MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Senin, 15 Mei 2017 08:10
Kurangi Konsumsi Seafood, Minum Air Putih Minimal 2,5 Liter per Hari

Bincang dengan Konsultan Urologis dr Ambikai Balan

Ambikai Balan

PROKAL.CO, Penyakit yang menyerang saluran pencernaan ini bukan lagi hal baru di telinga masyarakat. Namun faktanya masih banyak yang tak sadar apabila menjadi salah satu pengidap batu ginjal.

DINA ANGELINA, Balikpapan

RATUSAN pasang mata dengan seksama menyimak pemaparan dr Ambikai Balan di Grand Jatra Hotel Balikpapan, Minggu (14/5). Konsultan urologi dari Malaysia tersebut hadir sebagai pemateri dalam Gathering dan Bincang Sehat terkait batu ginjal serta kanker pada saluran kemih.

PRUempire sengaja mengundang pria yang sehari-harinya bertugas sebagai dokter di Panti Hospital Kuala Lumpur untuk mengupas penyakit batu ginjal. Balan, sapaannya, berbagi informasi mulai dari faktor risiko sampai pengobatan batu ginjal. Dia mengungkapkan, laki-laki memiliki risiko terserang batu ginjal lebih tinggi tiga kali lipat dibandingkan perempuan.

Dengan range usia penderita sekitar 20-50 tahun. Namun bukan berarti tidak ada pasien yang berasal dari kalangan anak-anak. “Faktor lainnya dari genetik, geografi, cuaca, sampai lifestyle (gaya hidup) yang berhubungan dengan pola makan. Misalnya untuk menghindari batu ginjal, Anda harus minimal mengonsumsi air putih sebanyak 2-2,5 liter per hari. Besarnya ukuran itu khusus untuk air putih, sedangkan kopi dan teh tidak termasuk,” tuturnya.

Selain itu, salah satu faktor utama adalah makanan. Sebaiknya mengurangi makanan yang tinggi garam, protein, dan kalsium. Contohnya seperti ikan dan berbagai jenis seafood yang turut menjadi pemicu munculnya batu ginjal. Menurutnya, faktor makanan laut rata-rata menjadi alasan utama orang Asia seperti Indonesia terserang batu ginjal.

“Gejala batu ginjal itu terasa saat buang air kecil keluar darah. Warnanya seperti kuning pekat bercampur merah. Kondisi ini berlangsung berkali-kali, tetapi tidak langsung berurutan. Jika buang air kecil terasa perih dan sakit, ada kemungkinan batu ginjal. Namun jika sudah tidak terasa sakit justru bisa lebih berbahaya,” katanya.

Apabila sudah berada dalam kondisi seperti itu, sebaiknya segera berangkat ke fasilitas kesehatan untuk cek kondisi tubuh. Nantinya, dengan bantuan teknologi mampu mendeteksi keberadaan batu ginjal. Mulai dari tes x-ray, ultrasound renal system, sampai CT-scan. Balan menuturkan, batu ginjal dapat terus tumbuh dan membesar. Hingga akhirnya menyumbat saluran kemih.

Adapun batu ginjal terdiri dari dua jenis. Pertama, batu ginjal yang biasanya terbentuk karena faktor kalsium tinggi. Sedangkan yang kedua, batu ginjal yang tak tampak atau disebut uric acid. Batu ginjal yang tidak dapat terdeteksi x-ray tersebut akibat tingginya konsumsi makanan laut.

“Setiap pengobatan tergantung dari besarnya batu ginjal. Kemudian melihat ukuran saluran kemih setiap orang juga berbeda. Kalau batu ginjal hanya memiliki ukuran sekitar 2-3 milimeter, tidak perlu operasi atau tindakan. Bisa selesai dengan obat untuk melarutkan batu,” imbuhnya.

Namun, jika batu ginjal telah mencapai ukuran yang besar, yakni di atas 5 milimeter, dokter biasanya memilih tindakan khusus dengan bantuan teknologi. Contoh teknologi yang terdapat di Pantai Hospital Kuala Lumpur, yakni endourologi dan swiss lithoclast. Endourologi termask tindakan minimal invasif untuk memecah batu ginjal tanpa operasi. Kemudian nantinya mengeluarkan batu tersebut dari saluran kemih.

“Memanfaatkan laser besi yang masuk dalam saluran kemih dengan bantuan ureteroskopi. Laser itu hanya membantu menghancurkan batu ginjal. Nanti batu yang hancur akan keluar sendiri saat buang air kecil,” bebernya.

Sedangkan batu ginjal yang sudah terlalu besar, biasanya jalur pengobatan melalui operasi. Terutama batu ginjal yang besar akibat menumpuk bertahun-tahun lamanya.

“Tahun pertama pasca pengobatan, risiko muncul batu ginjal lagi sekitar 10 persen. Kemudian setelah 10 tahun, risiko bisa sebesar 50 persen. Sehingga penting untuk kontrol dan jauhi faktor risiko,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, turut hadir perwakilan Pantai Hospitals dan Gleneagles Malaysia, Cheryl Niryana. Pantai Hospital Kuala Lumpur tergabung dalam Pantai Hospitals dan Gleneagles Malaysia. Cheryl mengungkapkan, grup tersebut merupakan rumah bagi para profesional klinis.

Jumlah keseluruhan terdiri dari 950 dokter spesialis berpengalaman dan 3.200 perawat. “Pantai Hospitals dan Gleneagles Malaysia adalah salah satu grup layanan kesehatan terkemuka di Malaysia. Grup ini telah memiliki jaringan 14 rumah sakit khusus yang berlokasi strategis di berbagai penjuru Malaysia,” tuturnya kepada Kaltim Post.

Ia menambahkan, Pantai Hospitals dan Gleneagles Malaysia merupakan bagian dari Parkway Pantai Limited. Yakni anak perusahaan operasional terbesar dari IHH Healtcare Berhad (IHH). IHH merupakan grup kesehatan terbesar kedua di dunia. “Pantai Hospitals Kuala Lumpur sendiri adalah pusat dari berbagai pengobatan. Mulai pusat tulang, onkologi, syaraf, dan kardiologi,” sebutnya.

Sehingga, rumah sakit mampu menawarkan beragam layanan kesehatan dan perawatan pasien dari professional medis yang penuh kasih dan sangat berpengalaman.

Belum lagi letaknya begitu strategis berada di Kuala Lumpur, Malaysia. Bagi masyarakat yang butuh informasi lebih lanjut seputar Pantai Hospitals dan Gleneagles Malaysia bisa menghubungi Cheryl Niryana. Tepatnya di nomor handphone 0819 555 2533, serta WhatsApp 0812 5618 1998, dan e-mail cheryl_niryana@yahoo.com. (riz/k18)


BACA JUGA

Jumat, 22 September 2017 08:32

Tanpa Kertas, Hasil Keluar dalam 15 Menit

Para dokter spesialis saraf kerap kesulitan meluangkan waktu untuk screening pikun dini. Tes yang begitu…

Kamis, 21 September 2017 08:23

Perbanyak Publisitas e-Book hingga Bangun Kampung Literasi

Bagas terlihat asyik memainkan gawai (gadget) pemberian ayahnya. Jangankan tumpukan buku di meja belajar.…

Rabu, 20 September 2017 09:10

Hujan Interupsi, Gebrak Meja, tapi Lebih Suka Jadi Dubes

Sekelompok wakil rakyat berkumpul. Kali ini tak mengenakan setelan formal berdasi. Melainkan seragam…

Selasa, 19 September 2017 08:20

Berangkat Modal Iuran, Sabet Tiga Juara, Bersiap Rebut Piala Presiden

Tak ingin mengalah dengan keterbatasan. Ini dibuktikan sekelompok siswa dari SD 18 Samarinda Ulu. Berkat…

Senin, 18 September 2017 08:31

Rangsang Sensitivitas tapi Berisiko Tersedak hingga Diare

Sebagian masyarakat bukan hanya kurang paham tentang nutrisi yang baik bagi buah hati. Tetapi juga belum…

Sabtu, 16 September 2017 08:15

Kembali ke Daerah, Siap Tugas di Daerah Terpencil

Mengenakan jas putih, khas para dokter, lalu menolong seseorang yang sedang sakit, menjadi mimpi Rizka…

Sabtu, 16 September 2017 08:03

Banjir Penjenguk, Didiagnosis Terkena Epilepsi Akut

Setelah viral ,Riska akhirnya dirujuk ke RSUD Gunung Malang. Pembesuk tak henti datang. Pagi hingga…

Sabtu, 16 September 2017 06:37

Buka Jalur Peminat Investasi di Lahan Bekas Tambang

Berjaya sebagai penghasil emas hitam yang melimpah, Kaltim kini menyisakan banyak lubang tambang. Tak…

Jumat, 15 September 2017 08:39

Dorong Legalisasi Ganja sebagai Pengobatan

Tanaman ganja punya dua sisi yang saling berlawanan. Selain jadi barang terlarang, ganja juga diyakini…

Kamis, 14 September 2017 08:38

Rekrut Kader Lanjut Usia, Kawal Gizi Anak dengan Genting

Wajib bagi seorang ibu menjaga asupan gizi sang buah hati. Mengingat salah satu ancamannya adalah stunting.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .