MANAGED BY:
JUMAT
28 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 21 April 2017 09:17
Diduga Salahi Prosedur Keselamatan

Ledakan LCT yang Menewaskan Karyawan

MENGANGA: Kondisi LCT setelah meledak yang menewaskan Muchsin kini sudah dibatasi dengan garis polisi.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Tewasnya Muchsin (34), korban ledakan saat mengelas landing craft tank (LCT) Rimba Raya XXXI di lingkungan PT Rimba Karya Rayatama (RKR), Jalan Bung Tomo, Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, Rabu (19/4), menimbulkan tanya. Salah satunya, soal kualitas keselamatan atau alat pengaman diri (APD) yang diterapkan oleh korban saat bekerja. Diketahui, ledakan terjadi ketika percikan api las Muchsin disambar uap cairan metanol di lambung kapal.

Ketua Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI) Samarinda Boorliant Satryana menerangkan, wajib bagi para pekerja mengenakan APD saat bertugas. “Saya kurang tahu bagaimana prosedur kerja mereka, tapi wajib demi keselamatan,” terang Boorliant.

Seputar kejadian itu pun sudah menjadi tajuk diskusi di internal asosiasi yang dia pimpin. Boorliant menyebut, ada beberapa faktor hingga membuat nyawa Muchsin terenggut. Salah satunya adalah penyebab langsung. Boorliant menduga, pekerja tak meninjau lokasi dan bekerja tanpa prosedur. Selain itu, aktivitas dua karyawan tersebut tidak diawasi.

Untuk diketahui, pada kejadian tersebut, Muchsin tidak bekerja sendiri. Ada Basrani yang menemani. Hanya, saat kejadian, Basrani sedang memisahkan diri untuk beristirahat sejenak.

Boorliant kemudian menjelaskan faktor selanjutnya, yakni perasaan telah mahir. “Mungkin pekerja merasa demikian, namun tidak mengetahui potensi bahaya yang ditimbulkan,” tuturnya. Kemudian, dia menduga tidak ada job safety analysis di kawasan pekerjaan tersebut. Padahal, penerapan mekanisme itu bisa menekan kemungkinan terjadinya bencana.

Terkait adanya investigasi di lokasi kejadian, Boorliant belum bisa memastikan. “Sudah ada garis polisi, kami tidak ingin menyalahi aturan,” jelasnya. Namun, ada kemungkinan pihaknya berkoordinasi dengan aparat yang tengah menyelidiki perkara tersebut.

Kaltim Post sempat menyambangi kantor PT RKR di Jalan Pangeran Antasari, Kecamatan Samarinda Ulu. Di sana, seorang pria mengarahkan untuk mencari keterangan di kepolisian. “Di sini tidak ada jumpa pers,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsekta Kawasan Pelabuhan (KP) Kompol Ervin Suryatna menjelaskan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Samarinda. “Sudah ada beberapa saksi yang dimintai keterangan, kemungkinan berkas dilimpahkan ke Polresta Samarinda,” tegas Ervin. (*/dra/ndy/k8)


BACA JUGA

Kamis, 27 April 2017 09:25

Begini Proses Seleksi Calon Sekkot Samarinda

SAMARINDA – Proses seleksi calon sekretaris kota (sekkot) berlanjut. Rabu (26/4), kelima peserta…

Kamis, 27 April 2017 09:24

Dua Bandar Samarinda Seberang Digerebek

SAMARINDA – Daftar nama pengedar narkoba yang telah diringkus kepolisian kian panjang. Terbaru,…

Kamis, 27 April 2017 09:22

Kriminalis Anak Perlu Perlakuan Khusus

SAMARINDA – Dalam tindak kekerasan, keterlibatan anak-anak sebagai korban dan pelaku sama banyaknya.…

Kamis, 27 April 2017 09:21

Diduga Pengabaian, Tahanan Meninggal

SAMARINDA – Sayid Muhammad Talib meninggal di tengah masa penahanan di Polresta Samarinda, Jumat…

Kamis, 27 April 2017 09:19

Longsor, Warga Salahkan PDAM

SAMARINDA – Alih-alih menyelamatkan diri, korban longsor di Jalan Lumba-Lumba RT 17, Kelurahan…

Kamis, 27 April 2017 09:18

Harapan Hidup Naik, Kualitas Belum

SAMARINDA – Meningkatnya status kesehatan masyarakat, berdampak pada peningkatan angka harapan…

Kamis, 27 April 2017 09:18

Harapan Hidup Naik, Kualitas Belum

SAMARINDA – Meningkatnya status kesehatan masyarakat, berdampak pada peningkatan angka harapan…

Kamis, 27 April 2017 09:17

Sempadan Sungai Wajib Jadi Ruang Terbuka Hijau, Perda DAS Diketok Agustus

SAMARINDA – Implementasi peraturan daerah (perda) Nomor 2 Tahun 2014 tentang Rancangan Tata Ruang…

Kamis, 27 April 2017 09:16

Ajang Berkreasi dan Silaturahmi

BERDASARKAN data Badan Pusat Statistik (BPS) Samarinda, ada 392 ribu perempuan di Samarinda. Jumlah…

Kamis, 27 April 2017 09:16

Pelaku-Korban Berteman, Tak Pasti Perampokan

SAMARINDA – Dalam waktu kurang dari 24 jam, upaya pencarian oleh kepolisian terhadap pelaku perampokan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .