MANAGED BY:
RABU
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 21 April 2017 09:17
Diduga Salahi Prosedur Keselamatan

Ledakan LCT yang Menewaskan Karyawan

MENGANGA: Kondisi LCT setelah meledak yang menewaskan Muchsin kini sudah dibatasi dengan garis polisi.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Tewasnya Muchsin (34), korban ledakan saat mengelas landing craft tank (LCT) Rimba Raya XXXI di lingkungan PT Rimba Karya Rayatama (RKR), Jalan Bung Tomo, Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, Rabu (19/4), menimbulkan tanya. Salah satunya, soal kualitas keselamatan atau alat pengaman diri (APD) yang diterapkan oleh korban saat bekerja. Diketahui, ledakan terjadi ketika percikan api las Muchsin disambar uap cairan metanol di lambung kapal.

Ketua Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI) Samarinda Boorliant Satryana menerangkan, wajib bagi para pekerja mengenakan APD saat bertugas. “Saya kurang tahu bagaimana prosedur kerja mereka, tapi wajib demi keselamatan,” terang Boorliant.

Seputar kejadian itu pun sudah menjadi tajuk diskusi di internal asosiasi yang dia pimpin. Boorliant menyebut, ada beberapa faktor hingga membuat nyawa Muchsin terenggut. Salah satunya adalah penyebab langsung. Boorliant menduga, pekerja tak meninjau lokasi dan bekerja tanpa prosedur. Selain itu, aktivitas dua karyawan tersebut tidak diawasi.

Untuk diketahui, pada kejadian tersebut, Muchsin tidak bekerja sendiri. Ada Basrani yang menemani. Hanya, saat kejadian, Basrani sedang memisahkan diri untuk beristirahat sejenak.

Boorliant kemudian menjelaskan faktor selanjutnya, yakni perasaan telah mahir. “Mungkin pekerja merasa demikian, namun tidak mengetahui potensi bahaya yang ditimbulkan,” tuturnya. Kemudian, dia menduga tidak ada job safety analysis di kawasan pekerjaan tersebut. Padahal, penerapan mekanisme itu bisa menekan kemungkinan terjadinya bencana.

Terkait adanya investigasi di lokasi kejadian, Boorliant belum bisa memastikan. “Sudah ada garis polisi, kami tidak ingin menyalahi aturan,” jelasnya. Namun, ada kemungkinan pihaknya berkoordinasi dengan aparat yang tengah menyelidiki perkara tersebut.

Kaltim Post sempat menyambangi kantor PT RKR di Jalan Pangeran Antasari, Kecamatan Samarinda Ulu. Di sana, seorang pria mengarahkan untuk mencari keterangan di kepolisian. “Di sini tidak ada jumpa pers,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsekta Kawasan Pelabuhan (KP) Kompol Ervin Suryatna menjelaskan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Samarinda. “Sudah ada beberapa saksi yang dimintai keterangan, kemungkinan berkas dilimpahkan ke Polresta Samarinda,” tegas Ervin. (*/dra/ndy/k8)


BACA JUGA

Selasa, 17 Oktober 2017 12:00

Jembatan Mahakam IV Terancam Molor

SAMARINDA – Dana segar kembali mengucur untuk proyek Jembatan Mahakam IV atau Jembatan Kembar.…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:34

Bonceng Adik, Tak Pakai Helm

SAMARINDA – Baru sepekan sejak kematian Zakkiyuddin (17) yang tewas dalam kecelakaan di Jalan…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:33

Penyelidikan Buntu karena Identitas Palsu

SAMARINDA – Kepolisian terus memburu sosok pengirim paket berisi delapan buaya asal Kota Tepian.…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:32

3.395 Rumah Siap Pakai Gas Alam

SAMARINDA – Jumlah sambungan rumah (SR) dari program city gas alias kota berjaringan gas (jargas)…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:31

Dibekuk saat Menengok Kotak Rokok

SAMARINDA – Belum genap dua pekan menginjakkan kaki di ibu kota Kaltim, Kiky sudah tersangkut…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:28

Sulit Berharap Dana Daerah

SAMARINDA – Keterbatasan fiskal daerah menghambat upaya perbaikan ruang kelas. Saat ini, Dinas…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:27

Anggaran CSR Perlu Ditata

DI tengah kondisi keuangan daerah tengah sulit, sekolah dituntut kreatif untuk urusan pembenahan ruang…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:26

Warga Diminta Bikin Surat Tuntutan

SAMARINDA – Pembebasan lahan milik warga di sekitar Waduk Benanga jalan di tempat. Sejak ada perubahan…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:24

Kabel Halangi Operasional Alat Berat

SAMARINDA – Perbaikan drainase di kawasan simpang tiga Jalan Pramuka-Perjuangan-Krayan dikebut.…

Selasa, 17 Oktober 2017 08:34

Tren Sekolah Swasta Berubah

SAMARINDA – Ada 204 SMA dan SMK swasta yang ditangani Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .