MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Rabu, 17 Mei 2017 09:58
Subsidi Listrik Resmi Dicabut

363.894 Pelanggan Migrasi Tarif, PLN Hemat Rp 38 M

PROKAL.CO, SAMARINDA – PT PLN (Persero) Area Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra) resmi mencabut subsidi sebanyak 363.894 pelanggan listrik daya 900 VA. Para pelanggan listrik ini dianggap sudah tidak berhak menerima subsidi pemerintah, masing-masing sebesar Rp 110 ribu per pelanggan.

Deputi Manajer Hukum dan Humas PLN Wilayah Kaltim-Kaltara, Wijayanto Nugroho, mengatakan ada 408.650 pelanggan daya 900 VA di Kaltimra. Namun, hanya 44.756 pelanggan yang layak menerima subsidi. Pelanggan ini masuk kategori masyarakat miskin sesuai hasil verifikasi Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Dia menjelaskan, TNP2K merupakan tim khusus di bawah Sekretariat Wakil Presiden. TNP2K mengenakan hingga 100 kriteria untuk kemiskinan dibanding misalnya Badan Pusat Statistik (BPS) yang menggunakan 14 indikator saja. Sehingga data orang miskin yang dimiliki TNP2K dianggap lebih sahih.

“Setiap tahunnya, secara nasional anggaran subsidi listrik sebesar Rp 67 triliun. Dengan mengurangi jumlah penerima subsidi itu, pemerintah menghemat hingga Rp 38 miliar di Kaltimra,” ujarnya kepada Kaltim Post. Jumlah itu, lanjut dia, merupakan bagian dari penghematan sebanyak Rp 22 triliun secara nasional.

Penghematan ini berasal dari 19 juta pelanggan tarif 900 VA di Indonesia yang dikeluarkan dari daftar penerima subsidi.

Diketahui, PLN melakukan penyesuaian tarif secara bertahap. Untuk tahap pertama, dari Januari hingga Februari 2017, pelanggan listrik golongan 900 VA yang subsidinya akan dicabut dibagi dalam 3 blok.

Blok I dengan pemakaian listrik di atas 60 kWh (kilowatt hour, per seribu watt per jam) dikenakan harga Rp 682 per kWh. Blok II pemakaian antara 20-60 kWh dikenai tarif sebesar Rp 582 per kWh. Sementara Blok III pelanggan dengan konsumsi listrik di bawah 20 kWh maka mendapat tarif Rp 360 per kWh.

Untuk pelanggan yang berlangganan secara prabayar dikenai biaya Rp 791 per kWh. Pada Maret 2017, tidak ada lagi Blok dan seluruh pelanggan 900 VA non-rumah tangga miskin mendapat harga listrik Rp 1.023 per kWh, termasuk juga yang prabayar. Dua bulan berikutnya yaitu mulai Mei 2017 tarifnya menjadi Rp 1.352 per kWh atau sudah pada harga keekonomian listrik per kWh sesuai biaya produksinya.

“Secara nyata, bila saat ini pelanggan 900 VA membayar Rp 74.000 per bulan, maka setelah subsidi total dicabut, masyarakat akan mulai membayar Rp 180.000 pada bulan ini,” ucapnya. (*/roe/riz/k18)


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 23:45

Cari Rumah Pacar, Gasak Ponsel Tentara

BERDALIH mencari rumah pacar yang disebutnya membawa kabur motor Honda Beat miliknya, Arsyad (26) diduga…

Kamis, 21 Juni 2018 23:25
Pilgub Kaltim

Atur Jalannya Debat Ke 3, Ini Kesepakatan Paslon dan Pihak Keamanan

SAMARINDA- Debat kandidat pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim ke-3 digelar di Gedung Kesenian…

Kamis, 21 Juni 2018 22:40

TAK TERBENDUNG..!! Survei PKPD, Jaang-Ferdi Unggul

LEMBAGA survey Pusat Kajian Politik Daerah (PKPD) melakukan survey elektabilitas calon Gubernur Kaltim…

Kamis, 21 Juni 2018 21:25
Matangkan Materi Debat Terakhir Pilgub Kaltim

Tingkatkan Partisipasi Warga, KPU Kaltim Gelar FGD

SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim, Kamis (21/6) menggelar Fokus Grup Diskusi (FGD)…

Kamis, 21 Juni 2018 11:36

Kursi Wawali Sudah Kosong 4 Bulan, DPRD “Ikut” Kata Jaang

SAMARINDA – Kursi wakil wali kota (wawali) Samarinda sudah hampir empat bulan kosong. Partai pengusung…

Kamis, 21 Juni 2018 11:35

Tak Fokus, Seruduk Kontainer Sampah

SAMARINDA – Kecelakaan terjadi di Jalan APT Pranoto, Samarinda, kemarin (20/6) sekira pukul 13.09…

Kamis, 21 Juni 2018 11:17

Buruh Percayakan Kaltim ke Rusmadi-Safaruddin

SAMARINDA - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim nomor 4, Rusmadi-Safaruddin mendapat dukungan kemenangan…

Kamis, 21 Juni 2018 11:13

Beda Hasil 3 Lembaga Survei, LSI Denny JA Sebut Rusmadi-Safaruddin Unggul

SAMARINDA- Tiga lembaga survei merilis hasil temuannya mengenai siapa gubernur Kaltim periode 2018-2023…

Kamis, 21 Juni 2018 08:24

Menjaga Tali Persaudaraan

SAMARINDA – Momentum Idulfitri 1439 Hijriah dimanfaatkan Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun, Wakil Ketua…

Rabu, 20 Juni 2018 11:41

Lebaran, Pengunjung Turun Drastis

SAMARINDA - Sehari sebelum cuti bersama berakhir, beberapa tempat wisata di Kota Tepian tampak sepi.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .