MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Jumat, 21 April 2017 15:26
Usul Hak Angket KPK, Anggota Komisi Disebut Para Pemimpi
Peneliti Formappi, Lucius Karus. FOTO: Radar Bandung/JPNN.com

PROKAL.CO,  

JAKARTA- Bukannya mendapat dukungan, usulan hak angket Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) justru menuai kecaman. Sebab selama ini sejumlah usulan dari Komisi III lebih banyak berakhir tak jelas, raib entah kemana.

Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus mengatakan rencana hak angket kian menegaskan bahwa anggota Komisi III DPR saat ini kebanyakan pemimpi.

Dari sisi kinerja, kata dia, kelihatan Komisi III ini termasuk yang paling lemah dalam menghasilkan RUU yang menjadi tanggung jawabnya.

"Lemah dalam hal kinerja tetapi mereka cukup kreatif untuk melahirkan wacana, dari yang paling rasional hingga yang tak masuk akal," kata Lucius, Jumat (21/4).

Menurutnya, pengajuan hak angket yang diinisiasi Komisi III sudah untuk kesekian kalinya dibicarakan. Mulai dari kasus Basuki Tjahaja Purnama sampai kasus kartu tanda penduduk elektronik sekarang ini. "Beberapa wacana sebelumnya raib begitu saja," tegasnya.

Komisi III tak merasa ada yang salah dengan wacana mereka sehingga bisa belajar dari itu untuk wacana hak angket selanjutnya.

Nyatanya mereka belum jera juga. Mereka memang nampaknya punya kemampuan imajinatif yang mendorong munculnya ide-ide penggunaan hak angket baru.

"Saking seringnya mimpi penggunaan hak angket, mereka sampai lupa membedakan lagi isu apa saja yang bisa menjadi alasan untuk menggunakan hak angket," kata dia.

Hak angket mestinya terkait dengan kebijakan pemerintah yang berdampak luas bagi masyarakat. "Bukan tentang isu penegakan hukum yang dilakukanKPK," ujarnya.

Jadi jelas keliru besar jika DPR menggunakan hak angket untuk menyelidikki kasus yang tengah diproses KPK seperti BAP Maryam.

"Saya menduga ide ini muncul karena banyak nama anggota DPR yang tercantum dalam BAP Maryam," ungkap Lucius.

Oleh karena itu, hak angket digunakan untuk memastikan siapa dari anggota DPR yang disebut Maryam terlibat e-KTP dan berapa nilai yang diperoleh.

"Dengan pintu hak angket DPR bisa mencari cara untuk meluputkan diri dari dugaan keterlibatan sebagaimana diungkap Maryam melalui BAP-nya,” katanya.(boy/jpnn)

 


BACA JUGA

Jumat, 17 November 2017 18:37

Generasi Muda Golkar: Lupa Ingatan, Skenario Setnov Berikutnya

Kecelakaan tunggal yang mengakibatkan tersangka korupsi e-KTP Setya Novanto harus dirawat serius di…

Jumat, 17 November 2017 18:31

Dikawal KPK Setnov Pindah ke RSCM

Demi mendapatkan pelayanan yang lebih maksimal, dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo…

Jumat, 17 November 2017 18:28

What??? Benjol di Kepala Setya Novanto Sebesar Bakpao

Setelah mobil yang ditumpanginya menabrak tiang listrik, kecelakaan yang dialami Ketua DPR Setya Novanto…

Kamis, 16 November 2017 09:27

Koran Tidak akan Mati

SURABAYA – Sejak lama, koran diramalkan akan mati karena gempuran media online. Tapi kenyataannya,…

Kamis, 16 November 2017 09:25

Heboh Donor Sperma di Kampus UI

JAKARTA – Kabar menghebohkan muncul di tengah persiapan penyelenggaraan Symposium and Workshop…

Rabu, 15 November 2017 17:50

Agar Adil, Panglima TNI Berikutnya Idealnya dari AU

Meski menjadi hak prerogatif presiden, Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)  Tubagus…

Rabu, 15 November 2017 17:37

Wapres JK: Setnov Jangan Mengada-ada untuk Hindari KPK

Langkah-langkah hukum akrobatik dari Ketua DPR Setya Novanto terus mengundang sorotan. Termasuk oleh…

Rabu, 15 November 2017 17:28

Elite Golkar Jangan Lindungi Novanto

Demi kepentingan Partai Golkar sendiri, elite partai ini diminta jangan melindungi ketua umumnya yang…

Rabu, 15 November 2017 17:23

Panggil Setnov, KPK Tak Perlu Izin Presiden

Ketua Umum Golkar terus mengulur-ulur waktu saat dipanggil KPK. Termasuk mengemukakan dalil KPK perlu…

Rabu, 15 November 2017 09:48

Setnov Dipanggil Lagi

JAKARTA – Desakan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjemput Ketua DPR Setya Novanto (Setnov)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .