MANAGED BY:
JUMAT
23 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Jumat, 21 April 2017 09:18
Inasgoc Tunggu Kepres

Pengurangan Cabor Tak Pengaruhi Pembangunan Venue

-ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA – Jumlah cabang olahraga (cabor) di Asian Games 2018 dipastikan berkurang enam. Meski begitu, pihak Indonesia Organizing Committee (Inasgoc) belum juga memastikan bahwa cabor mana saja yang akan dikurangi. Alasannya, mereka masih menunggu kepastian dari pemerintah. 

Ketua Inasgoc, Erick Thohir mengatakan, mereka sudah mendengar adanya pengurangan jumlah cabor tersebut. "Tapi, kami masih menunggu hitam di atas putihnya dari pemerintah," kata Erick Thohir kemarin. "Tapi, saya memastikan bahwa cabor yang dikurangi itu tidak berdampak pada proses pembangunan venue yang sedang dilakukan oleh pemerintah," ucapnya. 

Sebab, rata-rata cabang olahraga yang dicoret tersebut tidak memiliki lapangan atau gedung permanen. Dia lantas mencontohkan cabang sepak takraw yang venue-nya selama ini masih menggunakan gedung milik pihak ketiga. "Kalau untuk sepak takraw, kami memang sewa, yang lain juga sama," jelas dia.

Menurut Erick, nama-nama cabor tersebut masih digodok oleh pemerintah, dalam hal ini Wakil Presiden Jusuf Kalla. Nah, nama-nama cabor yang olahraga yang akan dikurangi tersebut bakal dirilis bersamaan dengan keluarnya Keputusan Presiden (Kepres) tentang penyelenggaraan Asian Games di Jakarta dan Palembang, 2018.

Dengan begitu, Erick berharap agar Keputusan Presiden untuk perhelatan Asian Games 2018 tersebut bisa segera dikeluarkan oleh pemerintah. "Kami berharap, surat (Kepres) itu sudah bisa turun dalam pekan ini. Karena selain mengatur anggaran penyelenggaraan, juga tentang struktur kepanitiaan dan jumlah cabang olahraga," ucapnya. 

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, dengan alasan efisiensi pengeluaran anggaran, pemerintah Indonesia sengaja mengurangi jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam kejuaraan multievent tersebut. Artinya, dari total 42 cabor yang masuk dalam rencana, akan terpangkas menjadi 36 saja. 

Nah, dari sejumlah informasi yang berkembang, enam cabang olahraga yang terancam dihapus tersebut adalah squash, handball, rugby, sepak takraw, kriket, dan kabaddi, salah satu jenis olahraga asal India. Pencoretan enam cabang olahraga tersebut disinyalir tidak berdampak pada target medali Indonesia di event tersebut. 

Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), Achmad Soetjipto, mengatakan bahwa konsentrasi atlet-atlet Indonesia yang saat ini dipanggil ke pelatnas tidak terganggu. "Karena fokus kami saat ini adalah tampil di SEA Games 2017. Nanti, kalau SEA Games sudah selesai baru kami pikirkan lagi Asian Games," jelas Soetjipto. (ben/jpg/er/k11)


BACA JUGA

Kamis, 22 Juni 2017 10:08

Libur, Tak Rusak Permainan

BALIKPAPAN - Sempat menunjukkan peningkatan performa di tiga laga terakhir, penampilan Persiba Balikpapan…

Kamis, 22 Juni 2017 10:04

Indra Sjafri Dukung Egy di Timnas U-22

JAKARTA - Keputusan coach Luis Milla untuk memanggil Egy Maulana Vikry ke Timnas U-22, mendapat dukungan…

Kamis, 22 Juni 2017 10:03

Menanti Papeda dan Gohu Ikan

JATAH libur Lebaran menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu pesepak bola. Salah satunya bagi pemain…

Kamis, 22 Juni 2017 10:00

Pesut Junior Kumpul Awal Juli

SAMARINDA - Tidak hanya tim senior yang mendapat jatah libur, Borneo FC U-19 juga bebas dari aktivitas…

Kamis, 22 Juni 2017 10:00

Buruknya Organisasi Pertahanan

BALIKPAPAN - Masalah lama masih menghantui Persiba Balikpapan. Buruknya organisasi pertahanan, terutama…

Kamis, 22 Juni 2017 09:56

Ingin Buat Sejarah

BALIKPAPAN – Pelatih kepala Persatuan Sepak Bola Angkatan Darat (PSAD) Kodam VI/Mulawarman, M…

Kamis, 22 Juni 2017 09:51

Setelah Lebaran Giatkan Latihan

TENGGARONG - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2018 yang bergulir tahun depan memang menyisakan…

Kamis, 22 Juni 2017 09:49

Jaring Talenta Muda Terbaik

TANJUNG REDEB – Menjelang kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Pra-Porprov) 2017, Asosiasi Futsal…

Kamis, 22 Juni 2017 08:38

BISA IMBANG

  Karena, Chile dipimpin wasit dari Iran sudah 43 tahun yang lalu. Tepatnya ketika ditahan tanpa…

Kamis, 22 Juni 2017 08:37

Mulai Luluh Dirayu Milan

MILAN – CEO AC Milan, Marco Fassone, masih memiliki keyakinan begitu kuat kepada Gianluigi Donnarumma,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .