MANAGED BY:
JUMAT
28 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Jumat, 21 April 2017 08:26
Hilangkan Stigma Perempuan Hanya sebagai Ibu Rumah Tangga

Bincang dengan Para Penerus Kartini di Balikpapan; Renny Safaruddin (2-habis)

Renny Safaruddin

PROKAL.CO, Masa lampau, perempuan hanya mengurus dapur, sumur, dan kasur. Tanggung jawabnya fokus pada rumah tangga. Namun, kini zaman sudah berbeda.

SATU hal yang bisa dipelajari dari sosok pahlawan perempuan, Raden Adjeng (RA) Kartini, adalah kemandirian. Zaman sekarang, perempuan juga mampu menjadi pemimpin.

“Sekarang stigma perempuan hanya sebagai ibu rumah tangga sudah mulai pudar,” kata Ny Renny Safaruddin ditemui di kediamannya, Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan.

“Saat ini perempuan berkarier semakin banyak,” sambungnya. Istri dari Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin itu mencontohkan dirinya sendiri yang merupakan pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) di Jakarta.

Otomatis, bisa dibayangkan, repotnya seorang perempuan. Memiliki tanggung jawab besar. Mulai mengurus anak, suami, pekerjaan, hingga sebagai anggota Bhayangkari (istri polisi).

Namun, semua itu mampu dilewati dengan lancar. “Alhamdulillah semua berjalan lancar,” kata Renny. Kuncinya, komitmen dan kerja sama bersama suami didukung pintar membagi waktu.

Untuk meraihnya, memang dibutuhkan formula khusus. Setiap keluarga, berbeda-beda. “Semua tergantung individu masing-masing di rumah tangganya,” tutur perempuan ramah tersebut.

Pernah suatu ketika, dirinya sedang bekerja, ada kegiatan Bhayangkari serta kesibukan lainnya, sang anak sedang sakit. “Saya tinggalkan semua pekerjaan. Utamakan keluarga,” kenang ibu dua putra tersebut.

Dalam meniti karier dan sebagai perempuan, juga kerap memberikan anjuran pada anggota Bhayangkari Kaltim/Kaltara. Setiap ada kunjungan kerja ke cabang, Renny kerap memberi nasihat. Agar dalam meniti karier, kodrat sebagai perempuan tidak boleh ditinggalkan. Sebab, dalam rumah tangga, untuk yang beragama Islam, laki-laki merupakan imam. “Sehingga perempuan tidak boleh mengatur-atur. Ada batasannya,” terang Renny.

Renny Safaruddin mengagumi sosok Kartini. Belajar dari situ pula dia bersyukur dilahirkan dalam keluarga seorang pendidik. Kedua orangtuanya yang mendorongnya agar mengenyam pendidikan tinggi.

Sama halnya yang dilakukan pada kedua anaknya. Dia membebaskan mereka bersekolah dan memilih pekerjaan. “Orangtua saya membebaskan untuk memilih. Tapi, yang terpenting bersekolah dan bekerja. Begitupun pada anak-anak saya,” ucap perempuan kelahiran Manado, 7 Agustus 1963 itu.  

Semangat yang dimiliki Kartini tentu patut ditiru. Itu pula yang diinginkan dengan memberdayakan para anggotanya di Bhayangkari. Mulai dengan mengadakan kegiatan kerajinan sebagai bekal dan investasi dasar agar berkembang. Potensi tersebut terlihat dengan semangat dan kreativitas yang dihasilkan. Banyak dari anggotanya yang telah menjalankan usaha maupun bakat lainnya.

“Di sini banyak sekali kerajinan yang bisa diolah. Salah satunya sulam tumpar. Anggota Bhayangkari bisa mendapatkan penghasilan dari situ,” ucap penghobi traveling tersebut.

“Bukan hanya penghasilan, tapi juga wawasan,” imbuhnya. Guna menjaga kelestarian seni daerahnya sendiri. Sebab, dia mendengar masih kurang jumlah perajin lokal di Kaltim. (aim/rsh/k16)


BACA JUGA

Rabu, 26 Juli 2017 08:45

Bayar Mahal, Air Tak Mengalir

BALIKPAPAN - Pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Balikpapan kembali dikeluhkan. Kali ini datang…

Rabu, 26 Juli 2017 08:40

Rp 1,5 M untuk Laboratorium PMI

BALIKPAPAN – Pemkot Balikpapan mengucur Rp 1,5 miliar tahun ini untuk kelengkapan fasilitas Gedung…

Rabu, 26 Juli 2017 08:35

Kuota Taksi Online Diusulkan 500 Unit

BALIKPAPAN – Jumlah kendaraan umum di Balikpapan perlu diatur. Ini supaya persaingan berjalan…

Rabu, 26 Juli 2017 08:27

KIA Bakal Jadi Syarat Masuk Sekolah

BALIKPAPAN - Programpemerintah agar semua anak Indonesia memiliki kartu identitas anak (KIA) belum berjalan…

Rabu, 26 Juli 2017 08:21

Kepolisian Awasi para Guru

BALIKPAPAN - Warga Kota Minyak sempat dihebohkan dengan adanya temuan dari Kementerian Agama Balikpapan.…

Rabu, 26 Juli 2017 08:19

Sudah Sepekan Garam Langka

BALIKPAPAN - Sayur tanpa garam sudah pasti terasa hambar. Tapi, bagaimana jika bahan masakan itu susah…

Rabu, 26 Juli 2017 08:18

Ratusan Pekerja Pertamina Gelar Demo

BALIKPAPAN - Ratusan pekerja Pertamina RU V Balikpapan kemarin (25/7) menggelar aksi demonstrasi. Dengan…

Rabu, 26 Juli 2017 08:12

Disebar di Medsos, Sengketa Tanah Ricuh

BALIKPAPAN - Warganet atau netizen Balikpapan kembali dihebohkan dengan unggahan video di media sosial…

Rabu, 26 Juli 2017 08:00

Jamaah Calon Haji Kloter Pertama Dilepas di BIC

BALIKPAPAN - Jelang keberangkatan ibadah haji pada 29 Juli mendatang, 25 jamaah calon haji dari kalangan…

Rabu, 26 Juli 2017 07:55

Oknum Polisi Bullying Pasti Disanksi

BALIKPAPAN - Kabar tak sedap menimpa kepolisian resor Balikpapan. Setelah beredar video perundungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .