MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Sabtu, 13 Mei 2017 09:25
Jujur, Jangan Fake Orgasm
TEMUKAN ALASANNYA: Ingin cepat kelar? Bosan? Atau kelelahan? Jangan biarkan fake orgasmkerap dilakukan pasangan.

PROKAL.CO, PUNCAK kenikmatan seksual pasangan suami dan istri adalah orgasme. Saat bercinta, masing-masing pasangan tentu mengharapkan hal tersebut. Namun, tak semua orang bisa mendapatkan kepuasan, terutama perempuan. Kendala tersebut membuat sebagian perempuan berpura-pura orgasme (fake orgasm), agar pasangannya tidak kecewa.

Menurut psikolog Ayunda Ramadhani, ada banyak penelitian tentang orgasme palsu yang dilakukan. Hal itu lazim dan umum terjadi karena para perempuan ingin menjaga perasaan suaminya agar tidak merasa tidak bisa memuaskan istrinya.

“Selama tujuannya baik dan perempuan tidak terganggu dengan orgasme palsu, maka itu wajar. Tetapi, akan menjadi masalah jika istri tertekan hingga stres karena dasarnya perempuan juga ingin dipuaskan secara seks,” ujarnya saat diwawancarai, Rabu (12/4).

Dosen psikologi di Universitas Mulawarman (Unmul) tersebut mengatakan, saat perempuan tertekan dan tidak puas, maka hal itu harus dikomunikasikan dengan pasangan. Jika dibiarkan ketidakpuasan tersebut bisa menimbulkan perasaan hampa, dan dapat berimbas terhadap keharmonisan rumah tangga.

“Jujur kepada pasangan, bisa jadi selama ini ternyata suami belum mengetahui di mana titik rangsangan istri. Terutama bagi pasangan yang baru menikah, bicarakan dengan cara yang baik agar suami tidak tersinggung, beri tahu juga bagian mana yang membuat Anda lebih cepat ‘panas,” jelas perempuan berjilbab itu.

Saat salah satu pasangan tidak mendapat kepuasan, Ayunda menuturkan, artinya ada kekurangan yang harus dievaluasi bersama. Kekurangan tersebut bukan berarti pasangan Anda tidak bisa memuaskan atau tidak jantan. Sebab itu, komunikasi dan jujur antara pasangan sangat penting dilakukan.

“Jika komunikasi tetap tidak bisa menyelesaikan masalah Anda dan pasangan, maka perlu ada pertolongan dari pihak ketiga. Misalnya konsultasi kepada dokter kandungan, urologi, jika berkaitan dengan masalah kesehatan. Selain itu, Anda bisa ke seksologi atau psikologi, jika masalah berkaitan dengan psikis,” tuturnya.

Saat berkonsultasi dengan pihak ketiga, Ayunda menyarankan Anda pergi bersama pasangan. Jangan pergi sendiri agar Anda dan pasangan bisa saling memahami. Sebab, pernikahan dijalani bersama pasangan, bukan sendiri-sendiri. (*/ni/her/k16)


BACA JUGA

Jumat, 22 September 2017 09:31

Deteksi Autisme sejak Usia 6 Bulan

\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\ Autisme merupakan gangguan yang belum diketahui penyebabnya. Selain kemampuan…

Jumat, 22 September 2017 09:29

Puding Tape Panggang

Oleh: Wiwiedarre (Wied's Table) Bahan-bahan: 500 gram (gr) tape singkong, haluskan 1 sachet agar-agar…

Jumat, 22 September 2017 09:28

Lele Masak Belimbing Wuluh

Oleh: Wiwiedarre (Wied's Table) Bahan-bahan: 1 kg ikan lele, bersihkan 2 cup santan   Bumbu iris:…

Jumat, 22 September 2017 09:27

Baguette atau Roti Perancis

Oleh: Wiwiedarre (Wied's Table) Bahan-bahan: 400 gram (gr) terigu bisa diganti tepung gandum 250 ml…

Jumat, 22 September 2017 09:26

Mainan Edukatif, Anak Aktif

\\\\\\\\\ PESATNYA perkembangan anak usia 0–5 tahun harus diamati dengan baik. Kenyataannya, dilema…

Kamis, 21 September 2017 08:58

Perhatikan Psikologi saat Konseling Gizi

TATAPAN wajah Saibatul Hairiyah memandang ke arah seorang perempuan di hadapannya. Serius, dia mendengarkan…

Kamis, 21 September 2017 08:56

Konselor ASI di AIMI

TAK hanya bekerja di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) sebagai ahli gizi, Saibatul Hairiyah juga…

Kamis, 21 September 2017 08:56

Mandiri, Jauh dengan Suami

HARUS siap melayani di mana saja. Begitulah yang harus dilakukan Saibatul Hairiyah. Sebagai seorang…

Rabu, 20 September 2017 08:54

Cukup 15 Menit Menikmati Makan

BANYAK yang tak sadarmakanan untuk buah hati kebanyakan mengikuti kemauan orangtua. Porsi makanan ditarget…

Rabu, 20 September 2017 08:53

Avocado Cake

Oleh: Yesi Sulistyaningsih Bahan-bahan: 3 butir telur 100 gram (gr) gula pasir 1 sendok teh (sdt) emulsifier…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .