MANAGED BY:
KAMIS
18 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Jumat, 21 April 2017 08:26
Hilangkan Stigma Perempuan Hanya sebagai Ibu Rumah Tangga

Bincang dengan Para Penerus Kartini di Balikpapan; Renny Safaruddin (2-habis)

Renny Safaruddin

PROKAL.CO, Masa lampau, perempuan hanya mengurus dapur, sumur, dan kasur. Tanggung jawabnya fokus pada rumah tangga. Namun, kini zaman sudah berbeda.

SATU hal yang bisa dipelajari dari sosok pahlawan perempuan, Raden Adjeng (RA) Kartini, adalah kemandirian. Zaman sekarang, perempuan juga mampu menjadi pemimpin.

“Sekarang stigma perempuan hanya sebagai ibu rumah tangga sudah mulai pudar,” kata Ny Renny Safaruddin ditemui di kediamannya, Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan.

“Saat ini perempuan berkarier semakin banyak,” sambungnya. Istri dari Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin itu mencontohkan dirinya sendiri yang merupakan pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) di Jakarta.

Otomatis, bisa dibayangkan, repotnya seorang perempuan. Memiliki tanggung jawab besar. Mulai mengurus anak, suami, pekerjaan, hingga sebagai anggota Bhayangkari (istri polisi).

Namun, semua itu mampu dilewati dengan lancar. “Alhamdulillah semua berjalan lancar,” kata Renny. Kuncinya, komitmen dan kerja sama bersama suami didukung pintar membagi waktu.

Untuk meraihnya, memang dibutuhkan formula khusus. Setiap keluarga, berbeda-beda. “Semua tergantung individu masing-masing di rumah tangganya,” tutur perempuan ramah tersebut.

Pernah suatu ketika, dirinya sedang bekerja, ada kegiatan Bhayangkari serta kesibukan lainnya, sang anak sedang sakit. “Saya tinggalkan semua pekerjaan. Utamakan keluarga,” kenang ibu dua putra tersebut.

Dalam meniti karier dan sebagai perempuan, juga kerap memberikan anjuran pada anggota Bhayangkari Kaltim/Kaltara. Setiap ada kunjungan kerja ke cabang, Renny kerap memberi nasihat. Agar dalam meniti karier, kodrat sebagai perempuan tidak boleh ditinggalkan. Sebab, dalam rumah tangga, untuk yang beragama Islam, laki-laki merupakan imam. “Sehingga perempuan tidak boleh mengatur-atur. Ada batasannya,” terang Renny.

Renny Safaruddin mengagumi sosok Kartini. Belajar dari situ pula dia bersyukur dilahirkan dalam keluarga seorang pendidik. Kedua orangtuanya yang mendorongnya agar mengenyam pendidikan tinggi.

Sama halnya yang dilakukan pada kedua anaknya. Dia membebaskan mereka bersekolah dan memilih pekerjaan. “Orangtua saya membebaskan untuk memilih. Tapi, yang terpenting bersekolah dan bekerja. Begitupun pada anak-anak saya,” ucap perempuan kelahiran Manado, 7 Agustus 1963 itu.  

Semangat yang dimiliki Kartini tentu patut ditiru. Itu pula yang diinginkan dengan memberdayakan para anggotanya di Bhayangkari. Mulai dengan mengadakan kegiatan kerajinan sebagai bekal dan investasi dasar agar berkembang. Potensi tersebut terlihat dengan semangat dan kreativitas yang dihasilkan. Banyak dari anggotanya yang telah menjalankan usaha maupun bakat lainnya.

“Di sini banyak sekali kerajinan yang bisa diolah. Salah satunya sulam tumpar. Anggota Bhayangkari bisa mendapatkan penghasilan dari situ,” ucap penghobi traveling tersebut.

“Bukan hanya penghasilan, tapi juga wawasan,” imbuhnya. Guna menjaga kelestarian seni daerahnya sendiri. Sebab, dia mendengar masih kurang jumlah perajin lokal di Kaltim. (aim/rsh/k16)


BACA JUGA

Selasa, 16 Januari 2018 08:41

NU Komitmen Sukseskan Pilkada

BALIKPAPAN - Ribuan umat Islam memenuhi Dome, Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) dalam peringatan…

Selasa, 16 Januari 2018 08:38

Suarakan Keterlibatan Tenaga Kerja Lokal

BALIKPAPAN - Peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek pengembangan kilang minyak Balikpapan…

Selasa, 16 Januari 2018 08:37

Butuh 300 Tiang dan Jembatan Apung

BALIKPAPAN – Kondisidermaga speedboat Kampung Baru Tengah kerap dikeluhkan. Terutama saat air…

Selasa, 16 Januari 2018 08:35

Gelar Liga Futsal Diselingi Lomba Catur dan Karaoke

Berbagai cara pembinaan dilakukan Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Balikpapan. Menghidupkan suasana yang…

Selasa, 16 Januari 2018 08:18

Reuni Seniman dan Musisi Balikpapan

BALIKPAPAN - Musisi Balikpapan yang tergabung dalam wadah Organisasi D'LegiuM atau The Legium of Musician…

Senin, 15 Januari 2018 09:48

Hujan Datang, Siaga Banjir

BALIKPAPAN – Ketika hujan tiba, bukan malah tidur atau bersantai, anggota Search and Rescue (SAR)…

Senin, 15 Januari 2018 09:47

Sebar Informasi Hoax, Denda Rp 1 M

BALIKPAPAN – Kebiasaan menyebar kabar bohong atau hoax ke media sosial (medsos), meski sekadar…

Minggu, 14 Januari 2018 08:39

Butuh Kawasan Kuliner Baru

BALIKPAPAN – Tingginya kebutuhan kuliner dan properti di Balikpapan bisa menjadi peluang bagi…

Minggu, 14 Januari 2018 08:26

Goyang Bareng New Pallapa di Lapangan Merdeka

BALIKPAPAN – Kuy, jangan sampai terlambat ya buat datang ke Lapangan Merdeka pagi ini, Minggu…

Minggu, 14 Januari 2018 08:19

Pilkada, Medsos Rawan Sasaran Ujaran Kebencian

BALIKPAPAN - Menjelang pilkada serentak, Polda Kaltim mengantipasi black campaign atau kampanye hitam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .