MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Minggu, 14 Mei 2017 09:14
Kawasan “Kopi Pangku” Dibongkar Paksa

Peristirahatan Selubungi Aktivitas Prostitusi

PENERTIBAN: Petugas gabungan dari Satpol PP Samarinda, TNI, dan Polri membongkar paksa sejumlah warung kopi di jalur poros Samarinda–Tenggarong yang diduga jadi tempat prostitusi terselubung.

PROKAL.CO, Dua tahun terakhir, jalur poros Samarinda–Tenggarong menjadi lebih semarak. Sayangnya, semarak dalam artian negatif. Sebab, di sana terdapat aktivitas prostitusi terselubung aktivitas warung kopi yang dikenal dengan istilah kopi pangku.

DI beberapa titik ruas jalan, berdiri deretan warung kopi yang menjajakan jajanan ringan. Menjadi pembeda, di depan warung kopi itu, terdapat beberapa perempuan sedang bersantai dengan pakaian minimalis. Para pengguna jalan mampir di sana untuk beristirahat sejenak. Beberapa di antaranya membayar dengan nominal berlebih, demi mendapat servis ekstra.

Nah, Sabtu (13/5) menjelang petang, tim gabungan menertibkan kawasan tersebut. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samarinda AKBP Ruskan membenarkan seputar aktivitas tersebut. Dan, diketahui sudah berlangsung cukup lama. "Dulunya benar warung kopi, tapi makin ke sini sudah banyak yang menyalahgunakan," ujarnya.

Dari pantauan Kaltim Post yang mengikuti proses penertiban, para petugas sempat disulitkan dengan kondisi bangunan yang terkunci pengamanan ganda. "Kami tidak kehilangan akal, karena sudah banyak laporan sehingga kami buka paksa," imbuh Ruskan.

Setelah dibongkar, petugas mendapati alat kontrasepsi dan sejumlah minuman keras dalam botol. Sedangkan dalam setiap bangunan, ditemukan paling banyak enam bilik berisikan kasur dan kipas angin.

Dalam penertiban itu, setidaknya ada 22 bangunan yang dibongkar paksa. Barang-barang hasil penertiban lantas disita ke kantor Satpol PP. "Enam orang WTS (wanita tuna susila) kami amankan," tegas Ruskan.

Salah satu WTS yang terjaring, sebut saja Rusni (35), mengaku terpaksa membuka jasa pijat khusus bagi para pengendara yang singgah. "Susah cari kerja sekarang," ketusnya. Soal sebutan kopi pangku, lanjut dia, itu berawal dari tuturan warga yang mengistilahkan kegiatan yang dia geluti itu.

Ruskan menegaskan, mereka yang terjaring bakal dikenakan sanksi sesuai peraturan daerah (perda). "Sidangnya 18 Mei, termasuk memanggil pemilik bangunan," sebut Ruskan. Setelah pembongkaran, petugas akan menyoroti aktivitas di kawasan tersebut. (*/dra/ndy/k9)


BACA JUGA

Jumat, 27 April 2018 10:01
Tindakan Minimal Invasif Atasi Pelebaran Pembuluh Darah Perut

Pertama di Kalimantan, Butuh Ratusan Juta Rupiah

Momen penting dalam dunia medis di Kalimantan terjadi pada Minggu (22/4). Tim medis RSUD AW Sjahranie,…

Jumat, 27 April 2018 09:31

Pasca Debat, Isran-Hadi Unggul di Polling

SAMARINDA- Pasca debat publik Pilgub Kaltim, masing-masing pendukung punya penilaian tersendiri. Cawagub…

Kamis, 26 April 2018 12:03

Kawanan Pencuri Kabel Diringkus

SAMARINDA - Spesialis pencuri kabel yang menyasar PT Telekomunikasi Indonesia Tbk dibekuk jajaran Satreskrim…

Kamis, 26 April 2018 12:02

Gagal Nonton Liga Champions karena Narkoba

SEPAK bola memang jadi magnet bagi mayoritas kaum adam. Khusus di kalangan fans, apapun dilakukan demi…

Kamis, 26 April 2018 12:02
Dari Pameran dan Bazar Buku Nasional 2018

Kembangkan Literasi, Diharapkan Rutin

Menyambut peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)…

Rabu, 25 April 2018 14:32

WOW..!! Isran - Hadi Bertemu Rita Widyasari

JAKARTA- Bupati Kutai Kartanegara  (non-aktif) Rita Widyasari mendapat kunjungan dari pasangan…

Rabu, 25 April 2018 11:04

Perawatan Taman Samarendah, Bisa Manfaatkan Dana CSR

SAMARINDA – Taman Samarendah seharusnya menjadi kebanggaan masyarakat Kota Tepian. Namun, pembangunan…

Rabu, 25 April 2018 10:58

Peringatan Keras bagi Anggota Polri

SAMARINDA – Kapolri Jenderal M Tito Karnavian mewanti-wanti jangan sampai ada oknum anggota Polri…

Rabu, 25 April 2018 10:57

Daur Ulang Sampah Masih Rendah

SAMARINDA - Sampah yang tidak ditangani serius akan menimbulkan masalah. Mulai aroma tak sedap, banjir,…

Rabu, 25 April 2018 10:53

Aduh, 383 Sekolah Masih UNKP

SAMARINDA - Kesulitan login sempat dialami para siswa SMP di Kota Tepian saat pelaksanaan ujian nasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .