MANAGED BY:
SENIN
20 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 21 April 2017 07:56
Juga Mau Dapat Adipura

Bukan Berlebihan tapi agar Dihargai

-ilustrasi.

PROKAL.CO, SANGATTA – Penghargaan Adipura, supremasi tertinggi dari pemerintah pusat di bidang kebersihan dan lingkungan hidup, tak hanya ingin disabet Balikpapan, Samarinda, atau Bontang. Kutim yang berpusat di Sangatta juga menginginkannya. Daerah yang dikenal berdebu itu tidak ingin dipandang sebelah mata.

Anggota Komisi D DPRD Kutim Herlang Mapatiti mengatakan, terlepas dari pantas atau tidak mendapatkan Adipura pada penilaian saat ini, pemkab dan elemen lain terus harus berbenah. Yakni, meningkatkan kualitas kebersihan dan perbaikan pengelolaan lingkungan.

Meningkatkan kualitas kebersihan, ucap dia, harus selalu dilakukan karena merupakan kewajiban. Bukan hanya mengejar gengsi mendapatkan penghargaan, melainkan menjadikan Sangatta lebih baik.

Namun, Herlang tidak menampik, bagi pemerintah maupun dari sudut pandang legislatif, penghargaan bukan segalanya. Meski tak mencari penghargaan, tetapi semua tahu, Adipura merupakan barometer dalam penilaian kualitas kebersihan dan kemolekan suatu daerah.

“Adipura itu merupakan award atas hasil kerja, sehingga pemerintah merasakan dihargai. Sehingga kian bersemangat meningkatkan kinerja,” ungkap dia, beberapa waktu lalu.

Dia menyebut, mau atau tidak, pemkab harus mengikuti standar penilaian yang ditetapkan. Suka atau tidak, patokan nilai bagus, wajib dipatuhi.

Pada penilaian tahap pertama belum lama ini, tempat pembuangan akhir (TPA) di Sangatta, menjadi penyebab rendahnya nilai terhadap daerah yang dipimpin Ismunandar tersebut. Jadi, tambah Herlang, TPA harus segera dibenahi.

“Limbahnya harus dibuang sesuai standar kebersihan, jangan sampai mengalir ke sungai. Rumah petugas jaga TPA juga tidak terlalu dekat. Paling tidak sekitar 500 meter dari lokasi TPA. Para pemulung juga selayaknya dikoordinasi. Bila perlu, dirikan koperasi agar lebih tertata,” sebut dia.

Sementara itu, mobil pengangkut sampah harus lebih tertutup. Jadi, sampah tidak mudah tercecer di jalan. “Mobilitasnya harus dimaksimalkan,” sebutnya. (mon/ica/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 06:47

Tak Penuhi Panggilan, Terancam Jadi DPO

BONTANG –  KuasahukumDody Rondonuwu, John Pricles Silalahi, mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari)…

Sabtu, 18 November 2017 06:46

Alasan Sakit, Dody Minta Penangguhan

BONTANG  –  Dody Rondonuwu meminta keringanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang. Dia…

Sabtu, 18 November 2017 06:45

Babulu Rawan Konflik Pilkades

PENAJAM   -  Persiapan pengamanan pemilihan kepala desa (pilkades) sudah dimulai Polres…

Sabtu, 18 November 2017 06:43

Pemberdayaan Komunitas Adat Berlanjut

TANA PASER  -  Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Desa Pinang Jatus, Kecamatan…

Sabtu, 18 November 2017 06:42

KONI Terima Rp 1,5 Miliar di APBD-P

TANA PASER  –  Ketua KONI Paser Toto Sumardiono mengungkapkan kekecewaan kepada pemerintah…

Sabtu, 18 November 2017 06:41

Bupati Siap Bertarung hingga Kasasi

PENAJAM  -  Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar tak ingin terburu-buru menandatangani…

Sabtu, 18 November 2017 06:41

Hanya Hasilkan Rp 40 Juta

PENAJAM  - Sebanyak 1.300 bangunan sarang burung walet berdiri di Kabupaten Penajam Paser Utara…

Sabtu, 18 November 2017 06:38

Perlu Dana Rp 200 Miliar

SENDAWAR  –  Meski kondisi keuangan sedang minim karena defisit anggaran, Pemerintah…

Sabtu, 18 November 2017 06:37

DPUPR OptimistisSelesai Tepat Waktu

TANJUNG REDEB  – Waktu yang tersisa untuk melaksanakan kegiatan di Anggaran Pendapatan dan…

Sabtu, 18 November 2017 06:36

Jalan Muara Beloan dan Nyahing Terputus

SENDAWAR  –  Hujan yang nyaris terjadi setiap hari mengakibatkan sejumlah kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .