MANAGED BY:
MINGGU
18 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Jumat, 21 April 2017 10:14
Padahal Hak Istimewa Kaum Hawa, Cuti Haid Masih Minim Sosialisasi

PROKAL.CO, Cuti haid. Libur ini diatur undang-undang. Namun, banyak yang belum tahu. Dan banyak pula pekerja perempuan yang tak mendapatkan izin untuk cuti ini. Berikut hasil riset Tim Survei Kaltim Post seputar implementasi cuti haid pada peringatan Hari Kartini, 21 April.

SEJUMLAH perusahaan besar sudah menerapkan cuti haid. Pertamina, Misalnya. Seperti diakui Manager Communication and Relations, PT Pertamina area Kalimantan, Alicia Irzanova. “Satu hari dalam sebulan, perempuan diberi hak cuti haid. Pertamina menerapkan. Namun, tidak banyak yang mengambil cuti karena tidak merasa bermasalah dengan haidnya,” ungkap Alice, sapaannya, kepada Kaltim Post, Kamis (20/4).

Dia mengatakan, aturan tersebut tidaklah berlebihan. Sebab, pada beberapa perempuan saat siklus haid tiba merasakan gangguan yang sangat menyiksa. Bila dipaksa bekerja pun, hasilnya tak akan maksimal. Bahkan, bisa jadi membahayakan saat melakukan aktivitas di lapangan. Jadi, Alice menyebut hak cuti yang diberikan masih dalam batas wajar. Akan tetapi, dia mengakui masih terdapat beberapa kendala. Hal utama saat mengajukan izin kepada atasan laki-laki. “Padahal sudah pasti diizinkan karena memang hak saya. Tapi, jadi sungkan,” kata dia.

Kendala lain, menurut Alice, hak cuti haid ini belum tersampaikan secara luas. Tak heran bila banyak pekerja tidak mengetahui adanya aturan ini.

Selain Pertamina, cuti haid ini juga diterapkan di Bank Negara Indonesia (BNI). Hal tersebut dikatakan Pemimpin Bidang Pemasaran dan Bisnis BNI Samarinda Anita Indriyani. Perempuan yang sebelumnya menjabat pemimpin Bidang Pembinaan, Kantor Layanan BNI Samarinda, ini mengatakan aturan tentang cuti haid sudah diatur dalam perjanjian kerja bersama (PKB) antara BNI dan pegawai, khususnya karyawati. Namun, dia mengatakan jarang para karyawati memanfaatkan cuti tersebut.

“Banyak yang menganggap haid tidak terlalu mengganggu. Tapi ada juga yang merasakan sakit sehingga tidak maksimal bekerja. Namun, kebanyakan mengajukan surat izin karena sakit. Tidak spesifik karena haid,” beber Anita.

Dalam PKB yang disepakati, cuti haid diberikan selama dua hari. Lebih dari itu, karyawan diminta menunjukkan surat keterangan dari dokter.

Secara pribadi, Anita berpendapat aturan tersebut agak berlebihan. Apalagi di bidang pekerjaan yang ia geluti yakni layanan jasa perbankan. “Sebenarnya, siklus haid ini anugerah. Memang terkadang tidak nyaman, tapi harus tetap dinikmati. Sebagai perempuan karier yang ingin disamakan haknya dengan laki-laki, kewajiban juga harus dipenuhi,” sebut dia.

Dia mengatakan, hal tersebut berpengaruh terhadap kinerja dan kontribusi yang diberikan kepada perusahaan. Apalagi saat pekerjaan tersebut menuntut target-target tertentu.

“Bayangkan saat pegawai bank yang kebanyakan perempuan mengajukan cuti haid bersamaan. Pelayanan ke masyarakat tidak maksimal karena SDM terbatas. Belum lagi persaingan bisnis perbankan saat ini semakin ketat,” paparnya.

Meski demikian, dia tetap menghormati aturan yang telah dibuat. Anita pun memahami, hak istimewa ini diberikan agar para perempuan yang bekerja pun tetap bisa nyaman.

SURVEI

Tim Riset Kaltim Post melakukan jajak pendapat kepada 95 responden pekerja perempuan. Sebanyak 65,3 persen merupakan karyawan swasta. Sisanya pegawai negeri. Beberapa pertanyaan diajukan seputar emansipasi dalam lingkup pekerjaan. Ditambah aturan mengenai cuti haid yang menjadi hak pekerja perempuan.

Dari total seluruh responden, 22,1 persen mengatakan pernah merasa dibedakan di lingkungan kerja. Secara spesifik, sebanyak 45 persen mengatakan bahwa mereka tak dipercaya untuk bekerja menggunakan fisik berlebihan. Sementara itu, 25 persen mengaku perlakuan yang diterima karena dianggap lemah, 11 persen merasa ruang lingkup kerja terbatas, dan 19 persen menyebut terlalu diutamakan.

“Lalu, kami bertanya apakah pernah mendengar bahwa perempuan dalam masa haid diperbolehkan mengambil cuti? Mayoritas responden sebanyak 51,6 persen menjawab tidak pernah,” ucap Koordinator Tim Riset Kaltim Post Rizky Rizkyawandy, beberapa waktu lalu.

Padahal, aturan itu tertuang dalam Undang-Undang Nomor 13/2003 tentang Ketenagakerjaan. Tepatnya pada Pasal 81. Bahkan, kata dia, 86,3 persen dari responden menyebut bahwa tempat mereka bekerja tidak menerapkan cuti haid. (lihat grafis). (*/roe/far/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 17 Februari 2018 08:18
NANAS BERUJUNG BERINGAS

Tembak Orangutan, Satu Keluarga Tersangka

Penembakan orangutan di Taman Nasional Kutai (TNK) berhasil diungkap tim gabungan Polres Kutim dan Polda…

Sabtu, 17 Februari 2018 08:02

Berkebun di TNK, Sanksinya Pidana

Tangan perambah mencengkeram Taman Nasional Kutai (TNK). Kadang berlindung di balik upaya bertahan hidup.…

Sabtu, 17 Februari 2018 08:01

TNK, Antara Konservasi dan Eksploitasi

Fauna TNK memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Baik tingkat genetik, spesies, maupun ekosistem.Terdapat…

Sabtu, 17 Februari 2018 07:48

Pukulan Telak Upaya Konservasi

TAHUN  2018 baru start. Dan Kalimantan memberikan dua pukulan telak terhadap upaya konservasi orangutan.…

Sabtu, 17 Februari 2018 07:38
Masalah di TNK, Bukan Persoalan Kemarin Sore

Tak Satu Visi, Ada yang Punya Kepentingan

DITEMUKANNYA  orangutan dengan 130 peluru bersarang di tubuhnya menambah daftar problematika di…

Jumat, 16 Februari 2018 07:25

Ayo Terus Merawat Toleransi

Warga Tionghoa merayakan Imlek yang jatuh hari ini. Tahun baru dengan pengharapan baru bagi kaum yang…

Jumat, 16 Februari 2018 07:22

Perayaan Terbesar di Bumi

GELOMBANG migrasi warga Tionghoa sesungguhnya berlangsung ke hampir sekujur belahan dunia. Migrasi besar-besaran…

Jumat, 16 Februari 2018 07:17

Alamnya Makmur dan Menggoda, tapi Provinsinya Kosong

Berdaya saing. Transformasi ekonomi. Itulah yang dibicarakan Rhenald Kasali dalam Kaltim Summit III…

Kamis, 15 Februari 2018 09:09

Menteri Awasi Abu Tours

BALIKPAPAN – Suasana tegang tampak di wajah sejumlah orang di dalam kantor PT Amanah Bersama Umat…

Kamis, 15 Februari 2018 09:00

Tiga Tahun Dikurung, Ratusan Pengungsi Stres

BALIKPAPAN – Suara para pengungsi yang ditampung di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Balikpapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .