MANAGED BY:
SENIN
18 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Sabtu, 13 Mei 2017 09:25
Jujur, Jangan Fake Orgasm
TEMUKAN ALASANNYA: Ingin cepat kelar? Bosan? Atau kelelahan? Jangan biarkan fake orgasmkerap dilakukan pasangan.

PROKAL.CO, PUNCAK kenikmatan seksual pasangan suami dan istri adalah orgasme. Saat bercinta, masing-masing pasangan tentu mengharapkan hal tersebut. Namun, tak semua orang bisa mendapatkan kepuasan, terutama perempuan. Kendala tersebut membuat sebagian perempuan berpura-pura orgasme (fake orgasm), agar pasangannya tidak kecewa.

Menurut psikolog Ayunda Ramadhani, ada banyak penelitian tentang orgasme palsu yang dilakukan. Hal itu lazim dan umum terjadi karena para perempuan ingin menjaga perasaan suaminya agar tidak merasa tidak bisa memuaskan istrinya.

“Selama tujuannya baik dan perempuan tidak terganggu dengan orgasme palsu, maka itu wajar. Tetapi, akan menjadi masalah jika istri tertekan hingga stres karena dasarnya perempuan juga ingin dipuaskan secara seks,” ujarnya saat diwawancarai, Rabu (12/4).

Dosen psikologi di Universitas Mulawarman (Unmul) tersebut mengatakan, saat perempuan tertekan dan tidak puas, maka hal itu harus dikomunikasikan dengan pasangan. Jika dibiarkan ketidakpuasan tersebut bisa menimbulkan perasaan hampa, dan dapat berimbas terhadap keharmonisan rumah tangga.

“Jujur kepada pasangan, bisa jadi selama ini ternyata suami belum mengetahui di mana titik rangsangan istri. Terutama bagi pasangan yang baru menikah, bicarakan dengan cara yang baik agar suami tidak tersinggung, beri tahu juga bagian mana yang membuat Anda lebih cepat ‘panas,” jelas perempuan berjilbab itu.

Saat salah satu pasangan tidak mendapat kepuasan, Ayunda menuturkan, artinya ada kekurangan yang harus dievaluasi bersama. Kekurangan tersebut bukan berarti pasangan Anda tidak bisa memuaskan atau tidak jantan. Sebab itu, komunikasi dan jujur antara pasangan sangat penting dilakukan.

“Jika komunikasi tetap tidak bisa menyelesaikan masalah Anda dan pasangan, maka perlu ada pertolongan dari pihak ketiga. Misalnya konsultasi kepada dokter kandungan, urologi, jika berkaitan dengan masalah kesehatan. Selain itu, Anda bisa ke seksologi atau psikologi, jika masalah berkaitan dengan psikis,” tuturnya.

Saat berkonsultasi dengan pihak ketiga, Ayunda menyarankan Anda pergi bersama pasangan. Jangan pergi sendiri agar Anda dan pasangan bisa saling memahami. Sebab, pernikahan dijalani bersama pasangan, bukan sendiri-sendiri. (*/ni/her/k16)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Juni 2018 12:04

Busana Harmonis di Hari Fitri

TAMPIL kompak bersama istri dan anak-anak saat Idulfitri membuat suasana semakin hangat. Kekompakan…

Kamis, 14 Juni 2018 10:30

Waspada Penularan Kuman dari Hewan Peliharaan

MENGAJARI anak untuk mencintai atau menyayangi makhluk hidup, salah satunya binatang, memang perlu dilakukan…

Kamis, 14 Juni 2018 10:29

Bersihkan Luka Mencegah Selulitis

SELULIT dan selulitis, keduanya memiliki nama yang nyaris sama dan menyerang kulit manusia. Namun, sebenarnya…

Selasa, 12 Juni 2018 10:42

Kulit Segar Berkat Perawatan Air Mawar

WAJAH cerah dan kinclong menjadi impian sebagian besar perempuan. Tak harus melakukan perawatan mahal,…

Selasa, 12 Juni 2018 10:41

Masker Rambut, Perawatan Wajib Setelah Smoothing

BANYAK gaya atau mode untuk mempercantik rambut, mulai diwarnai, keriting, ataupun diluruskan. Smoothing…

Selasa, 12 Juni 2018 07:46

Sup Ayam Kampung

Oleh: Shania Brenna, warga Balikpapan Bahan: - 4 potong ayam kampung- 1 buah tomat- 2 buah kentang-…

Selasa, 12 Juni 2018 07:42

Putri Salju

Oleh: Nurlela, warga Bantuas, SamarindaBahan:- 300 gram (gr) Blueband Cake and Cookies- 3 kuning telur-…

Selasa, 12 Juni 2018 07:37

Cumi Telur Asin

Oleh: Nanda (Anton Crab), warga Jalan Hidayatullah, SamarindaBahan:- 3 ons cumi- 2 butir telur asin-…

Senin, 11 Juni 2018 23:00

Ubah Mindset untuk Keberhasilan Diet

MENURUNKAN berat badan merupakan hal yang sulit bagi sebagian orang. Tak sedikit pelaku diet mengalami…

Senin, 11 Juni 2018 07:53

Fistula Preaurikular, Kelainan Langka Bisa Jadi Petaka

LUBANG kecil yang muncul di depan daun telinga merupakan kondisi langka yang bisa dialami sebagian orang.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .