MANAGED BY:
SABTU
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Selasa, 09 Mei 2017 09:16
Belum Gunakan UKT
-

PROKAL.CO, DARI Kutai Kartanegara (Kukar), Rektor Universitas Kartanegara (Unikarta), Sabran, mengatakan, saat ini kampus yang ia pimpin belum menerapkan pembayaran dengan sistem uang kuliah tunggal (UKT). Kebijakan ini, kata dia, untuk menyesuaikan kebutuhan serta tingkat kemampuan rata-rata para mahasiswa yang mendaftar. Baik biaya pendaftaran maupun SPP, belum ada kenaikan sejak tahun 2015 silam. "Saat ini kami masih menyesuaikan tingkat kemampuan mahasiswa yang mendaftar. Tapi, untuk sistem UKT kemungkinan nanti bisa diajukan beberapa tahun lagi," terangnya.

Di Unikarta, terdapat tujuh fakultas. Yaitu Fakultas Agama Islam, Ekonomi, Teknik, Ilmu Sosial dan Politik, Hukum, Pertanian serta Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Semua biaya masuk serta SPP yang diterapkan menurutnya masih sama. Sedangkan jika ada biaya tambahan saat proses perkuliahan seperti biaya praktikum dan sebagainya, maka akan dipungut dalam waktu terpisah. "Untuk jurusan eksakta, biasanya memang ada praktikum dan lainnya, Itu biasanya dipungut di luar itu," katanya.

Saat ini, sebagian besar Fakultas di Unikarta sudah terakreditasi B. Peningkatan sejumlah penelitian serta kualitas dosen, menurutnya juga mulai dilakukan. Sehingga, peminat para calon mahasiswa yang mendaftar ke Unikarta juga mulai meningkat. "Saat ini semua dosen juga sudah minimal S-1. Peningkatan jumlah penelitian juga kita lakukan dari para dosen," tutupnya.

STT Migas Balikpapan

Di tahun akademik 2017/2018, STT Migas Balikpapan membuka penerimaan mahasiswa baru untuk tiga program studi (prodi). Yakni S-1 Teknik Perminyakan, D-3 Teknik Pengolahan Migas, dan D-3 Teknik Instrumentasi Elektronika Migas. Di mana, setiap prodi akan terbagi lagi dalam beberapa bidang minat. Misalnya S-1 Teknik Perminyakan dengan bidang minat Ilmu Perminyakan, Ilmu Geologi, dan Ilmu Industri.

Pada prodi tersebut, tersedia lima kelas dengan asumsi setiap kelas diisi dengan 40 mahasiswa. Kemudian tersedia tiga kelas untuk D-3 Teknik Pengolahan Migas, serta dua kelas untuk D-3 Teknik Instrumentasi Elektronika. Dengan bidang minat Ilmu Instrumentasi Elektronika Migas dan Ilmu Pemboran. Kampus yang berlokasi di Jalan Transad, Kilometer 8, Balikpapan Utara, menyediakan empat jalur penerimaan mahasiswa.

Di antaranya jalur SMPTT STT Migas, jalur mandiri, jalur PBUD, dan jalur khusus. Sebagai contoh, PBUD merupakan jalur undangan bagi siswa berprestasi. Calon mahasiswa tidak perlu melakukan tes dan bebas biaya SPP pada semester I. Proses penerimaan mahasiswa dari seluruh jalur tersebut telah berjalan serempak. Tepatnya dari 16 Januari – 20 Juni.

Berbeda dengan perguruan tinggi negeri (PTN), penerimaan mahasiswa STT Migas terbagi dalam tujuh gelombang. Gelombang pertama telah berjalan sejak Januari lalu dan gelombang tujuh akan berakhir pada Juli mendatang. Staf Keuangan STT Migas, Nurhayati, mengatakan, biaya formulir pendaftaran dan biaya pengembangan pembangunan (BPP) setiap gelombang akan berbeda. Misalnya pada gelombang pertama, biaya BPP prodi S-1 berkisar Rp 9 juta.

Nantinya biaya akan terus semakin membesar pada gelombang selanjutnya (lihat grafis). Bagi jalur SMPT, mandiri, dan khusus, terdapat biaya sumbangan masuk pengembangan program studi (SMPPS). Dengan rincian biaya SMPPS untuk jalur SMPT minimal Rp 1,5 juta. Jalur mandiri, biaya SMPPS hingga Rp 15 juta. Terakhir, jalur khusus dengan biaya SMPPS lebih dari Rp 15 juta. Namun untuk jalur khusus, mahasiswa tidak perlu melalui proses tes. Selain itu, ada pula biaya SPP bagi prodi S-1, yaitu Rp 6 juta per semester. Sedangkan D-3 sebesar Rp 5 juta per semester. “Pembayaran biaya BPP, asuransi, seragam, dana kegiatan mahasiswa, dan registrasi ulang hanya perlu dilakukan satu kali saja di awal penerimaan mahasiswa. Selanjutnya, mahasiswa cukup membayar biaya SPP per semesternya,” tuturnya.

Primadona Fakultas Hukum

Sementara itu, berkaca pada hasil tahun lalu, Untag Samarinda optimistis ribuan mahasiswa kembali diserap tahun ini melalui enam fakultas. “Top three fakultas yang difavoritkan adalah Hukum, Ekonomi, dan Teknik,” sebut Rektor Untag, Dr Marjoni Rachman. Dari tahun ke tahun, jumlah mahasiswa di Fakultas Hukum yang paling banyak. Menurutnya, fakultas tersebut banyak menelurkan pengacara-pengacara kondang Kaltim.

Dari data yang dihimpun media ini, biaya kuliah di Fakultas Hukum adalah mulai Rp 2,5 juta untuk kelas reguler sampai Rp 3,7 juta untuk kelas NR (Sabtu-Minggu). “Biasanya kelas NR untuk para pegawai,” ujarnya. Ditanya soal fakultas dengan jumlah mahasiswa paling sedikit, dia menyebut Psikologi dan Pertanian. Biaya SPP untuk Psikologi berkisar antara Rp 3,5 juta sampai Rp 4 juta. Sementara itu, pertanian dengan SPP paling mahal, yakni Rp 4,3 juta.

Karena itu, dua fakultas ini tak membuka kelas untuk kelas malam dan NR. “Biaya-biaya tersebut mengacu pada tahun ajaran 2016/2017,” ujarnya. Ia meneruskan, Untag belum membahas biaya untuk tahun ajaran 2017/2018. Sebagai informasi, Untag membuka tiga gelombang pendaftaran. Untuk gelombang pertama sudah selesai. “Kami membuka pendaftaran pada April lalu,” ujarnya. Tes pun sudah dilaksanakan pada (6/5) lalu. Mereka membuka gelombang kedua pada 2 Mei hingga 8 Juni mendatang. Sementara untuk gelombang terakhir, dimulai 9 Juni hingga 10 Agustus. (*/fch/*/gel/qi/riz/k15)


BACA JUGA

Selasa, 09 Mei 2017 09:29

Putar Otak demi Sebuah Ijazah

Meningkatnya kebutuhan jelang tahun ajaran baru patut diwaspadai para orangtua. Belum lagi, ditambah…

Selasa, 09 Mei 2017 09:13

Klaim Murah dengan Syarat Berlipat

BAYANG – bayang pengeluaran tinggi jelang tahun ajaran baru membuat sebagian besar orangtua waswas.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .