MANAGED BY:
KAMIS
18 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Jumat, 21 April 2017 08:57
DNA ABADI
NALURI MENYERANG: Kylian Mbappe terus menjadi sensasi. Di usianya yang baru 18, dia menjadi pemain pertama mencetak gol di empat laga knockout Liga Champions secara beruntun.

PROKAL.CO, KOMPETISI memperebutkan trofi si kuping besar menyisakan Atletico Madrid, Real Madrid, Juventus, dan Monaco. Dalam lima tahun terakhir, tiga di antara quartet tersebut cukup familier dengan fase empat besar di Liga Champions.

Monaco, sementara itu, bahkan sempat terdegradasi ke kasta ketiga sepak bola Prancis sejak penampilannya di final edisi 2004. Kini, pasukan Leonardo Jardim tersebut berevolusi dengan kemampuan sama hebatnya seperti klub kuat mana pun di Eropa.

Borussia Dortmund menjadi korban terakhir pemimpin klasemen sementara Ligue 1 tersebut. Dini hari kemarin, kemenangan 3-1 mengukuhkan segala keunggulan Monaco dengan agregat 6-3 di Stade Louis II.

"Tim kami bermain dengan DNA yang tak akan berubah. Kami ingin menjaga momentum tersebut," ucap Leonardo Jardim seperti dilansir Goal.

Tetap mengusung prinsip menyerang seperti mereka lakukan selama ini, bakal kembali diterapkan kepada siapa pun lawan di semifinal. Naluri menyerang itulah senjata andalan Monaco. Skema yang dapat membunuh musuh dalam hitungan menit.

Sensasi 18 tahun Kylian Mbappe menjadi pemain pertama yang mencetak gol di empat laga knockout Liga Champions beruntun. Lima gol dari empat pertandingan lahir dari aksinya.

Dini hari kemarin, Dortmund sebenarnya tampil dengan permainan cepat setelah turun minum. Mengeksploitasi sisi naif pemain-pemain muda tuan rumah. Namun, segala upaya raksasa Jerman tersebut masih belum cukup untuk meraih comeback dramatis. Dortmund malah menjadi lebih rentan pada babak kedua. Selain Mbappe, gol tandukan Radamel Falco dan aksi pemain pengganti Valere Germain menahbiskan Monaco sebagai semifinalis Liga Champions tahun ini.

Klub berjuluk The Monegasques itu mengambil tempat di antara para raksasa Eropa. Juventus adalah finalis 2014/15, Atletico tampil di dua final dalam tiga tahun terakhir. Sementara Real, datang dengan status juara bertahan dan diunggulkan jadi tim pertama juara beruntun Liga Champions.

Dengan segala kebesaran calon lawannya di semifinal itu, Monaco tampak jadi tim yang diinginkan ketiga semifinalis dalam undian petang Wita nanti. Namun, Radamel Falcao cs sudah kepalang basah. Sampai di fase tersebut setelah perjalanan panjang, terlalu sayang bila menyiakan kesempatan untuk terus melaju.

Dengan produktivitas di depan gawang lawan yang masif, ditambah semangat dan kesegaran para pemain mudanya, Monaco punya modal cukup melawan siapa pun.

Mbappe mencuri banyak headline dengan start impresifnya di panggung Eropa. Dia juga mendapat support cukup dari rekan setimnya. Falcao menjelma bak pemain yang terlahir kembali setelah dua musim dalam kesuraman. Sementara penggawa muda berbakat, Thomas Lemar, dini hari kemarin menjadi pemain pertama sejak Andres Iniesta pada 2011, mencatatkan assist dalam empat laga babak gugur beruntun.

Jangan lupa pula masih ada Bernardo Silva untuk segala kontribusinya memotori lini serang Monaco memasuki level baru musim ini. Berbeda ketika Monaco mencapai perempatfinal kompetisi ini dua tahun lalu, setelah mengalahkan Arsenal di 16 besar, klub dengan warna khas merah-putih tersebut dikenal sebagai tim defensif.

Kekuatan bertahan itu masih terjaga. Pertahanan Monaco dipimpin Tiemoue Bakayoko dari lini tengah. Didukung Kamil Glik dan Jemerson di jantung pertahanan. Sementara full-back, memainkan peran penting dalam konstruksi serangan tim.

Benjamin Mendy dengan insting menyerangnya menjadi sentral dari dua gol timnya dini hari kemarin. Mungkin tak ada pemain lain di dunia menyuguhkan crossing lebih baik darinya dalam permainan terbuka saat ini. Sedangkan partner-nya di kanan diisi Djibril Sidibe. Dia absen dalam dua leg melawan Dortmund karena cedera tulang rusuk namun hanya sedikit memberi efek terhadap klub.

Dan sementara pemain-pemain tersebut bisa menjadi kekuatan bagi klub, antusiasme mereka bisa jadi hal yang memungkinkan dieksploitasi lawan. Namun, mindset Monaco begitu kuat dalam menyerang. Tottenham Hotspur, Manchester City, dan Dortmund telah merasakan betapa lini serang Monaco sukar dikalahkan.

Jardim menegaskan Monaco bakal mempertahankan filosofi menyerangnya itu di semifinal pertama klub tersebut sejak 2003–04.  "Semua pemain bermain di level tinggi dan saya sangat senang dengan performa mereka," sebut Jardim kepada UEFA.com.

 "Di level ini, kau tak bisa memberi batas kepada pemainnya. Kami mewakili seluruh negara. Prancis selalu kesulitan menempatkan wakil di fase ini."

Monaco bertanding dengan solid. Memegang kendali dan menunjukkan ambisi. Monaco bermain dengan target untuk terus menambah gol. "Begitulah kami bermain. Cara tersebut ada dalam DNA kami," tambahnya.

Juara bertahan Real Madrid dan runner-up musim lalu, Atletico Madrid atau Juventus, menunggu di semifinal. Namun Monaco, pantang mengganti gaya bermainnya. "Rival ingin mendapat undian bersama kami. Namun, ambisi kami adalah menikmatinya dan memainkan kualitas menyerang kami seperti selalu kami lakukan."

Tak ada tim di fase krusial ini yang seharusnya ditakuti Monaco. Mereka mungkin kalah dalam dukungan, sejarah, atau pemain bintang dibanding calon lawannya di empat besar. Namun, Monaco telah membuktikan legiun menyerangnya adalah pasukan yang wajib diperhitungkan. (bby2/k9)


BACA JUGA

Rabu, 17 Januari 2018 11:08

Reuni Mudahkan Adaptasi

JOGJAKARTA – Talenta berkualitas terus berdatangan ke skuad Borneo FC II yang bersiap menghadapi…

Rabu, 17 Januari 2018 11:06

Menakar Peluang Starter

BERTARUNG di Piala Presiden 2018, Borneo FC II mengandalkan banyak pemain muda. Terlebih, pada uji coba…

Rabu, 17 Januari 2018 11:04

Tahan Diri Soal Sponsor

SURABAYA – Hingga kini, Persebaya Surabaya belum mengumumkan sponsor yang akan menyokong mereka…

Rabu, 17 Januari 2018 11:00

Kepercayaan Diri Makin Tinggi

JOGJAKARTA – Menyongsong babak penyisihan grup D Piala Presiden 2018, kepercayaan diri Borneo…

Rabu, 17 Januari 2018 08:25

BIDIK POIN SEMPURNA

TENGGARONG – Mitra Kukar mengusung target tiga poin saat menjamu tim kasta kedua Martapura FC…

Rabu, 17 Januari 2018 08:15

Menanti Magis Rafa

SEJAK ditunjuk sebagai pelatih kepala Mitra Kukar pada awal Desember 2017 lalu, Rafael Berges Marin…

Rabu, 17 Januari 2018 08:12

Tidak Kalah Seksi

TENGGARONG – Meski diisi dua klub Liga 2, yakni Martapura FC dan Kalteng Putra, persaingan di…

Rabu, 17 Januari 2018 08:11

Persebaya Pincang Jelang Piala Presiden

SURABAYA – Pelatih Persebaya Angel Alfredo Vera harus putar otak jelang pertandingan perdana Piala…

Rabu, 17 Januari 2018 07:54

Problem Finishing Touch

BALIKPAPAN – Meski memetik kemenangan 2-0 atas PS Borneo MOR VI, lini serang jadi sorotan utama…

Rabu, 17 Januari 2018 07:50

Tiga Pemain Tersisih

SETELAH laga uji coba melawan Pertamina Borneo MOR VI, Selasa (16/1), tiga pemain dipastikan tersisih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .