MANAGED BY:
SABTU
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Kamis, 18 Mei 2017 09:08
Bahas Anatomi Tubuh Selalu Bikin Asyik

Putri Amaliani, Berjuang Cari Beasiswa untuk Raih Mimpi Jadi Dokter

PANTANG MENYERAH: Meski terkendala biaya, mimpi Putri Amaliani sebagai dokter tak pernah surut.(anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, Gadis berusia 17 tahun ini sudah sedari kecil mendambakan profesi dokter. Hambatan biaya tak melemahkan semangatnya.

DINA ANGELINA, Balikpapan

MESKI memiliki tubuh yang mungil, Putri Amaliani menopang mimpi besar dalam hidupnya. Awalnya, pilihan untuk bermimpi sebagai dokter hanya karena profesi tersebut terasa familiar. Namun lambat laun, hatinya teguh pada pendirian itu. Menurutnya, dokter merupakan pekerjaan mulia. Karena banyak orang yang membutuhkan pertolongan layanan kesehatan.

Rasa kagum itu berbuah menjadi cita-cita yang masih dia pegang teguh. “Dokter kerjanya harus sepenuh hati karena siap meninggalkan kesibukan dan urusan pribadi untuk menolong orang lain. Itu yang membuat saya kagum dan suatu saat saya ingin membuka klinik kesehatan bagi orang yang tidak mampu,” ucapnya.

Siswa kelas XI SMA 1 Balikpapan itu bercerita, impian tersebut turut membawa dirinya gemar pada pelajaran biologi. Bahkan dia memilih program ekstrakurikuler klub sains agar berhubungan dengan ilmu kedokteran. “Asyik karena saya bisa langsung pelajari ilmunya. Contoh kalau membahas tentang anatomi tubuh manusia, saya bisa mengenal dan melihat dari tubuh saya sendiri. Mempelajari apa yang ada di sekitar saya,” tuturnya.

Sulung dari empat bersaudara itu memberanikan diri ikut andil dalam berbagai perlombaan di bidang sains. Seperti Olimpiade Sains Biologi (Osagi) tingkat Kota Balikpapan 2016 dan Olimpiade Farmasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya 2016. Semua itu dilakukannya untuk mencari pengetahuan sebanyak mungkin sebelum masuk bangku perkuliahan.

“Saya tertarik dan mencari tim yang memiliki minat sama. Waktu coba Osagi ternyata hanya mampu di tingkat kota. Sedangkan Olimpiade Sains dan Farmasi Unair lebih sulit lagi, kompetitor level nasional dari berbagai daerah. Soal beragam dari biologi, kimia, dan fisika,” kenangnya. Tidak hanya itu, putri dari pasangan Sugiono dan Siti Hajrah Yani ini terbilang rutin mengikuti kegiatan Palang Merah Indonesia (PMI). Alasannya, kegiatan tersebut dapat mendekatkan dia dengan dunia medis. Salah satu contohnya saat melakukan kunjungan ke rumah sakit atau hospital tour.

“Senang dapat pengalaman ikut tur ke rumah sakit. Saya ingin tahu lebih dekat bagaimana situasi yang terjadi di sana, cari tahu seluk beluk rumah sakit. Hingga seperti apa kesibukan dokter dalam bekerja,” kata peraih juara I Lomba Kepalangmerahan Kota Balikpapan itu.

Selain sibuk dengan kegiatan sekolah, Putri saat ini menjadi santri dan mondok di Yayasan Darul Farhanah Tahfidz Putri Aminah.

Dengan tugas menyetor hafalan ayat-ayat Alquran setiap minggu. “Awalnya karena mau cari beasiswa. Ada teman yang nawarin buat ikut mondok. Lalu saya sampaikan semua berkas. Kemudian diajak latihan menjadi hafidzah, mungkin nanti bisa ada beasiswa dari jalan ini,” harapnya.

Sehari-hari, juara 3 lomba saritilawah SD tingkat kota itu hanya berlatih dan hafalan di rumah. Putri termasuk santri lepas alias kalong. Tidak full time berada di pondok. Aktivitas mondok dilakukannya setiap Kamis. Dia harus menyetor hafalan dan murojaah Alquran. Nantinya ada yang bertugas untuk menilai.

“Saya masih pulang ke rumah karena harus bantu ibu dan jaga adik-adik yang masih kecil. Apalagi ayah kerja di Samarinda, baru pulang tiga bulan sekali. Setelah pulang sekolah beres-beres rumah atau bantu ibu saat menerima pesanan katering,” ujar peraih juara 3 Lomba Cerdas Cermat Palang Merah Remaja.

Biasanya, gadis kelahiran Kota Minyak itu baru mulai belajar setelah magrib. Awal mula dengan hafalan Alquran, lalu belajar untuk materi pelajaran di sekolah. Baik menyiapkan tugas atau presentasi esok hari. Kemudian, bangun subuh untuk tahajud dan belajar lagi sebelum berangkat sekolah.

Putri menyadari, biaya menjadi kendala utama dalam meraih cita-cita. Sebenarnya, orangtuanya pun tidak mempermasalahkan cita-cita tersebut. Dukungan berupa nasihat dan motivasi selalu tak henti dia dapat. Hanya saja untuk fasilitas seperti kursus dan sebagainya masih tidak mampu terjangkau.

Momen tersebut pernah dia lewati juga saat masih berada di bangku SD. Ketika itu, sang ibu ingin menjalani proses lahiran, sedangkan Putri sedang menghadapi masa ujian nasional. Sehingga keluarganya membutuhkan biaya yang besar untuk melalui dua masa itu. “Alhamdulillah justru dapat peringkat 1 nilai ujian nasional di sekolah. Kemudian mendapat bantuan untuk lanjut sekolah ke jenjang SMP. Momen itu begitu membekas, apalagi saya masih kecil dan tidak tahu bagaimana cara untuk membantu keluarga saat itu,” ujar alumnus SMP 5 Balikpapan itu.

Kendala lainnya meraih cita-cita karena dia tidak punya bayangan bagaimana dunia perkuliahan. “Orangtua juga tidak ada yang kuliah. Paling saya hanya tanya ke kakak kelas yang sudah masuk duluan di jurusan kedokteran atau main ke perpustakaan kota untuk cari tahu soal ilmu itu,” sambungnya.

Maka dari itu, dia berusaha untuk mencari beasiswa. Tentu tetap berusaha lolos lewat jalur undangan atau SNMPTN. Namun tetap saja dia masih resah dan harus siap jika menempuh jalur SBMPTN dan mandiri. Sehingga, Putri terus mempersiapkan diri dalam segi pelajaran. Sembari menunggu hasil dari lamaran beasiswa yang dia ajukan beberapa waktu lalu. Keputusan itu sudah sesuai dengan arahan sang ibu.

“Kata ibu, saya tidak boleh mudah menyerah kalau ingin hidup enak. Kalau mau sukses harus melewati jalan berbatu-batu. Lalu jangan menghindar dari masalah karena itu media pembelajaran ke depan. Jadi yang penting coba dulu. Apapun hasilnya nanti bagaimana Allah yang mengatur,” ungkapnya.

Sementara ini, Putri menargetkan diri untuk masuk di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya. Namun tidak menutup kemungkinan juga untuk mencari kampus lain. Dia pun berharap ada uluran tangan para dermawan yang bisa tergerak untuk membantunya meraih cita-cita. (riz/k18)


BACA JUGA

Senin, 22 Mei 2017 07:39

Satu dari Tiga Orang Dibayangi si Silent Killer

Hari Hipertensi Sedunia diperingati setiap 17 Mei. Indonesian Society of Hypertension, International…

Sabtu, 20 Mei 2017 01:12

Jangan Bertele-tele, Paparkan Kapabilitas Diri

Bagi mereka yang pernah mengajukan aplikasi beasiswa, tentu tahu persis rumitnya menyusun seabrek persyaratan.…

Sabtu, 20 Mei 2017 00:28

Menuju Adiwiyata, Unggul di Bidang Inovasi dan Keagamaan

Membentuk siswa dengan karakter berbasis keagamaan, patut dimulai sejak anak usia dini. Jadi, tak salah…

Jumat, 19 Mei 2017 12:00
Menilik Manuver Dua Bakal Calon Gubernur

Jaang-Rizal Makin Lengket, Rita Dapat Bisikan dari KPK

Manuver dua kandidat kuat calon gubernur (Cagub) Kaltim periode 2018-2022 kian kencang. Rita Widyasari…

Rabu, 17 Mei 2017 09:47

Dekapan Hangat Senjata hingga Mimisan

Mengemban tugas negara di daerah konflik tidaklah mudah. Butuh mental wira agar mampu mengatasinya.…

Selasa, 16 Mei 2017 08:46

Kalau Sudah Tahu Tekniknya Bakal Ketagihan

Menggendong bayi terlihat sepele. Namun, ada baiknya Anda mengetahui posisi menggendong yang tepat,…

Senin, 15 Mei 2017 08:10

Kurangi Konsumsi Seafood, Minum Air Putih Minimal 2,5 Liter per Hari

Penyakit yang menyerang saluran pencernaan ini bukan lagi hal baru di telinga masyarakat. Namun faktanya…

Sabtu, 13 Mei 2017 02:06

Ingin Kuliah, Fokuskan ke Pendidikan

Menghilangkan trauma dalam kasus kekerasan anak dianggap tak mudah. Namun, berbagai cara dilakukan untuk…

Sabtu, 13 Mei 2017 01:56

Media Sosial Sekarang Jadi Sarana Menggunjing

Kebiasaan Safari Jumat oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin terus dijalankan. Kemarin, dia menjadi…

Sabtu, 13 Mei 2017 00:59

Tiga Bulan Bayar Rp 94 Ribu, Bocor Pun Tak Ada Semburan Api

Penggunaan jaringan gas (jargas) sebagai konversi tabung LPG menuai respons positif. Beberapa konsumen…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .