MANAGED BY:
SELASA
22 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 21 April 2017 09:17
Diduga Salahi Prosedur Keselamatan

Ledakan LCT yang Menewaskan Karyawan

MENGANGA: Kondisi LCT setelah meledak yang menewaskan Muchsin kini sudah dibatasi dengan garis polisi.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Tewasnya Muchsin (34), korban ledakan saat mengelas landing craft tank (LCT) Rimba Raya XXXI di lingkungan PT Rimba Karya Rayatama (RKR), Jalan Bung Tomo, Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, Rabu (19/4), menimbulkan tanya. Salah satunya, soal kualitas keselamatan atau alat pengaman diri (APD) yang diterapkan oleh korban saat bekerja. Diketahui, ledakan terjadi ketika percikan api las Muchsin disambar uap cairan metanol di lambung kapal.

Ketua Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI) Samarinda Boorliant Satryana menerangkan, wajib bagi para pekerja mengenakan APD saat bertugas. “Saya kurang tahu bagaimana prosedur kerja mereka, tapi wajib demi keselamatan,” terang Boorliant.

Seputar kejadian itu pun sudah menjadi tajuk diskusi di internal asosiasi yang dia pimpin. Boorliant menyebut, ada beberapa faktor hingga membuat nyawa Muchsin terenggut. Salah satunya adalah penyebab langsung. Boorliant menduga, pekerja tak meninjau lokasi dan bekerja tanpa prosedur. Selain itu, aktivitas dua karyawan tersebut tidak diawasi.

Untuk diketahui, pada kejadian tersebut, Muchsin tidak bekerja sendiri. Ada Basrani yang menemani. Hanya, saat kejadian, Basrani sedang memisahkan diri untuk beristirahat sejenak.

Boorliant kemudian menjelaskan faktor selanjutnya, yakni perasaan telah mahir. “Mungkin pekerja merasa demikian, namun tidak mengetahui potensi bahaya yang ditimbulkan,” tuturnya. Kemudian, dia menduga tidak ada job safety analysis di kawasan pekerjaan tersebut. Padahal, penerapan mekanisme itu bisa menekan kemungkinan terjadinya bencana.

Terkait adanya investigasi di lokasi kejadian, Boorliant belum bisa memastikan. “Sudah ada garis polisi, kami tidak ingin menyalahi aturan,” jelasnya. Namun, ada kemungkinan pihaknya berkoordinasi dengan aparat yang tengah menyelidiki perkara tersebut.

Kaltim Post sempat menyambangi kantor PT RKR di Jalan Pangeran Antasari, Kecamatan Samarinda Ulu. Di sana, seorang pria mengarahkan untuk mencari keterangan di kepolisian. “Di sini tidak ada jumpa pers,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsekta Kawasan Pelabuhan (KP) Kompol Ervin Suryatna menjelaskan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Samarinda. “Sudah ada beberapa saksi yang dimintai keterangan, kemungkinan berkas dilimpahkan ke Polresta Samarinda,” tegas Ervin. (*/dra/ndy/k8)


BACA JUGA

Minggu, 20 Agustus 2017 10:32

Ancam Cabut Kerja Sama

SAMARINDA – Munculnya wacana pembentukan perusahaan daerah (PD) pasar berawal dari kekecewaan.…

Minggu, 20 Agustus 2017 10:31

Harus Pastikan Pengawasan Ekstraketat

SAMARINDA – Angin segar untuk penguraian masalah praktik pengendalian narkoba dari dalam penjara.…

Minggu, 20 Agustus 2017 10:31

Tepergok Gunting Kalung

SAMARINDA – Kemeriahan pelaksanaan pawai pembangunan di sekitaran Samarinda Kota, Sabtu (19/8),…

Minggu, 20 Agustus 2017 10:30

Yakin Utang Lunas Tahun Depan

SAMARINDA – Pengerjaan fisik Jembatan Mahakam Kota (Mahkota) II sedianya telah rampung. Namun,…

Sabtu, 19 Agustus 2017 10:09

Kegiatan Bakal Dikurangi Lagi

SAMARINDA – Keuangan sulit benar-benar membuat pemerintah harus berhemat. Tak cukup meniadakan…

Sabtu, 19 Agustus 2017 10:07

Kejar-kejaran Pembahasan Anggaran

FINALISASI rancanganAPBD Perubahan 2017 dalam waktu dekat mengisyaratkan TAPD tengah diburu waktu. Sebab,…

Sabtu, 19 Agustus 2017 10:05

Pengendara Diarahkan ke Jalur Lingkar

SAMARINDA – Pagi hingga siang hari ini, pastikan Anda tidak melintasi kawasan pusat kota. Pasalnya,…

Sabtu, 19 Agustus 2017 10:04

Rutin Razia,Angka Kecelakaan Diklaim Turun Drastis

SAMARINDA – Peristiwa kecelakaan terus menjadi sorotan kepolisian. Sebab, tidak sedikit kejadian…

Sabtu, 19 Agustus 2017 10:01

Aksi Sindikat Curanmor Dibongkar

SAMARINDA – Kerja keras kepolisian membongkar praktik pencurian kendaraan bermotor (curanmor)…

Sabtu, 19 Agustus 2017 09:58

Payung Hukum,Saja Perlu Tahunan.

SAMARINDA – Jalan pembentukan perusahaan daerah (PD) pasar masih terlalu panjang. Terdapat beberapa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .