MANAGED BY:
JUMAT
28 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 21 April 2017 07:56
Juga Mau Dapat Adipura

Bukan Berlebihan tapi agar Dihargai

-ilustrasi.

PROKAL.CO, SANGATTA – Penghargaan Adipura, supremasi tertinggi dari pemerintah pusat di bidang kebersihan dan lingkungan hidup, tak hanya ingin disabet Balikpapan, Samarinda, atau Bontang. Kutim yang berpusat di Sangatta juga menginginkannya. Daerah yang dikenal berdebu itu tidak ingin dipandang sebelah mata.

Anggota Komisi D DPRD Kutim Herlang Mapatiti mengatakan, terlepas dari pantas atau tidak mendapatkan Adipura pada penilaian saat ini, pemkab dan elemen lain terus harus berbenah. Yakni, meningkatkan kualitas kebersihan dan perbaikan pengelolaan lingkungan.

Meningkatkan kualitas kebersihan, ucap dia, harus selalu dilakukan karena merupakan kewajiban. Bukan hanya mengejar gengsi mendapatkan penghargaan, melainkan menjadikan Sangatta lebih baik.

Namun, Herlang tidak menampik, bagi pemerintah maupun dari sudut pandang legislatif, penghargaan bukan segalanya. Meski tak mencari penghargaan, tetapi semua tahu, Adipura merupakan barometer dalam penilaian kualitas kebersihan dan kemolekan suatu daerah.

“Adipura itu merupakan award atas hasil kerja, sehingga pemerintah merasakan dihargai. Sehingga kian bersemangat meningkatkan kinerja,” ungkap dia, beberapa waktu lalu.

Dia menyebut, mau atau tidak, pemkab harus mengikuti standar penilaian yang ditetapkan. Suka atau tidak, patokan nilai bagus, wajib dipatuhi.

Pada penilaian tahap pertama belum lama ini, tempat pembuangan akhir (TPA) di Sangatta, menjadi penyebab rendahnya nilai terhadap daerah yang dipimpin Ismunandar tersebut. Jadi, tambah Herlang, TPA harus segera dibenahi.

“Limbahnya harus dibuang sesuai standar kebersihan, jangan sampai mengalir ke sungai. Rumah petugas jaga TPA juga tidak terlalu dekat. Paling tidak sekitar 500 meter dari lokasi TPA. Para pemulung juga selayaknya dikoordinasi. Bila perlu, dirikan koperasi agar lebih tertata,” sebut dia.

Sementara itu, mobil pengangkut sampah harus lebih tertutup. Jadi, sampah tidak mudah tercecer di jalan. “Mobilitasnya harus dimaksimalkan,” sebutnya. (mon/ica/k8)


BACA JUGA

Rabu, 26 Juli 2017 07:55

Dapat Bangku dan Meja dari Kodim

TANA PASER – Dandim 0904/TGT Letkol ARH Ardian Patria Chandra menyerahkan bantuan bangku beserta…

Rabu, 26 Juli 2017 07:54

Dituding seperti Bengkel Sepeda

BONTANG – Mantan Direktur Utama Perusda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) Dandi Anggono menjadi orang…

Rabu, 26 Juli 2017 07:53

Masterplan PKT Berbeda dengan RTRW

BONTANG – Selain alih fungsi lahan untuk proses pembangunan kilang minyak, wacana pembangunan…

Rabu, 26 Juli 2017 07:52

Harga Bisa Lebih Mahal

SANGATTA – Kutim sebenarnya mendapat keberuntungan. Di saat ekonomi belum beranjak dari keterpurukan…

Rabu, 26 Juli 2017 07:52

Memicu Pajak Reklame Menurun?

SANGATTA – Selalu ada risiko dari tiap keputusan. Kawasan tanpa rokok (KTR) yang akan diterapkan…

Rabu, 26 Juli 2017 07:49

Warga Balabalagan Ngotot Gabung Paser

TANA PASER – Warga Kepulauan Balabalagan yang saat ini masih di bawah pemerintahan Sulawesi Barat…

Rabu, 26 Juli 2017 07:47

“Memanusiakan Manusia dan Berbudi Luhur”

TANA PASER – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Paser melaksanakan halalbihalal, Senin…

Rabu, 26 Juli 2017 07:41

Berikan Kontribusi Nyata

SENDAWAR – Keberadaan organisasi yang menjadi mitra pemerintah, dituntut harus dapat memberikan…

Rabu, 26 Juli 2017 07:40

Pewarna Alami Bagian Kearifan Lokal

SENDAWAR – Penggunaan pewarnaan alami, pada kain atau pakaian, sekarang menjadi tren dan banyak…

Rabu, 26 Juli 2017 07:40

TAPD Diminta Lebih Teliti

TANA PASER – Badan Anggaran (Banggar)DPRD Kabupaten Paser menggelar dengan Tim Anggaran Pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .