MANAGED BY:
SABTU
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Senin, 15 Mei 2017 08:24
Ramai-Ramai Umrah Sambut Ramadan

Kemenag Keluarkan Ratusan Rekomendasi

OBJEK FAVORIT: Jamaah haji dari seluruh penjuru dunia, termasuk dari Indonesia, memanjatkan doa di puncak Jabal Rahmah, Arafah, akhir bulan lalu. Objek wisata religi di atas bukit ini diyakini sebagai pertemuan antara Nabi Adam dan Siti Hawa.(romdani/kp)

PROKAL.CO,  

Kondisi ekonomi yang lesu tak serta-merta mematikan pertumbuhan bisnis perjalanan wisata. Termasuk untuk ibadah haji khusus dan umrah.

BADAN Pusat Statistik (BPS) Kaltim merilis, terdapat lebih 11 persen penduduk Samarinda bepergian ke luar daerah. Dari persentase tersebut, 4 persen di antaranya, atau sekira 3,5 ribu warga jalan-jalan dengan alasan ziarah keagamaan. Salah satunya umrah. Angka ini diprediksi meningkat memasuki Ramadan yang kurang dari dua pekan lagi.

Sejak Maret lalu, pemerintah mengeluarkan kebijakan baru khusus ibadah haji dan umrah. Instrumen itu mengharuskan calon jamaah mengantongi surat rekomendasi dari Kementerian Agama (Kemenag) saat mengurus paspor di kantor imigrasi.

Di Kota Tepian, semenjak diberlakukan aturan tersebut, Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Samarinda mengeluarkan sedikitnya 200 surat rekomendasi. “Ini angka rata-rata per bulan. Minat beribadah masyarakat memang sangat tinggi. Tak heran antrean haji pun mengular, ” jelas Kepala Kanwil Kemenag Samarinda, Masdar Amin.

Menurut dia, kebijakan tersebut dibuat untuk mendeteksi lalu lintas pelaku umrah di daerah.

Sebab, dalam beberapa kejadian, ada warga yang berangkat umrah, namun tak kembali ke Indonesia. Malah menjadi penduduk ilegal di Arab Saudi. “Jadi, rekomendasi ini akan memudahkan. Rekomendasi hanya diberikan kepada jamaah yang berangkat dengan agen perjalanan berizin,” ucap dia.

Diketahui, khusus wilayah Kaltim terdapat sembilan agen umrah dan haji berizin. Sisanya, ada yang merupakan agen perjalanan cabang daerah lain. Ada pula yang abal-abal. Itu sebabnya dia mengingatkan agar masyarakat tetap waspada. Tak terpengaruh tawaran manis agen perjalanan.

Setiap bulan, kata dia, jumlah jamaah umrah tak menentu. Sebab, ada bulan-bulan tertentu di mana jumlah jamaah membeludak. Seperti saat Ramadan. Sebagian besar jamaah percaya, umrah saat Ramadan memiliki kaifiat seperti berhaji.

Dia menjelaskan, 200 surat rekomendasi tadi adalah jumlah rata-rata yang dikeluarkan oleh Kemenag.

Nah, menjelang Ramadan, jumlah calon jamaah umrah diyakini bakal melambung. Meski demikian, dia tidak bisa memprediksi berapa kisaran jumlah jamaah yang akan menjalankan ibadah haji kecil selama bulan suci umat muslim. “Ramadan itu sudah pasti ramai. Namun, belum tahu jumlah pasti peningkatannya sampai berapa. Sayang kami tidak punya data tahun lalu sebagai pembanding," ucapnya. (*/roe/riz/k18)


BACA JUGA

Selasa, 09 Mei 2017 09:29

Putar Otak demi Sebuah Ijazah

Meningkatnya kebutuhan jelang tahun ajaran baru patut diwaspadai para orangtua. Belum lagi, ditambah…

Selasa, 09 Mei 2017 09:13

Klaim Murah dengan Syarat Berlipat

BAYANG – bayang pengeluaran tinggi jelang tahun ajaran baru membuat sebagian besar orangtua waswas.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .