MANAGED BY:
JUMAT
28 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Jumat, 21 April 2017 08:26
Hilangkan Stigma Perempuan Hanya sebagai Ibu Rumah Tangga

Bincang dengan Para Penerus Kartini di Balikpapan; Renny Safaruddin (2-habis)

Renny Safaruddin

PROKAL.CO, Masa lampau, perempuan hanya mengurus dapur, sumur, dan kasur. Tanggung jawabnya fokus pada rumah tangga. Namun, kini zaman sudah berbeda.

SATU hal yang bisa dipelajari dari sosok pahlawan perempuan, Raden Adjeng (RA) Kartini, adalah kemandirian. Zaman sekarang, perempuan juga mampu menjadi pemimpin.

“Sekarang stigma perempuan hanya sebagai ibu rumah tangga sudah mulai pudar,” kata Ny Renny Safaruddin ditemui di kediamannya, Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan.

“Saat ini perempuan berkarier semakin banyak,” sambungnya. Istri dari Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin itu mencontohkan dirinya sendiri yang merupakan pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) di Jakarta.

Otomatis, bisa dibayangkan, repotnya seorang perempuan. Memiliki tanggung jawab besar. Mulai mengurus anak, suami, pekerjaan, hingga sebagai anggota Bhayangkari (istri polisi).

Namun, semua itu mampu dilewati dengan lancar. “Alhamdulillah semua berjalan lancar,” kata Renny. Kuncinya, komitmen dan kerja sama bersama suami didukung pintar membagi waktu.

Untuk meraihnya, memang dibutuhkan formula khusus. Setiap keluarga, berbeda-beda. “Semua tergantung individu masing-masing di rumah tangganya,” tutur perempuan ramah tersebut.

Pernah suatu ketika, dirinya sedang bekerja, ada kegiatan Bhayangkari serta kesibukan lainnya, sang anak sedang sakit. “Saya tinggalkan semua pekerjaan. Utamakan keluarga,” kenang ibu dua putra tersebut.

Dalam meniti karier dan sebagai perempuan, juga kerap memberikan anjuran pada anggota Bhayangkari Kaltim/Kaltara. Setiap ada kunjungan kerja ke cabang, Renny kerap memberi nasihat. Agar dalam meniti karier, kodrat sebagai perempuan tidak boleh ditinggalkan. Sebab, dalam rumah tangga, untuk yang beragama Islam, laki-laki merupakan imam. “Sehingga perempuan tidak boleh mengatur-atur. Ada batasannya,” terang Renny.

Renny Safaruddin mengagumi sosok Kartini. Belajar dari situ pula dia bersyukur dilahirkan dalam keluarga seorang pendidik. Kedua orangtuanya yang mendorongnya agar mengenyam pendidikan tinggi.

Sama halnya yang dilakukan pada kedua anaknya. Dia membebaskan mereka bersekolah dan memilih pekerjaan. “Orangtua saya membebaskan untuk memilih. Tapi, yang terpenting bersekolah dan bekerja. Begitupun pada anak-anak saya,” ucap perempuan kelahiran Manado, 7 Agustus 1963 itu.  

Semangat yang dimiliki Kartini tentu patut ditiru. Itu pula yang diinginkan dengan memberdayakan para anggotanya di Bhayangkari. Mulai dengan mengadakan kegiatan kerajinan sebagai bekal dan investasi dasar agar berkembang. Potensi tersebut terlihat dengan semangat dan kreativitas yang dihasilkan. Banyak dari anggotanya yang telah menjalankan usaha maupun bakat lainnya.

“Di sini banyak sekali kerajinan yang bisa diolah. Salah satunya sulam tumpar. Anggota Bhayangkari bisa mendapatkan penghasilan dari situ,” ucap penghobi traveling tersebut.

“Bukan hanya penghasilan, tapi juga wawasan,” imbuhnya. Guna menjaga kelestarian seni daerahnya sendiri. Sebab, dia mendengar masih kurang jumlah perajin lokal di Kaltim. (aim/rsh/k16)


BACA JUGA

Jumat, 28 April 2017 11:11

Target Satu Juta Pelanggan, PLN Bangun Pembangkit 1000 MW

BALIKPAPAN – PT PLN (Persero) Wilayah Kaltim-Kaltara bersama Unit Induk Pembangunan (UIP) Kalimantan…

Kamis, 27 April 2017 09:25

Cuma Meningkat 10 Persen Per Tahun

BALIKPAPAN – BPJS Kesehatan Divre VIII melaporkan, rata-rata kenaikan jumlah peserta baru terjadi…

Kamis, 27 April 2017 09:24

Gempa, Puluhan Siswa SLBN Dievakuasi

BALIKPAPAN – Suasana diSekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Balikpapan, Rabu (26/4) pagi tiba-tiba…

Kamis, 27 April 2017 09:06

Ratusan Calon Jamaah Haji Belum Urus Paspor

BALIKPAPAN – Pengurusanpaspor haji di Kantor Imigrasi Kelas 1 Balikpapan hampir tuntas. Hingga…

Kamis, 27 April 2017 09:03

Polwan Mantan Kapolres, Jabat Karo Rena

BALIKPAPAN – Pejabat baru Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran (Karo Rena) Polda Kaltim, kemarin…

Kamis, 27 April 2017 09:01

Tradisi Pembaretan, Jalan Kaki 15 Km

BALIKPAPAN - Direktorat Sabhara (Ditsabhara) Polda Kaltim menggelar tradisi pembaretan bagi 97 personel…

Kamis, 27 April 2017 08:58

Balikpapan Potensial Kembangkan Bawang Merah

BALIKPAPAN – Dicari, petani yang siap dibina menjadi penyedia benih (penangkar) bawang merah.…

Kamis, 27 April 2017 08:55

Tiga Langkah Tertibkan Jukir Liar

BALIKPAPAN - Tak ada tempat untuk juru parkir (jukir) liar di Balikpapan. Semua areal parkir di jalan…

Kamis, 27 April 2017 08:47

Taksi Online dan Konvensional Berdamai

BALIKPAPAN - Taksi online dan taksi konvensional di Balikpapan dipastikan berdamai. Keduanya siap berkolaborasi.…

Rabu, 26 April 2017 08:15

Maling Burung Anggota TNI, Ternyata Anak Sekolah

BALIKPAPAN - Kasus hilangnya burung milik salah seorang anggota TNI di Balikpapan Utara akhirnya terungkap.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .