MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Sabtu, 13 Mei 2017 09:25
Jujur, Jangan Fake Orgasm
TEMUKAN ALASANNYA: Ingin cepat kelar? Bosan? Atau kelelahan? Jangan biarkan fake orgasmkerap dilakukan pasangan.

PROKAL.CO, PUNCAK kenikmatan seksual pasangan suami dan istri adalah orgasme. Saat bercinta, masing-masing pasangan tentu mengharapkan hal tersebut. Namun, tak semua orang bisa mendapatkan kepuasan, terutama perempuan. Kendala tersebut membuat sebagian perempuan berpura-pura orgasme (fake orgasm), agar pasangannya tidak kecewa.

Menurut psikolog Ayunda Ramadhani, ada banyak penelitian tentang orgasme palsu yang dilakukan. Hal itu lazim dan umum terjadi karena para perempuan ingin menjaga perasaan suaminya agar tidak merasa tidak bisa memuaskan istrinya.

“Selama tujuannya baik dan perempuan tidak terganggu dengan orgasme palsu, maka itu wajar. Tetapi, akan menjadi masalah jika istri tertekan hingga stres karena dasarnya perempuan juga ingin dipuaskan secara seks,” ujarnya saat diwawancarai, Rabu (12/4).

Dosen psikologi di Universitas Mulawarman (Unmul) tersebut mengatakan, saat perempuan tertekan dan tidak puas, maka hal itu harus dikomunikasikan dengan pasangan. Jika dibiarkan ketidakpuasan tersebut bisa menimbulkan perasaan hampa, dan dapat berimbas terhadap keharmonisan rumah tangga.

“Jujur kepada pasangan, bisa jadi selama ini ternyata suami belum mengetahui di mana titik rangsangan istri. Terutama bagi pasangan yang baru menikah, bicarakan dengan cara yang baik agar suami tidak tersinggung, beri tahu juga bagian mana yang membuat Anda lebih cepat ‘panas,” jelas perempuan berjilbab itu.

Saat salah satu pasangan tidak mendapat kepuasan, Ayunda menuturkan, artinya ada kekurangan yang harus dievaluasi bersama. Kekurangan tersebut bukan berarti pasangan Anda tidak bisa memuaskan atau tidak jantan. Sebab itu, komunikasi dan jujur antara pasangan sangat penting dilakukan.

“Jika komunikasi tetap tidak bisa menyelesaikan masalah Anda dan pasangan, maka perlu ada pertolongan dari pihak ketiga. Misalnya konsultasi kepada dokter kandungan, urologi, jika berkaitan dengan masalah kesehatan. Selain itu, Anda bisa ke seksologi atau psikologi, jika masalah berkaitan dengan psikis,” tuturnya.

Saat berkonsultasi dengan pihak ketiga, Ayunda menyarankan Anda pergi bersama pasangan. Jangan pergi sendiri agar Anda dan pasangan bisa saling memahami. Sebab, pernikahan dijalani bersama pasangan, bukan sendiri-sendiri. (*/ni/her/k16)


BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 10:29

Lentik Natural dengan Eyelash Extension

AGAR bulu mata tampak lebih panjang dan lentik, sebagian perempuan memilih menggunakan bulu mata palsu.…

Selasa, 20 Februari 2018 10:27

Aplikasi Serum sebelum Berhias

PAPARAN sinar matahari setiap hari bisa membuat kulit kering dan kusam. Penggunaan pelembap sebelum…

Selasa, 20 Februari 2018 10:26

Heat Protector Menjaga Tatanan Rambut

KEPERCAYAAN diri seseorang dapat menurun bila riasan atau tatanan rambutnya berantakan. Untuk menunjang…

Senin, 19 Februari 2018 10:35

Mengunyah Satu Sisi Berakibat Nyeri Sendi Rahang

Saat mengunyah makanan, tidak hanya gigi geraham atas dan bawah yang bekerja, tapi juga sendi rahang…

Senin, 19 Februari 2018 10:34

Abses Peritonsiler, Bernanah Sekitar Amandel

Pada ujung dalam mulut terdapat tonsil atau yang dikenal dengan amandel. Saat nyeri menelan, biasanya…

Minggu, 18 Februari 2018 11:41

Tepat Memainkan Warna Pakaian

SETIAP warna memiliki keunikan serta keindahannya masing-masing. Cara memadukan setiap warna tentunya…

Minggu, 18 Februari 2018 06:40

Daging Renyah Berselimut Saus Teriyaki

MENU yang digoreng umumnya paling digemari. Jika Anda pencinta makanan yang digoreng, chicken katsu…

Minggu, 18 Februari 2018 06:37

Ayam Jahe Penghangat Tubuh

MENYANTAP makanan hangat dan menyehatkan sangat cocok dinikmati saat cuaca dingin atau malam. Apalagi…

Minggu, 18 Februari 2018 06:35

Tips Membuat Salad Lezat

SALAD merupakan makanan sehat yang tinggi vitamin dan serat karena dimakan dalam keadaan mentah. Salad…

Minggu, 18 Februari 2018 06:34

Kepiting Tumis Pedas

Oleh: Nurhidayah, warga Sangatta, KutimBahan: - 1 kilogram (kg) kepiting rebus, potong-potong- 7 siung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .