MANAGED BY:
SELASA
24 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 21 April 2017 09:17
Diduga Salahi Prosedur Keselamatan

Ledakan LCT yang Menewaskan Karyawan

MENGANGA: Kondisi LCT setelah meledak yang menewaskan Muchsin kini sudah dibatasi dengan garis polisi.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Tewasnya Muchsin (34), korban ledakan saat mengelas landing craft tank (LCT) Rimba Raya XXXI di lingkungan PT Rimba Karya Rayatama (RKR), Jalan Bung Tomo, Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, Rabu (19/4), menimbulkan tanya. Salah satunya, soal kualitas keselamatan atau alat pengaman diri (APD) yang diterapkan oleh korban saat bekerja. Diketahui, ledakan terjadi ketika percikan api las Muchsin disambar uap cairan metanol di lambung kapal.

Ketua Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI) Samarinda Boorliant Satryana menerangkan, wajib bagi para pekerja mengenakan APD saat bertugas. “Saya kurang tahu bagaimana prosedur kerja mereka, tapi wajib demi keselamatan,” terang Boorliant.

Seputar kejadian itu pun sudah menjadi tajuk diskusi di internal asosiasi yang dia pimpin. Boorliant menyebut, ada beberapa faktor hingga membuat nyawa Muchsin terenggut. Salah satunya adalah penyebab langsung. Boorliant menduga, pekerja tak meninjau lokasi dan bekerja tanpa prosedur. Selain itu, aktivitas dua karyawan tersebut tidak diawasi.

Untuk diketahui, pada kejadian tersebut, Muchsin tidak bekerja sendiri. Ada Basrani yang menemani. Hanya, saat kejadian, Basrani sedang memisahkan diri untuk beristirahat sejenak.

Boorliant kemudian menjelaskan faktor selanjutnya, yakni perasaan telah mahir. “Mungkin pekerja merasa demikian, namun tidak mengetahui potensi bahaya yang ditimbulkan,” tuturnya. Kemudian, dia menduga tidak ada job safety analysis di kawasan pekerjaan tersebut. Padahal, penerapan mekanisme itu bisa menekan kemungkinan terjadinya bencana.

Terkait adanya investigasi di lokasi kejadian, Boorliant belum bisa memastikan. “Sudah ada garis polisi, kami tidak ingin menyalahi aturan,” jelasnya. Namun, ada kemungkinan pihaknya berkoordinasi dengan aparat yang tengah menyelidiki perkara tersebut.

Kaltim Post sempat menyambangi kantor PT RKR di Jalan Pangeran Antasari, Kecamatan Samarinda Ulu. Di sana, seorang pria mengarahkan untuk mencari keterangan di kepolisian. “Di sini tidak ada jumpa pers,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsekta Kawasan Pelabuhan (KP) Kompol Ervin Suryatna menjelaskan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Samarinda. “Sudah ada beberapa saksi yang dimintai keterangan, kemungkinan berkas dilimpahkan ke Polresta Samarinda,” tegas Ervin. (*/dra/ndy/k8)


BACA JUGA

Minggu, 22 April 2018 20:49

Mantan Sekkot Samarinda Calonkan Diri Jadi DPD

SAMARINDA - Mantan Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Hermanto ternyata berniat maju sebagai anggota…

Minggu, 22 April 2018 10:41

Pertengahan Mei Penjara Khusus Perempuan Dibangun

SAMARINDA - Pembangunan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Samarinda direncanakan pertengahan Mei…

Minggu, 22 April 2018 10:41

13 Persen Melahirkan di Nonfasilitas Kesehatan

SAMARINDA - Nurul Ade (23) akhir tahun lalu baru saja melahirkan putri pertamanya. Bermukim di Kecamatan…

Minggu, 22 April 2018 10:40

Berharap Diakomodasi di APBD Perubahan

SAMARINDA – Meski sudah diuji Komisi Keamanan Jembatan Terowongan dan Jalan (KKJTJ)…

Minggu, 22 April 2018 10:39

TAKSI ONLINE Dibatasi Cuma 200 Unit

SAMARINDA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim mengadakan rapat koordinasi Dishub se-Kaltim…

Minggu, 22 April 2018 10:38

Masing-Masing Memiliki Keterampilan Khusus

Matanya awas terhadap setiap informasi yang ditampilkan di layar. Mengamati perpindahan sel tumor primer…

Minggu, 22 April 2018 10:21

Perkuat Hubungan Melalui Olahraga, BPJS TK Gelar Pertandingan Sepakbola dengan Perusahaan Binaan

SAMARINDA - Badan Penyelemggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) Samarinda melakukan lawatan…

Sabtu, 21 April 2018 09:56

Tim Labfor Periksa Lokasi Kebakaran

SAMARINDA - Penyebab kebakaran di Jalan Merdeka II, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai…

Sabtu, 21 April 2018 09:55

PDAM Perlu Penyegaran

SAMARINDA – Masa kerja Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Kencana Alimuddin berakhir 1 Juli. Namun,…

Sabtu, 21 April 2018 09:53
Fakta Baru dari Persidangan Korupsi Hibah 3 Yayasan di Kutai Barat

Surat dari Karang Paci, Oknum ASN Disdik Minta Mahar

Dugaan korupsi hibah di tiga yayasan pendidikan di Kutai Barat (Kubar) menggelinding deras di Pengadilan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .