MANAGED BY:
KAMIS
22 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Jumat, 21 April 2017 08:26
Hilangkan Stigma Perempuan Hanya sebagai Ibu Rumah Tangga

Bincang dengan Para Penerus Kartini di Balikpapan; Renny Safaruddin (2-habis)

Renny Safaruddin

PROKAL.CO, Masa lampau, perempuan hanya mengurus dapur, sumur, dan kasur. Tanggung jawabnya fokus pada rumah tangga. Namun, kini zaman sudah berbeda.

SATU hal yang bisa dipelajari dari sosok pahlawan perempuan, Raden Adjeng (RA) Kartini, adalah kemandirian. Zaman sekarang, perempuan juga mampu menjadi pemimpin.

“Sekarang stigma perempuan hanya sebagai ibu rumah tangga sudah mulai pudar,” kata Ny Renny Safaruddin ditemui di kediamannya, Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan.

“Saat ini perempuan berkarier semakin banyak,” sambungnya. Istri dari Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin itu mencontohkan dirinya sendiri yang merupakan pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) di Jakarta.

Otomatis, bisa dibayangkan, repotnya seorang perempuan. Memiliki tanggung jawab besar. Mulai mengurus anak, suami, pekerjaan, hingga sebagai anggota Bhayangkari (istri polisi).

Namun, semua itu mampu dilewati dengan lancar. “Alhamdulillah semua berjalan lancar,” kata Renny. Kuncinya, komitmen dan kerja sama bersama suami didukung pintar membagi waktu.

Untuk meraihnya, memang dibutuhkan formula khusus. Setiap keluarga, berbeda-beda. “Semua tergantung individu masing-masing di rumah tangganya,” tutur perempuan ramah tersebut.

Pernah suatu ketika, dirinya sedang bekerja, ada kegiatan Bhayangkari serta kesibukan lainnya, sang anak sedang sakit. “Saya tinggalkan semua pekerjaan. Utamakan keluarga,” kenang ibu dua putra tersebut.

Dalam meniti karier dan sebagai perempuan, juga kerap memberikan anjuran pada anggota Bhayangkari Kaltim/Kaltara. Setiap ada kunjungan kerja ke cabang, Renny kerap memberi nasihat. Agar dalam meniti karier, kodrat sebagai perempuan tidak boleh ditinggalkan. Sebab, dalam rumah tangga, untuk yang beragama Islam, laki-laki merupakan imam. “Sehingga perempuan tidak boleh mengatur-atur. Ada batasannya,” terang Renny.

Renny Safaruddin mengagumi sosok Kartini. Belajar dari situ pula dia bersyukur dilahirkan dalam keluarga seorang pendidik. Kedua orangtuanya yang mendorongnya agar mengenyam pendidikan tinggi.

Sama halnya yang dilakukan pada kedua anaknya. Dia membebaskan mereka bersekolah dan memilih pekerjaan. “Orangtua saya membebaskan untuk memilih. Tapi, yang terpenting bersekolah dan bekerja. Begitupun pada anak-anak saya,” ucap perempuan kelahiran Manado, 7 Agustus 1963 itu.  

Semangat yang dimiliki Kartini tentu patut ditiru. Itu pula yang diinginkan dengan memberdayakan para anggotanya di Bhayangkari. Mulai dengan mengadakan kegiatan kerajinan sebagai bekal dan investasi dasar agar berkembang. Potensi tersebut terlihat dengan semangat dan kreativitas yang dihasilkan. Banyak dari anggotanya yang telah menjalankan usaha maupun bakat lainnya.

“Di sini banyak sekali kerajinan yang bisa diolah. Salah satunya sulam tumpar. Anggota Bhayangkari bisa mendapatkan penghasilan dari situ,” ucap penghobi traveling tersebut.

“Bukan hanya penghasilan, tapi juga wawasan,” imbuhnya. Guna menjaga kelestarian seni daerahnya sendiri. Sebab, dia mendengar masih kurang jumlah perajin lokal di Kaltim. (aim/rsh/k16)


BACA JUGA

Kamis, 22 Juni 2017 08:28

Mantan Wakapolres Balikpapan Jabat Direskrimsus

BALIKPAPAN - Kaltim sudah tak asingbagiKombes Pol Yustan Alpiani. Perwira melati tiga ini pernah bertugas…

Rabu, 21 Juni 2017 10:34

Pelabuhan Semayang Over Kapasitas

 BALIKPAPAN ­– Akhir pekan lalu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyempatkan diri…

Rabu, 21 Juni 2017 10:11

LOH KOK....!! Parkir Liar Diberi Kelonggaran

BALIKPAPAN - Meningkatnya aktivitas masyarakat di kawasan perbelanjaan menjelang Lebaran menimbulkan…

Rabu, 21 Juni 2017 10:11

Cek Penumpang Telantar, Ada Temuan Pungli

SEMENTARA itu, PT Pelni (Persero) Cabang Balikpapan memastikan jika 23 orang yang seminggu menginap…

Rabu, 21 Juni 2017 10:10

Di Balikpapan, Km 5,5 Titik Macet Terpadat

BALIKPAPAN - Mendekati Idulfitri, aktivitas masyarakat keluar rumah makin padat. Dinas Perhubungan (Dishub)…

Rabu, 21 Juni 2017 08:02

Sidak Parsel, Produk Lokal Minim

BALIKPAPAN - Industri kreatif Balikpapan seharusnya diprioritaskan. Khususnya dalam hal pemasaran kue…

Rabu, 21 Juni 2017 08:00

Mi Korea Mulai Dicabut

BALIKPAPAN - Inspeksikepusat perbelanjaan sekaligus mengecek produk yang ditarik dari peredaran. Khususnya…

Rabu, 21 Juni 2017 07:54

Petugas Hijau Dapat Paket Sembako Hemat

BALIKPAPAN - Petugas hijau semakin ceria menyambut Lebaran. Selain mendapat tunjangan hari raya (THR),…

Rabu, 21 Juni 2017 07:50

Konflik Panjang SDIT Istiqamah Berakhir

SAMARINDA - Kemelut panjang yang membelit sekolah swasta favorit, SDIT Istiqamah Balikpapan akhirnya…

Rabu, 21 Juni 2017 07:49

Anak SD Sekongkol Maling Motor

BALIKPAPAN - Dua kasus kejahatan yang terjadi di Balikpapan, kemarin sore (20/6) benar-benar bikin kepolisian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .