MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Minggu, 14 Mei 2017 09:14
Kawasan “Kopi Pangku” Dibongkar Paksa

Peristirahatan Selubungi Aktivitas Prostitusi

PENERTIBAN: Petugas gabungan dari Satpol PP Samarinda, TNI, dan Polri membongkar paksa sejumlah warung kopi di jalur poros Samarinda–Tenggarong yang diduga jadi tempat prostitusi terselubung.

PROKAL.CO, Dua tahun terakhir, jalur poros Samarinda–Tenggarong menjadi lebih semarak. Sayangnya, semarak dalam artian negatif. Sebab, di sana terdapat aktivitas prostitusi terselubung aktivitas warung kopi yang dikenal dengan istilah kopi pangku.

DI beberapa titik ruas jalan, berdiri deretan warung kopi yang menjajakan jajanan ringan. Menjadi pembeda, di depan warung kopi itu, terdapat beberapa perempuan sedang bersantai dengan pakaian minimalis. Para pengguna jalan mampir di sana untuk beristirahat sejenak. Beberapa di antaranya membayar dengan nominal berlebih, demi mendapat servis ekstra.

Nah, Sabtu (13/5) menjelang petang, tim gabungan menertibkan kawasan tersebut. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samarinda AKBP Ruskan membenarkan seputar aktivitas tersebut. Dan, diketahui sudah berlangsung cukup lama. "Dulunya benar warung kopi, tapi makin ke sini sudah banyak yang menyalahgunakan," ujarnya.

Dari pantauan Kaltim Post yang mengikuti proses penertiban, para petugas sempat disulitkan dengan kondisi bangunan yang terkunci pengamanan ganda. "Kami tidak kehilangan akal, karena sudah banyak laporan sehingga kami buka paksa," imbuh Ruskan.

Setelah dibongkar, petugas mendapati alat kontrasepsi dan sejumlah minuman keras dalam botol. Sedangkan dalam setiap bangunan, ditemukan paling banyak enam bilik berisikan kasur dan kipas angin.

Dalam penertiban itu, setidaknya ada 22 bangunan yang dibongkar paksa. Barang-barang hasil penertiban lantas disita ke kantor Satpol PP. "Enam orang WTS (wanita tuna susila) kami amankan," tegas Ruskan.

Salah satu WTS yang terjaring, sebut saja Rusni (35), mengaku terpaksa membuka jasa pijat khusus bagi para pengendara yang singgah. "Susah cari kerja sekarang," ketusnya. Soal sebutan kopi pangku, lanjut dia, itu berawal dari tuturan warga yang mengistilahkan kegiatan yang dia geluti itu.

Ruskan menegaskan, mereka yang terjaring bakal dikenakan sanksi sesuai peraturan daerah (perda). "Sidangnya 18 Mei, termasuk memanggil pemilik bangunan," sebut Ruskan. Setelah pembongkaran, petugas akan menyoroti aktivitas di kawasan tersebut. (*/dra/ndy/k9)


BACA JUGA

Sabtu, 23 September 2017 10:21

BAHAYA..!! Datang dari Kalsel, PCC Mulai Teror Samarinda

SAMARINDA – Kehebohan peredaran obat bernama paracetamol cafein carisoprodol (PCC) merembet ke…

Jumat, 22 September 2017 09:34

Sektor Potensial PAD Perlu Perhatian

SAMARINDA – Penurunan realisasi APBD Perubahan 2017 senilai Rp 35 miliar dipengaruhi oleh beberapa…

Jumat, 22 September 2017 09:33

Serapan APBD Murni Tersumbat

SAMARINDA – Tersisa empat bulan tahun anggaran 2017, serapan APBD murni tak menggembirakan. Per…

Jumat, 22 September 2017 09:33

Kesadaran Masyarakat Rendah

SAMARINDA – Menukil data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda, setiap hari, masyarakat Samarinda…

Jumat, 22 September 2017 08:46

Aturan Baru Masih Digodok

SAMARINDA­ – Payung hukum transportasi berbasis aplikasi kembali menuai polemik. Perkaranya,…

Jumat, 22 September 2017 08:35

DAMRI Kaget Disebut Tidak Siap

KEPUTUSAN Angkasa Pura (AP) I yang melarang angkutan online beroperasi di Bandara Internasional Sultan…

Kamis, 21 September 2017 09:15

Narkoba Gerogoti Dunia Pelajar

SAMARINDA – Peredaran narkoba tak pandang siapa korbannya. Masyarakat umum hingga pelajar pun…

Kamis, 21 September 2017 09:14

Musnahkan agar Tak Disalahgunakan

SAMARINDA – Aparat penegak hukum tak luput dari paparan aksi penyalahgunaan narkoba. Terbukti,…

Kamis, 21 September 2017 09:13

Rehabilitasi Perlu Waktu

PENYALAHGUNAAN narkoba mengakibatkan efek serius. Dampak narkoba tergolong dalam beberapa kategori.…

Kamis, 21 September 2017 09:13

Kasus Pengeroyokan Mulai Disidangkan

SAMARINDA – Perkara pemukulan dengan pelaku Faisal Riezda Rousdy (44) dan Muhammad Ulfiansyah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .