MANAGED BY:
SABTU
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Sabtu, 13 Mei 2017 09:25
Jujur, Jangan Fake Orgasm
TEMUKAN ALASANNYA: Ingin cepat kelar? Bosan? Atau kelelahan? Jangan biarkan fake orgasmkerap dilakukan pasangan.

PROKAL.CO, PUNCAK kenikmatan seksual pasangan suami dan istri adalah orgasme. Saat bercinta, masing-masing pasangan tentu mengharapkan hal tersebut. Namun, tak semua orang bisa mendapatkan kepuasan, terutama perempuan. Kendala tersebut membuat sebagian perempuan berpura-pura orgasme (fake orgasm), agar pasangannya tidak kecewa.

Menurut psikolog Ayunda Ramadhani, ada banyak penelitian tentang orgasme palsu yang dilakukan. Hal itu lazim dan umum terjadi karena para perempuan ingin menjaga perasaan suaminya agar tidak merasa tidak bisa memuaskan istrinya.

“Selama tujuannya baik dan perempuan tidak terganggu dengan orgasme palsu, maka itu wajar. Tetapi, akan menjadi masalah jika istri tertekan hingga stres karena dasarnya perempuan juga ingin dipuaskan secara seks,” ujarnya saat diwawancarai, Rabu (12/4).

Dosen psikologi di Universitas Mulawarman (Unmul) tersebut mengatakan, saat perempuan tertekan dan tidak puas, maka hal itu harus dikomunikasikan dengan pasangan. Jika dibiarkan ketidakpuasan tersebut bisa menimbulkan perasaan hampa, dan dapat berimbas terhadap keharmonisan rumah tangga.

“Jujur kepada pasangan, bisa jadi selama ini ternyata suami belum mengetahui di mana titik rangsangan istri. Terutama bagi pasangan yang baru menikah, bicarakan dengan cara yang baik agar suami tidak tersinggung, beri tahu juga bagian mana yang membuat Anda lebih cepat ‘panas,” jelas perempuan berjilbab itu.

Saat salah satu pasangan tidak mendapat kepuasan, Ayunda menuturkan, artinya ada kekurangan yang harus dievaluasi bersama. Kekurangan tersebut bukan berarti pasangan Anda tidak bisa memuaskan atau tidak jantan. Sebab itu, komunikasi dan jujur antara pasangan sangat penting dilakukan.

“Jika komunikasi tetap tidak bisa menyelesaikan masalah Anda dan pasangan, maka perlu ada pertolongan dari pihak ketiga. Misalnya konsultasi kepada dokter kandungan, urologi, jika berkaitan dengan masalah kesehatan. Selain itu, Anda bisa ke seksologi atau psikologi, jika masalah berkaitan dengan psikis,” tuturnya.

Saat berkonsultasi dengan pihak ketiga, Ayunda menyarankan Anda pergi bersama pasangan. Jangan pergi sendiri agar Anda dan pasangan bisa saling memahami. Sebab, pernikahan dijalani bersama pasangan, bukan sendiri-sendiri. (*/ni/her/k16)


BACA JUGA

Jumat, 26 Mei 2017 08:51

Cepat Saji, Mengganggu Konsentrasi

Makanan siap saji merupakan salah satu faktor penyebab anak kesulitan berkonsentrasi. Banyak orangtua…

Jumat, 26 Mei 2017 08:50

Anak Pandai Berbahasa Melalui Dongeng

Seiring perkembangan zaman, banyak orangtua yang meninggalkan budaya mendongeng untuk anak. Kini para…

Jumat, 26 Mei 2017 08:47

Berbagi Teknik Henna kepada Pemula

HENNA atau menggambar bermacam-macam motif cantik di permukaan tangan, biasanya dilakukan untuk momen…

Kamis, 25 Mei 2017 09:06

Bermain sebelum Memeriksa Pasien

KEINGINAN Sherly Yuniardian menjadi dokter spesialis anak muncul sejak kecil, ketika dia duduk di bangku…

Kamis, 25 Mei 2017 09:04

Mendampingi Anak di Sela Praktik

JADWAL pekerjaan yang padat sebagai dokter tidak membuat Sherly Yuniardian melupakan kewajiban sebagai…

Kamis, 25 Mei 2017 09:02

Ingin Wawasan Anak Berkembang

SEBANYAK 10 siswa Pelita Bunda Education Center yang telah menjalani terapi sejak usia 2 atau 3 tahun,…

Rabu, 24 Mei 2017 08:22

Sulit Kontak Mata, Anak Sindrom Asperger

“Ciri kedua, anak sering menunjukkan perilaku yang repetitif. Misalnya, secara kaku memainkan…

Rabu, 24 Mei 2017 08:20

Kenali Ciri Anak Depresi

SULIT untuk mendeteksi depresi anak. Salah satu cara agar anak terhindar dari perasaan depresi, maka…

Rabu, 24 Mei 2017 08:19

Soto Ayam Santan

Bahan-bahan: 1/2 kilogram (kg) ayam 1 batang daun bawang, iris 2 batang serai, dikeprek 1 ruas lengkuas,…

Rabu, 24 Mei 2017 08:17

BOLA-BOLA KEJU

Bahan-bahan: 1 gelas terigu 1 butir telur 1 gelas air 100 gram (gr) margarin 100 gr keju parut Minyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .