MANAGED BY:
SELASA
25 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Jumat, 19 Mei 2017 10:10
Nekat Memotong Bundaran, 150 Kendaraan Kena Tilang

Truk Kelebihan Muatan Juga Ditertibkan

-ilustrasi

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Beberapa kali dirazia,masih banyak orang yang tetap memotong jalur di simpang Muara Rapak.Hal ituterlihat dari Operasi Patuh Mahakam 2017 yang dilakukan Satlantas Polres Balikpapan, kemarin (18/5) pagi. Sebanyak 200 kendaraan  diberhentikan sejak operasi yang dimulai pukul 10.00 Wita di Jalan Jenderal Ahmad Yani, depan SPBG Muara Rapak.

"Yang kami berhentikan adalah mereka yang dalam berkendara berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Yakni yang memotong langsung bundaran dari arah Karang Anyar menuju Jalan Jendral A Yani," terang KBO Satlantas Polres Balikpapan, Iptu Mursal.

Dari 200 kendaraan yang diberhentikan, 150 kendaraan kena tilang. Mereka terbukti telah membahayakan lalu lintas dengan memotong langsung bundaran tanpa memutarinya. Selain Satlantas Polres Balikpapan, ada pula Dinas Perhubungan Balikpapan dalam operasi penertiban terhadap kendaraan angkutan. Memeriksa muatan dan beban kendaraan yang melintas di kawasan Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Mulawarman.

"Untuk razia jalur provinsi, seperti di Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Mulawarman, petugas Dishub juga melakukan pengecekan kelayakan kendaraan dan penimbangan muatan. Segala yang memungkinkan jadi penyebab laka maka akan ditindak petugas. Baik ditilang langsung atau mendapatkan teguran," sebutnya.

Selama 10 hari dilaksanakan, Operasi Patuh Mahakam 2017 telah melakukan 120 teguran dan 1.025 penilangan. Mursal berharap, Operasi Mahakam tahun ini dapat mencapai target, yakni 1.200 penilangan atau bahkan lebih. Untuk penilangan bagi kendaraan kelebihan muatan lebih banyak dilakukan di kawasan Jalan Soekarno-Hatta.

"Sebenarnya, ada banyak pelanggar rambu, arus dan markah. Tetapi patroli yang dilakukan lebih fokus pada edukasi masyarakat soal ketertiban lalu lintas dan menaati rambu yang ada. Pelanggaran administrasi seperti surat-surat yang dicari petugas, tetapi target utama pelanggaran nyata yang berpotensi laka," pungkasnya. (*/rdh/rsh/k15)


BACA JUGA

Senin, 24 Juli 2017 08:16

Pedagang Minta Ada Relokasi

BALIKPAPAN - Para pedagang di Pelabuhan Semayang tengah harap-harap cemas. Mereka berharap ada kebijaksanaan…

Senin, 24 Juli 2017 08:14

Guru Kurang, Hambat Penambahan Rombel

BALIKPAPAN – Persoalan pendidikan di Balikpapan cukup pelik. Sampai saat ini, keterbatasan kuota…

Minggu, 23 Juli 2017 08:58

Potensi PAD Kecil, Pamflet Liar Merajalela

BALIKPAPAN – Bukan hal sulit menemukan pamflet yang tertempel di tiang listrik, tembok, sampai…

Minggu, 23 Juli 2017 08:56

Sanksi Tegas Belum Diatur

DASAR hukum pajak reklame tertuang dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009. Kemudian Peraturan Daerah…

Minggu, 23 Juli 2017 08:55

Ormas Tanpa Badan Hukum, Kapolda: Ditindak

BALIKPAPAN – Aktivitas organisasi kemasyarakatan (Ormas) diperketat. Ini menyusul dikeluarkannya…

Minggu, 23 Juli 2017 08:52

Pengagum WS Rendra yang Tak Suka Puisi Melankolis

Kesukaan terhadap sastra, khususnya puisi bisa disebut hal yang tak disengaja. Berawal dari lomba sewaktu…

Minggu, 23 Juli 2017 08:47

TNI-Polri untuk Masyarakat

Spektakuler Sempat diperkirakan hujan, event fun bike dan fun walk dalam rangka HUT ke-71 Bhayangkara…

Sabtu, 22 Juli 2017 07:38

Seluruh Kasat Reskrim Dikumpulkan

BALIKPAPAN –  Meski momen Lebaran sudah lewat, namun harga sembako tetap dijaga kestabilannya.…

Sabtu, 22 Juli 2017 07:37

Baru 107 Bank Sampah di Kota Minyak

BALIKPAPAN  –  Kota ini hanyamemiliki 107 bank sampah. Jumlah itu jauh dari kata ideal.…

Sabtu, 22 Juli 2017 07:37

Api 42 Kali Membara

BALIKPAPAN  –  Bencana kebakaran masih menjadi momok bagi Kota Minyak. Tercatat, sampai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .