MANAGED BY:
SABTU
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Senin, 15 Mei 2017 08:10
Kurangi Konsumsi Seafood, Minum Air Putih Minimal 2,5 Liter per Hari

Bincang dengan Konsultan Urologis dr Ambikai Balan

Ambikai Balan

PROKAL.CO, Penyakit yang menyerang saluran pencernaan ini bukan lagi hal baru di telinga masyarakat. Namun faktanya masih banyak yang tak sadar apabila menjadi salah satu pengidap batu ginjal.

DINA ANGELINA, Balikpapan

RATUSAN pasang mata dengan seksama menyimak pemaparan dr Ambikai Balan di Grand Jatra Hotel Balikpapan, Minggu (14/5). Konsultan urologi dari Malaysia tersebut hadir sebagai pemateri dalam Gathering dan Bincang Sehat terkait batu ginjal serta kanker pada saluran kemih.

PRUempire sengaja mengundang pria yang sehari-harinya bertugas sebagai dokter di Panti Hospital Kuala Lumpur untuk mengupas penyakit batu ginjal. Balan, sapaannya, berbagi informasi mulai dari faktor risiko sampai pengobatan batu ginjal. Dia mengungkapkan, laki-laki memiliki risiko terserang batu ginjal lebih tinggi tiga kali lipat dibandingkan perempuan.

Dengan range usia penderita sekitar 20-50 tahun. Namun bukan berarti tidak ada pasien yang berasal dari kalangan anak-anak. “Faktor lainnya dari genetik, geografi, cuaca, sampai lifestyle (gaya hidup) yang berhubungan dengan pola makan. Misalnya untuk menghindari batu ginjal, Anda harus minimal mengonsumsi air putih sebanyak 2-2,5 liter per hari. Besarnya ukuran itu khusus untuk air putih, sedangkan kopi dan teh tidak termasuk,” tuturnya.

Selain itu, salah satu faktor utama adalah makanan. Sebaiknya mengurangi makanan yang tinggi garam, protein, dan kalsium. Contohnya seperti ikan dan berbagai jenis seafood yang turut menjadi pemicu munculnya batu ginjal. Menurutnya, faktor makanan laut rata-rata menjadi alasan utama orang Asia seperti Indonesia terserang batu ginjal.

“Gejala batu ginjal itu terasa saat buang air kecil keluar darah. Warnanya seperti kuning pekat bercampur merah. Kondisi ini berlangsung berkali-kali, tetapi tidak langsung berurutan. Jika buang air kecil terasa perih dan sakit, ada kemungkinan batu ginjal. Namun jika sudah tidak terasa sakit justru bisa lebih berbahaya,” katanya.

Apabila sudah berada dalam kondisi seperti itu, sebaiknya segera berangkat ke fasilitas kesehatan untuk cek kondisi tubuh. Nantinya, dengan bantuan teknologi mampu mendeteksi keberadaan batu ginjal. Mulai dari tes x-ray, ultrasound renal system, sampai CT-scan. Balan menuturkan, batu ginjal dapat terus tumbuh dan membesar. Hingga akhirnya menyumbat saluran kemih.

Adapun batu ginjal terdiri dari dua jenis. Pertama, batu ginjal yang biasanya terbentuk karena faktor kalsium tinggi. Sedangkan yang kedua, batu ginjal yang tak tampak atau disebut uric acid. Batu ginjal yang tidak dapat terdeteksi x-ray tersebut akibat tingginya konsumsi makanan laut.

“Setiap pengobatan tergantung dari besarnya batu ginjal. Kemudian melihat ukuran saluran kemih setiap orang juga berbeda. Kalau batu ginjal hanya memiliki ukuran sekitar 2-3 milimeter, tidak perlu operasi atau tindakan. Bisa selesai dengan obat untuk melarutkan batu,” imbuhnya.

Namun, jika batu ginjal telah mencapai ukuran yang besar, yakni di atas 5 milimeter, dokter biasanya memilih tindakan khusus dengan bantuan teknologi. Contoh teknologi yang terdapat di Pantai Hospital Kuala Lumpur, yakni endourologi dan swiss lithoclast. Endourologi termask tindakan minimal invasif untuk memecah batu ginjal tanpa operasi. Kemudian nantinya mengeluarkan batu tersebut dari saluran kemih.

“Memanfaatkan laser besi yang masuk dalam saluran kemih dengan bantuan ureteroskopi. Laser itu hanya membantu menghancurkan batu ginjal. Nanti batu yang hancur akan keluar sendiri saat buang air kecil,” bebernya.

Sedangkan batu ginjal yang sudah terlalu besar, biasanya jalur pengobatan melalui operasi. Terutama batu ginjal yang besar akibat menumpuk bertahun-tahun lamanya.

“Tahun pertama pasca pengobatan, risiko muncul batu ginjal lagi sekitar 10 persen. Kemudian setelah 10 tahun, risiko bisa sebesar 50 persen. Sehingga penting untuk kontrol dan jauhi faktor risiko,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, turut hadir perwakilan Pantai Hospitals dan Gleneagles Malaysia, Cheryl Niryana. Pantai Hospital Kuala Lumpur tergabung dalam Pantai Hospitals dan Gleneagles Malaysia. Cheryl mengungkapkan, grup tersebut merupakan rumah bagi para profesional klinis.

Jumlah keseluruhan terdiri dari 950 dokter spesialis berpengalaman dan 3.200 perawat. “Pantai Hospitals dan Gleneagles Malaysia adalah salah satu grup layanan kesehatan terkemuka di Malaysia. Grup ini telah memiliki jaringan 14 rumah sakit khusus yang berlokasi strategis di berbagai penjuru Malaysia,” tuturnya kepada Kaltim Post.

Ia menambahkan, Pantai Hospitals dan Gleneagles Malaysia merupakan bagian dari Parkway Pantai Limited. Yakni anak perusahaan operasional terbesar dari IHH Healtcare Berhad (IHH). IHH merupakan grup kesehatan terbesar kedua di dunia. “Pantai Hospitals Kuala Lumpur sendiri adalah pusat dari berbagai pengobatan. Mulai pusat tulang, onkologi, syaraf, dan kardiologi,” sebutnya.

Sehingga, rumah sakit mampu menawarkan beragam layanan kesehatan dan perawatan pasien dari professional medis yang penuh kasih dan sangat berpengalaman.

Belum lagi letaknya begitu strategis berada di Kuala Lumpur, Malaysia. Bagi masyarakat yang butuh informasi lebih lanjut seputar Pantai Hospitals dan Gleneagles Malaysia bisa menghubungi Cheryl Niryana. Tepatnya di nomor handphone 0819 555 2533, serta WhatsApp 0812 5618 1998, dan e-mail cheryl_niryana@yahoo.com. (riz/k18)


BACA JUGA

Jumat, 19 Mei 2017 12:00
Menilik Manuver Dua Bakal Calon Gubernur

Jaang-Rizal Makin Lengket, Rita Dapat Bisikan dari KPK

Manuver dua kandidat kuat calon gubernur (Cagub) Kaltim periode 2018-2022 kian kencang. Rita Widyasari…

Rabu, 17 Mei 2017 09:47

Dekapan Hangat Senjata hingga Mimisan

Mengemban tugas negara di daerah konflik tidaklah mudah. Butuh mental wira agar mampu mengatasinya.…

Selasa, 16 Mei 2017 08:46

Kalau Sudah Tahu Tekniknya Bakal Ketagihan

Menggendong bayi terlihat sepele. Namun, ada baiknya Anda mengetahui posisi menggendong yang tepat,…

Sabtu, 13 Mei 2017 02:06

Ingin Kuliah, Fokuskan ke Pendidikan

Menghilangkan trauma dalam kasus kekerasan anak dianggap tak mudah. Namun, berbagai cara dilakukan untuk…

Sabtu, 13 Mei 2017 01:56

Media Sosial Sekarang Jadi Sarana Menggunjing

Kebiasaan Safari Jumat oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin terus dijalankan. Kemarin, dia menjadi…

Sabtu, 13 Mei 2017 00:59

Tiga Bulan Bayar Rp 94 Ribu, Bocor Pun Tak Ada Semburan Api

Penggunaan jaringan gas (jargas) sebagai konversi tabung LPG menuai respons positif. Beberapa konsumen…

Jumat, 12 Mei 2017 08:47

Aman dari Gempa Namun Diadang Biaya Konstruksi

Bukan perkara mudah menghadirkan kereta api di Kalimantan, khususnya di Kaltim. Permasalahan utama adalah,…

Jumat, 12 Mei 2017 07:51

Bergerak, Obat Bagus untuk Diabetes

Obesitas bisa menjadi sumber berbagai penyakit. Maka, orang dengan usia di atas 18 tahun sangat disarankan…

Kamis, 11 Mei 2017 07:51

Surprise, Penikmat Folk Tak Kalah Banyak dengan di Jawa

Bukan hal mudah mengadukan bait-bait puisi ke dalam sebuah nada. Menciptakan alunan musik yang dapat…

Rabu, 10 Mei 2017 09:52

Skedul Dihambat Cuaca Buruk hingga Memori Riam 611

Beberapa jam sebelum acara penutupan, rombongan Kodam VI/Mulawarman dan Kaltim Post sempat waswas. Hujan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .