MANAGED BY:
SENIN
22 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Rabu, 17 Mei 2017 09:58
Subsidi Listrik Resmi Dicabut

363.894 Pelanggan Migrasi Tarif, PLN Hemat Rp 38 M

PROKAL.CO, SAMARINDA – PT PLN (Persero) Area Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra) resmi mencabut subsidi sebanyak 363.894 pelanggan listrik daya 900 VA. Para pelanggan listrik ini dianggap sudah tidak berhak menerima subsidi pemerintah, masing-masing sebesar Rp 110 ribu per pelanggan.

Deputi Manajer Hukum dan Humas PLN Wilayah Kaltim-Kaltara, Wijayanto Nugroho, mengatakan ada 408.650 pelanggan daya 900 VA di Kaltimra. Namun, hanya 44.756 pelanggan yang layak menerima subsidi. Pelanggan ini masuk kategori masyarakat miskin sesuai hasil verifikasi Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Dia menjelaskan, TNP2K merupakan tim khusus di bawah Sekretariat Wakil Presiden. TNP2K mengenakan hingga 100 kriteria untuk kemiskinan dibanding misalnya Badan Pusat Statistik (BPS) yang menggunakan 14 indikator saja. Sehingga data orang miskin yang dimiliki TNP2K dianggap lebih sahih.

“Setiap tahunnya, secara nasional anggaran subsidi listrik sebesar Rp 67 triliun. Dengan mengurangi jumlah penerima subsidi itu, pemerintah menghemat hingga Rp 38 miliar di Kaltimra,” ujarnya kepada Kaltim Post. Jumlah itu, lanjut dia, merupakan bagian dari penghematan sebanyak Rp 22 triliun secara nasional.

Penghematan ini berasal dari 19 juta pelanggan tarif 900 VA di Indonesia yang dikeluarkan dari daftar penerima subsidi.

Diketahui, PLN melakukan penyesuaian tarif secara bertahap. Untuk tahap pertama, dari Januari hingga Februari 2017, pelanggan listrik golongan 900 VA yang subsidinya akan dicabut dibagi dalam 3 blok.

Blok I dengan pemakaian listrik di atas 60 kWh (kilowatt hour, per seribu watt per jam) dikenakan harga Rp 682 per kWh. Blok II pemakaian antara 20-60 kWh dikenai tarif sebesar Rp 582 per kWh. Sementara Blok III pelanggan dengan konsumsi listrik di bawah 20 kWh maka mendapat tarif Rp 360 per kWh.

Untuk pelanggan yang berlangganan secara prabayar dikenai biaya Rp 791 per kWh. Pada Maret 2017, tidak ada lagi Blok dan seluruh pelanggan 900 VA non-rumah tangga miskin mendapat harga listrik Rp 1.023 per kWh, termasuk juga yang prabayar. Dua bulan berikutnya yaitu mulai Mei 2017 tarifnya menjadi Rp 1.352 per kWh atau sudah pada harga keekonomian listrik per kWh sesuai biaya produksinya.

“Secara nyata, bila saat ini pelanggan 900 VA membayar Rp 74.000 per bulan, maka setelah subsidi total dicabut, masyarakat akan mulai membayar Rp 180.000 pada bulan ini,” ucapnya. (*/roe/riz/k18)


BACA JUGA

Minggu, 21 Januari 2018 11:08

Biaya Naik, Pengusaha Mengeluh

SAMARINDA – Pengesahan rancangan peraturan daerah (raperda) menjadi peraturan daerah (perda) tidak…

Minggu, 21 Januari 2018 11:06

Gairah Penelitian Dosen di Kaltim Rendah

SAMARINDA – Gairah penelitian dosen di Kaltim masih terbilang rendah. Banyak faktor yang menghambat…

Minggu, 21 Januari 2018 11:05

Barang Milik Orang Lain

Bebasnya Febriadi alias Febi dari tuntutan selama 17 tahun pidana penjara di Pengadilan Negeri (PN)…

Sabtu, 20 Januari 2018 10:55
Reka Ulang Kejadian Tewasnya Hasan

“Ampun Mah, Sakit”

Rumah berkelir hijau di ujung jalan Kompleks Daksa, Jalan Jakarta I, Blok D5, RT 37, No 1, Kelurahan…

Sabtu, 20 Januari 2018 10:55

Kurang Puas Jambret, Minta Tebusan

Dari sekian banyak kejahatan jalanan, cara Andi (31), pelaku jambret yang tinggal di Jalan APT Pranoto,…

Sabtu, 20 Januari 2018 10:54

“Mas, Hasan Kok Susah Betul Matinya”

SAMARINDA – Kasus kematian Hasanuddin alias Hasan, bocah 10 tahun yang disiksa Rahmatullah, ayah…

Sabtu, 20 Januari 2018 10:50

Bisnis Haram Keluarga Terbongkar

Impitan ekonomi selalu jadi alasan seseorang berada di lingkaran peredaran narkotika. Salah satunya,…

Sabtu, 20 Januari 2018 10:49

Hadirkan Tiga Saksi Meringankan, Hakim Menilai Salah Tangkap

Bebasnya Febriadi alias Febi, terdakwa dugaan kepemilikan sabu-sabu 500 gram di Pengadilan Negeri (PN)…

Jumat, 19 Januari 2018 12:19

Tahanan Hanya Diberi Antibiotik, Polisi Masih Waswas

SAMARINDA – Difteri menjadi momok bersama. Bukan hanya di kalangan masyarakat, di ruang serba…

Jumat, 19 Januari 2018 12:17

Tersedia 3 Ribu Vial Vaksin

Pemkot Samarinda sangat menyeriusi penanganan penyebaran difteri. Sampai saat ini, pemkot menyediakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .