangan anak usia 0–5 tahun harus diamati dengan baik. Kenyataannya, dilema…

Kamis, 21 September 2017 08:58

Perhatikan Psikologi saat Konseling Gizi

TATAPAN wajah Saibatul Hairiyah memandang ke arah seorang perempuan di hadapannya. Serius, dia mendengarkan…

Kamis, 21 September 2017 08:56

Konselor ASI di AIMI

TAK hanya bekerja di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) sebagai ahli gizi, Saibatul Hairiyah juga…

Kamis, 21 September 2017 08:56

Mandiri, Jauh dengan Suami

HARUS siap melayani di mana saja. Begitulah yang harus dilakukan Saibatul Hairiyah. Sebagai seorang…

Rabu, 20 September 2017 08:54

Cukup 15 Menit Menikmati Makan

BANYAK yang tak sadarmakanan untuk buah hati kebanyakan mengikuti kemauan orangtua. Porsi makanan ditarget…

Rabu, 20 September 2017 08:53

Avocado Cake

Oleh: Yesi Sulistyaningsih Bahan-bahan: 3 butir telur 100 gram (gr) gula pasir 1 sendok teh (sdt) emulsifier…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .